Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
4.658 views

Trending Bekal untuk Suami, Feminis Sakit Hati Bereaksi

 

Oleh: Aisyah Farha

            Apakah kamu salah satu yang meramaikan hastag #bekaluntuksuami beberapa waktu lalu? Hastag ini sempat beberapa hari viral di jagad maya, dimulai dari salah seorang istri yang mengupload foto bekal yang ia siapkan untuk suaminya tercinta. Dalam foto tersebut terlihat sebuah lunch box yang berisi varian makanan yang sangat menggoda.

            Bagi sebagian perempuan Indonesia, foto tersebut bisa menjadi inspirasi. Ibu-ibu memang sangat menyukai berbagai konten kuliner, apalagi bila konten tersebut bisa menjadi inspirasi yang bisa langsung dipraktikkan. Bekal untuk anak-anak dan suami adalah salah satu bentuk cinta dari seorang wanita yang berasal dari dalam hatinya, juga sebagai salah satu cara untuk menghemat keuangan.

            Foto bekal suami yang diunggah oleh salah satu netizen itu menjadi viral karena ada beberapa feminis yang mengkritiknya. Para feminis ini berkicau, mengapa tidak ada foto bekal untuk istri. Mereka merasa perbuatan melayani suami itu menginjak-injak harga diri wanita. Tetapi banyak juga netizen yang tidak setuju dengan pendapat para feminis ini.

Sekilas tentang Feminis

            Seperti diketahui, para feminis adalah golongan wanita yang mengusung kesetaraan gender, mereka ingin tidak ada perbedaan antara wanita dan pria. Menurut mereka wanita yang diam di rumah untuk melayani suami adalah bentuk belenggu penghinaan dan penindasan terhadap wanita. Mereka ingin menyetarakan wanita dan pria, sehingga wanita juga bebas untuk bekerja di luar rumahnya dan tidak terbelenggu lagi.

            Dengan landasan pemikiran yang seperti itu, wajar saja mereka meradang saat melihat seorang wanita yang menyiapkan bekal untuk suaminya. Mereka berpendapat wanita yang seperti itu tidak ada bedanya dengan asisten rumah tangga, bahkan lebih rendah karena tidak diupah.

            Wajar ketika para feminis berpikir demikian, karena kita saksikan para wanita saat ini begitu direndahkan. Jika ada tindak kekerasan, maka pastilah wanita yang jadi korban. Selama ini wanita harus menelan pahitnya kekerasan dalam rumah tangga, anak-anak perempuan menjadi korban pelecehan seksual bahkan oleh anggota keluarga terdekat. Wanita menjadi sosok tidak berdaya dan tersakiti.

            Dari rasa tersakiti inilah, para feminis bangkit dan bersatu untuk membela kaum wanita. Mereka ingin agar wanita bisa setara dengan pria, agar tidak ada lagi kekerasan terhadap wanita. Mereka ingin para wanita tidak hanya di rumah melayani suaminya, tapi juga berhak bekerja untuk mendapatkan uang. Dengan itu wanita bisa membiayai dirinya sendiri tanpa harus menunggu uang suami. Menurut mereka saat wanita bisa membiayai diri sendiri, maka wanita akan bisa lepas dari belenggu pria.

            Tetapi ada hal yang luput dari perhatian para feminis, yaitu akar masalah dari kekerasan yang menimpa wanita. Kekerasan terjadi bukan karena wanita lebih lemah dari pria, bukan juga karena wanita tidak bekerja di luar rumah. Semua hal yang menimpa wanita saat ini terjadi karena dunia sedang dalam pengaruh kapitalisme sekuler. Jika kita ingin sebuah masalah selesai, maka carilah solusi untuk akar permasalahannya.

Akar Permasalahan Kekerasan terhadap Wanita

            Kapitalisme sekulerlah yang bertanggung jawab atas semua kekerasan yang terjadi pada wanita saat ini. Sekuler adalah suatu paham yang memisahkan agama dari kehidupan dan menihilkan peran agama untuk solusi kehidupan kita. Sedangkan jika kita membaca sejarah, perlakuan tidak manusiawi terhadap kaum wanita itu semua penyebabnya adalah ketiadaan agama dalam kehidupan. Tentu saja agama disini adalah agama yang haq (benar).

            Kita lihat sejarah kelam untuk wanita sebelum Islam datang, tepatnya di Yunani, India, China, Persia, Romawi bahkan jazirah Arab. Dahulu masyarakat Yunani menganggap wanita sebagai penyebab segala macam musibah. Di India wanita tidak memiliki hak hidup sehingga saat suaminya meninggal ia pun harus ikut dibakar. Di China wanita tidak berhak atas harta warisan, karena mereka dianggap racun yang bisa merusak harta.

            Lain lagi  di Persia, saat itu wanita adalah aib sehingga harus dikucilkan ke tempat yang jauh saat ia haid. Sedangkan di Romawi wanita hanya sekadar pemuas nafsu mereka saja. Para pria berhak mengusir wanitanya sesuka hati. Saat itu wanita tidak berharga dan tidak berhak punya harga diri.

            Di jazirah Arab juga demikian, anak perempuan yang dilahirkan hanya akan menjadi aib bagi ayahnya. Saking malunya memiliki anak perempuan, seorang ayah tega menguburnya hidup-hidup saat baru saja dilahirkan. Saat sudah dewasa, wanita di sana hanya menjadi hiasan yang dibanggakan. Wanita juga dijadikan harta warisan yang bisa dibagikan kepada ahli waris. Sangat menyedihkan!

Islam Hadir dan Menjadi Solusi    

Islam datang dan menghapus itu semua. Syariat Islam menjadikan wanita mulia, dengan segala kodrat yang dimilikinya. Secara umum Allah ta’ala menjadikan pria dan wanita sama kedudukannya. Sama-sama menanggung beban hukum aturan Islam, tidak ada yang dilebihkan satu dari yang lain. Pria dan wanita adalah partner yang saling melengkapi dengan perbedaan kodratnya, tetapi juga menetapkan secara khusus tanggung jawab mereka masing-masing.

            Kekhususan tanggung jawab ini berdasarkan kodratnya agar keberlangsungan kehidupan manusia tetap terjaga. Pria dengan kekuatan dan logika yang menonjol sangat menunjang dalam melindungi keluarganya dari api neraka dan mencari nafkah. Sedangkan wanita dengan segala kelembutannya berfungsi untuk mendidik generasi masa depan.

            Hati seorang wanita memang lembut, dipenuhi dengan kasih sayang. Seperti kata pepatah, kasih sayang ibu sepanjang masa. Kasih sayang di dalam hatinya tidak akan pernah lekang oleh waktu. Inilah yang menyebabkan seorang wanita bisa menahan rasa sakit selama sembilan bulan saat mengandung bayinya, ditambah periode nifas dan tahap menyusui selama dua tahun. Semua itu hanya bisa dijalani oleh makhluk yang benama wanita.

            Syariat Islam yang berasal dari Sang Pencipta manusia tidak akan menyalahi kodrat ini. Wanita dengan segala kelembutannya sangat dimuliakan dalam Islam. Hingga untuk masuk surga pun Allah mudahkan. Rasulullah bersabda, “Jika seorang istri melakukan shalat lima waktu, puasa di bulan ramadhan, memelihara kemaluannya dan menaati suaminya, niscaya dia akan memasuki surga Tuhannya” (HR. Imam Ahmad). Dengan bertakwa kepada Allah dan menaati suaminya, wanita akan masuk surga.

            Perintah Allah tidak menyalahi kodrat wanita. Wanita tidak perlu keahlian khusus untuk menaati suaminya, hanya berbekal ketaatan kepada Allah saja niscaya surga untuknya. Maka konteks melayani suami termasuk di dalamnya membuat bekal makan siangnya sudah sesuai dengan kodrat wanita, dan dengan itu juga wanita dapat meraih surganya.

            Untuk menciptakan suasana yang Islami, misalnya suami yang baik dan shaleh, tidak kasar terhadap wanita dan anak-anaknya, diperlukan kondisi yang Islami juga. Saat ini sekulerisme masih eksis di dunia, maka jangan harap kondisi islami dapat tercipta. Karena sejatinya sekulerisme hanya akan menjadikan manusia jauh dari ketakwaan, hingga jalan keluar yang ditawarkan belum tentu keberhasilannya, seperti yang dilakukan oleh para feminis yang salah jalan.

            Maka tugas kita adalah meninggalkan sekulerisme saat ini juga dan kembali kepada syariat Islam. Kita berdiri di barisan orang-orang yang ingin memuliakan Islam dan berjuang bersama mereka. Berjuang untuk mengembalikan kehidupan Islam yang akan menjadi rahmatan lil alamin. Tidak lupa selalu berdoa kepada Allah agar suasana Islami yang dulu pernah ada, bisa kita rasakan kembali saat ini. Wallahu a’lam bish shawaab. (rf/voa-islam.com)

Ilustrasi: Google

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Muslimah lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Syafani Azzahra, bocah yatim sejak usia tujuh tahun ini bercita-cita ingin menjadi dokter penghafal Al-Qur'an. Setamat SD ia ingin melanjutkan sekolah ke pesantren, tapi terkendala biaya. Ayo...

Mushalla Reyot di Pelosok Garut Terancam Roboh, Ayo Bantu.!!!

Mushalla Reyot di Pelosok Garut Terancam Roboh, Ayo Bantu.!!!

Mushalla kayu di pelosok Garut ini menyedihkan. Dindingnya reyot, rapuh, dan keropos bisa roboh setiap saat. Dibutuhkan dana 50 juta rupiah untuk renovasi total bangunan permanen dan diperluas....

Wakaf Air: IDC Salurkan 11 Juta untuk Tandon Air & Perlengkapan Sumur PTQ Az Zuman Klaten

Wakaf Air: IDC Salurkan 11 Juta untuk Tandon Air & Perlengkapan Sumur PTQ Az Zuman Klaten

Program Wakaf Sumur IDC telah menyalurkan dana 11 Juta rupiah untuk kebutuhan tandon air, pompa air dan perlengkapan sumur di Pesantren Tahfidz Quran (PTQ) Az Zuman, Jambu Kulon, Ceper, Klaten....

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Di tengah pandemi Covid-19, permintaan layanan ambulans untuk pasien dan jenazah terus meningkat. Mobil baru IDC akan disulap jadi ambulans, butuh dana 39 juta rupiah untuk biaya modifikasi....

Wakaf Sumur: IDC Salurkan Tandon Air 2200 Liter dan Pipanisasi ke Masjid Al-Huda Plupuh Sragen

Wakaf Sumur: IDC Salurkan Tandon Air 2200 Liter dan Pipanisasi ke Masjid Al-Huda Plupuh Sragen

Mari berlomba-lomba dalam kebaikan dan wakaf. Semoga menjadi pahala yang berlipat-lipat dan terus mengalir tak terbatas umur, seiring banyaknya warga yang memanfaatkan wakaf tersebut untuk kemaslahatan...

Latest News
Pemerintah Tetapkan Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama 2022

Pemerintah Tetapkan Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama 2022

Sabtu, 25 Sep 2021 12:49

Kasus Covid-19 di Singapura Melonjak, Indonesia Perlu Waspada

Kasus Covid-19 di Singapura Melonjak, Indonesia Perlu Waspada

Sabtu, 25 Sep 2021 08:16

Hubungan Ilmu dan Amal

Hubungan Ilmu dan Amal

Jum'at, 24 Sep 2021 23:00

Luhut Konflik dengan Aktivis, Legislator Minta Jokowi Beri Peringatan

Luhut Konflik dengan Aktivis, Legislator Minta Jokowi Beri Peringatan

Jum'at, 24 Sep 2021 21:25

Kenya Larang Film Yang Menganjurkan Pernikahan Sesama Jenis

Kenya Larang Film Yang Menganjurkan Pernikahan Sesama Jenis

Jum'at, 24 Sep 2021 21:15

Menteri Pertahanan Taliban Tegur Keras Komandan, Perintahkan Usir Para 'Pejuang Jahat'

Menteri Pertahanan Taliban Tegur Keras Komandan, Perintahkan Usir Para 'Pejuang Jahat'

Jum'at, 24 Sep 2021 20:45

Erdogan: AS Dukung Kelompok Teroris Lebih Dari Yang Diperkirakan

Erdogan: AS Dukung Kelompok Teroris Lebih Dari Yang Diperkirakan

Jum'at, 24 Sep 2021 20:15

Menelisik Dua Surat Terbuka PATI

Menelisik Dua Surat Terbuka PATI

Jum'at, 24 Sep 2021 19:55

TNI-Polri Harus Mawas Diri

TNI-Polri Harus Mawas Diri

Jum'at, 24 Sep 2021 19:52

Israel Berhentikan Sementara Kepala Penjara Gilboa Terkait Kaburnya 6 Pejuang Palestina

Israel Berhentikan Sementara Kepala Penjara Gilboa Terkait Kaburnya 6 Pejuang Palestina

Jum'at, 24 Sep 2021 19:04

Bertemu Dubes Saudi, Plt Dirjen Lobi Jemaah Umrah Indonesia Bisa Diberangkatkan

Bertemu Dubes Saudi, Plt Dirjen Lobi Jemaah Umrah Indonesia Bisa Diberangkatkan

Jum'at, 24 Sep 2021 13:12

Selamatkan Lembaga Pendidikan dari Framing Terkait Radikalisme

Selamatkan Lembaga Pendidikan dari Framing Terkait Radikalisme

Jum'at, 24 Sep 2021 10:29

Anies Dituding Pembohong, Senator: Mungkin karena Hasil Survei Selalu Bagus

Anies Dituding Pembohong, Senator: Mungkin karena Hasil Survei Selalu Bagus

Jum'at, 24 Sep 2021 10:28

Dua Tim Robotic MAN 2 Kota Makassar Juara Asean Robotic Day 2021

Dua Tim Robotic MAN 2 Kota Makassar Juara Asean Robotic Day 2021

Jum'at, 24 Sep 2021 08:18

Islamic Center PERSIS Resmi Dibangun, KH. Aceng Zakaria: Representasi PERSIS di Ibu Kota Jakarta

Islamic Center PERSIS Resmi Dibangun, KH. Aceng Zakaria: Representasi PERSIS di Ibu Kota Jakarta

Kamis, 23 Sep 2021 23:53

Komunis Itu Radikal dan Intoleran

Komunis Itu Radikal dan Intoleran

Kamis, 23 Sep 2021 22:35

NB Bak Pembuka Kran yang Tersumbat

NB Bak Pembuka Kran yang Tersumbat

Kamis, 23 Sep 2021 22:25

MIUMI Aceh: Pernyataan Semua Agama Benar Sesat dan Menyesatkan

MIUMI Aceh: Pernyataan Semua Agama Benar Sesat dan Menyesatkan

Kamis, 23 Sep 2021 21:50

Estonia Ancam Tarik Pasukan Jika Mali Lanjutkan Kesepakatan Dengan Tentara Bayaran Rusia

Estonia Ancam Tarik Pasukan Jika Mali Lanjutkan Kesepakatan Dengan Tentara Bayaran Rusia

Kamis, 23 Sep 2021 20:16

Anis Matta: Indonesia Harus Punya Skenario Hadapi Perang Supremasi AS-China di  Laut China Selatan

Anis Matta: Indonesia Harus Punya Skenario Hadapi Perang Supremasi AS-China di Laut China Selatan

Kamis, 23 Sep 2021 20:11


MUI

Must Read!
X