Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
4.054 views

Trending Bekal untuk Suami, Feminis Sakit Hati Bereaksi

 

Oleh: Aisyah Farha

            Apakah kamu salah satu yang meramaikan hastag #bekaluntuksuami beberapa waktu lalu? Hastag ini sempat beberapa hari viral di jagad maya, dimulai dari salah seorang istri yang mengupload foto bekal yang ia siapkan untuk suaminya tercinta. Dalam foto tersebut terlihat sebuah lunch box yang berisi varian makanan yang sangat menggoda.

            Bagi sebagian perempuan Indonesia, foto tersebut bisa menjadi inspirasi. Ibu-ibu memang sangat menyukai berbagai konten kuliner, apalagi bila konten tersebut bisa menjadi inspirasi yang bisa langsung dipraktikkan. Bekal untuk anak-anak dan suami adalah salah satu bentuk cinta dari seorang wanita yang berasal dari dalam hatinya, juga sebagai salah satu cara untuk menghemat keuangan.

            Foto bekal suami yang diunggah oleh salah satu netizen itu menjadi viral karena ada beberapa feminis yang mengkritiknya. Para feminis ini berkicau, mengapa tidak ada foto bekal untuk istri. Mereka merasa perbuatan melayani suami itu menginjak-injak harga diri wanita. Tetapi banyak juga netizen yang tidak setuju dengan pendapat para feminis ini.

Sekilas tentang Feminis

            Seperti diketahui, para feminis adalah golongan wanita yang mengusung kesetaraan gender, mereka ingin tidak ada perbedaan antara wanita dan pria. Menurut mereka wanita yang diam di rumah untuk melayani suami adalah bentuk belenggu penghinaan dan penindasan terhadap wanita. Mereka ingin menyetarakan wanita dan pria, sehingga wanita juga bebas untuk bekerja di luar rumahnya dan tidak terbelenggu lagi.

            Dengan landasan pemikiran yang seperti itu, wajar saja mereka meradang saat melihat seorang wanita yang menyiapkan bekal untuk suaminya. Mereka berpendapat wanita yang seperti itu tidak ada bedanya dengan asisten rumah tangga, bahkan lebih rendah karena tidak diupah.

            Wajar ketika para feminis berpikir demikian, karena kita saksikan para wanita saat ini begitu direndahkan. Jika ada tindak kekerasan, maka pastilah wanita yang jadi korban. Selama ini wanita harus menelan pahitnya kekerasan dalam rumah tangga, anak-anak perempuan menjadi korban pelecehan seksual bahkan oleh anggota keluarga terdekat. Wanita menjadi sosok tidak berdaya dan tersakiti.

            Dari rasa tersakiti inilah, para feminis bangkit dan bersatu untuk membela kaum wanita. Mereka ingin agar wanita bisa setara dengan pria, agar tidak ada lagi kekerasan terhadap wanita. Mereka ingin para wanita tidak hanya di rumah melayani suaminya, tapi juga berhak bekerja untuk mendapatkan uang. Dengan itu wanita bisa membiayai dirinya sendiri tanpa harus menunggu uang suami. Menurut mereka saat wanita bisa membiayai diri sendiri, maka wanita akan bisa lepas dari belenggu pria.

            Tetapi ada hal yang luput dari perhatian para feminis, yaitu akar masalah dari kekerasan yang menimpa wanita. Kekerasan terjadi bukan karena wanita lebih lemah dari pria, bukan juga karena wanita tidak bekerja di luar rumah. Semua hal yang menimpa wanita saat ini terjadi karena dunia sedang dalam pengaruh kapitalisme sekuler. Jika kita ingin sebuah masalah selesai, maka carilah solusi untuk akar permasalahannya.

Akar Permasalahan Kekerasan terhadap Wanita

            Kapitalisme sekulerlah yang bertanggung jawab atas semua kekerasan yang terjadi pada wanita saat ini. Sekuler adalah suatu paham yang memisahkan agama dari kehidupan dan menihilkan peran agama untuk solusi kehidupan kita. Sedangkan jika kita membaca sejarah, perlakuan tidak manusiawi terhadap kaum wanita itu semua penyebabnya adalah ketiadaan agama dalam kehidupan. Tentu saja agama disini adalah agama yang haq (benar).

            Kita lihat sejarah kelam untuk wanita sebelum Islam datang, tepatnya di Yunani, India, China, Persia, Romawi bahkan jazirah Arab. Dahulu masyarakat Yunani menganggap wanita sebagai penyebab segala macam musibah. Di India wanita tidak memiliki hak hidup sehingga saat suaminya meninggal ia pun harus ikut dibakar. Di China wanita tidak berhak atas harta warisan, karena mereka dianggap racun yang bisa merusak harta.

            Lain lagi  di Persia, saat itu wanita adalah aib sehingga harus dikucilkan ke tempat yang jauh saat ia haid. Sedangkan di Romawi wanita hanya sekadar pemuas nafsu mereka saja. Para pria berhak mengusir wanitanya sesuka hati. Saat itu wanita tidak berharga dan tidak berhak punya harga diri.

            Di jazirah Arab juga demikian, anak perempuan yang dilahirkan hanya akan menjadi aib bagi ayahnya. Saking malunya memiliki anak perempuan, seorang ayah tega menguburnya hidup-hidup saat baru saja dilahirkan. Saat sudah dewasa, wanita di sana hanya menjadi hiasan yang dibanggakan. Wanita juga dijadikan harta warisan yang bisa dibagikan kepada ahli waris. Sangat menyedihkan!

Islam Hadir dan Menjadi Solusi    

Islam datang dan menghapus itu semua. Syariat Islam menjadikan wanita mulia, dengan segala kodrat yang dimilikinya. Secara umum Allah ta’ala menjadikan pria dan wanita sama kedudukannya. Sama-sama menanggung beban hukum aturan Islam, tidak ada yang dilebihkan satu dari yang lain. Pria dan wanita adalah partner yang saling melengkapi dengan perbedaan kodratnya, tetapi juga menetapkan secara khusus tanggung jawab mereka masing-masing.

            Kekhususan tanggung jawab ini berdasarkan kodratnya agar keberlangsungan kehidupan manusia tetap terjaga. Pria dengan kekuatan dan logika yang menonjol sangat menunjang dalam melindungi keluarganya dari api neraka dan mencari nafkah. Sedangkan wanita dengan segala kelembutannya berfungsi untuk mendidik generasi masa depan.

            Hati seorang wanita memang lembut, dipenuhi dengan kasih sayang. Seperti kata pepatah, kasih sayang ibu sepanjang masa. Kasih sayang di dalam hatinya tidak akan pernah lekang oleh waktu. Inilah yang menyebabkan seorang wanita bisa menahan rasa sakit selama sembilan bulan saat mengandung bayinya, ditambah periode nifas dan tahap menyusui selama dua tahun. Semua itu hanya bisa dijalani oleh makhluk yang benama wanita.

            Syariat Islam yang berasal dari Sang Pencipta manusia tidak akan menyalahi kodrat ini. Wanita dengan segala kelembutannya sangat dimuliakan dalam Islam. Hingga untuk masuk surga pun Allah mudahkan. Rasulullah bersabda, “Jika seorang istri melakukan shalat lima waktu, puasa di bulan ramadhan, memelihara kemaluannya dan menaati suaminya, niscaya dia akan memasuki surga Tuhannya” (HR. Imam Ahmad). Dengan bertakwa kepada Allah dan menaati suaminya, wanita akan masuk surga.

            Perintah Allah tidak menyalahi kodrat wanita. Wanita tidak perlu keahlian khusus untuk menaati suaminya, hanya berbekal ketaatan kepada Allah saja niscaya surga untuknya. Maka konteks melayani suami termasuk di dalamnya membuat bekal makan siangnya sudah sesuai dengan kodrat wanita, dan dengan itu juga wanita dapat meraih surganya.

            Untuk menciptakan suasana yang Islami, misalnya suami yang baik dan shaleh, tidak kasar terhadap wanita dan anak-anaknya, diperlukan kondisi yang Islami juga. Saat ini sekulerisme masih eksis di dunia, maka jangan harap kondisi islami dapat tercipta. Karena sejatinya sekulerisme hanya akan menjadikan manusia jauh dari ketakwaan, hingga jalan keluar yang ditawarkan belum tentu keberhasilannya, seperti yang dilakukan oleh para feminis yang salah jalan.

            Maka tugas kita adalah meninggalkan sekulerisme saat ini juga dan kembali kepada syariat Islam. Kita berdiri di barisan orang-orang yang ingin memuliakan Islam dan berjuang bersama mereka. Berjuang untuk mengembalikan kehidupan Islam yang akan menjadi rahmatan lil alamin. Tidak lupa selalu berdoa kepada Allah agar suasana Islami yang dulu pernah ada, bisa kita rasakan kembali saat ini. Wallahu a’lam bish shawaab. (rf/voa-islam.com)

Ilustrasi: Google

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Muslimah lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Daerah Rawan Pemurtadan Garut ini Kesulitan Air. Ayo Wakaf Mata Air.!!

Daerah Rawan Pemurtadan Garut ini Kesulitan Air. Ayo Wakaf Mata Air.!!

Selain jadi target pemurtadan misionaris, warga kesulitan air bersih untuk wudhu, mandi, minum, memasak, dll. Diperlukan dana 11 juta rupiah untuk pipanisasi penghubung sumber mata air ke masjid,...

Pembangunan Terhenti, Mushalla di Pelosok Sambong ini Terbengkalai. Ayo Bantu.!!

Pembangunan Terhenti, Mushalla di Pelosok Sambong ini Terbengkalai. Ayo Bantu.!!

Kondisi Mushalla Khoirussalam Sambong ini semrawut karena pembangunan berhenti terkendala dana. Dibutuhkan dana 15 juta rupiah untuk menuntaskan mushalla hingga layak dan nyaman. ...

Ingin Jadi Guru dan Penghafal Al-Qur’an, Yatim Nurlia  Butuh Biaya Sekolah, Ayo Bantu!!

Ingin Jadi Guru dan Penghafal Al-Qur’an, Yatim Nurlia Butuh Biaya Sekolah, Ayo Bantu!!

Yatim berprestasi ini putus sekolah. Impian pendidikan pesantren untuk mewujudkan cita-cita menjadi penghafal Al-Qur’an dan guru agama Islam terkubur oleh kendala biaya....

Kisah Pilu Mbah Siti, Sang Ahli Ibadah Hidup di Bilik Reyot Bantaran Sungai. Ayo Bantu.!!

Kisah Pilu Mbah Siti, Sang Ahli Ibadah Hidup di Bilik Reyot Bantaran Sungai. Ayo Bantu.!!

Nenek renta ahli ibadah ini hidup seorang diri di bilik reyot Bengawan Solo. Bila hujan seisi rumah kebocoran air. Di malam hari, ia menggigil kedinginan diserang angin malam karena dindingnya...

Hidup Sebatang Kara, Muallaf  Suliatin Diterpa Berbagai Ujian Hidup, Ayo Bantu.!!

Hidup Sebatang Kara, Muallaf Suliatin Diterpa Berbagai Ujian Hidup, Ayo Bantu.!!

Hijrah menjadi Muslimah, mantan Kristen Pantekosta ini ditimpa banyak ujian mulai dari keluarga hingga kerasnya pekerjaan. Hidup sebatang kara, ia bekerja keras sebagai buruh pembuat batu bata. ...

Latest News
PP Muhammadiyah Sampaikan Duka Wafatnya Syekh Ali Jaber

PP Muhammadiyah Sampaikan Duka Wafatnya Syekh Ali Jaber

Sabtu, 16 Jan 2021 02:14

Memilih Pemimpin

Memilih Pemimpin

Jum'at, 15 Jan 2021 21:15

Pemerintah Yaman Sebut Serangan Mematikan Di Bandara Aden Dilakukan Kelompok Teroris Syi'ah Houtsi

Pemerintah Yaman Sebut Serangan Mematikan Di Bandara Aden Dilakukan Kelompok Teroris Syi'ah Houtsi

Jum'at, 15 Jan 2021 19:45

Cina Kemungkinan Lakukan Genosida Terhadap Umat Muslim di Xinjiang

Cina Kemungkinan Lakukan Genosida Terhadap Umat Muslim di Xinjiang

Jum'at, 15 Jan 2021 16:56

Doa Kapten Persib Bandung untuk Syekh Ali Jaber

Doa Kapten Persib Bandung untuk Syekh Ali Jaber

Jum'at, 15 Jan 2021 12:59

Meksiko Berencana Buka 200 Bioskop di Saudi

Meksiko Berencana Buka 200 Bioskop di Saudi

Jum'at, 15 Jan 2021 11:35

Legislator MInta Pemerintah Cabut Ancaman Denda bagi yang Tidak Mau Divaksin

Legislator MInta Pemerintah Cabut Ancaman Denda bagi yang Tidak Mau Divaksin

Jum'at, 15 Jan 2021 11:10

Cegah Penyelewengan, DPR dan BPK Perlu Koordinasi Awasi APBN untuk Penanganan Covid-19

Cegah Penyelewengan, DPR dan BPK Perlu Koordinasi Awasi APBN untuk Penanganan Covid-19

Jum'at, 15 Jan 2021 10:59

MUI Imbau Umat Islam Shalat Gaib untuk Syekh Ali Jaber

MUI Imbau Umat Islam Shalat Gaib untuk Syekh Ali Jaber

Jum'at, 15 Jan 2021 10:47

WhatsApp: Percakapan Tetap Dilindungi Enkripsi

WhatsApp: Percakapan Tetap Dilindungi Enkripsi

Jum'at, 15 Jan 2021 00:16

Ketua KPU Arief Budiman Dipecat

Ketua KPU Arief Budiman Dipecat

Jum'at, 15 Jan 2021 00:10

Unduhan WhatsApp Menyusut Buntut Pengumuman Kebijakan Privasi Baru

Unduhan WhatsApp Menyusut Buntut Pengumuman Kebijakan Privasi Baru

Kamis, 14 Jan 2021 21:05

Pemberonak Syi'ah Houtsi Bantai 20 Petani di Taiz Yaman

Pemberonak Syi'ah Houtsi Bantai 20 Petani di Taiz Yaman

Kamis, 14 Jan 2021 20:45

Ngenes, Kematian Nakes Tertinggi se-Asia?

Ngenes, Kematian Nakes Tertinggi se-Asia?

Kamis, 14 Jan 2021 18:54

Ketua STAI PTDII: Syekh Ali Jaber Inspirasi Program Tahfiz

Ketua STAI PTDII: Syekh Ali Jaber Inspirasi Program Tahfiz

Kamis, 14 Jan 2021 16:21

Orang Meninggal dengan Izin Allah, Apa Maksudnya?

Orang Meninggal dengan Izin Allah, Apa Maksudnya?

Kamis, 14 Jan 2021 14:45

Meski Sempat Jadi WN Arab Saudi, MUI Sebut Syekh Ali Jaber Cinta Indonesia Sepenuh Hati

Meski Sempat Jadi WN Arab Saudi, MUI Sebut Syekh Ali Jaber Cinta Indonesia Sepenuh Hati

Kamis, 14 Jan 2021 14:36

Donald Trump Jadi Presiden AS Pertama yang Dimakzulkan untuk Kedua Kalinya

Donald Trump Jadi Presiden AS Pertama yang Dimakzulkan untuk Kedua Kalinya

Kamis, 14 Jan 2021 14:15

Waspada terhadap Covid-19 adalah Bentuk Ketaqwaan

Waspada terhadap Covid-19 adalah Bentuk Ketaqwaan

Kamis, 14 Jan 2021 13:01

Bagong Mbangun Deso Versus Gelandangan Instant

Bagong Mbangun Deso Versus Gelandangan Instant

Kamis, 14 Jan 2021 11:55


MUI

Must Read!
X