Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
4.809 views

Menemani Anak Nonton Video Porno, Anda Sehat?

 

Oleh: Emil Apriani, S.Kom 

“Dan janganlah kamu mendekati zina, sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji dan suatu jalan yang buruk”. (QS. Al-Israa : 32)

Arus global liberalisasi mengepung kaum muslim saat ini di seluruh aspek kehidupan, baik kalangan orang tua maupun anak-anak. Dengan pandangan ide liberalisasi tersebut, memberikan ruang kebebasan bagi seseorang atas perilaku yang dilakukan.

Belum lama ini, sempat menuai kontroversi pengakuan dari seorang publik figur terkait sikap dirinya jika anak-anaknya menonton konten film porno. Ia menyatakan bahwa dirinya membolehkan anak-anaknya menonton film atau konten porno. Menurutnya orang tua tidak boleh bersifat kolot dan mesti berpikir terbuka. Karenanya dia menilai, pembelajaran tentang seks sejak usia dini sangat penting saat ini.

Terkait pernyataan tersebut, Ketua Komisi Perlindungan Anak (KPAI), Susanto menilai bahwa konten porno tak boleh ditonton oleh anak-anak meski diawasi atau ditemani. Menurutnya, konten porno tetap memiliki dampak buruk. Bahkan dia meminta orang tua berhati-hati dalam mendidik anak (detik.com, 28/6/2021). Namun ternyata tidak sedikit juga yang malah mengapresiasi dan mendukung sikap publik figur tersebut.

Inilah salah satu fakta yang menjadi keprihatinan gaya asuh bagi keluarga muslim saat ini. Di mana orang tua yang seharusnya menjadi kontrol terdekat dalam pengawasan anak-anaknya terhadap konten pornografi, malah memberi peluang bagi anak dalam mengakses hal tersebut. Menonton video berkonten pornografi dengan diawasi ataupun ditemani orang tua, justru akan meracuni pemikiran anak. Menjadikan anak berpikir bahwa boleh-boleh saja dilakukan dan bukan sesuatu yang salah.

Pemikiran terbuka orang tua dalam memberikan pendidikan seksual sejak dini ternyata akan memberikan pengaruh buruk bagi anak. Hal tersebut tidak lepas dari arus global yang disebarkan oleh Barat selama ini dalam menerapkan pendidikan seksual yang komprehensif.

Dilansir dari CNNIndonesia.com, Organisasi Pendidikan, Ilmu Pengetahuan, dan Kebudayaan PBB (UNESCO) menyarankan setiap negara di dunia untuk menerapkan pendidikan seksual yang komprehensif, termasuk Indonesia. Rekomendasi ini berdasarkan pada kajian terbaru dari Global Education Monitoring (GEM) Report, UNESCO (14/06).

GERM Report menyebut bahwa pendidikan seksual mesti dimulai sejak dini. Anak-anak usia lima tahun misalnya, perlu memahami fakta-fakta dasar tentang tubuh mereka, keluarga, hubungan sosial, mengenali perilaku yang tidak pantas, dan mengidentifikasi pelecehan. Anak-anak dan remaja juga harus menerima pendidikan seksual komprehensif sebelum menjadi aktif secara seksual.

Dengan dalih memberikan pembekalan informasi kepada anak dengan pendidikan seksual komprehensif malah memberi ruang terbuka kebebasan di tengah kondisi kehidupan yang semua aspeknya digempur budaya overseksualiasi. Di mana nilai kehidupannya mengagungkan kebebasan dan kepuasan diri termasuk di dalamnya kepuasan seksual sebagai puncak kebahagiaan.

Bahkan sistem saat ini memfasilitasi individu dan korporasi meraup untung sebesar-besarnya dari industri dengan konten seksual dan pornografi. Dampak dari budaya overseksualisasi tersebut berupa kerusakan yang merajalela, seperti praktik prostitusi dan aborsi dimana-mana, yang membawa kerugian materiil bahkan ancaman lost generation.

Hal ini sebagai bentuk dari ide liberalisme yang dijajakan ke negeri-negeri Muslim termasuk Indonesia. Liberalisme adalah paham kebebasan yang muncul dari sekularisme yang dimiliki oleh ideologi kapitalisme. Di mana sekularisme memisahkan dan menjauhkan aturan agama dari kehidupan, termasuk menjauhkan pendidikan generasi dari aturan agama Islam. Mendorong adanya liberalisasi seksual dan menjadikan manusia sebagai penentu aturan berdasarkan hawa nafsunya.

Padahal sebagai seorang muslim, seharusnya tunduk dan taat pada aturan Allah SWT yang menciptakannya. Islam memberi ruang privat (pribadi) dalam pembahasan seksual terkait dengan gharizah nau, yaitu naluri melestarikan jenis atau keturunan sebagai bagian dari ibadah. Adapun pemenuhan naluri tersebut melalui hubungan pernikahan, sebagai bentuk ketaatan kepada Allah SWT dan Allah punmemberikan aturan-Nya terkait hal tersebut.

Islam menempatkan naluri seksual secara indah, menyelaraskan dengan tujuan penciptaan manusia. Menerapkan aturan-aturan, tidak membebaskan dan bukan pula dengan mengebirinya. Islam memerintahkan menundukkan pandangan, menutup aurat, melarang khalwat dan ikhtilat, juga mengharamkan zina dan liwath dengan sanksi yang sangat tegas.

Maka cara Islam ini bukan hanya menjaga generasi dari bahaya serta kehinaan dunia dan akhirat. Namun juga meniscayakan hadirnya sebuah generasi peradaban mulia. Wallahu’alam bishowab. (rf/voa-islam.com)

Ilustrasi: Google

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Muslimah lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Syafani Azzahra, bocah yatim sejak usia tujuh tahun ini bercita-cita ingin menjadi dokter penghafal Al-Qur'an. Setamat SD ia ingin melanjutkan sekolah ke pesantren, tapi terkendala biaya. Ayo...

Mushalla Reyot di Pelosok Garut Terancam Roboh, Ayo Bantu.!!!

Mushalla Reyot di Pelosok Garut Terancam Roboh, Ayo Bantu.!!!

Mushalla kayu di pelosok Garut ini menyedihkan. Dindingnya reyot, rapuh, dan keropos bisa roboh setiap saat. Dibutuhkan dana 50 juta rupiah untuk renovasi total bangunan permanen dan diperluas....

Wakaf Air: IDC Salurkan 11 Juta untuk Tandon Air & Perlengkapan Sumur PTQ Az Zuman Klaten

Wakaf Air: IDC Salurkan 11 Juta untuk Tandon Air & Perlengkapan Sumur PTQ Az Zuman Klaten

Program Wakaf Sumur IDC telah menyalurkan dana 11 Juta rupiah untuk kebutuhan tandon air, pompa air dan perlengkapan sumur di Pesantren Tahfidz Quran (PTQ) Az Zuman, Jambu Kulon, Ceper, Klaten....

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Di tengah pandemi Covid-19, permintaan layanan ambulans untuk pasien dan jenazah terus meningkat. Mobil baru IDC akan disulap jadi ambulans, butuh dana 39 juta rupiah untuk biaya modifikasi....

Wakaf Sumur: IDC Salurkan Tandon Air 2200 Liter dan Pipanisasi ke Masjid Al-Huda Plupuh Sragen

Wakaf Sumur: IDC Salurkan Tandon Air 2200 Liter dan Pipanisasi ke Masjid Al-Huda Plupuh Sragen

Mari berlomba-lomba dalam kebaikan dan wakaf. Semoga menjadi pahala yang berlipat-lipat dan terus mengalir tak terbatas umur, seiring banyaknya warga yang memanfaatkan wakaf tersebut untuk kemaslahatan...

Latest News
Ingatkan Pangkostrad soal Semua Agama Benar, Bukhori: Bukan Otoritas TNI

Ingatkan Pangkostrad soal Semua Agama Benar, Bukhori: Bukan Otoritas TNI

Jum'at, 17 Sep 2021 10:08

Unit Drone yang Membantu Taliban Memenangkan Perang

Unit Drone yang Membantu Taliban Memenangkan Perang

Jum'at, 17 Sep 2021 09:35

Akmal Sjafril: Aqidah Pintu Masuk Pemikiran Rasional

Akmal Sjafril: Aqidah Pintu Masuk Pemikiran Rasional

Jum'at, 17 Sep 2021 06:51

Pengacara: Israel Siksa Pejuang Pelestina Yang Ditangkap Kembali Setelah Kebur Dari Penjara Gilboa

Pengacara: Israel Siksa Pejuang Pelestina Yang Ditangkap Kembali Setelah Kebur Dari Penjara Gilboa

Kamis, 16 Sep 2021 22:16

Semarak Muktamar IV, Tiga DPW Wahdah Islamiyah Gelar Tablig Akbar Undang Sandiaga Uno

Semarak Muktamar IV, Tiga DPW Wahdah Islamiyah Gelar Tablig Akbar Undang Sandiaga Uno

Kamis, 16 Sep 2021 21:28

Media Sosial Perlu Dimanfaatkan untuk Sebar Pesan Wasathi

Media Sosial Perlu Dimanfaatkan untuk Sebar Pesan Wasathi

Kamis, 16 Sep 2021 20:59

Pembina Wasathi: Umat Islam Indonesia Harus Menjadi Role Model Pelopor Toleransi

Pembina Wasathi: Umat Islam Indonesia Harus Menjadi Role Model Pelopor Toleransi

Kamis, 16 Sep 2021 20:19

Laporan: Saudi Pertimbangkan Beli Sistem Pertahanan Udara Israel

Laporan: Saudi Pertimbangkan Beli Sistem Pertahanan Udara Israel

Kamis, 16 Sep 2021 15:55

Emmanuel Macron Klaim Tentara Prancis Bunuh Pemimpin ISIS Di Sahara Barat

Emmanuel Macron Klaim Tentara Prancis Bunuh Pemimpin ISIS Di Sahara Barat

Kamis, 16 Sep 2021 14:27

Legislator Dukung Kebijakan Gubernur Anies Menutup Etalase Rokok di Minimarket

Legislator Dukung Kebijakan Gubernur Anies Menutup Etalase Rokok di Minimarket

Kamis, 16 Sep 2021 10:56

Pandemi Momentum Reformasi Total Sisdiknas, Anis Matta: Pendidikan Sudah Bisa Gratis

Pandemi Momentum Reformasi Total Sisdiknas, Anis Matta: Pendidikan Sudah Bisa Gratis

Kamis, 16 Sep 2021 09:46

Bullying terhadap Para Hafidz, Siapa Intoleran?

Bullying terhadap Para Hafidz, Siapa Intoleran?

Kamis, 16 Sep 2021 08:56

Langgar Kedaulatan, Legislator Minta Menhan dan Menko Marves Amankan Natuna dari China

Langgar Kedaulatan, Legislator Minta Menhan dan Menko Marves Amankan Natuna dari China

Kamis, 16 Sep 2021 08:26

Tangisan Mega

Tangisan Mega

Rabu, 15 Sep 2021 22:55

Agar Viral Dunia Akhirat

Agar Viral Dunia Akhirat

Rabu, 15 Sep 2021 22:43

Khawatir Tertular Covid, 83 Persen Masyarakat Batalkan Rencana Bepergian

Khawatir Tertular Covid, 83 Persen Masyarakat Batalkan Rencana Bepergian

Rabu, 15 Sep 2021 22:38

2,5 Juta Warga KTP DKI Belum Divaksinasi, Ini Tanggapan Senator

2,5 Juta Warga KTP DKI Belum Divaksinasi, Ini Tanggapan Senator

Rabu, 15 Sep 2021 22:35

Alquran dan Musik Tidak Bertemu dalam Satu Hati

Alquran dan Musik Tidak Bertemu dalam Satu Hati

Rabu, 15 Sep 2021 22:09

Gerakan Nasional Sejahterakan Dai Indonesia Diluncurkan

Gerakan Nasional Sejahterakan Dai Indonesia Diluncurkan

Rabu, 15 Sep 2021 21:34

Israel Tahan Ayah Dari Anak 'Palestina Yang Terkena Kanker, 'Tanpa Ada Rasa Kemanusiaan Atau Hormat'

Israel Tahan Ayah Dari Anak 'Palestina Yang Terkena Kanker, 'Tanpa Ada Rasa Kemanusiaan Atau Hormat'

Rabu, 15 Sep 2021 21:25


MUI

Must Read!
X