Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
4.125 views

Gagasan Childfree Menyalahi Kodrat Perempuan

 

Penulis:

Vani Nurlita Santi || Mahasiswi di Kota Depok, Jawa Barat

 

KAMPANYE gagasan childfree begitu massif di dunia maya. Hal ini menuai pro dan kontra karena gagasannyatak lazim ada ditengah masyarakat. Pada umumnya, kehadiran buah hati menjadi sesuatu yang dinanti-nanti pasangan yang telah menikah. Akan tetapi, belakangan ini, gagasan ini justru jadi tren dikalangan pasangan muda abad 20. 

Dalam Wikipedia, childfree adalah sebuah keputusan atau pilihan hidup untuk tidak memiliki anak, baik anak kandung, anak tiri ataupun anak angkat. Pemikiran childfree ini tidak hanya dianut oleh perempuan-perempuan yang telah menikah saja, di antara perempuan berusia 35–44 tahun, perempuan childfree yang tidak pernah menikah sebanyak (82.5%) sedangkan perempuan childfree menikah sebanyak (12.9%). Tidak hanya itu, hal yang lebih mengejutkan lagi adalah penganut paham childfree ini adalah perempuan berpendidikan tinggi yakni sebanyak (27.6%) pada jenjang pendidikan S2/S3. 

Diawal kemunculannya, paham childfree ini menuai kontroversi di khalayak umum, karena sebagian masyarakat menganggap bahwa seseorang yang menganut paham childfree ini sangat egois dan career oriented.  

Kebanyakan dari mereka yang memilih childfree adalah orang-orang yang terpapar oleh paham feminisme. Sebuah paham yang menuntut kesetaraan gender antara laki-laki dan perempuan. Para perempuan dalam paham feminisme ini menuntut untuk bisa berkarier sama dengan laki-laki. Namun, jika nanti mereka memiliki seorang anak,  mereka akan merasa terjajah dan merasa paling direpotkan dengan kehadiran anak.  Anak tidak lagi dianggap sebagai sesuatu yang berharga, melainkan hanya sebuah beban penghambat kariernya. 

Hal ini wajar terjadi di negara yang menerapkan sistem sekuler kapitalis yang berorientasi pada  keuntungan yang sebesar-besarnya. Para perempuan sejak kecil diajarkan untuk masuk sekolah favorit, mendapat nilai sempurna, kemudian memperoleh pekerjaan dengan gaji yang luar biasa. Banyak sekali perempuan yang  orientasinya mengejar pendidikan untuk memperoleh pekerjaan yang diinginkan dengan gaji yang tinggibukan lagi untuk mengejar ridha Illahi.

Dengan demikian, menikah, memiliki seorang anak dan membangun keluarga kecil yang bahagia tidak lagi menarik perhatiannya. Para laki-lakipun cenderung enggan menikah dengan perempuan yang memiliki pendidikan dan karier yang lebih tinggi darinya. Hal tersebutlah yang makin mendorong perempuan-perempuan yang lajang untuk memilih childfree

Kekhawatiran akan finansial setelah memiliki seorang anak juga menjadi salah satu alasan seseorang untuk memilih childfree, karena semakin hari biaya hidup seseorang semakin mahal, biaya kehidupan pokok, biaya kesehatan, belum lagi biaya pendidikan yang jika dikalkulasikan akan menghabiskan biaya miliaran rupiah. 

Tentu saja, seseorang akan semakin enggan memiliki anak setelah menghitung-hitung biaya hidup yang akan dikeluarkan untuk satu orang anak. Hal tersebut menunjukkan lemahnya iman para perempuan zaman sekarang terhadap Allah SWT.  Allah SWT yang menciptakan manusia dan bumi berserta isinya, sudah pasti akan mencukupkan kebutuhan makhluknya dengan baik. Setiap jiwa pasti sudah dijamin rezekinya dan manusia hanya harus berusaha untuk menjemput rezeki tersebut. 

Padahal dalam Islam, tujuan pernikahan agar mendapat ridha Allah SWT  dan bergembira ketika kehadiran seorang anak. Anak bukan hanya sekadar pelipur lara dan menjadi penguat hubungan antara kedua orang tua, namun anak merupakan investasi masa depan yang sangat berharga. Setiap kebaikan yang seorang ibu ajarkan kepada anakya, maka ibu akan mencicipi nikmat pahala atas kebaikan yang dilakukan. 

Namun kenyataanya, perempuan saat ini banyak sekali yang teracuni oleh pemahaman asing yang merupakan hasil penerapan sistem kapitalis sekuler, salah satunya gagasan childfree. Gagasan ini sangat berbahaya karena mengancam kepunuhan manusia sekaligus menyalahi kodrat perempuan. Siapakah yang akan meneruskan estafet kepemimpinan negeri ini jika tidak ada generasi akan datang? 

Oleh karena itu, gagasan ini tidak layak menjadi pilihan bagi perempuan. Seharusnya, perempuan melakukan kodrat dari Allah sebagai calon ibu bagi generasi akan datang. Perempuan juga harus membekali dirinya dengan  mengkaji Islam secara kaffah agar tidak terpapar pemahaman yang bertentangan dengan syariat Islam.

Selain itu, mengkaji Islam secara kaffah juga sebagai upaya mempersiapkan para perempuan agar bisa mendidik generasi-generasi pejuang Islam kaffah karena perempuan adalah tonggak peradaban. Perempuan adalah madrasatul ulla bagi anak-anaknya. Jika pemahaman yang dimiliki perempuannya salah, bisa jadi generasi yang akan datang pun akan memiliki pemahaman yang salah pula. *

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Muslimah lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Tiga Masjid dan Tiga Sekolah di Pelosok Garut ini Krisis Air Bersih. Ayo Wakaf Sumur.!!

Tiga Masjid dan Tiga Sekolah di Pelosok Garut ini Krisis Air Bersih. Ayo Wakaf Sumur.!!

Jamaah masjid, siswa sekolah dan warga pelosok Garut ini kesulitan air untuk ibadah, bersuci, wudhu, memasak, minum, mandi, dan mencuci. Ayo Wakaf Sumur, Pahala Mengalir Tak Terbatas Umur.!!!...

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Syafani Azzahra, bocah yatim sejak usia tujuh tahun ini bercita-cita ingin menjadi dokter penghafal Al-Qur'an. Setamat SD ia ingin melanjutkan sekolah ke pesantren, tapi terkendala biaya. Ayo...

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Di tengah pandemi Covid-19, permintaan layanan ambulans untuk pasien dan jenazah terus meningkat. Mobil baru IDC akan disulap jadi ambulans, butuh dana 39 juta rupiah untuk biaya modifikasi....

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Menggabung keutamaan Jum’at dan Cinta Yatim, IDC akan berbagi ke Pesantren Tahfizhul Qur’an Darul Hijrah Cikarang. ...

Keluarganya Jadi Korban Pemurtadan, Ustadz Difabel Gigih Berdakwah di Pelosok, Ayo Bantu.!!

Keluarganya Jadi Korban Pemurtadan, Ustadz Difabel Gigih Berdakwah di Pelosok, Ayo Bantu.!!

Terlahir dengan fisik tak sempurna, Ustadz Rohmat diuji istri dan kedua orang tuanya murtad jadi korban kristenisasi. Kini ia gigih berdakwah di pelosok Lembah Ciranca Garut....

Latest News
LSM: Raksasa Media Sosial Sensor Konten Pro-Palestina Ratusan Kali

LSM: Raksasa Media Sosial Sensor Konten Pro-Palestina Ratusan Kali

Selasa, 05 Jul 2022 17:30

Milad ke-14, Ini Capaian AQL Islamic Center

Milad ke-14, Ini Capaian AQL Islamic Center

Selasa, 05 Jul 2022 11:50

Menatap Idul Qurban dengan Taqwa

Menatap Idul Qurban dengan Taqwa

Senin, 04 Jul 2022 22:44

Pasukan Pemerintah Yaman Bersiap Lancarkan Operasi Militer Terhadap Al-Qaidah Di Selatan

Pasukan Pemerintah Yaman Bersiap Lancarkan Operasi Militer Terhadap Al-Qaidah Di Selatan

Senin, 04 Jul 2022 22:35

Pasukan Keamanan Saudi Lakukan Parade Di Mekah Dalam Persiapan Untuk Pengamanan Haji

Pasukan Keamanan Saudi Lakukan Parade Di Mekah Dalam Persiapan Untuk Pengamanan Haji

Senin, 04 Jul 2022 22:05

Effendi Simbolon Omong Besar

Effendi Simbolon Omong Besar

Senin, 04 Jul 2022 19:36

Jokowi Akan Menjadi Sekjen PBB?

Jokowi Akan Menjadi Sekjen PBB?

Senin, 04 Jul 2022 16:10

Potensi Diskriminasi dibalik RUU Kesejahteraan Ibu dan Anak (KIA)

Potensi Diskriminasi dibalik RUU Kesejahteraan Ibu dan Anak (KIA)

Senin, 04 Jul 2022 15:52

Miras Holywings di Negeri Muslim Mayoritas

Miras Holywings di Negeri Muslim Mayoritas

Senin, 04 Jul 2022 15:39

Jumlah Warga Jerman Yang Keluar Dari Dinas Militer Meningkat 2 Kali Lipat Karena Perang Rusia-Ukrain

Jumlah Warga Jerman Yang Keluar Dari Dinas Militer Meningkat 2 Kali Lipat Karena Perang Rusia-Ukrain

Senin, 04 Jul 2022 15:32

IHATEC dan Lembaga Riset Jepang Jalin Kerjasama Strategis di Bidang Halal

IHATEC dan Lembaga Riset Jepang Jalin Kerjasama Strategis di Bidang Halal

Senin, 04 Jul 2022 14:35

Bermitra dengan BPJPH, IHATEC Siap Dukung Tercipta SDM Bidang Halal

Bermitra dengan BPJPH, IHATEC Siap Dukung Tercipta SDM Bidang Halal

Senin, 04 Jul 2022 14:24

DPRD: Kasus Holywings Jadi Momentum Evaluasi Perda Miras di Kota Bekasi

DPRD: Kasus Holywings Jadi Momentum Evaluasi Perda Miras di Kota Bekasi

Ahad, 03 Jul 2022 22:07

Anis Byarwati Dinobatkan sebagai Bunda UMKM

Anis Byarwati Dinobatkan sebagai Bunda UMKM

Ahad, 03 Jul 2022 22:02

Laporan: FBI Sewa Vila Di Istanbul Untuk Tersangka Islamic State Sebelum Beri Tahu Otoritas Turki

Laporan: FBI Sewa Vila Di Istanbul Untuk Tersangka Islamic State Sebelum Beri Tahu Otoritas Turki

Ahad, 03 Jul 2022 21:05

Demonstrasi Anti-Militer Berlanjut Di Sudan Untuk Menuntut Pemerintahan Sipil

Demonstrasi Anti-Militer Berlanjut Di Sudan Untuk Menuntut Pemerintahan Sipil

Ahad, 03 Jul 2022 20:45

Otoritas Palestina Serahkan Peluru Yang Menewaskan Jurnalis Al Jazeera Shireen Abu Akleh Ke AS

Otoritas Palestina Serahkan Peluru Yang Menewaskan Jurnalis Al Jazeera Shireen Abu Akleh Ke AS

Ahad, 03 Jul 2022 20:13


MUI

Must Read!
X