Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
1.361 views

Duhai Muslimah, Pilih di Rumah atau Kerja Keluar?

 
 
Oleh: Ummu Mesia
 
Banyak pandangan dan seruan bagi kaum perempuan untuk pulang ke rumah dan hanya di rumah, mengurus urusan rumah, suami dan anak-anak. Titik, tanpa toleransi. Yang beraktivitas keluar untuk bekerja, dianggap seperti perempuan yang kehilangan fitrahnya, menodai kehormatan diri, suami, dan keluarganya tanpa ditinjau lebih dalam dan komprehensif. Sudut pandang yang ekstrim.
 
Kemudian dibalas dengan seruan untuk membebaskan perempuan sebebas-bebasnya ke ranah publik. Semua yang menghalangi dianggap sebagai satu bentuk perbudakan perempuan. Tak kalah ekstrim. Dan nyebelinnya kubu yang ini disokong dan dikampanyekan secara global dan masif. Sama siapa? Hehehe, gugling aja dah. Nyebelin banget deh pokoknya.
 
Dua sudut pandang di atas, terus berseteru sampai level medsos (baca : grassroot). Balas membalas dengan melelahkan dan tidak solutif. 
 
Di Manakah Perempuan Seharusnya?
 
Tempat asal perempuan muslimah memang di rumah, dalam keadaan mulia; dilindungi, dihormati, dinafkahi, disayangi. Namun, jika memiliki hajat keluar tanpa melanggar syariat, ya gapapa, mubah aja. Apalagi kalau keluarnya untuk hal terdesak, mencari makan misalnya. Ahh ini mah dalam masyarakat tradisional juga mudah dipahami sih ya. Kita juga sama-sama tahu kalau sistem perwalian bagi muslimah hari ini tidak berjalan sebagaimana mestinya. Wali seolah hanya hadir saat seorang perempuan menikah. Sad fact! 
 
Apalagi jika perkara keluar rumah ini dikaitkan dengan amanah ilmu di bahu para muslimah. Ada ranah ilmu fardhu 'ain dan ada ilmu fardhu kifayah. Ketika seorang perempuan muslimah memutuskan untuk mendalami suatu ilmu, semestinya mereka harus betul-betul memahami apa konsekuensi di baliknya, apa amanah ilmu yang akan ada di pundaknya. Setelah mengerti sumber dan ruang lingkup ilmu tersebut dengan benar tentu saja. 
 
Dan semestinya itu pula harus dipahami oleh laki-laki, apalagi posisinya sebagai pemimpin masyarakat (waliyul 'amri, 'umara), sebagai ayah, sebagai suami, sebagai wali. 
 
Ketika seorang laki-laki memiliki istri seorang dokter kandungan atau bidan misalnya, di mana ilmunya masuk fardhu kifayah, bahkan ia tidak boleh melarang istrinya keluar untuk menolong perempuan lain yang bersalin jika istrinya orang satu-satunya yang bisa menolong. Sebagaimana ia tidak ingin sang istri dibantu persalinannya oleh laki-laki lain.
 
Namun tentu saja jika sang muslimah memiliki anak yang masih kecil-kecil, yang tidak ada pengasuh terbaik selain dirinya, kiprah kifayah semestinya bisa bergeser kepada muslimah atau perempuan lain yang juga memiliki kafa'ah atau kemampuan dalam bidang tersebut. Dan jika anak-anaknya tersebut sudah tidak lagi tergantung padanya, maka kewajiban kifayah kembali lagi padanya, karena ilmu yang menempel pada dirinya.
 
 
Perempuan Butuh Sistem Pendukung 
 
Harus ada sistem memang, sistem yang dipahami dan diperjuangkan bersama. Bahkan jika memang diperlukan, support system berupa daycare di sekolah-sekolah atau di rumah sakit, di mana para ibu guru dan para dokter perempuan menitipkan sementara balitanya saat ia mengajar atau bertugas, sangat bisa diperjuangkan. 
 
PR umat Islam hari ini memang luar biasa banyak. Sekadar menulis, "Selama keluarnya tidak melanggar syariat, tidak khalwat (berduaan dengan non-mahram), tidak ikhtilat (campur baur), tidak tabarruj (memamerkan kecantikan), tidak safar sendirian, ya gapapa..." memang gampang, tapi realita di lapangan, ga semudah itu.
 
Sebagai mantan analis kimia yang pernah nyicip kerja di dunia industri, jaraaaang sekali nemu pabrik yang bebas ikhtilat. Di laboratorium mikrobiologi mungkin sih, tapi kan ga sistemik, itu mah karena kebiasaan dan karakteristik aja, rata-rata yang ditempatkan di lab. mikrobiologi itu perempuan, mungkin karena lebih tekun dan teliti. Butuh sistem yang suportif memang. Kita diserang kiri kanan depan belakang dengan sistem yang tidak menjadikan wahyu sebagai acuan. Termasuk yang terdekat adalah tidak berjalannya sistem perwalian. 
 
Jadi semestinya sekarang kita bukan lagi berbicara tentang prestise karier, kompetisi kerja antara laki-laki dan perempuan, perkara patriarki vs matriarki, atau memperjuangkan emansipasi dan kesetaraan gender yang tidak jelas pijakannya. Kita punya konsep sendiri tentang ilmu, kita punya konsep sendiri tentang masyarakat. Tata kehidupan seperti apa yang semestinya lahir dari ilmu yang bersumber pada Yang Maha Berilmu, Allah Al 'Alim yang harus kita perjuangkan. Mari berjuang!
 
Allahumma shalli wa salim wabarik 'alaih. Wallahua'lam. (rf/voa-islam.com)
 
Ilustrasi: Google

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Muslimah lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Tiga Masjid dan Tiga Sekolah di Pelosok Garut ini Krisis Air Bersih. Ayo Wakaf Sumur.!!

Tiga Masjid dan Tiga Sekolah di Pelosok Garut ini Krisis Air Bersih. Ayo Wakaf Sumur.!!

Jamaah masjid, siswa sekolah dan warga pelosok Garut ini kesulitan air untuk ibadah, bersuci, wudhu, memasak, minum, mandi, dan mencuci. Ayo Wakaf Sumur, Pahala Mengalir Tak Terbatas Umur.!!!...

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Syafani Azzahra, bocah yatim sejak usia tujuh tahun ini bercita-cita ingin menjadi dokter penghafal Al-Qur'an. Setamat SD ia ingin melanjutkan sekolah ke pesantren, tapi terkendala biaya. Ayo...

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Di tengah pandemi Covid-19, permintaan layanan ambulans untuk pasien dan jenazah terus meningkat. Mobil baru IDC akan disulap jadi ambulans, butuh dana 39 juta rupiah untuk biaya modifikasi....

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Menggabung keutamaan Jum’at dan Cinta Yatim, IDC akan berbagi ke Pesantren Tahfizhul Qur’an Darul Hijrah Cikarang. ...

Keluarganya Jadi Korban Pemurtadan, Ustadz Difabel Gigih Berdakwah di Pelosok, Ayo Bantu.!!

Keluarganya Jadi Korban Pemurtadan, Ustadz Difabel Gigih Berdakwah di Pelosok, Ayo Bantu.!!

Terlahir dengan fisik tak sempurna, Ustadz Rohmat diuji istri dan kedua orang tuanya murtad jadi korban kristenisasi. Kini ia gigih berdakwah di pelosok Lembah Ciranca Garut....

Latest News
Taliban Serukan Pemerintah Internasional Cabut Pembekuan Aset Bank Sentral Setelah Gempa Mematikan

Taliban Serukan Pemerintah Internasional Cabut Pembekuan Aset Bank Sentral Setelah Gempa Mematikan

Ahad, 26 Jun 2022 21:06

Pemimpin Hindu Kanada Dukung Pembunuhan Umat Muslim Dan Sikh Di India

Pemimpin Hindu Kanada Dukung Pembunuhan Umat Muslim Dan Sikh Di India

Ahad, 26 Jun 2022 20:35

Turki Batalkan Dakwaan Terhadap 26 Warga Saudi Yang Terlibat Pembunuhan Jamal Khashoggi

Turki Batalkan Dakwaan Terhadap 26 Warga Saudi Yang Terlibat Pembunuhan Jamal Khashoggi

Ahad, 26 Jun 2022 19:10

Film Lightyear dan Kampanye LGBT, Tolak!

Film Lightyear dan Kampanye LGBT, Tolak!

Ahad, 26 Jun 2022 16:36

Demokrasi Menyuburkan Oligarki

Demokrasi Menyuburkan Oligarki

Ahad, 26 Jun 2022 16:25

Kafe Eks Holywings Jualan Miras, Dewan Dakwah Bogor Minta Izin Dicabut

Kafe Eks Holywings Jualan Miras, Dewan Dakwah Bogor Minta Izin Dicabut

Sabtu, 25 Jun 2022 21:00

Kementerian Saudi: Hanya Jamaah Haji Yang Diizinkan Melakukan Umrah Antara 24 Juni Hingga 19 Juli

Kementerian Saudi: Hanya Jamaah Haji Yang Diizinkan Melakukan Umrah Antara 24 Juni Hingga 19 Juli

Sabtu, 25 Jun 2022 20:30

SITE: Afiliasi Al-Qaidah Katibat Macina Bantah Bunuh 132 Warga Sipil Di Tiga Desa Mali

SITE: Afiliasi Al-Qaidah Katibat Macina Bantah Bunuh 132 Warga Sipil Di Tiga Desa Mali

Sabtu, 25 Jun 2022 19:41

PN Surabaya Kabulkan Nikah Beda Agama, MUI: Merusak Martabat Manusia

PN Surabaya Kabulkan Nikah Beda Agama, MUI: Merusak Martabat Manusia

Sabtu, 25 Jun 2022 17:47

Luar Biasa! Suporter Sepak Bola Bangun Masjid di Ciomas

Luar Biasa! Suporter Sepak Bola Bangun Masjid di Ciomas

Sabtu, 25 Jun 2022 09:19

PKS Siap Perjuangkan Kesejahteraan Peternak

PKS Siap Perjuangkan Kesejahteraan Peternak

Jum'at, 24 Jun 2022 22:43

Holywings Mesti Diberi Sanksi

Holywings Mesti Diberi Sanksi

Jum'at, 24 Jun 2022 22:43

Kepala Mata-mata IRGC Dipecat Setelah Serangkaian Pembunuhan Dan Insiden Sabotase 'Oleh Israel'

Kepala Mata-mata IRGC Dipecat Setelah Serangkaian Pembunuhan Dan Insiden Sabotase 'Oleh Israel'

Jum'at, 24 Jun 2022 21:05

PBB Sebut Jurnalis Al Jazeera Shireen Abu Akleh Ditembak Mati Pasukan Israel

PBB Sebut Jurnalis Al Jazeera Shireen Abu Akleh Ditembak Mati Pasukan Israel

Jum'at, 24 Jun 2022 20:18

Yahudi Ultra-Ortodoks Hindari Penggunaan Perangkat Teknologi, BeralasanTidak Baik Untuk Manusia

Yahudi Ultra-Ortodoks Hindari Penggunaan Perangkat Teknologi, BeralasanTidak Baik Untuk Manusia

Jum'at, 24 Jun 2022 17:45

JSIT Kota Bekasi Siap Sinergi Bangun Pendidikan Islam Berkualitas

JSIT Kota Bekasi Siap Sinergi Bangun Pendidikan Islam Berkualitas

Jum'at, 24 Jun 2022 08:16

Masih Suka Jengkel dan Dendam? Awas 350 Penyakit Mengintai Anda

Masih Suka Jengkel dan Dendam? Awas 350 Penyakit Mengintai Anda

Jum'at, 24 Jun 2022 08:02


MUI

Must Read!
X