Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
4.054 views

Buku 'Ya Mereka Memang Thaghut' itu Menyerang Negara, kata Anggota DPR

Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) kini memiliki mitra kerja baru di DPR. Bila sebelumnya BNPT bermitra dengan Komisi VIII yang membidangi agama, kali ini BNPT ‘dipasangkan’ dengan Komisi III yang membidangi masalah hukum, keamanan dan HAM. Kemarin, Senin (19/3), rapat dengar pendapat (RDP) perdana antara Komisi III dan BNPT digelar.

Anggota Komisi III dari PDIP M Nurdin mengatakan pemberantasan terorisme tak bisa hanya dilakukan oleh satu pihak, melainkan harus melibatkan seluruh komponen bangsa. Karenanya, ia berharap BNPT tak hanya bekerja sama dengan aparatur pemerintah yang terkait penegakan hukum, tetapi juga dengan petugas Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) tempat narapidana terorisme dibina.

Nurdin menyoroti penempatan napi teroris yang dicampur dengan narapidana kasus kejahatan lain. Ia berharap napi teroris ditempatkan di blok khusus sesama napi teroris sehingga tak ada penyebaran ideologi kepada napi-napi lain non-kasus teroris. “Sebaiknya tak digabung,” ujarnya di ruang rapat Komisi III.

Napi Teroris Menulis Buku
Selain itu, Nurdin juga menyayangkan longgarnya pengawasan di Lapas sehingga membuat napi teroris dengan mudah menulis buku untuk menyebarkan ideologi radikal yang dianutnya. “Ada napi yang bernama Abdurrahman (Aman Abdurrahman_red) yang masih dipenjara, tapi di luar muncul bukunya ‘Mereka Memang Thagut’. Buku ini isinya menyerang negara. Ini harus diperhatikan,” jelasnya sambil menunjukan buku karya Aman Abdurrahman yang divonis sembilan tahun penjara dalam kasus pelatihan militer di Aceh.

Aman Abdurrahman bukan saja terpidana kasus terorisme pertama yang menulis buku dari jeruji besi. Sebelumnya, dua terpidana kasus Bom Bali Imam Samudra dan Amrozi juga menulis buku terkait ‘jalan’ yang mereka pilih. Imam menulis buku ‘Aku Melawan Teroris’ dan Amrozi menulis buku ‘Senyum Terakhir Sang Mujahid’.

Ansyad Mbai Serba Salah
Kepala BNPT Ansyaad Mbai mengaku serba salah memperlakukan terpidana teroris. Apabila para napi teroris dikumpulkan dalam satu blok di Lapas maka dikhawatirkan akan terjadi 'reuni' dan mereka akan merencanakan aksi baru dari balik penjara. Namun, bila napi teroris dicampur dengan napi kasus lain, maka napi tersebut dikhawatirkan akan didoktrin menjadi teroris baru ketika keluar dari penjara.

“Ini terjadi di Poso dan Medan. Kasus Penyerangan di Bank CIMB Niaga Medan itu terjadi karena pelakunya dicuci otaknya di Lapas hanya dalam waktu beberapa jam,” jelas Ansyaad.

Terkait penulisan buku, Ansyaad menuturkan bahwa sekarang sedang terjadi ‘perang buku’ antara pelaku teroris dengan eks teroris. Ia menjelaskan buku karya Aman Abdurrahman yang disebut Nurdin itu merupakan bantahan terhadap buku yang ditulis oleh eks teroris yang telah tobat.

“Awalnya, Ustadz Khairul Ghazali menulis dua buku. Yakni, Perampokan bukan fa’i dan Mereka Bukan Thagut. Buku yang bapak pegang itu merupakan jawabannya. Kami berharap para mantan teroris menulis buku-buku sebanyak mungkin untuk menderadikalisasi teman-temannya yang lain,” jelasnya.

Sementara, Anggota Komisi III dari PPP Ahmad Yani meminta agar pemberantasan teroris harus dilakukan secara hati-hati. Ia mengatakan BNPT jangan langsung mencap seseorang sebagai teroris dengan penafsiran keagamaan yang dianut oleh seseorang.

“Itu tergantung kondisi ketika dia menafsirkan,” ujarnya. Ia mencontohkan orang atau ustadz yang dekat dengan istana cenderung menafsirkan ayat lebih moderat dibanding ustadz yang bertentangan dengan penguasa.

“Dulu, sejak zaman kemerdekaan juga begitu. Ulama besar seperti Sayyid Quthb (asal Mesir) menafsirkan Al Quran dari penjara ketika ditahan oleh rezim di Mesir. Buya Hamka juga menulis tafsir Al Quran juga dari balik penjara. Mungkin isinya agak keras, karena kondisinya memang seperti itu, tetapi tak serta-merta mencap mereka sebagai teroris,” pungkasnya. [hukumonline]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Muslim Daily lainnya:

+Pasang iklan

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Pusat Jam Tangan Impor Murah

Tampil cantik dan keren dengan jam tangan impor pilihan. Tersedia koleksi ribuan jam tangan untuk pria dan wanita, harga dijamin murah.
http://timitime.asia

Infaq Dakwah Center

Digerogoti TBC Tulang, Bunda Evi Terancam Lumpuh Total. Butuh Biaya Operasi 60 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!!

Digerogoti TBC Tulang, Bunda Evi Terancam Lumpuh Total. Butuh Biaya Operasi 60 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!!

Virus TBC menggerogoti tulangnya hingga menjalar ke sumsum tulang punggung. Harus segera dioperasi untuk menghindari kelumpuhan total....

Zakat Fitrah IDC: Ramadhan Tinggal 2 Hari Lagi, Sempurnakan Ibadah Ramadhan dengan Zakat

Zakat Fitrah IDC: Ramadhan Tinggal 2 Hari Lagi, Sempurnakan Ibadah Ramadhan dengan Zakat

IDC siap menerima zakat fitrah senilai Rp 30.000 hingga 52.000 per-jiwa untuk disalurkan kepada Mustahiq dengan prioritas Muallaf dan Fakir Miskin dari kalangan aktivis Islam dan yatim....

Yatim Muallaf ini Mau Masuk Pesantren, Butuh Biaya 24 Juta Rupiah. Ayo Bantu Zakat & Infaq..!!

Yatim Muallaf ini Mau Masuk Pesantren, Butuh Biaya 24 Juta Rupiah. Ayo Bantu Zakat & Infaq..!!

Lahir dalam keluarga Kristen taat, Valentino Nainggolan menjadi muallaf dalam usia SD. Untuk memperdalam Islam, ia dan kakaknya akan melanjutkan pendidikan ke pesantren Ayo Bantu.!!!...

Sudah Satu Bulan Mushalla Kasinoman ini Hancur Diterjang Gempa. Ayo Bantu.!!

Sudah Satu Bulan Mushalla Kasinoman ini Hancur Diterjang Gempa. Ayo Bantu.!!

Sudah 30 hari mushalla korban gempa ini hancur dan belum dibangun lagi. Ramadhan akan tiba, mushalla ini sangat dibutuhkan. Ayo bantu sedekah jariyah, pahala terus mengalir tak terbatas umur....

Ustadz Purnomo, Dai Pinggiran Butuh Sanitasi MCK di Semanggi Solo. Ayo Bantu.!!

Ustadz Purnomo, Dai Pinggiran Butuh Sanitasi MCK di Semanggi Solo. Ayo Bantu.!!

Dai yang aktif berdakwah melawan pemurtadan misionaris ini tinggal di rumah sederhana tanpa kamar mandi mck. Sang istri yang berhijab kesulitan, setiap mandi, buang air dan buang hajat harus...

Latest News
Peringatan Tegas Politisi Demokrat ke KPUD dan Polri agar Pilkada Jabar Tidak Gaduh

Peringatan Tegas Politisi Demokrat ke KPUD dan Polri agar Pilkada Jabar Tidak Gaduh

Ahad, 24 Jun 2018 11:39

Utang Melonjak NegaraTergadai

Utang Melonjak NegaraTergadai

Ahad, 24 Jun 2018 08:26

Tolak Intervensi AS Atas Masalah Indonesia

Tolak Intervensi AS Atas Masalah Indonesia

Ahad, 24 Jun 2018 08:25

Divonis Hukuman Mati, Aman Abdurrahman Tolak Ajukan Banding

Divonis Hukuman Mati, Aman Abdurrahman Tolak Ajukan Banding

Ahad, 24 Jun 2018 05:30

SBY Tuding Oknum BIN, TNI dan Polri Tidak Netral dalam Pilkada

SBY Tuding Oknum BIN, TNI dan Polri Tidak Netral dalam Pilkada

Ahad, 24 Jun 2018 05:01

Laporan: Putra Mahkota Saudi Bertemu PM Israel Netanyahu Secara Rahasia di Amman

Laporan: Putra Mahkota Saudi Bertemu PM Israel Netanyahu Secara Rahasia di Amman

Sabtu, 23 Jun 2018 22:25

Ramzan Kadyrov Beri Penghargaan Warga Kehormatan Chechnya untuk Striker Mesir Mo Salah

Ramzan Kadyrov Beri Penghargaan Warga Kehormatan Chechnya untuk Striker Mesir Mo Salah

Sabtu, 23 Jun 2018 22:10

Sejumlah Negara Arab Tekan Presiden Mahmoud Abbas Terima Kesepakatan Trump

Sejumlah Negara Arab Tekan Presiden Mahmoud Abbas Terima Kesepakatan Trump

Sabtu, 23 Jun 2018 21:55

Menteri Kehakiman Israel Peringatkan Perang Baru di Laut Gaza

Menteri Kehakiman Israel Peringatkan Perang Baru di Laut Gaza

Sabtu, 23 Jun 2018 21:40

Puluhan Ribu Warga Sipil Dara'a Melarikan Diri Akibat Serangan Rezim Assad

Puluhan Ribu Warga Sipil Dara'a Melarikan Diri Akibat Serangan Rezim Assad

Sabtu, 23 Jun 2018 21:23

Kekuatan Doa Seorang Muslim

Kekuatan Doa Seorang Muslim

Sabtu, 23 Jun 2018 20:23

Dakwah, Menyeramkan atau Menyelamatkan?

Dakwah, Menyeramkan atau Menyelamatkan?

Sabtu, 23 Jun 2018 19:18

Rekontruksi Sistem Pencalonan Capres  dan Cawapres pada Pilpres Tahun 2019

Rekontruksi Sistem Pencalonan Capres dan Cawapres pada Pilpres Tahun 2019

Sabtu, 23 Jun 2018 18:00

Menuntaskan Reformasi

Menuntaskan Reformasi

Sabtu, 23 Jun 2018 15:47

Allah Maha Segala Sumber (Perkenalan Allah)

Allah Maha Segala Sumber (Perkenalan Allah)

Sabtu, 23 Jun 2018 13:40

Celaka, Rupiah Terpuruk Utang Bertumpuk!

Celaka, Rupiah Terpuruk Utang Bertumpuk!

Sabtu, 23 Jun 2018 11:38

Era Revolusi Industri 4.0, Peluang Atau Ancaman?

Era Revolusi Industri 4.0, Peluang Atau Ancaman?

Sabtu, 23 Jun 2018 11:00

Vonis Dunia yang Meninggikan Derajat Manusia

Vonis Dunia yang Meninggikan Derajat Manusia

Sabtu, 23 Jun 2018 09:34

[Puisi] Palestina, Muslim yang Tak terkalahkan

[Puisi] Palestina, Muslim yang Tak terkalahkan

Sabtu, 23 Jun 2018 07:40

Rasisme tak Berujung, Israel Makin tak Mengerti Arti Kemanusiaan

Rasisme tak Berujung, Israel Makin tak Mengerti Arti Kemanusiaan

Sabtu, 23 Jun 2018 07:18


Reseller tas batam

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X