Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
3.943 views

Buku 'Ya Mereka Memang Thaghut' itu Menyerang Negara, kata Anggota DPR

Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) kini memiliki mitra kerja baru di DPR. Bila sebelumnya BNPT bermitra dengan Komisi VIII yang membidangi agama, kali ini BNPT ‘dipasangkan’ dengan Komisi III yang membidangi masalah hukum, keamanan dan HAM. Kemarin, Senin (19/3), rapat dengar pendapat (RDP) perdana antara Komisi III dan BNPT digelar.

Anggota Komisi III dari PDIP M Nurdin mengatakan pemberantasan terorisme tak bisa hanya dilakukan oleh satu pihak, melainkan harus melibatkan seluruh komponen bangsa. Karenanya, ia berharap BNPT tak hanya bekerja sama dengan aparatur pemerintah yang terkait penegakan hukum, tetapi juga dengan petugas Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) tempat narapidana terorisme dibina.

Nurdin menyoroti penempatan napi teroris yang dicampur dengan narapidana kasus kejahatan lain. Ia berharap napi teroris ditempatkan di blok khusus sesama napi teroris sehingga tak ada penyebaran ideologi kepada napi-napi lain non-kasus teroris. “Sebaiknya tak digabung,” ujarnya di ruang rapat Komisi III.

Napi Teroris Menulis Buku
Selain itu, Nurdin juga menyayangkan longgarnya pengawasan di Lapas sehingga membuat napi teroris dengan mudah menulis buku untuk menyebarkan ideologi radikal yang dianutnya. “Ada napi yang bernama Abdurrahman (Aman Abdurrahman_red) yang masih dipenjara, tapi di luar muncul bukunya ‘Mereka Memang Thagut’. Buku ini isinya menyerang negara. Ini harus diperhatikan,” jelasnya sambil menunjukan buku karya Aman Abdurrahman yang divonis sembilan tahun penjara dalam kasus pelatihan militer di Aceh.

Aman Abdurrahman bukan saja terpidana kasus terorisme pertama yang menulis buku dari jeruji besi. Sebelumnya, dua terpidana kasus Bom Bali Imam Samudra dan Amrozi juga menulis buku terkait ‘jalan’ yang mereka pilih. Imam menulis buku ‘Aku Melawan Teroris’ dan Amrozi menulis buku ‘Senyum Terakhir Sang Mujahid’.

Ansyad Mbai Serba Salah
Kepala BNPT Ansyaad Mbai mengaku serba salah memperlakukan terpidana teroris. Apabila para napi teroris dikumpulkan dalam satu blok di Lapas maka dikhawatirkan akan terjadi 'reuni' dan mereka akan merencanakan aksi baru dari balik penjara. Namun, bila napi teroris dicampur dengan napi kasus lain, maka napi tersebut dikhawatirkan akan didoktrin menjadi teroris baru ketika keluar dari penjara.

“Ini terjadi di Poso dan Medan. Kasus Penyerangan di Bank CIMB Niaga Medan itu terjadi karena pelakunya dicuci otaknya di Lapas hanya dalam waktu beberapa jam,” jelas Ansyaad.

Terkait penulisan buku, Ansyaad menuturkan bahwa sekarang sedang terjadi ‘perang buku’ antara pelaku teroris dengan eks teroris. Ia menjelaskan buku karya Aman Abdurrahman yang disebut Nurdin itu merupakan bantahan terhadap buku yang ditulis oleh eks teroris yang telah tobat.

“Awalnya, Ustadz Khairul Ghazali menulis dua buku. Yakni, Perampokan bukan fa’i dan Mereka Bukan Thagut. Buku yang bapak pegang itu merupakan jawabannya. Kami berharap para mantan teroris menulis buku-buku sebanyak mungkin untuk menderadikalisasi teman-temannya yang lain,” jelasnya.

Sementara, Anggota Komisi III dari PPP Ahmad Yani meminta agar pemberantasan teroris harus dilakukan secara hati-hati. Ia mengatakan BNPT jangan langsung mencap seseorang sebagai teroris dengan penafsiran keagamaan yang dianut oleh seseorang.

“Itu tergantung kondisi ketika dia menafsirkan,” ujarnya. Ia mencontohkan orang atau ustadz yang dekat dengan istana cenderung menafsirkan ayat lebih moderat dibanding ustadz yang bertentangan dengan penguasa.

“Dulu, sejak zaman kemerdekaan juga begitu. Ulama besar seperti Sayyid Quthb (asal Mesir) menafsirkan Al Quran dari penjara ketika ditahan oleh rezim di Mesir. Buya Hamka juga menulis tafsir Al Quran juga dari balik penjara. Mungkin isinya agak keras, karena kondisinya memang seperti itu, tetapi tak serta-merta mencap mereka sebagai teroris,” pungkasnya. [hukumonline]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Muslim Daily lainnya:

+Pasang iklan

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Pusat Jam Tangan Impor Murah

Tampil cantik dan keren dengan jam tangan impor pilihan. Tersedia koleksi ribuan jam tangan untuk pria dan wanita, harga dijamin murah.
http://timitime.asia

Infaq Dakwah Center

Keluarga Muallaf dan Yatim Dhuafa Butuh Modal Usaha 11,5 Juta Rupiah, Ayo Bantu!!!

Keluarga Muallaf dan Yatim Dhuafa Butuh Modal Usaha 11,5 Juta Rupiah, Ayo Bantu!!!

Dalam iman, rumah tangga muallaf ini sangat bahagia. Namun dalam hal ekonomi, pasangan pengamen dan tukang ojek yang memiliki 3 yatim ini sangat dhuafa dan memprihatinkan....

Mushalla di Pelosok Butuh Biaya Renovasi 20 Juta Rupiah. Ayo Bantu..!!!

Mushalla di Pelosok Butuh Biaya Renovasi 20 Juta Rupiah. Ayo Bantu..!!!

Mushalla ini sudah sangat rapuh dan tidak layak, harus direnovasi total. Mari sisihkan harta, amal jariyah, pahalanya terus mengalir tak terbatas umur, bonus property abadi di Surga...

Bayi Anak Ustadz Pesantren Qur'an ini Kritis Menderita Toxoplasmosis. Ayo Bantu.!!!

Bayi Anak Ustadz Pesantren Qur'an ini Kritis Menderita Toxoplasmosis. Ayo Bantu.!!!

Sudah 9 hari bayi Tazkia kritis terinfeksi toxoplasma. Sang ayah, Ustadz Yusron pengasuh pesantren Tahfizh Al-Qur'an Sukoharjo terbentur biaya yang sudah mencapai 31 juta rupiah...

Dihantam Truk Tronton, Ustadz Hibatullah Tak Sadarkan Diri 7 Hari. Ayo Bantu.!!!

Dihantam Truk Tronton, Ustadz Hibatullah Tak Sadarkan Diri 7 Hari. Ayo Bantu.!!!

Mujahid Dakwah ini mengalami kecelakaan hebat: rahangnya bergeser harus dioperasi; bibir atas sobek hingga hidung; tulang pinggul retak. Ayo bantu supaya bisa beraktivitas dakwah lagi....

Keluarga Yatim Muallaf Hidup Serba Kekurangan. Ayo Bantu Beasiswa dan Modal Usaha.!!

Keluarga Yatim Muallaf Hidup Serba Kekurangan. Ayo Bantu Beasiswa dan Modal Usaha.!!

Tak berselang lama setelah berikrar masuk Islam bersama seluruh keluarganya, Ganda Korwa wafat meninggalkan istri dan 6 anak yatim. Kondisi mereka sangat mengenaskan....

Latest News
Protes Keputusan Trump, Demonstran Chili: Yerusalem Adalah Palestina

Protes Keputusan Trump, Demonstran Chili: Yerusalem Adalah Palestina

Selasa, 12 Dec 2017 16:34

Liberalisasi Listrik membuat Rakyat makin Tercekik

Liberalisasi Listrik membuat Rakyat makin Tercekik

Selasa, 12 Dec 2017 13:24

Tshirt As Sirah (1): KAOS TEMATIK NAMA SAHABAT NABI, CERNA KISAHNYA DAN MILIKI KAOSNYA

Tshirt As Sirah (1): KAOS TEMATIK NAMA SAHABAT NABI, CERNA KISAHNYA DAN MILIKI KAOSNYA

Selasa, 12 Dec 2017 11:41

FRTR: Reklamasi Proyek Penipuan Penguasa Kepada Rakyat

FRTR: Reklamasi Proyek Penipuan Penguasa Kepada Rakyat

Selasa, 12 Dec 2017 11:24

Pasang Iklan selamanya di Web & Facebook Voa-Islam dilihat 500 Ribu fans!

Pasang Iklan selamanya di Web & Facebook Voa-Islam dilihat 500 Ribu fans!

Selasa, 12 Dec 2017 10:55

Mantan Ibu Mertua Adalah Mahram; Boleh Bersalaman Dengannya!

Mantan Ibu Mertua Adalah Mahram; Boleh Bersalaman Dengannya!

Selasa, 12 Dec 2017 09:32

Inilah Bantahan Seruan Hijrah Tinggalkan Palestina

Inilah Bantahan Seruan Hijrah Tinggalkan Palestina

Selasa, 12 Dec 2017 09:32

Konferensi Perdamaian Dunia, Menag: Indonesia Bersama Palestina

Konferensi Perdamaian Dunia, Menag: Indonesia Bersama Palestina

Selasa, 12 Dec 2017 06:10

Tokoh Tionghoa: Umat Beragama Harus Bersatu Lawan Arogansi AS

Tokoh Tionghoa: Umat Beragama Harus Bersatu Lawan Arogansi AS

Selasa, 12 Dec 2017 06:00

VIDEO : Utang Hampir Rp. 4.000 Triliun, How High Can You Go?

VIDEO : Utang Hampir Rp. 4.000 Triliun, How High Can You Go?

Senin, 11 Dec 2017 21:06

Ustadz Abdul Somad Disebut Mendapat Perlakuan Tidak Manusiawi, Kemana Polisi?

Ustadz Abdul Somad Disebut Mendapat Perlakuan Tidak Manusiawi, Kemana Polisi?

Senin, 11 Dec 2017 20:33

Mendadak Ganti Panglima TNI, Pengamanan Agenda 2019?

Mendadak Ganti Panglima TNI, Pengamanan Agenda 2019?

Senin, 11 Dec 2017 19:41

Bedanya Izin Proyek Perumahan Meikarta Dibongkar Wagub Jawa Barat

Bedanya Izin Proyek Perumahan Meikarta Dibongkar Wagub Jawa Barat

Senin, 11 Dec 2017 19:33

Dianggap Kotori Halaman Twitter-nya, Mahfud MD Akhiri Debat Soal Khilafah

Dianggap Kotori Halaman Twitter-nya, Mahfud MD Akhiri Debat Soal Khilafah

Senin, 11 Dec 2017 18:33

DSKS: Putuskan Hubungan Diplomatik dengan AS

DSKS: Putuskan Hubungan Diplomatik dengan AS

Senin, 11 Dec 2017 18:22

Tokoh Islam Alami Persekusi? DPR: Serangan kepada NKRI

Tokoh Islam Alami Persekusi? DPR: Serangan kepada NKRI

Senin, 11 Dec 2017 17:33

FPI: Indonesia Harus Berperan Aktif Bebaskan Al Quds

FPI: Indonesia Harus Berperan Aktif Bebaskan Al Quds

Senin, 11 Dec 2017 17:26

Shalat Kurang Satu Rakaat; Cara Meyempurnakannya?

Shalat Kurang Satu Rakaat; Cara Meyempurnakannya?

Senin, 11 Dec 2017 17:24

(Video) Jawara Betawi Injak-injak Serta Bakar Bendera AS dan Israel di Depan Kedubes AS

(Video) Jawara Betawi Injak-injak Serta Bakar Bendera AS dan Israel di Depan Kedubes AS

Senin, 11 Dec 2017 17:17

Pesilat Pagar Nusa Siap Jihad ke Palestina

Pesilat Pagar Nusa Siap Jihad ke Palestina

Senin, 11 Dec 2017 17:13


Mukena bordir mewar harga murah

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X