Hidup di Zaman Fitnah: Ujian Iman dan Jalan KeselamatanKamis, 02 Apr 2026 12:00 |
|
Kesempatan Tidak Datang Dua KaliKamis, 02 Apr 2026 10:37 |

Diposting Jum'at, 07-12-2012 | 14:28:37 WIB
|
|
| Peserta pelatihan militer di Ukraina, Gerrard Little adalah salah satu pesertanya |
PAPUA, muslimdaily.net - Dalam sepekan terakhir dua warga negara asing ditangkap aparat kaitannya dengan situasi yang terjadi di Papua.
Satu orang warga Ukraina Wapinenko Shapirenko, 36, ditangkap aparat seusai mengikuti syukuran HUT Organisasi Papua Merdeka (OPM) di Kantor Dewan Adat Papua Wilayah III, Manokwari, Papua Barat, Sabtu lalu 01/12.
![]() |
| Wapinenko Shapirenko saat ditangkap |
Sementara warga asing lainnya ditangkap di Australia. Gerard Michael Little (45) ditangkap di Bandara Internasional Brisbane pada Selasa (04/12) malam ketika mencoba terbang ke Papua Nugini. Gerard ditangkap karena diduga akan menggelar latihan militer untuk mendukung perlawanan rakyat Papua.
Meski kedua warga asing tersebut berasal dari negara yang berbeda, yakni Ukraina dan Australia. Namun ada yang menghubungkan, karena ternyata Gerard Michael Little pernah menjalani latihan militer di Ukraina, negara asal dari Wapinenko Shapirenko.
Keterlibatan Asing di Papua
![]() |
| Gerrard Michael Little saat di Ukraina |
Mengenai dugaan keterlibatan asing di Papua, Menko Polhukan Djoko Suyanto sendiri menilai memang ada keterlibatan itu.
"Pasti ada, di luar-luar itu kan juga suara-suara seperti itu selalu digaungkan. Di Inggris kemarin juga ada, di Amerika masih ada. Tapi apakah itu lalu merepresentasikan seluruh dunia. Ya kan? bagaimana kita membangun Papua, kita percepat, kita perluas. Policy, lima kebijakan dasar presiden untuk Papua itu yang menjawab itu," ujar Djoko di Kantor Presiden, Jakarta, Senin (3/12/2012) dikutip detik.com.
Warga Ukraina Dukung OPM
Seperti diketahui, Penangkapan Shapirenko alias Artem dilakukan sekitar pukul 13.00 WIT (Sabtu 01/12) ketika yang bersangkutan keluar dari Kantor Dewan Adat Papua. Kericuhan sempat terjadi lantaran Artem yang berambut dan berjenggot lebat pirang itu dipaksa masuk ke mobil polisi sambil meneriakkan yel-yel "Papua Merdeka" seperti yang terlihat di tayangan televisi.
Puluhan warga mencoba menghalangi penangkapan tersebut. Namun, petugas Polres Manokwari dan Brimob Polda Papua segera meringkus Artem. Ia kemudian dibawa ke Kantor Polres Manokwari untuk dimintai keterangan.
Pertanyaannya, sudah berapa banyak warga negara Ukraina lain atau warga negara asing yang saat ini sudah berada di Papua?
+Pasang iklan
FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id
Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com
Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com
Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%.
Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com
Hidup di Zaman Fitnah: Ujian Iman dan Jalan KeselamatanKamis, 02 Apr 2026 12:00 |
|
Kesempatan Tidak Datang Dua KaliKamis, 02 Apr 2026 10:37 |
