Pascapertemuan Presiden dan Tokoh Ormas, Bachtiar Nasir Beri Catatan Kritis Soal BoPRabu, 04 Feb 2026 11:25 |
|
Berdiri dan Acungkan Jari saat jenazah Lewat, Adakah Tuntunannya?Selasa, 03 Feb 2026 15:05 |
|
Alur Lengkap Kasus Epstein: Dari 1990 Hingga SekarangSelasa, 03 Feb 2026 14:40 |
|
Jumlah Korban Tewas di Gaza Meningkat Jadi 71.800 Sejak Oktober 2023Selasa, 03 Feb 2026 10:14 |
|
MUI Pastikan Terus Bela Warga Terdampak PIK 2 Meski PSN Telah DibatalkanSelasa, 03 Feb 2026 09:07 |
|
Malam Nishfu Sya'ban: Malam Pengampunan dan Introspeksi DiriSenin, 02 Feb 2026 15:02 |
|
Allah Turun ke Langit Dunia di Malam Nishfu Sya'ban?Senin, 02 Feb 2026 10:45 |
|
KH Bachtiar Nasir: Solidaritas Negara Teluk Tunjukkan Pelemahan Hegemoni Militer ASSenin, 02 Feb 2026 00:31 |
|
'Loss of Adab,' Akar Masalah Dakwah KontemporerAhad, 01 Feb 2026 17:10 |
|
Pesan WhatsApp untuk Meminta Maaf Menjelang Ramadan, Apa Hukumnya?Ahad, 01 Feb 2026 02:37 |


BANDUNG, muslimdaily.net - Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jawa Timur yang menyatakan Syiah termasuk aliran sesat mendapatkan dukungan dari Dewan Da'wah Kota Bandung. "Geliat kelompok Syiah yang saat ini tengah membangun kekuatan termasuk dalam bidang politik harus betul-betul diwaspadai oleh seluruh ormas dan aktivis Islam,". Hal itu ditegaskan Ketua Dewan Da'wah Islamiyah Indonesia Kota Bandung saat membuka Rapat Kerja Dewan Da'wah Kota Bandung di Aula Gedung Ad-Dakwah, Jalan Batik Halus 25, (Senin, 03/06).



