Kamis, 21 Rajab 1447 H / 8 Januari 2026 10:31 wib
1.206 views
Anies Curhat Waktu Santainya dengan Istri Terganggu Gegara Stand Up Pandji: Ramai Kena Mention
Gelombang perbincangan publik yang dipicu oleh pertunjukan stand-up comedy MENS REA karya Pandji Pragiwaksono ternyata tak berhenti di panggung hiburan. Riaknya menjalar ke ranah politik, menyeret kembali nama Anies Baswedan ke pusat sorotan.
Bukan karena pidato, bukan pula karena manuver politik terbaru, melainkan karena satu fakta lama yang kembali diungkit: Pandji Pragiwaksono pernah berada di barisan pendukung Anies Baswedan.
Sejak MENS REA viral dan menuai pro-kontra, media sosial berubah menjadi arena tafsir.
Kritik, satire, hingga roasting politik yang dibawakan Pandji membuat publik menelusuri ulang jejak sang komika termasuk afiliasi politiknya di masa lalu.
Dari Panggung Komedi ke Pusaran Politik
MENS REA bukan pertunjukan biasa. Pandji dengan sadar membawa isu politik ke panggung, menyentuh figur-figur kekuasaan, relasi publik dengan pemimpin, hingga cara masyarakat memaknai demokrasi.
Di titik itulah, karya ini melampaui sekadar hiburan.
Nama-nama pejabat disebut. Ekspresi pemimpin diriset. Dan publik pun bereaksi.
Namun, di tengah riuh itu, sebagian warganet justru mengalihkan fokus: bukan hanya pada materi komedi, melainkan pada siapa Pandji dan dari mana posisinya berbicara.
Jejak Lama yang Kembali Dibuka
Tak sedikit yang mengingat bahwa Pandji Pragiwaksono pernah secara terbuka menyatakan dukungan kepada Anies Baswedan pada kontestasi politik sebelumnya.
Ia bahkan sempat terlibat sebagai bagian dari tim pendukung fakta yang kala itu tak terlalu dipersoalkan, namun kini kembali diperdebatkan.
Di ruang digital, narasi pun bercabang. Ada yang menilai dukungan politik Pandji di masa lalu tak mengurangi independensi kritiknya hari ini.
Ada pula yang curiga, menuding adanya motif atau keberpihakan tersembunyi.
Anies Baswedan pun ikut terseret, meski tak tampil di panggung MENS REA dan tak mengucapkan sepatah kata pun soal pertunjukan itu.
Anies Heran Namanya Terseret

Menariknya, Anies tidak merespons langsung kontroversi tersebut.
Tak ada klarifikasi, tak ada pembelaan, tak ada bantahan. Namun justru keheningan itulah yang membuat namanya terus disebut.
Satu unggahan ringan Anies dari London yang menyinggung namanya ramai disebut gara-gara Pandji malah mempertegas bahwa percakapan publik memang sedang mengarah ke sana.
“POV, bingung lagi break di London sama Fery tapi kok tetap ramai kena mention gara-gara @pandjipragiwaksono.”
Kalimat sederhana itu langsung menyedot perhatian warganet.
Ketika Jarak Tak Mampu Meredam Percakapan Publik
Unggahan Anies tersebut menangkap momen santai dirinya bersama sang istri, Fery Farhati, di tengah waktu jeda mereka di London.
Tidak ada mimbar, tidak ada mikrofon, tidak ada panggung politik.
Hanya dua insan yang tampak sedang mengamati sesuatu di layar ponsel barangkali notifikasi yang terus berdatangan tanpa henti.
Namun justru dari jarak sejauh itulah, Anies kembali terseret ke pusaran percakapan publik.
Nama Pandji Pragiwaksono, komika yang tengah ramai dibicarakan lewat special show MENS REA, menjadi penghubung antara sunyi London dan riuh media sosial Indonesia.
Mention demi mention mengalir, menembus batas geografis, menjadikan masa jeda Anies tak benar-benar sunyi.
Satu Foto, Banyak Tafsir
Unggahan itu bukan sekadar potret liburan. Ia menjadi simbol bagaimana figur publik, khususnya tokoh politik, tak pernah benar-benar lepas dari sorotan.
Bahkan ketika berada di luar negeri, bahkan saat sedang “break”.
Bagi sebagian warganet, unggahan ini dibaca sebagai respons santai bahkan humoris terhadap dinamika yang sedang berkembang.
Bagi yang lain, ini adalah potret realitas politik modern: ketika percakapan publik tak lagi mengenal waktu, tempat, maupun jarak. [TribunTrends/Jonisetiawan PurWD/voa-islam.com]
Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!