Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah
Facebook RSS
13.938 views

Pejuang Islam Suriah Menjelang Kemenangan

Cairo (voa-islam.com) Perang di Suriah antara para pejuang Islam dengan rezim Bashar al-Assad, sudah sampai pada ujungnya. Dengan kekalahan rezim Bashar al-Assad yang merupakan bentuk rezim yang melakukan kejahatan kemanusiaan, dan tanpa ada bandingannya dalam sejarah kemanusiaan.

Satu-satunya negara kunci yang menjadi pendukung rezim Bashar al-Assad, yaitu Rusia, mengakui bahwa kekalahan Bashar al-Assad soal waktu. Sudah tidak mungkin lagi mempertahankan Bashar al-Assad, karena sudah posisinya sudah sangat melemah.

Banyak faktor yang menyebabkan melemahnya rezim Bashar al-Assad, yang sekarang ini berusaha mempertahankan kekuasaannya, yang semakin rapuh. Usaha-usaha diplomatik terus diupayakan, mengakhiri pertumpahan darah di Suriah.Meskipun, Bashar al-Assad, masih bergeming dengan kekuasaannya, tetapi kondisinya sudah sangat rapuh.

Pertama, rezim Bashar al-Assad, menghadapi embargo internasional, termasuk Dunia Arab, dan negara-negara di daerah  "front line" (garis depan) dengan Suriah, semua melakukan embargo terhadap Suriah. Seperti Mesir, Turki, Jordan, dan Arab Saudi, melakukan embargo terhadap Suriah. Kecuali, Lebanon dan Iran, yang memang memiliki kesamaan ideologis, yaitu Syiah.

Kedua, rezim Bashar al-Assad, menghadapi begitu banyak tokoh militer yang membelot ke Turki, Jordan, dan Eropa. Termasuk sejumlah pejabat penting yang  menjadi orang kepercayaan Bashar al-Assad, membelot, dan meninggalkan Bashar al-Assad. Orang-orang yang menjadi tokoh utama dalam pemerintahannya, sebagian besar telah meninggalkan Bashar al-Assad.

Ketiga, kondisi ekonomi yang semakin memburuk, akibat situasi perang, dan embargo ekonomi, yang dilakukan oleh sejumlah negara, termasuk Barat, semua itu membuat  rezim Bashar al-Assad, sulit akan terus bertahan di dalam kekuasaannya. Bashar kehilangan dukungan ekonomi yang semakin sulit, dan ini  sulit Bashar lebih lama. Satu-satunya dukungan ekonomi kepada Bashar sekarang ini, hanyalah dari Iran, dan dalam bentuk dana tunai, guna mempertahankan kekuasaannya.

Keempat, Bashar  al-Assad telah kehilangan kontrol terhadap kekuasaan, terutama kalangan militer, dan badan intelijen yang semakin melemah, akibat banyak pembelotan, yang terus berlangsung, sampai saat ini. Posisi Bashar al-Assad, semakin memburuk, banyak informasi yang penting, bocor kepada fihak pejuang Islam, yang bersumber dari para pejabat intelijen, yang masih ada dalam pemerintahannya, tetapi sudah tidak lagi loyak terhadap Bashar.

Kelima, kekuatan pejuang Islam, yang sekarang mulai terkoordinasi, dan dukungan senjata, serta banyak pejuang Islam dari berbagai masuk ke Suriah,melalui Turki, Lebanon, Jordania, dan Irak, membuat kekuatan pejuang Islam Suriah, semakin membaik, dan mempu melakukan perlawanan terhadap pasukan elite Suriah,terutama dari Garda Republik, yang selama ini menjadi tulang punggung Bashar al-Assad.

Dengan kondisi seperti itu, posisi Bashar al-Assad, sudah sangat lemah, dan menurut kabar, Bashar al-Assad, dan keluarganya telah melarikan diri, ke Latakia, kota pesisir yang menjadi pusat gerakan kelompok Syiah, yang selama ini menjadi tulang punggung Bashar al-Assad.

Karena itu, situasi yang sudah sangat kritis, yang dihadapi oleh rezim Bashar al-Assad itu, Menteri Luar Negeri Rusia, Sergey Lavrov mengunjungi Cairo, dan bertemu dengan Sekjen Liga Arab Nabil Elaraby, dan ingin melakukan pengalihan kekuasaan, secara damai, guna menyelamatkan Bashar al-Assad. Karena serangan pejuang Islam di Suriah, sekarang terus maju, sampai ke Istana di Damaskus, yang menjadi pusat pemerintahan Bashar.

"Ada tanda-tanda kecenderungan positif untuk memulai dialog dan kedua perwakilan pemerintah dan oposisi telah mulai berbicara tentang hal ini," kata Lavrov dalam konferensi pers bersama dengan Elaraby.

"Untuk saat ini kedua belah pihak masih mengajukan prasyarat bagi dialog, tetapi, menurut pandangan kita bersama, adanya kesiapan memulai dialog, kemudian menyetujui parameter bagi penyelesaian konflik di Suriah", ujarnya

Rusia, sekutu lama Presiden Bashar al-Assad, dan menjadi pemasok utama senjata Suriah dalam skala besar. Ini yang ikut menghancurkan kehidupan di Suriah. Rusia sudah tiga melakukan veto terhadap tiga resolusi Dewan Keamanan PBB, guna mengakhiri perang yang terjadi di Suriah, yang sudah menelan korban sipil lebih 100.000 orang tewas.

Menteri Luar Negeri Suriah Walid al-Moualim, yang mengunjungi Moskow, dan bertemu dengan Lavrov, kemungkinan akan melakukan pembicaraan dengan tokoh oposisi Suriah, Muaz al-Khatib, Maret mendatang, ujarnya,  Senin. Pertemuan itu, sudah membahasa cara-cara mengkhiri konflik, dan sekaligus, membuat persetujuan, di mana Bashar al-Assad, mengundurkan diri dengan jaminan, dan mendapatkan suaka politik di negera yang aman..

"Kami menyambut baik inisiatif Rusia. Dan,  Alkhatib mengusulkan memulai dialog dengan pemerintah, dan saya pikir kita akan mencapai tujuan ini," kata Elaraby, sesudah melakukan pembicaraan dengan para Menteri Luar Negeri, seperti Mesir, Jordania, Irak, Kuwait, dan Lebanon.

Tentu, masa depan Suriah, nampaknya masih sangast jauh akan mencapai stabilitas, dan tranformasi politik, karena masalah yang paling pokok, pasca jatuhnya Bashar al-Assad, yaitu bentuk pemerintahan baru. Karena, para pejuang Islam ingin dibentuk model pemerintahan Islam, menggantikan pemerintahan sekuler Alawiyyin-Syiah.

Barat dan Eropa serta sejumlah negara Arab, termasuk Arab Saudi, belum mau mendukung pemerintahan baru, yang diinginkan oleh para pejuang Islam, sebuah pemerintahan baru yang bercorak Islam, seperti yang diinginkan oleh para pejuang Islam, yang sekarang sudah mendekati ibukota  Suriah, Damaskus. Wallahu'alam.

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Opini Redaksi lainnya:

+Pasang iklan

NABAWI HERBA Distributor & Supplier Herbal

Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60% Pembelian bisa campur produk >1.600 jenis produk dari ratusan Produsen yang kami distribusikan
http://www.anekaobatherbal.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Obat Herbal Mabruuk

Sedia obat herbal berbagai penyakit: Kolesterol, Maag,Asma, Diabetes, Darah Tinggi, Jantung, Kanker, Asam Urat, Nyeri Haid, Lemah Syahwat, Kesuburan, Jerawat, Pelangsing, dll
http://www.herbalmabruuk.com

Royal Islam Indonesia Umroh & Haji Tours

Paket umroh, Paket Umroh Ramadhan, Paket Haji Plus, Paket Wisata Cairo. Mulai $ 2.000
http://royalislamindonesia.com

Infaq Dakwah Center

Tebar Qurban ke Pesantren, Penjara, Keluarga Mujahid, Dakwah Pedalamandan dan Rawan Pemurtadan

Tebar Qurban ke Pesantren, Penjara, Keluarga Mujahid, Dakwah Pedalamandan dan Rawan Pemurtadan

Qurban adalah amal shalih yang paling utama. Mari berqurban ke pesantren, penjara, keluarga mujahid, dakwah pedalamandan dan rawan pemurtadan. ...

Muhammad Chair Mujahid LP Medan Wafat, Enam Anaknya Menjadi Yatim. Ayo Bantu!!!

Muhammad Chair Mujahid LP Medan Wafat, Enam Anaknya Menjadi Yatim. Ayo Bantu!!!

Muhammad Chair adalah seorang mujahid yang sedang menjalani vonis 9 tahun penjara di LP Medan, Sumatera Utara. Keenam anaknya berstatus yatim, menjadi tanggung jawab kaum Muslimin....

Ummi Syaja'ah Istri Mujahid Sudah Dioperasi, Biaya 30 Juta Rupiah Sudah Dilunasi

Ummi Syaja'ah Istri Mujahid Sudah Dioperasi, Biaya 30 Juta Rupiah Sudah Dilunasi

Kondisi Ummi Syaja'ah membaik pasca operasi. Untuk mengobati Serosis Hepatis (pengerasan hati) yang dideritanya, ditempuh terapi thibbun nabawi di rumah sehat Naturaid Jombang....

Masjid dan Kios Muslim di Tolikara Papua Dibakar Teroris Kristen. Ayo Bantu Jihad Harta..!!!

Masjid dan Kios Muslim di Tolikara Papua Dibakar Teroris Kristen. Ayo Bantu Jihad Harta..!!!

Umat Islam Tolikara Papua dizalimi mayoritas Kristen. Muslimah dilarang berjilbab menutup aurat, shalat Id dibubarkan paksa, masjid dibakar dan belasan kios aset umat Islam dibumihanguskan....

Yatim Penderita Tumor Ganas Tutup Usia, Donasi Rp 17 Juta Telah Disalurkan

Yatim Penderita Tumor Ganas Tutup Usia, Donasi Rp 17 Juta Telah Disalurkan

Akhwat yatim Rika Suranti tutup usia. Total dana Rp 17.200.000 telah diserahkan, semoga para donatur mendapat tiket masuk surga bersama Rasulullah SAW sedekat dua jari....

Latest News
RAPBN: Target Pajak di Genjot, Beban Rakyat Ditambah

RAPBN: Target Pajak di Genjot, Beban Rakyat Ditambah

Kamis, 03 Sep 2015 23:15

DDII Bandung: Ganyang PKI, Turunkan Jokowi

DDII Bandung: Ganyang PKI, Turunkan Jokowi

Kamis, 03 Sep 2015 22:55

Mantan Sersan Kepala Angkatan Udara Belanda Bergabung dengan Islamic State?

Mantan Sersan Kepala Angkatan Udara Belanda Bergabung dengan Islamic State?

Kamis, 03 Sep 2015 22:18

MUI Harus Lebih Tegas Memelihara Aqidah Ahlussunnah wal Jama'ah

MUI Harus Lebih Tegas Memelihara Aqidah Ahlussunnah wal Jama'ah

Kamis, 03 Sep 2015 22:15

Para Penakluk Ahzab dalam Lintasan Sejarah (bagian-1)

Para Penakluk Ahzab dalam Lintasan Sejarah (bagian-1)

Kamis, 03 Sep 2015 21:50

Turki Kecewa Atas Eropa yang Ubah Lautan menjadi Kuburan

Turki Kecewa Atas Eropa yang Ubah Lautan menjadi Kuburan

Kamis, 03 Sep 2015 21:45

Astagfirullah! Tempat Pelacuran Masuk Brosur Pariwisata Pemda DKI Jakarta

Astagfirullah! Tempat Pelacuran Masuk Brosur Pariwisata Pemda DKI Jakarta

Kamis, 03 Sep 2015 21:30

Masihkah Masyarakat Dunia Menutup Mata Atas Penderitaan Mereka?

Masihkah Masyarakat Dunia Menutup Mata Atas Penderitaan Mereka?

Kamis, 03 Sep 2015 19:57

Serangan Udara Saudi Hancurkan Gudang Senjata Pemberotak Syi'ah Houtsi di Sana'a

Serangan Udara Saudi Hancurkan Gudang Senjata Pemberotak Syi'ah Houtsi di Sana'a

Kamis, 03 Sep 2015 19:35

Junta Militer Mesir Akan Banjiri Terowongan 'Kehidupan' ke Gaza dengan Air

Junta Militer Mesir Akan Banjiri Terowongan 'Kehidupan' ke Gaza dengan Air

Kamis, 03 Sep 2015 19:00

Tolak Tokoh Pembantai ke Indonesia, ISFH Siap Hadang di Istana

Tolak Tokoh Pembantai ke Indonesia, ISFH Siap Hadang di Istana

Kamis, 03 Sep 2015 15:45

Zionis Israel Serang Markas Pelatihan Hamas di Gaza

Zionis Israel Serang Markas Pelatihan Hamas di Gaza

Kamis, 03 Sep 2015 15:35

Akui Tidak Ada Dasar Hukumnya, Ahok Tetap Belikan Mobil Baru

Akui Tidak Ada Dasar Hukumnya, Ahok Tetap Belikan Mobil Baru

Kamis, 03 Sep 2015 14:45

Sudah Kepalang Janji dengan Cina, Buwas pun Dikorbankan Pemerintah

Sudah Kepalang Janji dengan Cina, Buwas pun Dikorbankan Pemerintah

Kamis, 03 Sep 2015 13:45

Rihlah Cordoba: Menjadi Saksi Masjid yang Diubah Menjadi Gereja

Rihlah Cordoba: Menjadi Saksi Masjid yang Diubah Menjadi Gereja

Kamis, 03 Sep 2015 12:57

Bohongi KMP, PAN Main Dua Kaki

Bohongi KMP, PAN Main Dua Kaki

Kamis, 03 Sep 2015 12:45

Kesimpulan Hakim Prancis Yasser Arafat Meninggal Bukan Karena Diracun

Kesimpulan Hakim Prancis Yasser Arafat Meninggal Bukan Karena Diracun

Kamis, 03 Sep 2015 12:30

Daulah Islam (IS) Rebut Kembali Bagian-bagian dari Kota Baiji di Irak Utara

Daulah Islam (IS) Rebut Kembali Bagian-bagian dari Kota Baiji di Irak Utara

Kamis, 03 Sep 2015 12:00

Pemerintah Tidak Becus, KMP Dijadikan Kambing Hitam

Pemerintah Tidak Becus, KMP Dijadikan Kambing Hitam

Kamis, 03 Sep 2015 11:45

Prediksi PBB: Tahun 2020 Gaza, Palestina Tidak Akan Berpenghuni

Prediksi PBB: Tahun 2020 Gaza, Palestina Tidak Akan Berpenghuni

Kamis, 03 Sep 2015 10:45



Must Read!
X