Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
22.335 views

Indonesia Dikuasai Partai dan Pemimpin Munafik

Jakarta (voa-islam.com) Indonesia sekarang ini dikuasai oleh partai dan pemimpin munafik. Lidah mereka bercabang banyak. Wajah mereka nampak sumringah dan manis, tetapi hati mereka sejatinya busuk, dan memendam permusuhan terhadap Islam dan umat Islam.

Asy-Syaukani mengatakan munafik modern, selalu menampakkan jati mereka sebagai muslim. Tetapi, hati mereka memendam kebencian dan permusuhan yang sangat dalam terhadap Islam dan Muslim, dan selalu berusaha menusuk dari belakang. Mereka itu lebih dekat kepada kekafiran dibanding dengan keimanan.

Karakter dasar orang munafik itu, selalu menyembunyikan kejahatan mereka di dalam hati dengan rapat, dan menampakkan wajah mereka dengan sangat manis, dan penuh simpati kepada Islam dan Muslim. Mereka tidak segan-segan menghancurkan orang-orang Mukmin manakala mendapatkan kesempatan.

Allah Ta'ala berfirman :

"Dan supaya Allah mengetahui siapa orang-orang yang munafik. Kepada mereka dikatakan : "Marilah berperang di jalan Allah atau pertahankan dirimu.  Mereka berkata, Sesungguhnya kami mengetahui akan terjadi peperangan, tentulah kami mengetahui akan terjadi peperangan, tentulah kami mengikuti kamu. Mereka pada hari itu lebih dekat kepada kekafiran dari pada keimanan. Mereka mengatakan dengan mulutnya apa yang tidak terkandung dalam hatinya. Dan Allah lebih mengetahui apa yang mereka sembunyikan". QS : Ali Imran : 167.

Fenomena kemunafikan pada generasi awal masa Rasulullah Shallahu Alaihi wassalam, terus berkembang sampai hari ini. Di mana golongan munafik terus bertumbuh dengan sangat pesat. Bentuk kemuanfikan mereka lebih menyerupai dalam  bentuk menghinakan kaum Muslimin dan dengan pola serta cara yang lebih membahayakan.

Sekarang begitu banyak mereka yagn mengaku sebagai Muslim dan Mukmin, tetapi tidka jelas wala' mereka. Mereka meminta dukungan, bantuan, dan perlindungan kepada orang-orang kafir. Bahkan mereka menjadikan orang-orang kafir sebagi pemimpin dan pelindung mereka. Inilah yang menyebabkan kehancuran hari ini.

Orang-orang munafik yang pendusta itu, menelikung umat Islam, dan mereka mengaku sebagai pemimpin, pejuang, dan penegak Islam. Padahal, sejatinya mereka itu, orang-orang yang menghalang-halangi manusia kepada jalan Allah. Kerusakan ini telah menyebar sangat luas diantara kaum Muslimin saat ini.

Diantara ciri-ciri orang-orang munafik itu, diantaranya yang sangat nyata :

Pertama, menjadikan orang-orang kafir sebagai penolong.

Kita dapat melihat bergesernya fenomena loyalitas yang seharusnya dilakukan oleh orang-orang manufik kepada Islam justeru kini lebih berafiliasi kepada saudara-saudara mereka yang kafir. Jika kita perhatikan para pemimpin Muslimin, maka akan kita temukan tidak ada seorangpun diantara mereka yagn bebas dari loyalitas kepada orang-orang kafir.

Ibnu Jarir menegaskan, "Orang-orang yang menjadikan orang-orang kafir sebagai teman dan penolong dengan maksud mencari kekuatan, sesungguhnya meereka adalah orang-orang yang dungu dan tidak sempurna. Mereka tidak mau menjadikan Allah, Rasul dan orang-orang Mukmin sebagai penolong mereka.

Selanjutnya, Ibnu Jarir menegaskan, orang-orang yang mengambil orang-orang kafir sebagai pemimpin dengan meninggalkan orang-orang Mukmin, maka ia digolongkan sebagai penganut agama dan kepercayaan mereka (kafir). Tentu, yang dimaksudkan disini menjadikan Yahudi dan Nasrani sebagai pemimpin mereka. (QS : al-Maidah : 51-52)

Kedua, menghinakan dan melecehkan Allah, Rasulullah, dan kuam Mukminin.

Wajah permusuhan orang-orang munafik kepada kaum Mukminin begitu kasat dalam upaya melecehkan dan menghina terhadap Islam. (QS : al-Baqarah : 14-15).

Beberapa kalangan kaum munafik, ada yang tinggal dan hidup bersama kaum Mukminin, duduk bersama mereka dalam majelis. "Aku adalah golongan kalian dan sejalan dengan kalian", ucap mereka. Saat mereka bertemu dengan para pemimpin mereka, maka mereka mengatakan, "Aku mengucapkan itu, karena dangkalnya akal  orang-orang mukmin dan kedunguan mereka. Mereka percaya kalau aku berada dalam barisan mereka".

Ibnu Jarir dan Ibnu Abu Hatim, menyebutkan sebuah hadist dai Ibnu Umar RA, "Saat perang Tabuk terjadi, seorang lelaki berkata di sebuah majelis,, "Kami tidak pernah berdusta dan tidak pernah gentar untuk berperang. Mendengar itu berkatalah seorang lelaki yagn juga berada di majelis itu, "Kamu bohong,dan kamu adalah orang munafik. Aku sungguh akan melaporkanmu kepada Rasulullah Shallahu Alaihi wassalam.

Ibnu Umar melanjutkan, "Kulihat  lelaki itu tengah terikat unta Rasulullah Shallahu Alaihi wassalam dilempari batu sembari berkata, "Wahai Rasul, kami hanya bersenda gurau dan main-main. Kemudian Rasul Shallahu Alaihi wassalam, berkata, "Apakah dengan Allah,  ayat-ayat-Nya, dan Rasul-Nya kamu selalu berolok-olok? Tidak usah kamu minta maaf, karena kamu kafir sesudah beriman". (QS : Taubah : 65-66)

Itulah kondisi orang-orang munafik sampai hari ini. Mereka para pendusta, dan selalu mengaku sebagai beriman, pejuang, dan penegak Islam. Tetapi, sejatinya mereka adalah orang-orang yang ingin menipu Allah, Rasul dan orang-orang Mukmin.

Ibnu Taimiyah mengomentari Surah al-Muthafifin, ayat 29-35, mengatakan, ayat itu memberitakan bahwa mereka telah kafir sesudah beriman, karena perkataan mereka, "Kami bicara kekufuran tanpa disertai keyakinan.Kami hanya bergurau dan main-main". Dan Allah telah menjelaskan bahwa menghina ayat-ayatNya adalah sebuah tindakan kekufuran.

Fenomena kemunafikan hari ini telah terjadi di mana-mana, khususnya di dalam sistem yang ada sekarang ini. Di mana partai dan pemimpin politik, dikuasai oleh kalangan munafikin, yang bermulut manis, dan berwajah manis, tetapi  sesungguhnya manusia yang paling memusuhi agama Allah.

Mereka para pendusta, dan orang-orang yang  hatinya sakit. Karena, mereka terperangkap dalam kehidupan dunia. Mereka terperangkap syaithan, dan menjadi pengikut para penyembah dunia. Wallahu'alam.

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Opini Redaksi lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Tiga Masjid dan Tiga Sekolah di Pelosok Garut ini Krisis Air Bersih. Ayo Wakaf Sumur.!!

Tiga Masjid dan Tiga Sekolah di Pelosok Garut ini Krisis Air Bersih. Ayo Wakaf Sumur.!!

Jamaah masjid, siswa sekolah dan warga pelosok Garut ini kesulitan air untuk ibadah, bersuci, wudhu, memasak, minum, mandi, dan mencuci. Ayo Wakaf Sumur, Pahala Mengalir Tak Terbatas Umur.!!!...

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Syafani Azzahra, bocah yatim sejak usia tujuh tahun ini bercita-cita ingin menjadi dokter penghafal Al-Qur'an. Setamat SD ia ingin melanjutkan sekolah ke pesantren, tapi terkendala biaya. Ayo...

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Di tengah pandemi Covid-19, permintaan layanan ambulans untuk pasien dan jenazah terus meningkat. Mobil baru IDC akan disulap jadi ambulans, butuh dana 39 juta rupiah untuk biaya modifikasi....

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Menggabung keutamaan Jum’at dan Cinta Yatim, IDC akan berbagi ke Pesantren Tahfizhul Qur’an Darul Hijrah Cikarang. ...

Keluarganya Jadi Korban Pemurtadan, Ustadz Difabel Gigih Berdakwah di Pelosok, Ayo Bantu.!!

Keluarganya Jadi Korban Pemurtadan, Ustadz Difabel Gigih Berdakwah di Pelosok, Ayo Bantu.!!

Terlahir dengan fisik tak sempurna, Ustadz Rohmat diuji istri dan kedua orang tuanya murtad jadi korban kristenisasi. Kini ia gigih berdakwah di pelosok Lembah Ciranca Garut....

Latest News
LSM: Raksasa Media Sosial Sensor Konten Pro-Palestina Ratusan Kali

LSM: Raksasa Media Sosial Sensor Konten Pro-Palestina Ratusan Kali

Selasa, 05 Jul 2022 17:30

Milad ke-14, Ini Capaian AQL Islamic Center

Milad ke-14, Ini Capaian AQL Islamic Center

Selasa, 05 Jul 2022 11:50

Menatap Idul Qurban dengan Taqwa

Menatap Idul Qurban dengan Taqwa

Senin, 04 Jul 2022 22:44

Pasukan Pemerintah Yaman Bersiap Lancarkan Operasi Militer Terhadap Al-Qaidah Di Selatan

Pasukan Pemerintah Yaman Bersiap Lancarkan Operasi Militer Terhadap Al-Qaidah Di Selatan

Senin, 04 Jul 2022 22:35

Pasukan Keamanan Saudi Lakukan Parade Di Mekah Dalam Persiapan Untuk Pengamanan Haji

Pasukan Keamanan Saudi Lakukan Parade Di Mekah Dalam Persiapan Untuk Pengamanan Haji

Senin, 04 Jul 2022 22:05

Effendi Simbolon Omong Besar

Effendi Simbolon Omong Besar

Senin, 04 Jul 2022 19:36

Jokowi Akan Menjadi Sekjen PBB?

Jokowi Akan Menjadi Sekjen PBB?

Senin, 04 Jul 2022 16:10

Potensi Diskriminasi dibalik RUU Kesejahteraan Ibu dan Anak (KIA)

Potensi Diskriminasi dibalik RUU Kesejahteraan Ibu dan Anak (KIA)

Senin, 04 Jul 2022 15:52

Miras Holywings di Negeri Muslim Mayoritas

Miras Holywings di Negeri Muslim Mayoritas

Senin, 04 Jul 2022 15:39

Jumlah Warga Jerman Yang Keluar Dari Dinas Militer Meningkat 2 Kali Lipat Karena Perang Rusia-Ukrain

Jumlah Warga Jerman Yang Keluar Dari Dinas Militer Meningkat 2 Kali Lipat Karena Perang Rusia-Ukrain

Senin, 04 Jul 2022 15:32

IHATEC dan Lembaga Riset Jepang Jalin Kerjasama Strategis di Bidang Halal

IHATEC dan Lembaga Riset Jepang Jalin Kerjasama Strategis di Bidang Halal

Senin, 04 Jul 2022 14:35

Bermitra dengan BPJPH, IHATEC Siap Dukung Tercipta SDM Bidang Halal

Bermitra dengan BPJPH, IHATEC Siap Dukung Tercipta SDM Bidang Halal

Senin, 04 Jul 2022 14:24

DPRD: Kasus Holywings Jadi Momentum Evaluasi Perda Miras di Kota Bekasi

DPRD: Kasus Holywings Jadi Momentum Evaluasi Perda Miras di Kota Bekasi

Ahad, 03 Jul 2022 22:07

Anis Byarwati Dinobatkan sebagai Bunda UMKM

Anis Byarwati Dinobatkan sebagai Bunda UMKM

Ahad, 03 Jul 2022 22:02

Laporan: FBI Sewa Vila Di Istanbul Untuk Tersangka Islamic State Sebelum Beri Tahu Otoritas Turki

Laporan: FBI Sewa Vila Di Istanbul Untuk Tersangka Islamic State Sebelum Beri Tahu Otoritas Turki

Ahad, 03 Jul 2022 21:05

Demonstrasi Anti-Militer Berlanjut Di Sudan Untuk Menuntut Pemerintahan Sipil

Demonstrasi Anti-Militer Berlanjut Di Sudan Untuk Menuntut Pemerintahan Sipil

Ahad, 03 Jul 2022 20:45

Otoritas Palestina Serahkan Peluru Yang Menewaskan Jurnalis Al Jazeera Shireen Abu Akleh Ke AS

Otoritas Palestina Serahkan Peluru Yang Menewaskan Jurnalis Al Jazeera Shireen Abu Akleh Ke AS

Ahad, 03 Jul 2022 20:13


MUI

Must Read!
X