Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
18.688 views

Anggota FPKS Fahri Hamzah VS Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto

Jakarta (voa-islam.com) Nampaknya tak dapat dihindari perdebatan yang keras antara anggaota FPKS Fahri Hamzah dan Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto yang terkait penanganan kasus Bak Century.

Rapat Tim Pengawas Century DPR dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Rabu, 5/6/2013, berakhir dengan keluarnya anggaota FPKS Fahri Hamzah dan Andi Rahmat dari sidang.

Fahri Hamzah memang sangat "marah" terhadap KPK, bahkan sejak mantan Ketua KAMMI, masih menjadi Wakil Ketua Komisi III, dan KPK dipimpin oleh Busyro Muqaddan, Fahri sudah mengeluarkan lontaran ucapan yang sangat keras, meminta agar KPK dibubarkan.

Selanjutnya, diskusi panas antara anggota Tim Pengawas Century khususnya Fahri Hamzah dengan KPK, di mana KPK  diwakili Abraham Samad dan Bambang Widjojanto berujung pada diskusi keras. Ini dipicu soal pertanyaan dan kritik DPR terkait kemajuan perkembangan kasus Century yang dinilai tidak memiliki kemajuan signifikan.

Menurut Fahri, KPK terlalu banyak beretorika terkait kasus Century. Menurut Fahri, seharusnya ada kesinambungan kerja KPK periode sebelumnya dengan KPK periode saat ini. Klaim KPK pimpinan Abraham Samad tidak takut untuk menjadikan tersangka siapapun dipertanyakan Fahri. "Ini kami bilang lama. Kasus ini jelas kok, kenapa tidak cepat," ujar Fahri keras.

Pernyataan Fahri ini merespons pernyataan Ketua KPK Abraham Samad yang memaparkan soal kerja KPK dalam penanganan kasus Century. Abraham menyebutkan pihaknya baru setahun menangani kasus Century. "Century baru satu tahun. Jadi kasus Century baru masuk 6 bulan, kita baru hitung saat ditingkatkan dari penyidikan ke penyelidikan. Penyidikan dimulai 7 Desember," sebut Abraham Samad.

Suasana rapat mulai memanas. Untuk mencairkan suasana, Abraham Samad mempersilakan Wakil Ketua KPK Zulkarnaen untuk meneruskan jawaban atas pertanyaan anggota Timwas Century. Terang saja, saat Zulkarnaen menjawab, suasana sedikit mereda dari ketegangan.

Namun, tensi rapat Timwas Century yang dipimpin Wakil Ketua DPR Shohibul Iman itu kembali memanas saat Bambang Wijojanto berkesempatan menjawab pertanyaan anggota Timwas Century. Bambang menyindir, pernyataan yang menyebutkan pengungkapan kasus Century cepat merupakan pernyataan hiperbolik. "Jangan katakan terlalu hiperbol, kasian masyarakat dengan pernyataan menyesatkan seperti itu," kata Bambang.

Di bagian lain, Bambang tampak lepas kendali saat menyebutkan dalam memahami kasus Century ini dibutuhkan pengetahuan hukum yang cakap. "Jadi (kasus Century) ini hanya orang-orang yang paham, kadang-kadang ini kalau levelnya nggak sama susah," cetus Bambang.

Pernyataan Bambang Widjojanto akhirnya memicu interupsi dari sejumlah anggota DPR. Seperti yang dilakukan Ahmad Yani yang mempersoalkan posisi Bambang Widjojanto yang hadir dalam rapat Timwas Century. Menurut dia, Bambang yang merupakan bekas pengacara Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) telah menyampaikan tidak akan turut serta dalam menangani kasus Century. "Saudara Bambang saya kira tidak bisa terlibat kasus BC (Bank Century), karena tersangkut sebagai kuasa hukum LPS," kata Yani. Pernyataan Yani ini ditimpali anggota Timwas Century Andi Rahmat.

Mendengar pernyataan Ahmad Yani, Ketua KPK dipersilakan pimpinan sidang untuk mengklarifikasi Bambang Widjojanto. Menurut Abraham, dalam ekspos tertentu, Bambang tidak memiliki hak suara. "Dalam kasus yang perlu diambil vote, Pak BW tidak ikut," sebut Abraham.

Seperti tak puas atas penjelasan Abraham, Fahri interupsi dengan mengatakan bila Bambang Widjojanto masih tetap berada di ruang rapat Timwas Century, dirinya akan keluar dari ruang sidang. Bagi Fahri, keberadaan Bambang merupakan bentuk pelecehan kepada parlemen.

"Kalau Pak Bambang akan tetap berbicara disini, saya akan keluar. Forum ini mulia, saya tidak suka dengan cara saudara melecehkan parlemen. Kami ini elected, sementara anda selected," tegas Fahri. Fahri sempat menyinggung soal posisi parlemen yang merupakan hasil pilihan rakyat. Kekuasaan tertinggi bidang pengawasan berada di tangan parlemen.

Bambang pun menimpali pernyataan dirinya tidak ada niatan untuk menghina parlemen. Menurut dia, apa yang disampaikan merupakan fakta. KPK juga bukan berarti tidak ingin diawasi oleh DPR. Ia mengklaim kinerja KPK meningkat pada awal 2013 menjadi 100 persen. "Bagi KPK, tidak ada no point of return," tegas Bambang.

Karena tidak mencapai kesepakatan, akhirnya anggota Timas Century dari Fraksi PKS yakni Fahri Hamzah, Andi Rahmat dan Indra keluar dari ruang sidang dengan tidak ikut meneruskan rapat yang masih memperkenankan Bambamg Widjojanto tetap hadir dalam rapat itu.

Sekarang para elite PKS berusaha mengalihkan isu yang terkait dengan daging impor yang sudah menjebloskan ke tahanan RTM Guntur, mantan Presiden PKS Lutfhi Hasan Ishak, dan sejumlah tokoh utama PKS diperika KPK, seperti Ketua Mejelis Syuro, Hilmi Aminuddin, berusaha mengalihkan masalah dugaan korupsi impor daging kepada kasus lain, sebagai isu baru, seperti masalah Century.

Bahkan, aksi yang dilakukan para "banci" yang berdemo di DPR dan sejumlah akitivis BEM (Badan Ekskutif Mahasiswa), yang menuntut pembahasan dan penyidikan kasus Century, tak terlepas dari upaya mengalihkan isu dari dugaan suap daging sapi. Tetapi, rakyat akan tahu, semua langkah-langkah yang penuh muslihat itu.

Kalangan elite PKS masih tak mau menyadari atas segala penyimpangan yang sudah dilakukannya sebagai bukti dengan ditetapkan mantan Presiden PKS Lutfhi Hasan Ishak sebagai tersangka oleh KPK, dan masih terus membelanya dengan berbagai cara. Termasuk menuduh adanya konspirasi yang ingin menghancurkan PKS oleh lawan-lawan politik, dan jaringan Zoinis. Ironinya para kadernya menyakininya, dan membela para elite dengan all out.

Seluruh elemen bangsa  keharusnya bersyukur dan mendukung upaya oleh KPK yang ingin menyelamatkan kapal Indonesia dari tenggelam akibat amukan badai korupsi dan para koruptor yang sudah tidak memiliki rasa malu lagi.

Jika para elit PKS merasa didzalimi, maka di akhirat akan mendapatka keadilan yang seadil-adilnya. Mereka harus bertanggung jawab atas segala yang dikerjakannya selama di dunia. Wallahu'alam.

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Opini Redaksi lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Jumat Barokah: Mari Berbagi Wakaf Qur’an & Tebar Hidangan kepada Santri Pelosok Garut

Jumat Barokah: Mari Berbagi Wakaf Qur’an & Tebar Hidangan kepada Santri Pelosok Garut

Insya Allah besok Jum’at IDC berbagi Sedekah Jum’at dan Wakaf Mushaf Al-Qur'an kepada para Santri TPQ Masjid Al-Iman Garut. Mari berburu keberkahan sedekah Jumat dan wakaf Al-Qur'an....

Pembangunan Mushalla Kampung Peundeuy Banten Terhenti, Ayo Sedekah  Jariyah.!!!

Pembangunan Mushalla Kampung Peundeuy Banten Terhenti, Ayo Sedekah Jariyah.!!!

Pembangunan Mushalla Nurul Hikmah di Tangerang Banten ini terhenti karena terkendala biaya. Diperlukan biaya 30 juta rupiah untuk merampungkan agar ibadah dan syiar Islam makin semarak....

Hijrah dari Gubuk Rombeng, Ayo Bangun Rumah Dakwah Ustadz Karita

Hijrah dari Gubuk Rombeng, Ayo Bangun Rumah Dakwah Ustadz Karita

Ustadz Karita dan Ustadzah Nurjanah totalitas berdakwah memajukan pendidikan agama di Leuwigede Indramayu. Karena keterbatasan ekonomi, mereka tinggal di gubuk dari karung bekas. Ayo Bantu..!!!...

Ayo Wakaf Tempat Wudhu ke Masjid Al-Iman Talegong, Alirkan Pahala Abadi.!!

Ayo Wakaf Tempat Wudhu ke Masjid Al-Iman Talegong, Alirkan Pahala Abadi.!!

Masjid ini menjadi pusat kegiatan dakwah, ibadah dan pengajian warga Kampung Warung Gantung Talegong Garut, Jawa Barat. Namun sampai saat ini belum memiliki tempat wudhu. Ayo Wakaf..!!!...

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Menggabung keutamaan Jum’at dan Cinta Yatim, IDC akan berbagi ke Pesantren Tahfizhul Qur’an Darul Hijrah Cikarang. ...

Latest News
Politisi PKS: Tak Impor Beras tahun 2021, Presiden Jokowi Kembali Lakukan Kebohongan Publik

Politisi PKS: Tak Impor Beras tahun 2021, Presiden Jokowi Kembali Lakukan Kebohongan Publik

Jum'at, 03 Dec 2021 09:16

Warga Jakarta Berlimpah Subsidi

Warga Jakarta Berlimpah Subsidi

Jum'at, 03 Dec 2021 08:54

Membangun Visi Pendidikan yang Benar

Membangun Visi Pendidikan yang Benar

Jum'at, 03 Dec 2021 08:39

Tak Sekadar Lolos ke Senayan, Partai Gelora Targetkan Menang Pemilu 2024

Tak Sekadar Lolos ke Senayan, Partai Gelora Targetkan Menang Pemilu 2024

Jum'at, 03 Dec 2021 08:22

Menilik Makna Ahlul Sunah Wal Jamaah Anti Radikalisme

Menilik Makna Ahlul Sunah Wal Jamaah Anti Radikalisme

Kamis, 02 Dec 2021 15:21

Pornografi Menghantui Generasi, Sampai Kapan?

Pornografi Menghantui Generasi, Sampai Kapan?

Kamis, 02 Dec 2021 15:03

Jurnalis Sebut Media Lakukan Bias dalam Pemberitaan Penjajahan Israel di Palestina

Jurnalis Sebut Media Lakukan Bias dalam Pemberitaan Penjajahan Israel di Palestina

Kamis, 02 Dec 2021 12:24

Pasukan Iran Terlibat Pertempuran Sengit Dengan Taliban Di Perbatasan

Pasukan Iran Terlibat Pertempuran Sengit Dengan Taliban Di Perbatasan

Kamis, 02 Dec 2021 12:15

Taliban Dan Junta Militer Myanmar Tidak Diizinkan Di PBB Untuk Saat Ini

Taliban Dan Junta Militer Myanmar Tidak Diizinkan Di PBB Untuk Saat Ini

Kamis, 02 Dec 2021 10:27

MUI Teken MoU Pembangunan RSIH dengan Wali Kota Hebron

MUI Teken MoU Pembangunan RSIH dengan Wali Kota Hebron

Kamis, 02 Dec 2021 02:14

Sederet Manfaat Olahraga Bagi Lansia

Sederet Manfaat Olahraga Bagi Lansia

Rabu, 01 Dec 2021 23:07

Harga Minyak Goreng Kian Melambung, Politisi PKS: Rakyat Berkabung

Harga Minyak Goreng Kian Melambung, Politisi PKS: Rakyat Berkabung

Rabu, 01 Dec 2021 22:27

Dukung Anies, Elektabilitas Nasdem Naik

Dukung Anies, Elektabilitas Nasdem Naik

Rabu, 01 Dec 2021 19:26

Kemenlu: Isu Palestina Jadi Jantung Kebijakan Luar Negeri Indonesia

Kemenlu: Isu Palestina Jadi Jantung Kebijakan Luar Negeri Indonesia

Rabu, 01 Dec 2021 19:12

ASN Diganti Robot, Indonesia Tak Perlu Teknologi Luar

ASN Diganti Robot, Indonesia Tak Perlu Teknologi Luar

Rabu, 01 Dec 2021 18:55

Kongres Sejarawan Muhammadiyah Pertama Lahirkan 10 Rekomendasi

Kongres Sejarawan Muhammadiyah Pertama Lahirkan 10 Rekomendasi

Rabu, 01 Dec 2021 18:32

Tanda Kolesterol Tinggi Bisa Dilihat dari Perubahan Kulit

Tanda Kolesterol Tinggi Bisa Dilihat dari Perubahan Kulit

Rabu, 01 Dec 2021 18:04

Kemajuan Teknologi Tidak Bisa Serta Merta Menjadi Solusi, Terlebih dalam Urusan Agama

Kemajuan Teknologi Tidak Bisa Serta Merta Menjadi Solusi, Terlebih dalam Urusan Agama

Rabu, 01 Dec 2021 16:29

Al-Shabaab Serang Pangkalan Militer Ethiopia Di Baidoa Somalia

Al-Shabaab Serang Pangkalan Militer Ethiopia Di Baidoa Somalia

Rabu, 01 Dec 2021 15:34

Indonesia Jadi Produsen Mobil Listrik di 2022, Pengamat: Tren Pasar Berubah

Indonesia Jadi Produsen Mobil Listrik di 2022, Pengamat: Tren Pasar Berubah

Rabu, 01 Dec 2021 14:52


MUI

Must Read!
X