Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
9.744 views

Indahnya Ketika Datang Kesadaran

Jakarta (voa-islam.com) Ketika melihat pentas Partai Islam saat ini, publik disuguhi sesuatu yang memalukan, menyedihkan, sekaligus kemarahan, dan yang terpenting menyimpan satu tanda tanya besar.

Mengapa ini bisa  terjadi? Seseorang yang terlihat memiliki nama yang mengandung nama yang baik (AF) dan (LHI) yang pastinya nama yang mengandung harapan dan do'a dari orang tuanya.

Bagaimana bisa seseorang dengan latar belakang yang sangat religius, dan dalam waktu yang panjang belajar Islam di Madinah-Saudi Arabia, kemudian bisa berada dalam pusaran harta, tahta dan wanita yang dahsyat? Sungguh membuat kita tersayat-sayat.

Kalau kita flash back dalam kisah Nabi Yusuf Alaihisallam, kita mendapat ibroh/pelajaran, bahwa sebagai nabi, sebagai orang yang berada dalam lingkaran kekuasaan, dan Nabi Yusuf Alaihissalam dapat mengelola seluruh sumber atau potensi alam dengan sebaik-baiknya untuk kesejahteraan rakyat.

Kepandaian mengelola sumber daya alam Nabi Yusuf Alaihissalam dengan mimpinya tentang "tujuh tangkai gandum yang hijau ditambah  tujuh tahun musim kemarau. Ditangannya dengan membawa risalah kenabian Nabi Yusuf Alaihissalam berhasil mengelola sumber daya alam.

Sehingga dalam musim peceklik yang panjang ketika itu, masyarakat tetap merasakan kesejahteraan, karena lumbung negara selalu siap sedia menyejahterakan.

Itulah fenomenal Nabi Yusuf Alaihissalam ketika diberikan amanah beruapa, "Tahta".

Tidak terbersit menaikkan harga gandum, atau menimbunnya untuk kepentingtan pribadi. Sehingga benar-benar digunakan untuk menyejahterakan masyarakat bukan untuk memperkaya diri pribadi dengan meminta komisi perdagangan.

Dibawah naungan risalah Ilahiah, menegakkan dinullah Nabi Yusuf berhasil menjadi seorang yang berada dalam lingkaran kekuasaan, namun tetap melaksanakan amanah dengan sebaik-baiknya.

Bukankah kisah ini yang menginspirasi dan menguatkan tekad orang-orang yang berada dalam Partai Islam untuk masuk menjadi bagian dari pengelola kekuasaan (ekskutif)?

Sekarang menjadi sebuah tanda tanya besar tentang banyaknya wanita yang terlibat di dalam pentas Partai Islam? Padahal, sebagai komunitas yang  akrab dengan al-Qur'an yang selalu dibaca siang dan malam, di mana saja pasti mereka tidak asing dengan ayat ini yang terdapat dalam al-Qu'an surat Yusuf ayat 24.

"Sesungguhnya wanita itu telah bermaksud (melakukan perbuatan itu) dengan Yusuf, dan Yusuf pun bermaksud (melakukan  pula) dengan wanita itu. Andaikan dia tidak melihat tanda dari Rabbnya. "law laa an ro'aa burhaana robbihi. Demikian agar Kami memalingkan darinya kemungkaran dan kekejian "kadzalika linashrita 'anhussuu'a wal fathsyaa'. Sungguh Yusuf itu termasuk hamba-hamba yang terpilih".

Sangat indah membayangkan perilaku Nabi Yusuf Alaihissalam yang sangat terjaga kehormatannya. Bahkan sejak godaan pertama. Menghadapi wanita sangat cantik dengan kedekatan dan waktu  yang tidak sebentar.

Kenapa ketika mereka berada disekitar wanita-wanita cantik, mereka tidak melihat tanda-tanda (dari) Rabbnya? Mengapa pula Allah Rabbul Alamin tidak mengirimkan tanda-tanda-Nya? Atau tanda-tanda dari Allah sudah sangat jelas, tetapi mata mereka tertipu dengan kecantikan yang mempesona, yang sesungguhnya semua kecantikan, kemolekan, semua akan sirna kembali ke asal yiatu ke dalam tanah.

Sehingga yang terjadi adalah bukannya dipalingkan dari kemungkaran dan kekejian. Tetapi justru mereka menjerumuskan diri mereka ke jurang kenistaan yang tak bertepi.

Sejatinya,  mereka terpilih oleh dukungan suara kader-kadernya, dan kemudian menjadi bagian dari kekuasaan. Tetapi sejatinya mereka bukanlah hamba-hamba Allah yang terpilih. Mereka terpilih karena ketaatan kader-kader dan ketsiqohan (kepercayaan) yang disalah gunakan para pemimpin mereka.

Seperti diungkapkan oleh Wakil Ketua KPK, Busyro Muqaddas, bahwa ada yang salah dalam sistem kaderisasi PKS, yaitu sebuah doktrin yang membuat kader memiliki sikap taat  yang tidak disertai dengan sikap kritis.

Sehingga ketika terjadi pelanggaran atau penyimpangan para pemimpinnya para kader mulai sejak dari yang diatas sampai yang paling bawah menghujat KPK, karena tidak bisa melihat esensi masalah. "Memang partai ini, bukan partai malaikat", ungkap para elite partai, yang dijadikan exuse (pembenaran).

Wahai kader-kader Partai Islam, lihatlah, renungkanlah, betapa indahnya kesadaran yang dimiliki oleh Nabi Yusuf Alaihissalam.

Kesadaran yang datang pada saat yang sangat tepat. Bukan kesadaran yagn datang sangat terlambat. Sebagaimana kesadaran yang dimiliki oleh Fir'aun. Tersadar ketika sudah nyawa diujung maut, saat sudah tenggelam di luat.

Kesadaran bahwa harta, tahta dan wanita adalah bagian amanah Allah Rabbul Alamin yang harus diamalkan dengan nilai-nilai yang benar yang berasal dari Yang Maha Kuasa, Allah Rabbul Alamin. Baik ketika diuji dengan kekuasaan, harta, maupun wanita. Wallahu'alam.

 

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Opini Redaksi lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Kisah Pilu Mbah Siti, Sang Ahli Ibadah Hidup di Bilik Reyot Bantaran Sungai. Ayo Bantu.!!

Kisah Pilu Mbah Siti, Sang Ahli Ibadah Hidup di Bilik Reyot Bantaran Sungai. Ayo Bantu.!!

Nenek renta ahli ibadah ini hidup seorang diri di bilik reyot Bengawan Solo. Bila hujan seisi rumah kebocoran air. Di malam hari, ia menggigil kedinginan diserang angin malam karena dindingnya...

Hidup Sebatang Kara, Muallaf  Suliatin Diterpa Berbagai Ujian Hidup, Ayo Bantu.!!

Hidup Sebatang Kara, Muallaf Suliatin Diterpa Berbagai Ujian Hidup, Ayo Bantu.!!

Hijrah menjadi Muslimah, mantan Kristen Pantekosta ini ditimpa banyak ujian mulai dari keluarga hingga kerasnya pekerjaan. Hidup sebatang kara, ia bekerja keras sebagai buruh pembuat batu bata. ...

Kista Membahayakan Kehamilan, Teh Imas Ummu Zahra Harus Harus Dikiret. Ayo Bantu.!!

Kista Membahayakan Kehamilan, Teh Imas Ummu Zahra Harus Harus Dikiret. Ayo Bantu.!!

Teh Imas mengalami gangguan kehamilan karena mengidap kista. Janinnya tak berkembang, yang dalam medis disebut IUGR (intrauterine growth restriction). Ia harus dikiret karena membahayakan nyawa....

Korban Tabrak Lari,  Istri Aktivis Dakwah Tergolek Remuk Tulang, Ayo Bantu!!!

Korban Tabrak Lari, Istri Aktivis Dakwah Tergolek Remuk Tulang, Ayo Bantu!!!

Saat hendak membantu orang tertimpa musibah, Ummu Qisthi jadi korban tabrak lari mobil pickup. Empat bulan pasca operasi tulang remuk, kondisinya memburuk dan lukanya mengeluarkan nanah...

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Sudah 4 tahun Pesantren Tahfiz Al-Qur’an ini mendidik para yatim dan kaum dhuafa tanpa memungut biaya. Mereka butuh masjid, anggaran dana 160 juta rupiah. Sisihkan harta, dapatkan istana di...

Latest News
Presiden Turki Tayyip Erdogan Berharap Prancis Akan Segera Menyingkirkan Emmanual Macron

Presiden Turki Tayyip Erdogan Berharap Prancis Akan Segera Menyingkirkan Emmanual Macron

Jum'at, 04 Dec 2020 21:35

Menlu Qatar Sebut Ada Kemajuan Untuk Menyelesaikan Krisis Teluk

Menlu Qatar Sebut Ada Kemajuan Untuk Menyelesaikan Krisis Teluk

Jum'at, 04 Dec 2020 21:00

Putra Syaikh Al-Audah: Ayah Saya Kehilangan Separuh Kemampuan untuk Mendengar dan Melihat di Penjara

Putra Syaikh Al-Audah: Ayah Saya Kehilangan Separuh Kemampuan untuk Mendengar dan Melihat di Penjara

Jum'at, 04 Dec 2020 19:45

Heboh Video Orasi Calon Bupati Sukoharjo Singgung Jilbab Bikin Warga Marah

Heboh Video Orasi Calon Bupati Sukoharjo Singgung Jilbab Bikin Warga Marah

Jum'at, 04 Dec 2020 19:44

Seorang Perwira CIA Tewas Dalam Serangan Terhadap Pejuang Al-Shabaab di Kota Pesisir Somalia

Seorang Perwira CIA Tewas Dalam Serangan Terhadap Pejuang Al-Shabaab di Kota Pesisir Somalia

Jum'at, 04 Dec 2020 18:16

Sekolah Pemikiran Islam Bandung Angkatan 6: Rihlah Daring Hingga ke Alhambra

Sekolah Pemikiran Islam Bandung Angkatan 6: Rihlah Daring Hingga ke Alhambra

Jum'at, 04 Dec 2020 15:57

Kolaborasi Wanita ISMA Malaysia dan Mushida Indonesia Bahas Peran Muslimah Membangun Peradaban

Kolaborasi Wanita ISMA Malaysia dan Mushida Indonesia Bahas Peran Muslimah Membangun Peradaban

Jum'at, 04 Dec 2020 15:39

''Di Dunia Ini Hanya Ada Dua Khadijah Saja''

''Di Dunia Ini Hanya Ada Dua Khadijah Saja''

Jum'at, 04 Dec 2020 15:15

MUI Akan Merangkul Umat Islam yang Tidak Berafiliasi dengan Ormas

MUI Akan Merangkul Umat Islam yang Tidak Berafiliasi dengan Ormas

Jum'at, 04 Dec 2020 11:10

Ultimatum Marcon dan Ketakutannya pada Islam

Ultimatum Marcon dan Ketakutannya pada Islam

Jum'at, 04 Dec 2020 10:16

Akun Youtube Front TV Milik FPI Hilang

Akun Youtube Front TV Milik FPI Hilang

Jum'at, 04 Dec 2020 09:57

Ahmad Syaikhu Minta Penegakan Hukum Protokol Kesehatan Tidak Tebang Pilih

Ahmad Syaikhu Minta Penegakan Hukum Protokol Kesehatan Tidak Tebang Pilih

Jum'at, 04 Dec 2020 09:29

Fraksi PKS Usulkan Jokowi Bentuk Kementerian Khusus Papua dan Indonesia Bagian Timur

Fraksi PKS Usulkan Jokowi Bentuk Kementerian Khusus Papua dan Indonesia Bagian Timur

Jum'at, 04 Dec 2020 08:08

Kopi Sehat UBM: Hilangnya Ilmu dengan Wafatnya Ulama

Kopi Sehat UBM: Hilangnya Ilmu dengan Wafatnya Ulama

Jum'at, 04 Dec 2020 07:38

Publik Konsentrasi ke Habib Rizieq, PDIP Sibuk Memaksakan RUU HIP

Publik Konsentrasi ke Habib Rizieq, PDIP Sibuk Memaksakan RUU HIP

Jum'at, 04 Dec 2020 07:25

Seandainya Jokowi dan Habib Rizieq Bertemu

Seandainya Jokowi dan Habib Rizieq Bertemu

Jum'at, 04 Dec 2020 06:59

Pendidikan, Antara Keluarga, Sekolah dan Masyarakat

Pendidikan, Antara Keluarga, Sekolah dan Masyarakat

Jum'at, 04 Dec 2020 06:54

Apa Kabar Covid-19? Siapkah Sekolah Dibuka?

Apa Kabar Covid-19? Siapkah Sekolah Dibuka?

Jum'at, 04 Dec 2020 06:35

Ibu, Engkaulah Guru Pertama Anakmu

Ibu, Engkaulah Guru Pertama Anakmu

Kamis, 03 Dec 2020 21:26

Anis Byarwati Minta  BI Tingkatkan Kualitas SDM Pelaku UMKM

Anis Byarwati Minta BI Tingkatkan Kualitas SDM Pelaku UMKM

Kamis, 03 Dec 2020 19:52


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X

Kamis, 03/12/2020 12:41

Wartawan Mujahid Itu Mendahului Kita