Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
89.469 views

Dimata Adian Napitupulu, Prabowo Lebih Berharga Tikus Got

JAKARTA (voa-islam.com) - Acara MetroTV, Mata Najwa, tadi malam, menghadirkan tokoh kiri Adian Napitupulu yang mewakili Jokowi, dan Ahmad Yani yang mewakili Prabowo. Acara MetroTV itu, yang memang sudah disetting, tujuahnnya hanya satu : ‘Menghancurkan Profile Capres Prabowo’. Tidak ada lain. MetroTV menjadi tempat siapapun, yang bisa membuat opini negatif terhadap Prabowo, dan memiliki ‘efect damage’ (menghancurkan), serta berskala luas.

Adian Napitulu, pendiri Forkot (Forum Kota), sebuah entitas gerakan kaum kiri, di tahun-tahun menjelang kejatuhan Soeharto. Adian pendiri dan ‘vangard’ (pelopor)  gerakan kaum kiri di ibukota Jakarta, kala itu, dan sekarang dikenal dengan ‘Aktivis 98’, dan dia bergabung  dengan PDIP, kemudian menjadi calon legislatif PDIP 2009 dan 2014.

Adian yang pernah kuliah hukum di sebuah universitas Kristen itu, memiliki ‘trauma’ di saat menjelang kejatuhan Soeharto, dan selalu berhadapan dengan aparat keamanan. Memori masa lalu, itulah yang terus membayangi kehidupannya. ‘Mindsetnya’ (cara berpikirnya), tak pernah berubah, dan terus menjadikan tokoh militer, sebagai ‘musuh’ dan ‘ancaman’ bagi kehidupan pribadinya dan kebebasan.

Termasuk terhadap Prabowo, yang pernah menjadi Danjen Kopassus, dan selalu dilekatkan dengan kasus penculikan ‘aktivis’, yang umumnya dari kelompok kiri. Maka, tampilnya Prabowo di kancah politik, dan menjadi calon presiden, membuat Adian Napitupulu, pendiri ‘Forkot’, tak bisa memejamkan matanya. Apalagi, sekarang dibenaknya terus dibayangi perasaan ‘fear’ (ketakutan), dan akan ini membangitkan motivasi dirinya melakukan gerakan perlawanan.

Seperti dalam acara MetroTV, dan media ini memang memilih tokoh ‘Forkot’, yang sudah sangat jelas, identitasnya karakter ideologinya, dipasang menghadapi Ahmad Yani, yang mewakili sebuah ‘monster’ yang mengancam bagi mereka kaum kiri, yang sekarang ini berhimpun di dalam tubuh PDIP. Sejatinya,  PDIP yang selalu menggunakan simboll ‘merah’ itu, benar-benar tempat berhimpunnya kaum ‘merah’.

Tadi malam, Adian Napitulu dengan sikap sinis, dan sarkasme memperlihatkan jati dirinya, yang sesungguhnya, ketika berhadapan dengan Ahmad Yani di ‘Mata Najwa’. Adian tidak ada sedikitpun empatinya terhadap Prabowo. Di mata Adian, Prabowo itu masih lebih berharga ‘tikus got’. Tak berguna bagi masa depan Indonesia.

Prabowo sebagai militer tidak memiliki prestasi apapun, dan tidak ada yang bisa di catat sebagai sebuah prestasi dalam sejarah bangsa. Di mata Adian Napitupulu,  Prabowo hanyalah sebagai tokoh ‘terkutuk’, karena kejahatan HAM di masa lalu.

Adian Napitulu, membandingkan antara Jokowi dengan Prabowo, seperti membandingkan antara masa depan dengan masa lalu. Jokowi bagian dari masa depan bangsa, harapan rakyat, sebagai tokoh yang bersahaja, jujur, merakyat, pluralis, dan tidak suka terhadap kekerasan. Menurut Adian, Jokowi benar-benar sebagai antitesa masa lalu yang diwakili Prabowo. Jokowi adalah masa depan Indonesia.

Bagi Adian Napitupulu, tokoh seperti Jokowi itu sebagai ‘nabinya’ rakyat jelata, yang memimpikan keadilan, dan kehidupan yang lebih baik, tidak ada lagi penindasan, serta berlakunya semua kebebasan yang menyeluruh dengan lebih bersikap ‘altruisme’ (lebih mementingkan orang lain, dibandingkan dirinya sendiri).

Adian Napitulu dengan sangat berapi-api menjelaskan Jokowi, yang mulai dari bawah, dari Solo dan kemudian Jakarta. Semua dengan gayanya yang ‘blusukan’ itu, dianggap sebagai keberpihakan dan komitmen terhadap rakyat jelata.

Adian Napitulu dengan nada yang sangat sinis, menyatakan bagaimana Prabowo mau memimpin negara, sebagai tokoh militer, dia telah  dipecat oleh pengadilan militer. Bagaimana akan menjadi penglima tertinggi, memimpin militer, sedangkan dia sudah dipecat dari militer, ujar Adian. Kasus masalalu yang dikaitkan dengan HAM, selalu menjadi isu yang paling pokok, yang sekarang diarahkan kepada Prabowo.

Bagaimana Prabowo mau memberantas korupsi, yang sudah memuji Suryadarma Ali, dan menjadi salah satu pendukungnya. Tapi, sekarang menjadi tersangka korupsi, tutur Adian Napitulu. Prabowo menjadi sosok atau steriotipe negatif, yang harus menjadi musuh bersama.

Menjelang acara ‘Mata Najwa’ ditutup, Adian diminta oleh Najwa Shihab, menutup dengan kata yang positip bagi Prabowo, maka lagi-lagi dengan tertawanya yang sangat sinis, Adian mengatakan tentang kesukaan Prabowo terhadap kudanya, dan lebih sinis lagi, pendiri ‘Forkot’ itu, mengatakan Prabowo menjadi idaman ibu-ibu, yang berharap menjadi ‘ibu negara’, tuturnya. Benar-benar sangat menghunjam dan sinis, sikap Adian Napitulu.

Prabowo sekarang menjadi musuh bersama bagi barisan ‘MERAH’, dan tidak menginginkan tampilnya Prabowo memimpin Indonesia. Dengan menggunakan berbagai isu di masa lalu, difasilitasi oleh media,  seperti MetroTV. Timses PDIP sendiri sengaja memilih mantan aktivis kiri menjadi pasukan 'berani mati' di TV, menghadapi 'orang-orang' yang menjadi pendukung Prabowo.

Polarisasi telah membelah bangsa, antara barisan ‘Merah’ dan ‘Hijau’, sampai pada titik kolmunisi tertentu, kampanye negatif yang sekarang ini berlangsung terhadap Prabowo, tidak tertutup dengan  tingkat emosi yang sudah menggelegak, dan hanya ada satu kemungkinan, yaitu lahirnya ledakan sosial dan politik, yang  mengarah kepada apa yang disebut ‘civil war’, suka atau tidak suka. Kalau sudah terjadi, siapapun tidak bisa menghentikannya. Wallahu’alam.

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Opini Redaksi lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Tiga Masjid dan Tiga Sekolah di Pelosok Garut ini Krisis Air Bersih. Ayo Wakaf Sumur.!!

Tiga Masjid dan Tiga Sekolah di Pelosok Garut ini Krisis Air Bersih. Ayo Wakaf Sumur.!!

Jamaah masjid, siswa sekolah dan warga pelosok Garut ini kesulitan air untuk ibadah, bersuci, wudhu, memasak, minum, mandi, dan mencuci. Ayo Wakaf Sumur, Pahala Mengalir Tak Terbatas Umur.!!!...

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Syafani Azzahra, bocah yatim sejak usia tujuh tahun ini bercita-cita ingin menjadi dokter penghafal Al-Qur'an. Setamat SD ia ingin melanjutkan sekolah ke pesantren, tapi terkendala biaya. Ayo...

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Di tengah pandemi Covid-19, permintaan layanan ambulans untuk pasien dan jenazah terus meningkat. Mobil baru IDC akan disulap jadi ambulans, butuh dana 39 juta rupiah untuk biaya modifikasi....

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Menggabung keutamaan Jum’at dan Cinta Yatim, IDC akan berbagi ke Pesantren Tahfizhul Qur’an Darul Hijrah Cikarang. ...

Keluarganya Jadi Korban Pemurtadan, Ustadz Difabel Gigih Berdakwah di Pelosok, Ayo Bantu.!!

Keluarganya Jadi Korban Pemurtadan, Ustadz Difabel Gigih Berdakwah di Pelosok, Ayo Bantu.!!

Terlahir dengan fisik tak sempurna, Ustadz Rohmat diuji istri dan kedua orang tuanya murtad jadi korban kristenisasi. Kini ia gigih berdakwah di pelosok Lembah Ciranca Garut....

Latest News
Ribuan Warga Palestina Hadiri Pemakaman 9 Orang Yang Tewas Dalam Serangan Israel Di Kamp Jenin

Ribuan Warga Palestina Hadiri Pemakaman 9 Orang Yang Tewas Dalam Serangan Israel Di Kamp Jenin

Jum'at, 27 Jan 2023 15:07

Otoritas Palestina Tangguhkan Kerjasama Keamanan Dengan Israel Menyusul Pembantaian Di Kamp Jenin

Otoritas Palestina Tangguhkan Kerjasama Keamanan Dengan Israel Menyusul Pembantaian Di Kamp Jenin

Jum'at, 27 Jan 2023 11:17

Pasukan Khusus AS Tewaskan Komandan Senior Islamic State Dan 10 Rekannya Di Somalia

Pasukan Khusus AS Tewaskan Komandan Senior Islamic State Dan 10 Rekannya Di Somalia

Jum'at, 27 Jan 2023 10:36

Mujahid: Imarah Islam Afghanistan Tidak Akan Runtuh Karena Krisis Ekonomi Dan Kemanusiaan

Mujahid: Imarah Islam Afghanistan Tidak Akan Runtuh Karena Krisis Ekonomi Dan Kemanusiaan

Kamis, 26 Jan 2023 16:16

Polisi India Tangkap Mahasiswa Saat Pemutaran Film Dokumenter BBC 'India, The Modi Question'

Polisi India Tangkap Mahasiswa Saat Pemutaran Film Dokumenter BBC 'India, The Modi Question'

Kamis, 26 Jan 2023 15:16

Al-Azhar Serukan Dunia Islam Boikot Produk Swedia Dan Belanda Karena Penodaan Al-Qur'an

Al-Azhar Serukan Dunia Islam Boikot Produk Swedia Dan Belanda Karena Penodaan Al-Qur'an

Kamis, 26 Jan 2023 14:15

Mantan Menlu AS Mike Pompeo Klaim Berhasil Gagalkan Perang Nuklir India Dan Pakistan Pada 2019

Mantan Menlu AS Mike Pompeo Klaim Berhasil Gagalkan Perang Nuklir India Dan Pakistan Pada 2019

Kamis, 26 Jan 2023 13:34

AS Putuskan Akan Kirim 31 Tank Canggih M1 Abrams Ke Ukraina

AS Putuskan Akan Kirim 31 Tank Canggih M1 Abrams Ke Ukraina

Kamis, 26 Jan 2023 12:35

Training Ilmu EROSI, Cara Anda hadapi Masalah Dengan Tersenyum

Training Ilmu EROSI, Cara Anda hadapi Masalah Dengan Tersenyum

Kamis, 26 Jan 2023 11:37

Saling Anggap Adik-Kakak, Laki dan Wanita Bukan Mahram Boleh Chattingan?

Saling Anggap Adik-Kakak, Laki dan Wanita Bukan Mahram Boleh Chattingan?

Kamis, 26 Jan 2023 11:37

CAIR Desak Pemerintah AS Hentikan Penggunaan Daftar Pantauan 'Teroris'

CAIR Desak Pemerintah AS Hentikan Penggunaan Daftar Pantauan 'Teroris'

Kamis, 26 Jan 2023 11:06

8 Keunikan Pesantren Darul Munir, Modern dan Ramah Santri

8 Keunikan Pesantren Darul Munir, Modern dan Ramah Santri

Kamis, 26 Jan 2023 10:13

Mengapa Modi Tidak Ingin Warga India Tonton Film Dokumenter BBC Tentang Kerusuhan Gujarat??

Mengapa Modi Tidak Ingin Warga India Tonton Film Dokumenter BBC Tentang Kerusuhan Gujarat??

Rabu, 25 Jan 2023 22:05

Presiden Somalia Sebut Iran Ikut Campur Di Negaranya, Terapkan 'Agenda Subersif' Lewat Upaya Bantuan

Presiden Somalia Sebut Iran Ikut Campur Di Negaranya, Terapkan 'Agenda Subersif' Lewat Upaya Bantuan

Rabu, 25 Jan 2023 18:30

Puasa Khusus di Bulan Rajab; Boleh?

Puasa Khusus di Bulan Rajab; Boleh?

Rabu, 25 Jan 2023 15:05

Pakistan Naikan Hukuman Bagi Para Penghina Istri Nabi Dan Sahabat Hingga 10 Tahun Penjara

Pakistan Naikan Hukuman Bagi Para Penghina Istri Nabi Dan Sahabat Hingga 10 Tahun Penjara

Rabu, 25 Jan 2023 15:00

Prancis Pulangkan 15 Wanita Dan 32 Anak-anak Dari Kamp Tahanan Jihadis Di Suriah

Prancis Pulangkan 15 Wanita Dan 32 Anak-anak Dari Kamp Tahanan Jihadis Di Suriah

Rabu, 25 Jan 2023 13:59

Fintech Halal Yang Didukung Aramco Luncurkan Cabang Bank Fisik Di London

Fintech Halal Yang Didukung Aramco Luncurkan Cabang Bank Fisik Di London

Rabu, 25 Jan 2023 09:38

Tahukah Anda, Marah 10 Menit Tubuh Depresi Selama 16 Jam. Ini Solusinya

Tahukah Anda, Marah 10 Menit Tubuh Depresi Selama 16 Jam. Ini Solusinya

Rabu, 25 Jan 2023 09:26

Mahasiswa India Putar Film Dokumenter Tentang Modi Meski Dilarang Pemerintah

Mahasiswa India Putar Film Dokumenter Tentang Modi Meski Dilarang Pemerintah

Selasa, 24 Jan 2023 13:52


MUI

Must Read!
X