Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
21.126 views

Amin Rais Menjadi Mata-Hati Rakyat dan Bangsa Indonesia?

JAKARTA (voa-islam.com) - Amin Rais adalah ‘vangard’ (pelopor) perubahan. Bangsa ini tak pernah menikmati kebebasan seperti sekarang ini, tanpa usaha dan jerih payah Amin Rais.

Saat rezim Soeharto masih kokoh cengkeraman kekuasaannya, Amin Rais sudah menyuarakan agar Soeharto ‘lengser’. Amin Rais terus menyuarakan perlawanan terhadap rezim Soeharto. Sampai gerakan Amin Rais berubah menjadi ‘people power’, dan Soeharto lengser tahun 1998.

Perubahan itu, berlanjut dalam bentuk gerakan ‘reformasi’  terhadap segala aturan dan undang-undang dasar, dan paling pokok membatasi kekuasaan presiden. Hanya dua periode. Mengakhiri otoritarian alias despotisme.

Ketika Amin Rais menjadi Ketua MPR, menghasilkan perubahan yang mendasar dalam sistem ketatanegaraan. Seperti sekarang ini. Rakyat menikmati kebebasan. Menikmati demokrasi. Menikmati kehidupan serba liberal. Indonesia tidak ada padanan dalam hal demokrasi. Diantara negara-negara Islam. Indonesia sangat demokratis dan liberal.

Mungkin ‘reformasi’ itu, akhirnya menjadi sebuah ‘kutukan’. Karena, demokrasi dan liberalisasi di segala aspek bidang kehidupan itu, tak menghasilkan apapun bagi rakyat jelata. Hampir selama sepuluh tahun reformasi ini, seluruh asset dan sumber daya alam, dikuasai oleh asing.

Pernyataan Amin Rais, di berbagai media, mengatakan bahwa Indonesia menjadi bangsa ‘jongos’. Tidak menjadi tuan di negerinya sendiri. Justru yang menjadi tuan bukan rakyat dan bangsa Indonesia, tapi kekuatan pemilik modal asing.

Sampai Amin Rais, ketika bertemu di rumah Prabowo Subianto, di Hambalang bersama tokoh Koalisi Merah Putih, mengatakan bahwa Koalisi Merah Putih, sebagai ‘Bastion’ (benteng terakhir), bagi masa depan Indonesia. Ini sebuah harapan juga pesimisme.

Ini bentuk keprihatinan Amin Rais terhadap rezim baru dibawah Jokowi, yang dia yakini akan lebih memberikan keleluasaan terhadap kepentingan asing. Masuk akal. Karena Jokowi membawa ‘gerbong’ para cukong (konglomerat) yang menjadi ‘backbone’ (tulang punggung) kemenangannya.

Inilah sebenarnya yang menjadi keprihatinan Amin Rais. Bukan semata kemenangan Jokowi. Bukan semata ‘dengki’ kepada pribadi Jokowi. Tapi kelompok-kelompok kepentingan dibelakang Jokowi itulah yang menjadi keprihatinan Amin Rais.

Hanya Amin Rais dan Koalisi Merah Putih kalah. Segala apa yang menjadi keprihatinan Amin Rais dinilai tidak masuk akal dan terlalu mengada-ngada. Mungkin ada pendukung Jokowi yang menganggap Amin Rais sudah 'sakit jiwa'. 

Rakyat sudah terlanjur dimanipulasi dengan berbagai opini yang menyudutkan Koalisi Merah Putih. Termasuk kampanye negative terhadap Amin Rais. Melalui media massa dan media sosial. Bahkan ada sekelompok masyarakat  di Yogya, pendukung Jokowi yang ‘meruwat’ Amin Rais.

Sebaliknya kemenangan Jokowi tidak bisa memberikan optimisme. Jokowi tidak mendapat dukungan kekuatan parlemen yang memadai. Koalisi Indonesia Hebat (KIH) yang mendukung Jokowi terdiri dari PDIP, PKB, Nasdem, Hanura, dan PKPI, lima kali kalah dalam voting di parlemen.

Sekarang kedudukan Ketua DPR dan MPR, termasuk Ketua-Ketua Komisi DPR, di tangan Koalisi Merah Putih. Inilah yang menjadi pokok persoalan baru, antara Jokowi dan Koalisi Merah Putih.

Maka, sekarang digalang besar-besaran, dukungan massa kepada Jokowi. Sehingga, muncul polarisasi yang sengaja diciptakan, yaitu Koalisi Merah yang menguasai DPR dan MPR melawan Koalisi Jokowi-Rakyat. Kampanye ini akan terus diciptakan.

Bahkan, ada langkah-langkah dijalankan KIH secara terbuka dan tertutup, bagaimana melemahkan dan menghancurkan Koalisi Merah Putih. Seperti usaha memasukkan unsur-unsur partai Koalisi Merah Putih ke dalam pemerintah Jokowi, termasuk perpecahan PPP, dan bergabung dengan Koalisi Indonesia Hebat.

Sepanduk terpampang di seluruh Jakarta, bahwa Jokowi ‘presiden pilihan rakyat’ dan pilkada lewat DPRD, sebagai pengkhiantan terhadap rakyat. Bahkan, sampai ada ancaman akan menduduki DPR, jika mengganggu pemerintahan Jokowi.

Seakan yang lain itu bukan pilihan dan tidak mendapatkan dukungan rakyat. Padahal Jokowi hanya mendapatkan suara 52 persen. Kemenangannya bukanlah mayoritas mutlak. Begitu pula PDIP hanya mendapatkan suara 18 persen suara dalam pemilu legislatif. Tapi seolah-olah hanya Jokowi yang menjadi pilihan rakyat. Satu-satunya.

Sejak kemenangan Koalisi Merah Putih di DPR dan MPR, terus digelembungkan tentang isu akan adanya boikot terhadap pelantikan Jokowi, dan pelengseran Jokowi melalui MPR. Dengan segala ulasan dan opini dibuat secara terus-menerus oleh media pendukung Jokowi.

Kemudian Jokowi bermanuver dengan mendatangi Aburizal Bakri dan Prabowo. Memastikan pelantikannya sebagai presiden berjalan. Itulah strategi politik mereka. Menyerang sebelum lawan menyerang. Taktik dunia intelijen dijalankan.

Amin Rais memang harus diakui sebagai ‘King Maker’. Melalui ‘Poros Tengah’ Amin Rais, membuat Megawati yang menang pemilihan legislative, gagal menjadi presiden tahun l999. Melalui ‘Poros Tengah’, lahir pemimpin baru, yaitu Abdurrahman Wahid.

Abdurrahman Wahid, saat menjadi presiden terlalu banyak bertingkah, dan tidak jelas arah pemerintahannya, dan justru mengancam integritas nasional, melalui gerakan ‘people power’ Abdurrahman Wahid, kemudian 'di impeacht’ (dilengserkan) oleh DPR, karena skadal  ‘Bulog Gate dan Brunei Gate’. Dia lengser. Semua itu tak terlepas campur tangan Amin Rais.

Penolakan Amin Rais terhadap Mega dan mengangkat Abdurrahman Wahid, karena Mega dan PDIP yang menang pemilu tahun l998, sudah dipandang sebagai ancaman dengan warna ‘merahnya’ bagi bangsa.

Kalangan Islam merasa kawatir ‘fears’, melihat gelombang ‘merah’ yang begitu massif di parlemen, bukan hanya semata sebagai gerakan politik, tapi Mega dan PDIP, sebagai gerakan ideologi.

Inilah yang menjadi keprihatinan Amin Rais. Sama sekali bukan ‘ansicht’ kekuasaan. Namun, Abdurrahman Wahid yang tokoh NU itu, ternyata juga lebih ‘nyleneh’ lagi. Abdurrahman Wahid, juga secara ideologis, hanya memberi keuntungan kepada kelompok dan golongan anti-Islam.

Beberapa waktu lalu, saat pemillihan presiden 2014, antara kubu Jokowi dan Prabowo, melalui pernyataannya Amin Rais, dan sangat gamblang, menggambarkan pemilihan presiden 2014 itu, seperti ‘perang Badr’. Perang antara mukmin - kafir.

Pernyataan Amin Rais itu, menggegerkan berbagai kalangan, terutama kubu Jokowi. Tak kurang tokoh Katolik Fran Magnis Suseno sangat berang dengan pernyataan Amin Rais.

Kemarin, saat para tokoh dari berbagai kalangan dalam dan luar negeri hadir dalam pelantikan Jokowi, justru Amin Rais tidak hadir dalam pelantikan itu. Ketidak hadiran Amin Rais menimbulkan berbagai pertanyaan. Mengapa Amin Rais tidak hadir?

Sampai ada yang menuduh Amin tidak mementingkan agenda kebangsaan. Semua tokoh memberi puja-puji kepada Jokowi. Hanya Amin Rais tidak memberi puja-puji kepada Jokowi, bahkan tidak menghadiri pelantikan Jokowi.

Jokowi diarak dengan ‘kreta kencono’ menuju Istana. Penuh kemeriahan. Sanjungan dan pujian. Hanya Amin Rais. Tetap berada di Yogya. Tak beranjak pergi ke Senayan, Jakarta.

Amin Rais masih memilliki hati nurani. Memang, tak layak memberikan puja-puji kepada manusia. Siapapun manusianya. Termasuk Jokowi.

Amin Rais tetap memiliki ‘furqon’ (pembeda) dalam dirinya. Mana baik dan mana buruk. Mana haq dan mana bathil. Tak larut oleh apapun yang ada disekelilingnya. Dia tetap menjadi mata-hati bangsa. Di tengah-tengah kehidupan yang penuh dengan kepalsuan. Wallahu’alam.

[email protected]

 

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Opini Redaksi lainnya:

+Pasang iklan

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Pusat Jam Tangan Impor Murah

Tampil cantik dan keren dengan jam tangan impor pilihan. Tersedia koleksi ribuan jam tangan untuk pria dan wanita, harga dijamin murah.
http://timitime.asia

Terpapar Virus, Bayi Khatthab Kritis 13 Hari di Rumah Sakit. Ayo Bantu.!!

Terpapar Virus, Bayi Khatthab Kritis 13 Hari di Rumah Sakit. Ayo Bantu.!!

Tergolek kritis di rumah sakit karena terpapar virus yang menjalar ke otak, biaya perawatan 13 hari sudah mencapai 28 juta. Kedua orang tuanya adalah aktivis pejuang dakwah berekonomi dhuafa,...

IDC Serahkan Motor kepada Dai Gunung Lawu. Ayo Wakaf Motor Dakwah

IDC Serahkan Motor kepada Dai Gunung Lawu. Ayo Wakaf Motor Dakwah

Beratnya tugas dai pedalaman di Gunung Lawu. Jarak tempuh dan medan pedalaman sering kali harus membelah hutan, naik turun bukit, jalan berkelok, aspal rusak dan tanah becek. Ayo Wakaf Motor...

Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an Dirawat Inap Sakit Typus. Ayo Bantu.!!

Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an Dirawat Inap Sakit Typus. Ayo Bantu.!!

Tanpa didampingi ibu dan ayah yang sudah wafat, Muhammad Zulfian harus berjuang melawan penyakit typus saat mengejar cita-cita di Rumah Tahfizh Al-Qur'an Sidoarjo, Jawa Timur...

Mujahid Dakwah di Pelosok Sidokerto Menderita Gagal Ginjal. Ayo Bantu..!!

Mujahid Dakwah di Pelosok Sidokerto Menderita Gagal Ginjal. Ayo Bantu..!!

Uzur gagal ginjal, Ustadz Darmanto tak bisa berdakwah dan mencari nafkah. Untuk menutupi biaya berobat dan pesantren anak-anaknya sebesar 3,5 juta perbulan, ia mengandalkan gaji istri guru TK...

Warga Bugel Polokarto Butuh Dakwah, Ayo Bantu Wakaf Quran dan Perangkat Taklim

Warga Bugel Polokarto Butuh Dakwah, Ayo Bantu Wakaf Quran dan Perangkat Taklim

Warga di pelosok Polokarto Sukoharjo yang masih minim dakwah ini sangat haus terhadap pengajian dan pembinaan Dinul Islam. Ayo bantu wakaf, pahalanya terus mengalir berlipat-lipat tak terbatas...

Latest News
Catatan Ibu Rumah Tangga: Tolak Perda Agama, PSI Tak Demokratis?

Catatan Ibu Rumah Tangga: Tolak Perda Agama, PSI Tak Demokratis?

Ahad, 18 Nov 2018 23:57

Said Aqil Siradj Tak Sependapat dengan Pernyataan Ketua Umum PSI Terkait Perda Agama

Said Aqil Siradj Tak Sependapat dengan Pernyataan Ketua Umum PSI Terkait Perda Agama

Ahad, 18 Nov 2018 21:54

Seorang Pembom Jibaku Wanita Ledakkan Diri Dekat Kantor Polisi Grozny Chechnya

Seorang Pembom Jibaku Wanita Ledakkan Diri Dekat Kantor Polisi Grozny Chechnya

Ahad, 18 Nov 2018 21:30

Serangan Jihadis Suriah Tewaskan 18 Tentara Rezim Assad di Latakia

Serangan Jihadis Suriah Tewaskan 18 Tentara Rezim Assad di Latakia

Ahad, 18 Nov 2018 21:00

Sumber Israel Akui Hamas Miliki Rudal Pengubah Permainan yang dapat Mencapai Israel dengan Mudah

Sumber Israel Akui Hamas Miliki Rudal Pengubah Permainan yang dapat Mencapai Israel dengan Mudah

Ahad, 18 Nov 2018 20:35

Pembalut untuk Nge-fly, Situ Remaja Sehat?

Pembalut untuk Nge-fly, Situ Remaja Sehat?

Ahad, 18 Nov 2018 16:49

Pasukan Rezim Assad Rebut Kembali Benteng Terakhir Islamic State di Suriah Selatan

Pasukan Rezim Assad Rebut Kembali Benteng Terakhir Islamic State di Suriah Selatan

Ahad, 18 Nov 2018 14:00

Ada Nilai-nilai Agama di Prinsip Berbangsa

Ada Nilai-nilai Agama di Prinsip Berbangsa

Ahad, 18 Nov 2018 13:35

Eggi Sudjana: Pernyataan Grace Lebih Parah dari Ahok

Eggi Sudjana: Pernyataan Grace Lebih Parah dari Ahok

Ahad, 18 Nov 2018 12:58

Puisi Fadli: Petruk jadi Raja

Puisi Fadli: Petruk jadi Raja

Ahad, 18 Nov 2018 12:35

Janji Prabowo-Sandi: Cetak Uang Braille

Janji Prabowo-Sandi: Cetak Uang Braille

Ahad, 18 Nov 2018 11:35

Poster Raja Jokowi hingga Akun-akun Robot

Poster Raja Jokowi hingga Akun-akun Robot

Ahad, 18 Nov 2018 10:35

5 Tentara Filipina Tewas 23 Terluka dalam Penyergapan Kelompok Abu Sayyaf di Jolo

5 Tentara Filipina Tewas 23 Terluka dalam Penyergapan Kelompok Abu Sayyaf di Jolo

Sabtu, 17 Nov 2018 18:15

Pemimpin Hamas Bersumpah Targetkan Tel Aviv Jika Israel Kembali Melakukan Agresi ke Gaza

Pemimpin Hamas Bersumpah Targetkan Tel Aviv Jika Israel Kembali Melakukan Agresi ke Gaza

Sabtu, 17 Nov 2018 17:30

Laporan: CIA Simpulkan Mohammed Bin Salman Perintahkan Pembunuhan Khashoggi

Laporan: CIA Simpulkan Mohammed Bin Salman Perintahkan Pembunuhan Khashoggi

Sabtu, 17 Nov 2018 15:00

Sungguh Ukhti, Cantikmu Beda

Sungguh Ukhti, Cantikmu Beda

Sabtu, 17 Nov 2018 11:02

JNIM Nyatakan Bertanggung Jawab atas Pemboman di Kota Gao Mali Utara

JNIM Nyatakan Bertanggung Jawab atas Pemboman di Kota Gao Mali Utara

Jum'at, 16 Nov 2018 21:45

2 Pemimpin Senior Khmer Merah Pembantai Muslim Cham dan Etnis Vietnam Divonis Seumur Hidup

2 Pemimpin Senior Khmer Merah Pembantai Muslim Cham dan Etnis Vietnam Divonis Seumur Hidup

Jum'at, 16 Nov 2018 21:20

Mantan Wakil Komandan Al-Shabaab Calonkan Diri Sebagai Pemimpin Negara Bagian Barat Daya Somalia

Mantan Wakil Komandan Al-Shabaab Calonkan Diri Sebagai Pemimpin Negara Bagian Barat Daya Somalia

Jum'at, 16 Nov 2018 20:15

Tidak perlu Berlaku Toleran ke PKI

Tidak perlu Berlaku Toleran ke PKI

Jum'at, 16 Nov 2018 18:43


Reseller tas batam

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X