Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
6.725 views

Tontonan Peringatan KAA, Penjajahan, Perbudakan dan Kemelaratan Rakyat

JAKARTA (voa-islam.com) - Mulai hari ini akan berlangsung sebuah ‘tontotan’ yang disuguhkan kepada rakyat tentang peringatan KAA (Konferensi Asia Afrika), ditengah kegagalan Jokowi memerintah negeri ini. KAA tontotan yang tidak menarik, dan  tidak memberi manfaat apapun bagi rakyat.

Di mana rakyat ditimpa penderitaan yang semakin dalam. Mereka terpuruk akibat berbagai kenaikan kebutuhan pokok. Rakyat dicekik dengan berbagai kenaikan kebutuhan pokok. Mulai dari beras, minyak, gula, terigu, cabe,  sayur-mayur, dan semua barang kebutuhan pokok lainnya.

Masih ditambah lagi dengan kenaikan BBM, gas, tariff dasar listik (TDL), angkutan (tranportasi). Semua naik. Menjelang puasa dan lebaran rakyat terus dihimpit dan digencet oleh Jokowi dengan kenaikan-kenaikan yang membuat rakyat semakin sengsara.

Tontontan KAA tidak memberikan dampak apapun bagi kehidupan rakyat. Termasuk terhadap posisi Indonesia di dalam percaturan politik regional dan global. Sekalipun Indonesia mempunyai posisi strategis secara geopolitik dan geostrategic, Indonesia tetap menjadi negara ‘jajahan’ antara Amerika, Eropa, dan Cina.

Pertemuan KAA yang dihadiri oleh berbagai pemimpin negara di dunia, yang berlangsung di Jakarta, hanyalah pertemuan ‘kangen-kangenan’ (romanstisme) di antara anggota KAA, yang sudah terbelenggu oleh penjajahan dan perbudakan oleh kekuatan imperialis dan kapitalis global. Seperti Amerika, Eropa dan Cina.

Triumvirat (Amerika, Eropa, dan Cina) inilah yang sekarang ini menjadi penentu kehidupan global dan regional di berbagai kawasan dunia.

Negara-negara Asia dan Afrika yang merupakan negara pheriperal (pinggiran), dan selalu bergantung (dependensi) kepada kekuatan ‘triumvirat), tidak mungkin akan bisa melepaskan diri dari genggaman kekuatan penjajah atau kolinialisme. Apalagi, para pemimpin Asia dan Afrika, mereka ini tak lebih tipologi dari ‘jongos’ para penjajah.

Mereka tidak akan pernah bisa melakukan perubahan apapun, tanpa restu para ‘bos’ yang sudah menjajah negara-negara Asia dan Afrika, sejak berakhirnya Perang Dunai I.

Penjajahan itu terus berlanjut hingga hari ini. Para penjajah kaum imperialis dan kapitalis yang sudah menikmati hasil penjajahan dan perbudakan, dan mengeruk seluruh sumber daya alam atau kekayaan alam di negara-negara Asia dan Afrika, tidak akan pernah berhenti.

Para penjajah Amerika, Eropa dan Cina, tidak akan bermurah hati, membiarkan setiap pemimpin dan gerakan yang bertujuan ingin melepaskan negaranya dari penjajahan dan perbudakan oleh kaum imperialis dan kapitalis yang sudah mencekik itu.

Para penguasa lokal yang sudah menjadi jongos penjajah Amerika, Eropa, dan Cina  itu, tak akan pernah menaruh perhatian terhadap nasib rakyatnya yang sudah penuh dengan   penderitaan. Bahkan, mereka akan meghancurkan setiap kekuatan yang muncul, dan ingin melepaskan diri dari penajajah koionialis Amerika, Eropa dan Cina.

Lihat negara Timur Tengah, Arab, dan Afrika yang melakukan revolusi yang disebut ‘Arab Spring’ (musim semi Arab), sekarang dibikin luluh lantak. Rakyat di Timur Tengah, Arab dan Afrika, yang sudah  membuang para pemimpin negaranya yang sudah menjadi ‘anjing’ piaraan Amerika, Eropa, dan Cina, sekarang dibikin porak-poranda. Hancur.

Perang berkecamuk dengan sangat dahsyat. Sudah ratusan ribu rakyat di Timur Tengah, Arab, dan Afrika yang tewas. Akibat perang. Perang diantara kekuatan baru melawan kekuatan lama yang merupakan pendukung dari kaum komprador (pendukung) para penjajah Amerika, Eropa, dan Cina.

Kekuatan para penjajah imperialis dan kapitalis, tidak pernah mau memberikan hak-hak dasar bagi kehidupan rakyat di Asia dan Afrika.

Di kawasan Timur Tengah, Arab dan Asia terjadi powershif (perubahan kekuatan) dan geostrategi. Di mana sekarang Amerika dan Eropa bergandeng tangan dengan rezim Syi'ah Iran, menghancurkan kekuatan Sunni, yang sudah diberi lebel teroris, fundamentalis, radikal, dan militan oleh para penjajah yaitu Zionis-Israel, Amerika, dan Eropa.

Sementara itu, di Asia peranan Amerika Serikat yang sudah jompo itu, digantikan oleh Cina. Cina menjadi penjajah baru di kawasan Asia menggantikan Amerika.

Indonesia menjadi jajajahan Cina, yang sebelumnya dijajah oleh Amerika. Lihat Jokowi dan JK, tak lain, bagian dari kepentingan Cina di Indonesia.  

Sekarang ini, kekuatan penjajah global yang sudah mencekik terhadap rakyat Asia dan Afrika, mereka bersama-sama menyanyikan lagu ‘sengau’ yang harus diikuti oleh semua peserta Konferensi Asia dan Afrika (KAA), perang melawan terorisme. Persis seperti yang dinyanyikan ‘bos’ di Gedung Putih.

Kesepakatan tentang dukungan terhadap negara Palestina merdeka dan berdaulat masih sangat jauh. Hanya sebatas menjadi isu politik. Tidak akan ada perjuangan yang riil, sampai Palestina menjadi merdeka.

Memperjuangkan Palestina merdeka, pasti mentok ditangan Israel, Amerika, Eropa, dan Cina. Karena, Dewan Keamanan PBB hanyalah alat negara-negara penjajah. Perjuangan kemerdekaan rakyat Palestina, hanya ada di tangan rakyat Palestina.

Jadi di tengah-tengah kehidupan yang semakin sulit dan penuh dengan penderitaan, perang,  penjajahan, perbudakan oleh kekuatan imperialis Barat dan Cina, tak akan pernah memberikan manfaat apapun bagi  rakyat Indonesia. KAA tontonan yang tidak menarik bagi rakyat. Wallahu’alam.

*mashadi/dtta

 

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Opini Redaksi lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Syafani Azzahra, bocah yatim sejak usia tujuh tahun ini bercita-cita ingin menjadi dokter penghafal Al-Qur'an. Setamat SD ia ingin melanjutkan sekolah ke pesantren, tapi terkendala biaya. Ayo...

Mushalla Reyot di Pelosok Garut Terancam Roboh, Ayo Bantu.!!!

Mushalla Reyot di Pelosok Garut Terancam Roboh, Ayo Bantu.!!!

Mushalla kayu di pelosok Garut ini menyedihkan. Dindingnya reyot, rapuh, dan keropos bisa roboh setiap saat. Dibutuhkan dana 50 juta rupiah untuk renovasi total bangunan permanen dan diperluas....

Wakaf Air: IDC Salurkan 11 Juta untuk Tandon Air & Perlengkapan Sumur PTQ Az Zuman Klaten

Wakaf Air: IDC Salurkan 11 Juta untuk Tandon Air & Perlengkapan Sumur PTQ Az Zuman Klaten

Program Wakaf Sumur IDC telah menyalurkan dana 11 Juta rupiah untuk kebutuhan tandon air, pompa air dan perlengkapan sumur di Pesantren Tahfidz Quran (PTQ) Az Zuman, Jambu Kulon, Ceper, Klaten....

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Di tengah pandemi Covid-19, permintaan layanan ambulans untuk pasien dan jenazah terus meningkat. Mobil baru IDC akan disulap jadi ambulans, butuh dana 39 juta rupiah untuk biaya modifikasi....

Wakaf Sumur: IDC Salurkan Tandon Air 2200 Liter dan Pipanisasi ke Masjid Al-Huda Plupuh Sragen

Wakaf Sumur: IDC Salurkan Tandon Air 2200 Liter dan Pipanisasi ke Masjid Al-Huda Plupuh Sragen

Mari berlomba-lomba dalam kebaikan dan wakaf. Semoga menjadi pahala yang berlipat-lipat dan terus mengalir tak terbatas umur, seiring banyaknya warga yang memanfaatkan wakaf tersebut untuk kemaslahatan...

Latest News
Terlintas Pikiran “Porno” Haruskah Mandi Besar?

Terlintas Pikiran “Porno” Haruskah Mandi Besar?

Selasa, 28 Sep 2021 05:50

Kekejaman PKI Harus Terus Diingat

Kekejaman PKI Harus Terus Diingat

Senin, 27 Sep 2021 21:32

Pemimpin Taliban Larang Para Prajuritnya Terlalu Narsis

Pemimpin Taliban Larang Para Prajuritnya Terlalu Narsis

Senin, 27 Sep 2021 20:45

Akal Juga Butuh Nutrisi Bergizi

Akal Juga Butuh Nutrisi Bergizi

Senin, 27 Sep 2021 19:56

CIA Dilaporkan Berencana Culik Atau Bunuh Pendiri Wikileaks Julian Assange Pada 2017

CIA Dilaporkan Berencana Culik Atau Bunuh Pendiri Wikileaks Julian Assange Pada 2017

Senin, 27 Sep 2021 18:35

Pemuda Palestina Pukul Mundur Pasukan Israel Dan Pemukim Ilegal Yahudi Yang Coba Masuki Nablus

Pemuda Palestina Pukul Mundur Pasukan Israel Dan Pemukim Ilegal Yahudi Yang Coba Masuki Nablus

Senin, 27 Sep 2021 17:38

Training Masak ala Quranic Quantum Food yang tayang 2x di Khazanah Trans7

Training Masak ala Quranic Quantum Food yang tayang 2x di Khazanah Trans7

Senin, 27 Sep 2021 14:46

Pajak, Haruskah Ada dalam Dunia Pendidikan?

Pajak, Haruskah Ada dalam Dunia Pendidikan?

Senin, 27 Sep 2021 11:08

Boyband BTS & Behind The Scene Agenda Besar SDGs

Boyband BTS & Behind The Scene Agenda Besar SDGs

Senin, 27 Sep 2021 09:30

Bukhori Kritik Wacana Opsi TNI-Polri sebagai Penjabat Kepala Daerah: Pemerintah Jangan Seret Mereka

Bukhori Kritik Wacana Opsi TNI-Polri sebagai Penjabat Kepala Daerah: Pemerintah Jangan Seret Mereka

Senin, 27 Sep 2021 08:22

Belajar Quantum Emotional Healing Langsung ke Masternya, DR. Syamsul Balda

Belajar Quantum Emotional Healing Langsung ke Masternya, DR. Syamsul Balda

Senin, 27 Sep 2021 07:49

Taliban: Bandara Kabul Siap Untuk Penerbangan Internasional

Taliban: Bandara Kabul Siap Untuk Penerbangan Internasional

Ahad, 26 Sep 2021 21:15

Komunis Benci Agama, Tapi Anehnya Mendukung Pancasila

Komunis Benci Agama, Tapi Anehnya Mendukung Pancasila

Ahad, 26 Sep 2021 21:00

Hamas Desak Sudan Lindungi Aset Warga Palestina

Hamas Desak Sudan Lindungi Aset Warga Palestina

Ahad, 26 Sep 2021 20:50

Turki Pertimbangkan Beli Rudal S-400 Rusia Kedua Meski Keberatan AS

Turki Pertimbangkan Beli Rudal S-400 Rusia Kedua Meski Keberatan AS

Ahad, 26 Sep 2021 20:35

Serangan Balik

Serangan Balik

Ahad, 26 Sep 2021 20:31

Santri Darul Aman Gombara Raih Gelar Juara Kombanas Virtual 2021

Santri Darul Aman Gombara Raih Gelar Juara Kombanas Virtual 2021

Ahad, 26 Sep 2021 20:26

73 Anak Palestina Terluka Akibat Serangan Pasukan Zionis Israel Di Tepi Barat Dalam 2 Pekan Terakhir

73 Anak Palestina Terluka Akibat Serangan Pasukan Zionis Israel Di Tepi Barat Dalam 2 Pekan Terakhir

Ahad, 26 Sep 2021 20:04

Gaji Fantastis Wakil Rakyat

Gaji Fantastis Wakil Rakyat

Ahad, 26 Sep 2021 19:49

 Penyerangan kepada Ustaz Tak Boleh Diremehkan!

Penyerangan kepada Ustaz Tak Boleh Diremehkan!

Ahad, 26 Sep 2021 19:24


MUI

Must Read!
X