Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
23.558 views

Pemimpin Tertinggi Syi'ah Houthi Tewas Akibat Serangan Udara Saudi

RIYADH (voa-islam) - Arab Saudi dan negara-negara Teluk membentuk aliansi militer menghadapi kudeta militer yang dilakukan oleh Syi'ah Houthi di Yaman. Hanya dalam waktu kurang dari tiga lima bulan, Yaman Utara dan Selatan telah jatuh ke tangan Syi'ah Houthi. Syi'ah sudah menjadi ancaman regional, bersamaan dengan jatuhnya Yaman.

Menurut Al Arabiya News  melaporkan bahwa Arab Saudi mengerahkan 150.000 tentara, 100 pesawat tempur dan pasukan angkatan laut ke Yaman setelah Presiden Hadi meminta bantuan negara-negara sekutu Teluk untuk melawan pemberontak Houthi, yang sudah maju ke arah mendaktikota Aden - di mana kekuatan Syi'ah Houthi berhasi menggulingkan Presiden Hadi dari kekuasaan melalui kudeta.

Pesawat tempur Kerajaan Araab Saudi mulai melakukan opersi udara Kamis pagi, dan menghancurkan basis Hothi yang dijaga oleh rudal anti serangan udara. Serangan pasukan Arab Saudi itu, setidaknya telah mencapai sasaran utama, yaitu empat jet tempur Houthi dan rudal permukaan-ke-udara (SAM). 

Laporan menyatakan bahwa pemimpin tertinggi Syi'ah Houthi yaitu Abdulkhaliq al-Houthi, Yousuf al-Madani, dan Yousuf al-fishi tewas, dan kepala Komite Revolusioner  Houthi, Mohammed Ali al-Hothi, luka berat, akibat serangan udara koalisi.

Koalisi yang terdiri negara-negara Teluk, terdiri Arab Saudi, Uni Emirat Arab,Qatar,  kecuali Oman telah bergabung, dan melakukan serangan udara terhadap posisi Houthi di Sanaa. Sementara itu, negara Teluk masing-masing mengerahkan pasukan jet tempur mereka untuk menyerang Houthi.

Negara Non Teluk juga telah menunjukkan dukungan mereka untuk Operasi "Decisive Storm", diantaranya Jordan mengerahkan enam jet tempur, Maroko, yang menyatakan "solidaritas penuh" ke Arab Saudi, dan mengirimkan enam jet tempur sementara Sudan menyediakan tiga jet tempur.

Pada hari Kamis, sebuah media militer menegaskan bahwa Sudan mengambil bagian dalam operasi militer yang dipimpin Saudi. Tidak ada rincian lebih lanjut tapi juru mengatakan seluruh negara Teluk akan mengerahkan kekuatan militernya.

Seorang pejabat Yordania mengatakan kepada Reuters, "Hal ini sejalan dengan langkah mendukung legitimasi pemerintahan di Yaman, keamanan dan stabilitas ... Yaman serta dan keamanan Teluk adalah kepentingan strategis yang tinggi untuk Jordan", tegasnya.

Namun, pejabat itu menolak untuk mengomentari laporan bahwa Jordan bisa memberikan bantuan pasukan darat untuk menghadapi Houthi. Sementara itu, menurut Al Arabiya News mengatakan Mesir dan Pakistan akan mengirimkan jet tempur dan kapal perang untuk mengambil bagian dalam kampanye melawan Houthi.

Pada hari Kamis, Mesir menegaskan hal itu akan bergabung dengan koalisi yang dipimpin Saudi.  "Koordinasi sedang berjalan dengan Arab Saudi dan negara-negara Teluk untuk mempersiapkan partisipasi angkatan udara dan angkatan laut Mesir Mesir, dan kekuatan tanah jika memungkinkan, sebagai bagian dari aksi koalisi," kata kementerian luar negeri Mesir dalam sebuah pernyataan .

Sumber lain militer Mesir mengatakan bahwa Mesir berpartisipasi dalam operasi militer dengan kedua angkatan laut dan udara. Kemudian, para pejabat Mesir mengatakan empat kapal perang memasuki Suez menuju Teluk Aden untuk memberikan dukungan lebih lanjut untuk Operasi "Badai Tegas."

Para pejabat menambahkan bahwa kapal akan mengambil bagian dalam operasi "untuk mengamankan" perairan strategis yang mengontrol akses ke selatan Terusan Suez.

Barat yang mendukung kelompok oposisi Koalisi Nasional Suriah juga mengatakan mendukung operasi Saudi dan menyuarakan dukungannya terhadap Hadi sebagai pemimpin Yaman "sah".  Selain dukungan negara-negara Arab, Presiden AS Barack Obama resmi menyatakan dukungan logistik dan intelijen untuk "Badai Tegas."

Mantan Perdana Menteri Lebanon,  Saad al-Hariri mengatakan kepada Al Arabiya News bahwa "kita semua memiliki hubungan baik dengan Iran, namun Iran tidak dapat melakukan intervensi dengan cara itu mengintervensi Yaman, tegasnya.

Namun, pejabat Houthi politbiro Mohammed al-Bukhaiti kepada Reuters, bahwa kelompok Syiah disiapkan untuk menghadapi kampanye Saudi tanpa meminta bantuan dari sekutu mereka Iran. Meskipun, faktnya Iran telah mengapalkan ratusan ton senjata melalui udara dan laut kepada pemberontak Syi'ah Houthi di Yaman.

Ketika ditanya apakah sudah ada komunikasi dengan Iran sejak awal serangan, atau jika Houhtis akan mencari bantuan militer dari Teheran, Bukhaiti mengatakan: "Tidak. Orang-orang Yaman siap untuk menghadapi agresi ini tanpa campur tangan asing. "

Sementara itu, Hariri dijelaskan Houthi berkembang di Yaman sebagai "tidak dapat diterima," dan  Saudi melakukna  "pencegahan," dan menyuarakan dukungannya kepada Hadi sebagai "sah" pemimpin negara.

Seorang pegamat  politik yang berbasis di Dubai Shakib Mathni mengatakan kepada Al Arabiya News bahwa "tanpa operasi militer, kudeta terhadap Hadi akan sepenuhnya sempurna", tambahnya.

Mathi mengatakan operasi militer datang "terlambat", dan  ekspansi Houthi '"akan memacu konflik yang lebih luas tidak hanya di Yaman, tetapi di wilayah Teluk dan Arab", tambahnya.

Dia menambahkan, "Houthi tidak sendiri," mengacu pada klaim dukungan Iran. "Mereka memiliki kekuatan militer yang setara dengan rezim Yaman yang digulingkan. Aliansi ini tidak hanya akan membuat perang saudara, tetapi perang saudara ke seluruh Arab, tegasnya.

Pada hari Kamis, Menteri Pertahanan Saudi memperingatkan putra pemimpin Yaman Ali Abdullah Saleh yang digulingkan, Ahmed Ali Saleh tidak menyerang Aden. Banyak rakyat Aden melihat mantan presiden Ali Abdullah Saleh, seorang pengecam keras Hadi, sebagai penghasut sebenarnya di balik perluasan gerakan Muslim Syiah Houthi ke kota Aden.

Saleh masih sangat berpengaruh di militer. Pasukan Pengawal Republik yang masih setia kepadanya, dan diyakini mendukung pasukan Houthi melawan Hadi. Jadi mantan Presiden Abdullah Saleh telah mendukung Syi'ah Hoouthi.

Presiden Hadi, yang tetap berbasis di Aden, dalam semangat tinggi setelah operasi Saudi yang dipimpin meluncurkan "Badai Tegas," kata seorang ajudan.

"Operasi ini telah memulihkan tekad rakyat" untuk melawan Houthi, Mohammed Marem, direktur kantor Hadi, kepada Reuters.

Dalam operasi militer yang dijalankan oleh pasukan Hadi telah meciptakna keseimbangan baru, dan para pemimpin militer yang setia kepada Hadi kembali menguasai bandara Aden. Perang akan berkecamuk lebih luas, akibat konflikasi antara Presiden Ali Abdullah Saleh dengan Presiden Hadi dan Syi'ah Houthi. Wallahu'alam.

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Opini Redaksi lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Mushalla Al-Mubarok Ambruk Diterjang Hujan, Ayo Bantu..!!!

Mushalla Al-Mubarok Ambruk Diterjang Hujan, Ayo Bantu..!!!

Mushalla ini ambruk tak kuat menahan gempuran hujan deras. Kegiatan ibadah dan syiar mushalla pun terhenti. Ayo bantu renovasi supaya pada bulan Ramadhan warga bisa shalat jamaah, tarawih dan...

Kisah Pilu Abdurrahman, Balita Pejuang Tumor Mata Menangis Bercucuran Darah. Ayo Bantu.!!

Kisah Pilu Abdurrahman, Balita Pejuang Tumor Mata Menangis Bercucuran Darah. Ayo Bantu.!!

Belum genap berusia 2 tahun, bocah imut mungil ini harus menjalani hidup dengan dahsyatnya penyakit tumor ganas di. Hari-harinya dipenuhi tangis bersimbah darah yang mengucur dari luka matanya...

Rumah Dakwah Ustadz Sukarman Reyot Terancam Roboh, Ayo Bantu!

Rumah Dakwah Ustadz Sukarman Reyot Terancam Roboh, Ayo Bantu!

Sungguh prihatin kondisi rumah Ustadz Ahmad Sukarman ini. Rumah tinggal yang difungsikan sebagai markas pengajian ini sangat tidak layak, rapuh dan reyot terancam roboh....

Hidup Sebatang Kara, Muallaf  Suliatin Diterpa Berbagai Ujian Hidup, Ayo Bantu.!!

Hidup Sebatang Kara, Muallaf Suliatin Diterpa Berbagai Ujian Hidup, Ayo Bantu.!!

Hijrah menjadi Muslimah, mantan Kristen Pantekosta ini ditimpa banyak ujian mulai dari keluarga hingga kerasnya pekerjaan. Hidup sebatang kara, ia bekerja keras sebagai buruh pembuat batu bata. ...

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Sudah 4 tahun Pesantren Tahfiz Al-Qur’an ini mendidik para yatim dan kaum dhuafa tanpa memungut biaya. Mereka butuh masjid, anggaran dana 160 juta rupiah. Sisihkan harta, dapatkan istana di...

Latest News
Mushalla Al-Mubarok Ambruk Diterjang Hujan, Ayo Bantu..!!!

Mushalla Al-Mubarok Ambruk Diterjang Hujan, Ayo Bantu..!!!

Kamis, 04 Mar 2021 02:28

ICC Luncurkan Penyelidikan Atas Dugaan Kejahatan Israel Di Wilayah Palestina

ICC Luncurkan Penyelidikan Atas Dugaan Kejahatan Israel Di Wilayah Palestina

Rabu, 03 Mar 2021 22:22

Aliansi Anti-Islamofobia Prancis Serukan Demonstrasi Nasional Menentang RUU 'Anti-Ekstremis'

Aliansi Anti-Islamofobia Prancis Serukan Demonstrasi Nasional Menentang RUU 'Anti-Ekstremis'

Rabu, 03 Mar 2021 22:00

Serangan Roket Hantam Pangkalan Militer Koalisi Pimpinan AS di Baghdad Irak

Serangan Roket Hantam Pangkalan Militer Koalisi Pimpinan AS di Baghdad Irak

Rabu, 03 Mar 2021 19:45

Pejuang Sunni Baluchi Serang Kendaraan Pasukan Korps Pengawal Revolusi Syi'ah Iran

Pejuang Sunni Baluchi Serang Kendaraan Pasukan Korps Pengawal Revolusi Syi'ah Iran

Rabu, 03 Mar 2021 18:48

Mencabut Lampiran, Tipu untuk Menunda

Mencabut Lampiran, Tipu untuk Menunda

Rabu, 03 Mar 2021 15:56

Menyelisik Ilmu Jurnalistik yang Jarang Terusik

Menyelisik Ilmu Jurnalistik yang Jarang Terusik

Rabu, 03 Mar 2021 15:39

Miras, Di Tengah Kebutaan dan Kebisutulian

Miras, Di Tengah Kebutaan dan Kebisutulian

Rabu, 03 Mar 2021 13:08

Pemuda Persis: Perpres Miras Bertentangan dengan Sila Ketuhanan Yang Maha Esa

Pemuda Persis: Perpres Miras Bertentangan dengan Sila Ketuhanan Yang Maha Esa

Rabu, 03 Mar 2021 13:00

Legalisasi Investasi Miras Mengundang Murka Allah?

Legalisasi Investasi Miras Mengundang Murka Allah?

Rabu, 03 Mar 2021 12:36

Ke mana Ya Pak Kai Ma'ruf Amin?

Ke mana Ya Pak Kai Ma'ruf Amin?

Rabu, 03 Mar 2021 12:00

Fraksi PKS Apresiasi Pembatalan Aturan Legalisasi Industri Miras

Fraksi PKS Apresiasi Pembatalan Aturan Legalisasi Industri Miras

Rabu, 03 Mar 2021 07:46

Lampiran Perpres Miras Dicabut, MUI: Momentum Kaji Ulang Seluruh Regulasi yang Destruksi

Lampiran Perpres Miras Dicabut, MUI: Momentum Kaji Ulang Seluruh Regulasi yang Destruksi

Rabu, 03 Mar 2021 07:12

Masalah Pengelolaan Wakaf dari Berbagai Negara

Masalah Pengelolaan Wakaf dari Berbagai Negara

Rabu, 03 Mar 2021 07:04

Kementerian Kesehatan Saudi: Umat Islam Yang Ingin Menunaikan Haji Tahun Ini Harus Divaksin COVID-19

Kementerian Kesehatan Saudi: Umat Islam Yang Ingin Menunaikan Haji Tahun Ini Harus Divaksin COVID-19

Selasa, 02 Mar 2021 19:05

Turki Buka Kembali Sebagian Besar Restoran dan Sekolah

Turki Buka Kembali Sebagian Besar Restoran dan Sekolah

Selasa, 02 Mar 2021 18:35

279 Siswi Nigeria Yang Diculik 'Bandit' Dari Sekolah Asrama Di Zamfara Telah Dibebaskan

279 Siswi Nigeria Yang Diculik 'Bandit' Dari Sekolah Asrama Di Zamfara Telah Dibebaskan

Selasa, 02 Mar 2021 17:45

Rusia Tarik Pasukan Dari Kota Saraqib Untuk Lindungi Tentaranya Dari Serangan Jihadis

Rusia Tarik Pasukan Dari Kota Saraqib Untuk Lindungi Tentaranya Dari Serangan Jihadis

Selasa, 02 Mar 2021 17:05

Pembunuhan Khashoggi Halangi Jalan Mohammed Bin Salman Menuju Tahta Kerajaan Saudi

Pembunuhan Khashoggi Halangi Jalan Mohammed Bin Salman Menuju Tahta Kerajaan Saudi

Selasa, 02 Mar 2021 16:35

Legalisasi Miras: Apa Kabar Kiyai Ma’ruf Amin?

Legalisasi Miras: Apa Kabar Kiyai Ma’ruf Amin?

Selasa, 02 Mar 2021 07:48


MUI

Must Read!
X