Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
4.908 views

Menghukum Mati Tokoh dan Anggota Ikhwan Sama Dengan Menghukum Rakyat Mesir

JAKARTA (voa-islam.com) - Tidak terkejut dengan hukuman mati massal baru-baru ini yang dijatuhkan oleh pengadilan Mesir terhadap 20 tokoh Ikhwan, termasuk Mursyid 'Aam,  Dr. Mohammed Badie. Pengadilan Mesir juga menghukum 20 tahun penjara Presiden Mohamad Mursi.

Keputusan hukuman mati  oleh pengadilan Mesir ini, merupakan yang keempat kalinya menjatuhkan hukuman mati kepada tokoh dan anggota Ikhwan. Rezim junta militer dibawah Al-Sisi terus berupaya menghabisi tokoh-tokoh dan anggota Ikhwan melalui pengadilan Mesir.

Hukum di Mesir sudah berada di telapak kaki rezim junta militer, dan dijadikan sarana membunuhi para tokoh-tokoh dan anggota Ikhwan. Rezim junta militer yang dipimpin al-Sisi, seperti gerombolan orang-orang yang sakit jiwa, dan dengan tangan besi dan senjata, bertindak tanpa hati nurani.

Hukum di Mesir sudah berada di peti mati, dan berada di telapak kaki sepatu lars, dan menginjak-nginjak orang-orang yang tidak bersalah dan menjadi lalwan politik junta militer.

Hukuman mati itu, sebenarnya tidak terlalu mengejutkan, karena memang di Mesir sudah tidak ada pengadilan yang independen, dan semua sudah diatur oleh rezim berkuasa di negeri Spinx itu.

Rakyat secara individu tidak lagi memiliki arti nilai apapun. Terlepas dari seberapa tinggi status mereka di negara besar seperti Mesir. Semua berada dibawah telapak kaki militer. Mereka tidak peduli. Dengan nilai-nilai kemanusiaan.

Mereka para tukang jagal yang berseragam militer. Hanya dengan tuduhan melakukan kekerasan dan huru-hara, atau lebel teroris,  kemudian rezim junta militer dengan seenaknya menjatuhkan hukuman mati.

Tentu, yang sangat menggelisahkan adalah masa depan Mesir, di mana negeri yang berada di pinggiran Sungai Nil dipertaruhkan. Sekelompok gerombolan yang berseragam dengan cara-cara sangat keji, menghancurkan kelompok yang sangat luar biasa perannya dalam  pembangunan Mesir, yaitu Ikhwan.

Usaha-usaha rekonsiliasi menjadi sangat tidak berarti, ketika korban terus berjatuhan dengan  hukuman mati yang dijatuhkan oleh pengadilan kepada para tokoh dan anggota Ikhwan.

Para pemimpin kudeta yang sangat biadab itu, tak mempunyai hak apapun bertindak atas nama negara. Seharusnya, para pemimpin junta militer Mesir, membiarkan Ikhwan mewujudkan cita-cita dengan cara-cara damai. Tidak kemudian dihancurkan.

Rezim junta militer Mesir tidak ada gunanya berbicara tentang rekonsiliasi dengan Ikhwan, selama masih banyak tahanan para tokoh dan anggota Ikhwan yang medekam dipenjara. Tak kurang lebih dari 50.000 tokoh dan anggota Ikhwan  yang sekarang menjadi penghuni penjara-penjara militer Mesir.

Sudah menjadi kelaziman di Mesir, setiap kali rezim junta militer menjelang kebangkrutan, kemudian menawarkan rekonsiliasi dengan Ikhwan. Langkah rekonsiliasi itu sejatinya hanyalah tipuan belaka.

Tidak ada yang siap menerima rekonsiliasi dengan junta militer yang sudah tangan penuh dengan darah. Mereka bukan hanya mengekskusi tokoh dan anggota Ikhwan, tapi mereka telah mengeksekusi bangsa Mesir, di mana kita pernah merasa aman dan hangat. Sekarang tidak ada lagi.

Menghukum mati para tokoh Ikhwan dan Presiden Mohamad Mursi, hakikatnya sama dengan membunuh rakyat Mesir. Karena para tokoh dan anggota Ikhwan didukung rakyat Mesir. Mereka bagian kehidupan rakyat Mesir. Wallahu'alam. *mashadi/dtta

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Opini Redaksi lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Dapur Darurat: Berbagi Makanan untuk Isoman Penyintas Covid. Ayo Bantu..!!!

Dapur Darurat: Berbagi Makanan untuk Isoman Penyintas Covid. Ayo Bantu..!!!

Lonjakan Covid meningkat tajam, Indonesia menempati nomor 1 di dunia dalam kasus harian dan kematian. Para penyintas Corona yang jalani isolasi butuh uluran tangan. Mari berbagi makanan siap...

Tak Punya Biaya, Yatim Piatu Berprestasi ini Putus Sekolah, Ayo Bantu !!!

Tak Punya Biaya, Yatim Piatu Berprestasi ini Putus Sekolah, Ayo Bantu !!!

Kanaya Shersabila, yatim piatu segudang prestasi ini tak bisa sekolah lagi karena tak punya biaya. Sang nenek yang jadi tulang punggung keluarga tak bisa mencari nafkah karena sudah uzur sakit-sakitan....

Bayi Ramadhan ini Butuh Biaya Persalinan, Ayo Bantu..!!!

Bayi Ramadhan ini Butuh Biaya Persalinan, Ayo Bantu..!!!

Maryanti tak bisa khusyuk beribadah Ramadhan karena kondisinya kritis. Persalinan di rumah sakit berjalan lancar, namun tagihan 4,5 juta rupiah tak mampu dibayar oleh keluarga kuli serabutan...

Kisah Haru Ustadz Ismail, Guru Al-Qur’an Disabilitas Butuh Motor Dakwah. Ayo Bantu..!!

Kisah Haru Ustadz Ismail, Guru Al-Qur’an Disabilitas Butuh Motor Dakwah. Ayo Bantu..!!

Terlahir disabilitas tanpa kaki dan tangan yang sempurna, ia tetap tegar berdakwah dan bekerja mencari nafkah sebagai tukang las di bengkel berat. Ia butuh sepeda motor roda tiga untuk berdakwah....

Rumah Ambruk Diterjang Banjir, Kakek Tuna Netra ini Tinggal di Jembatan, Ayo Bantu..!!!

Rumah Ambruk Diterjang Banjir, Kakek Tuna Netra ini Tinggal di Jembatan, Ayo Bantu..!!!

Sudah 21 hari Kakek Jaman mengungsi ke jembatan di tengah sawah Karangharja Bekasi. Rumah bambu yang dihuni sejak tahun 1985 itu roboh diterjang banjir akibat jebolnya tanggul Citarum....

Latest News
Indonesia Sudah Lampu Kuning, Anis Matta: Kita Harus Hati-hati Membaca Tanda-tanda Ini

Indonesia Sudah Lampu Kuning, Anis Matta: Kita Harus Hati-hati Membaca Tanda-tanda Ini

Kamis, 29 Jul 2021 21:42

Soal Polemik Baha’i, Bukhori Yusuf Ingatkan Menteri Agama untuk Tidak Buat Gaduh Publik

Soal Polemik Baha’i, Bukhori Yusuf Ingatkan Menteri Agama untuk Tidak Buat Gaduh Publik

Kamis, 29 Jul 2021 21:10

Bentrokan Baru Pecah Di Kota Daraa Al-Balad Suriah Setelah Serbuan Pasukan Rezim Teroris Assad

Bentrokan Baru Pecah Di Kota Daraa Al-Balad Suriah Setelah Serbuan Pasukan Rezim Teroris Assad

Kamis, 29 Jul 2021 21:00

Pendiri Ben & Jerry's: 'Kami Bangga Sebagai Yahudi Dan Mendukung Israel Tapi Menentang Pemukiman'

Pendiri Ben & Jerry's: 'Kami Bangga Sebagai Yahudi Dan Mendukung Israel Tapi Menentang Pemukiman'

Kamis, 29 Jul 2021 19:35

7 Tentara Suriah Tewas Dalam Serangan Islamic State Di Gurun Deir Al-Zor

7 Tentara Suriah Tewas Dalam Serangan Islamic State Di Gurun Deir Al-Zor

Kamis, 29 Jul 2021 19:06

Bocah 12 Tahun Mohammed Al-Allami Jadi Anak Palestina Ke-77 Yang Dibunuh Oleh Israel Tahun Ini

Bocah 12 Tahun Mohammed Al-Allami Jadi Anak Palestina Ke-77 Yang Dibunuh Oleh Israel Tahun Ini

Kamis, 29 Jul 2021 18:35

Napak Tilas Perjuangan ke Penjara Kalisosok dan Masjid Kemayoran di Surabaya (Bagian-4)

Napak Tilas Perjuangan ke Penjara Kalisosok dan Masjid Kemayoran di Surabaya (Bagian-4)

Kamis, 29 Jul 2021 11:14

Napak Tilas Perjuangan ke Penjara Kalisosok dan Masjid Kemayoran di Surabaya (Bagian-3)

Napak Tilas Perjuangan ke Penjara Kalisosok dan Masjid Kemayoran di Surabaya (Bagian-3)

Kamis, 29 Jul 2021 11:11

Napak Tilas Perjuangan ke Penjara Kalisosok dan Masjid Kemayorandi Surabaya (Bagian-2)

Napak Tilas Perjuangan ke Penjara Kalisosok dan Masjid Kemayorandi Surabaya (Bagian-2)

Kamis, 29 Jul 2021 11:02

Kritik ''Cuitan'' Komunikasi Publik Mahfud MD

Kritik ''Cuitan'' Komunikasi Publik Mahfud MD

Kamis, 29 Jul 2021 11:02

Napak Tilas Perjuangan ke Penjara Kalisosok dan Masjid Kemayoran di Surabaya (Bagian-1)

Napak Tilas Perjuangan ke Penjara Kalisosok dan Masjid Kemayoran di Surabaya (Bagian-1)

Kamis, 29 Jul 2021 10:54

Pemuda Muhammadiyah Dukung Percepatan Vaksinasi Covid-19

Pemuda Muhammadiyah Dukung Percepatan Vaksinasi Covid-19

Kamis, 29 Jul 2021 06:58

Ketua FPKS: Isoman Anggota Tak Perlu di Hotel, Cukup Manfaatkan Fasilitas Milik DPR

Ketua FPKS: Isoman Anggota Tak Perlu di Hotel, Cukup Manfaatkan Fasilitas Milik DPR

Rabu, 28 Jul 2021 23:56

Alumni IPB Kumpulkan Donasi 1,3 M untuk Pengadaan Tabung Oksigen Medis

Alumni IPB Kumpulkan Donasi 1,3 M untuk Pengadaan Tabung Oksigen Medis

Rabu, 28 Jul 2021 22:45

Peningkatan Kompetensi SDM Bank Syariah Harus Menjadi Perhatian

Peningkatan Kompetensi SDM Bank Syariah Harus Menjadi Perhatian

Rabu, 28 Jul 2021 22:27

Indonesia Juara Angka Kematian Covid, Anggota DPR: Pantau Pasien Isoman!

Indonesia Juara Angka Kematian Covid, Anggota DPR: Pantau Pasien Isoman!

Rabu, 28 Jul 2021 22:09

Bertemu Menlu Cina, Delegasi Taliban Bahas Proses Perdamaian Dan Masalah Keamanan Di Afghanistan

Bertemu Menlu Cina, Delegasi Taliban Bahas Proses Perdamaian Dan Masalah Keamanan Di Afghanistan

Rabu, 28 Jul 2021 22:00

Ketua MUI Labura Wafat Dibunuh, MUI Percayakan kepada Aparat Hukum

Ketua MUI Labura Wafat Dibunuh, MUI Percayakan kepada Aparat Hukum

Rabu, 28 Jul 2021 21:47

Optimis Takwa dan Dakwah di Tengah Wabah

Optimis Takwa dan Dakwah di Tengah Wabah

Rabu, 28 Jul 2021 21:36

Kais Saied Pecat Lebih Banyak Pejabat Senior Tunisia Beberapa Hari Setelah Lakukan 'Kudeta'

Kais Saied Pecat Lebih Banyak Pejabat Senior Tunisia Beberapa Hari Setelah Lakukan 'Kudeta'

Rabu, 28 Jul 2021 21:19


MUI

Must Read!
X