Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
21.588 views

Islamaphobia Kulit Putih dan Kulit Hitam di Gedung Putih?

WASHINGTON  (VOA-ISLAM.COM) --  Pasti  semua ingat,  ketika Barack  Obama terpilih menjadi Presiden Amerika. Banyak kalangan  yang menyambut lega, dan berharap akan berakhir era "Islamophobia" yang digelorakan oleh Presiden George Bush, yang dikelililngi kelompok  "Neo-Con".

Wartawan dari berbagai latar belakang dan sejumlah pengamat kebijakan politik dan keamanan membuat komentar sangat optimis tentang Presiden Barack Obama sebagai presiden kulit hitam pertama. Mereka berpikir akan terjadi perubahan mendasar terhadap kebijakan luar negeri Amerika,  khususnya terhadap Dunia Islam.

Banyak yang berasumsi bahwa kebijakan  politik luar negeri yang sangat hegemonik dan menjajah yang diterapkan oleh Presiden George Bush akan berakhir. Selama pemerintahan George Bush, aroma kebijakan luar negeri Amerika baunya yang menyengat sangat “anyir” dengan bau darah. Tumpahan darah di mana-mana. Darah Muslim di negara-negara Islam  terus ditumpahkan oleh George W.Bush.

Pasca terjadinya serangan  11 September 2001, terhadap Getung WTC, New York, George Bush menggelorakan ke seluruh penjuru jagad dengan apa yang disebut perang global melawan terorisme atau “war on terorism”. George Bush menyerbu Afghanistan dan Irak, kemudian mendudukinya. Bukan hanya itu, Bush menjatuhkan pemerintahan Taliban yang dipimpin Mullah Omar, dan Saddam Hussien.

Presiden George Bush secara unilateral (sepihak) melakukn agresi ke Afghanistan dan Irak, dan menghancurkan kedua negeri Muslim, hanya berbekal asumsi dan laporan intelijen dari CIA, yang sangat “tidak layak”, dan kemudian terbukti semuanya tidak berdasar sesudah Bush lengser dari Gedung Putih. Tapi, Saddam  sudah digantung, dan Mullah Omar sudah pergi dari Kabul.

Sejatinya, perang global melawan terorisme “war on terorism”, hanya sebuah rekaan yang dibuat kelompok “Neo-Con”, yang  dipelopori oleh Wakil Presiden Dick Cheney dan Wakil Menteri Pertahanan Paul Wolfowitz, yang sudah sangat phobia terhadap Islam dan Muslim. Kuasi  antara Yahudi-Kristen yang sudah sangat kehilangan akal  sehat terhadap Dunia Islam.

Pasca “Perang Dingin” kelompok “Neo-Con”, yang sudah kehilangan isu besar, kemudian menempatkan Islam, Muslim, dan Dunia Islam, sebagai musuh baru, dan memasuki era “Perang Dingin" baru”. Kini,  berubah menjadi  "konflik peradaban" dan perang terhadap Islam.

Mereka yang pada awalnya berpendapat bahwa Amerika tidak berperang terhadap Islam, maka sekarang mulai berdebat bahwa ini adalah perang melawan Islam, bukan hanya perang melawan terorisme.

Memang, Presiden Barack Obama mengawali kekuasaannya dengan melakukan kunjungan  kenegaraan pertama ke Kairo dan Turki, pidato Obama nampak lebih menyenangkan, tidak seperti  tokoh-tokoh “Neo-Con” yang  haus darah dan perang,  dan Obama lebih menampakan sosok yang cinta damai.

Obama  mengesampingkan tentang teori benturan peradaban dan menekankan perlunya hubungan antara Timur dan Barat, dan menggunakan agama - lebih tepatnya sebagai seorang Kristen – ia mengatakan "kita semua adalah anak Tuhan yang sama”, dan  menjanjikan Amerika yang baru.

Kalau melihat dari titik ini, orang-orang yang berpikir bahwa ini akan membawa akhir era “Neo-Con” yang sudah menguasai Gedung Putih, dan menciptakan Islamophobia. Tentu semuanya menjadi  sangat senang. Namun, sejatinya apa yang  bakal dilakukan oleh Obama terutama kebijakannya terhadap Dunia Islama hanya "copypaste" dari George Bush, hanya dipoles seperti lebih lunak.

Memang, Obama sudah menarik pasukan Amerika dari Irak dan Afghanistan. Namun, kalangan  analisis yang mengerti tentang pusat kekuasaan Gedung Putih, sejatinya Gedung Putih dengan Barack Obama, tidak berubah, hanyalah berganti topeng.

Sekarang, Amerika dibawah Obama, yang sudah hampir berakhir kekuasaannya, tetap mempertahankan kebijakan luar negeri yang hegemonik, dan hanya sedikit dipoles oleh penampilannya yang lebih “soft” (lembut).  Sehingga, banyak kalangan yang menjadi “terkecoh” dengan sikap Obama. Untuk memahami ini, penting membaca struktur karakteristik militer kekaisaran Amerika dan strategi globalnya secara keseluruhan.

Di tangan Obama begitu banyak tokoh kalangan pejuang Islam yang tewas, termasuk Osamah,  Mullah Omar, Anwar al-Awlaqi, dan sejumlah tokoh lainnya, yang tewas di tangan Obama. Obama menarik pasukannya  dari Irak dan Afghanistan, tapi Amerika menggunakan “kaki tangan” di wilayah itu, mereka disuruh berperang melawan para pejuang Islam, yang ingin melepaskan hegemoni Amerika.

Meskipun menjanjikan penarikan  pasukan dari Afghanistan, namun Obama terus mempertahankan pasukan di sana dan pada kenyataannya masih lebih banyak pasukan Amerika di Afghanistan. Kemudian,  Obama memasukan  Pakistan dalam perang dan menerapkan strategi seperti di masa Bush. Di mana banyak kawasan, termasuk Timur Tengah menjadi ajang perang yang sangat menghentakan kemanusiaan. Seperti sekarang di Irak,  Suriah, Yaman, dan Palestina, dan Amerika terus mendorong perang.

Memang, sekarang pasukan Amerika tidak terjun langsung dalam  kancah perang, tapi Amerika  memuntahkan rudal mereka dari udara ke wilayah konflik  secara masif, tanpa henti, dan telah mengakibatkan banyaknya korban Muslim, khususnya kaum sipil.

Obama hanya  dengan cara yang sangat murah,  terus menjalankan hegemoni dan misinya seperti yang dijalankan oleh George Bush, membunuhi Muslim yang hanya diberi lebel  “teroris”. Dengan menggunakan "drone", begitu banyak Muslim yang  tewas.

Obama dengan caranya yang “canggih” bagaimana memobilisi seluruh kekuatan dunia, termasuk negara-negara Arab, menjadi satu koalisi hanya satu tujuan yaitu membunuhi Muslim yang sudah diberi lebel ‘teroris”. Berapa banyak Muslim yang sudah mati sejak invasi militer pertama Amerika ke Irak, kemudian Suriah? Sudah tidak terhitung lagi.

Obama yang berasal dari Partai Demokrat, yang bertopeng “liberal’, dianggap lebih manusiawi terhadap Dunia Islam, ternyata tak berbeda dengan George Bush yang sangat konservatif, dan berasal dari Partai Republik. Semuanya ingin menumpahkan darah Muslim, sebanyak-banyaknya.

Sekarang lihat saat kampanye pemilihan presiden Amerika,  antara kandidat Partai Republik Donald Trump, dan Demokrat seperti Hallary Clinton atau Bernie Sander, tak ada yang beda, semuanya ingin tetap hegemonik dan menjadikan Dunia Islam, bukan lagi mitra dalam kesetaraan, tapi hanya ingin dijadikan objek

Islamophobia dari kalangan  liberal – yaitu Partai Demokrat, nampaknya telah mengambil alih sikap Islamophobia dari “Neo-Con”,  faktanya tidak ada berbeda

“Islamophobia Liberal” pria kulit hitam telah mengambil alih "misi orang kulit putih”, dan  melakukan  dilegitimasi terhadap Dunia Islam dengan menggunakan “Daes”  melalui kampanye  media.

Ini adalah gaya laki-laki kulit hitam yang menggunakna topeng yang digunakan oleh orang kulit putih, dimulai dengan kritik tentang Perang Salib,  dan kelompok “Neo-Con” mulai melakukan demokratisasi Dunia Islam dan membawa kebebasan dan kemakmuran kepada mereka.

Tapi,  semua hanyalah palsu belaka, di mana Obama membiarkan militer Mesir melakukan kudeta terhadap Presiden Mohammad Mursi, yang dipilih rakyatnya secara besar, dan membiarkan terus rezim  Baath sekuler di Suriah, yang dipimpinn Bashar al-Assad, yang sudah tangannya penuh dengan gelimang darah rakyatnya. Tapi, Amerika dan Rusia tetap mempertahankan Assad.

Strategi  negara besar seperti Amerika tidak berubah dengan pemerintah baru yang dipimpin Obama.  Hanya argumen dan gaya kepemimpinan yang mereka lakukan sedikit berubah. Bagaimana Islamophobia Obama yang Liberal telah menggantikan “Neo-Con” Islamophobia yang dipimpin oleh kulit putih. Wallahu’alam.

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Opini Redaksi lainnya:

+Pasang iklan

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Pusat Jam Tangan Impor Murah

Tampil cantik dan keren dengan jam tangan impor pilihan. Tersedia koleksi ribuan jam tangan untuk pria dan wanita, harga dijamin murah.
http://timitime.asia

Infaq Dakwah Center

Kecelakaan, Kaki Mahasiswi Akademi Dakwah ini Membusuk Terancam Amputasi. Ayo Bantu..!!

Kecelakaan, Kaki Mahasiswi Akademi Dakwah ini Membusuk Terancam Amputasi. Ayo Bantu..!!

Sudah 4 bulan Ulandari menahan pedihnya patah tulang kaki karena tak punya biaya. Lukanya menganga dan membusuk, jika tidak segera dioperasi, calon dai ini terancam akan kehilangan kaki kirinya....

Dana Terkumpul Rp 536 Juta, Masih Dibutuhkan Dana 214 Juta Lagi untuk Wakaf Produktif Muallaf

Dana Terkumpul Rp 536 Juta, Masih Dibutuhkan Dana 214 Juta Lagi untuk Wakaf Produktif Muallaf

Untuk pembelian tanah program wakaf produktif muallaf Bolaang Mongondow Sulawesi Utara masih dibutuhkan dana 214 juta rupiah. Ayo berwakaf Rp 15.000 per meter, agar harta kekal dan pahala terus...

Yuk Wakaf Tanah Rp 15.000 per Meter untuk Muallaf. Harta Kekal Abadi, Pahala Terus Mengalir

Yuk Wakaf Tanah Rp 15.000 per Meter untuk Muallaf. Harta Kekal Abadi, Pahala Terus Mengalir

Dalam satu desa terdapat 53 muallaf hidup prihatin pra-sejahtera. Hanya dengan 15.000 rupiah kita bisa berwakaf tanah satu meter untuk rumah dan pekerjaan mereka. Total kebutuhan 70 rupiah....

Qurrota Ayyuni: Yatim Pelajar Teladan Terlilit Tagihan Sekolah 8 Juta Rupiah. Ayo Bantu..!!!

Qurrota Ayyuni: Yatim Pelajar Teladan Terlilit Tagihan Sekolah 8 Juta Rupiah. Ayo Bantu..!!!

Anak yatim berprestasi ini selalu jadi juara sejak SD. Sang ayah hilang 9 tahun silam saat berdakwah ke luar kota. Terbelit kesulitan ekonomi, Ayu terbebani tagihan sekolah 8 juta rupiah....

Yuhendra-Yuliani: Keluarga Muallaf dan Yatim Dhuafa Butuh Modal Usaha, Ayo Bantu!!!

Yuhendra-Yuliani: Keluarga Muallaf dan Yatim Dhuafa Butuh Modal Usaha, Ayo Bantu!!!

Dalam iman, rumah tangga muallaf ini sangat bahagia. Namun dalam hal ekonomi, pasangan pengamen dan tukang ojek yang memiliki 3 yatim ini sangat dhuafa dan memprihatinkan....

Latest News
Erfogan Bersumpah Turki Tidak Akan Mundur dari Operasi Afrin

Erfogan Bersumpah Turki Tidak Akan Mundur dari Operasi Afrin

Selasa, 23 Jan 2018 07:44

[VIDEO] Duta Besar Arab Saudi Blusukan ke Lokasi Pembangunan Masjid Bentuk Ka'bah di Bekasi

[VIDEO] Duta Besar Arab Saudi Blusukan ke Lokasi Pembangunan Masjid Bentuk Ka'bah di Bekasi

Selasa, 23 Jan 2018 07:10

Hukum Dipaksakan untuk Menjerat para Ulama Seperti Ustadz Zulkifli

Hukum Dipaksakan untuk Menjerat para Ulama Seperti Ustadz Zulkifli

Senin, 22 Jan 2018 22:41

Tumbuhkan Minat Baca Sejarah Islam, KAMMI Dewata Gelar Diskusi dan Bedah Buku

Tumbuhkan Minat Baca Sejarah Islam, KAMMI Dewata Gelar Diskusi dan Bedah Buku

Senin, 22 Jan 2018 22:37

Sejarawan: Hukum Kita Semakin Jelas Menunjukkan Ketidakadilan dan Pilih Kasih

Sejarawan: Hukum Kita Semakin Jelas Menunjukkan Ketidakadilan dan Pilih Kasih

Senin, 22 Jan 2018 22:33

Nasihat untuk Pembaca dan Penghagal Al-Qur'an

Nasihat untuk Pembaca dan Penghagal Al-Qur'an

Senin, 22 Jan 2018 22:25

Pemerintah dan DPR Harus Bertanggungjawab terhadap

Pemerintah dan DPR Harus Bertanggungjawab terhadap

Senin, 22 Jan 2018 21:44

Jurnalisme Islam Harus Berikan Solusi dan Mencerahkan

Jurnalisme Islam Harus Berikan Solusi dan Mencerahkan

Senin, 22 Jan 2018 21:40

Mike Pence: Kedubes AS Akan Pindah dari Tel Aviv ke Yerusalem Sebelum Akhir 2019

Mike Pence: Kedubes AS Akan Pindah dari Tel Aviv ke Yerusalem Sebelum Akhir 2019

Senin, 22 Jan 2018 21:38

[video] BANTU BISNIS KRIPIK YAMMY BUNDA ELIS USAI STROKE KEDUA, Yuk Investasi

[video] BANTU BISNIS KRIPIK YAMMY BUNDA ELIS USAI STROKE KEDUA, Yuk Investasi

Senin, 22 Jan 2018 16:49

Voa-Islam Gelar Training Muslim Journalist Trooper, Jurnalis Video Jaman Now

Voa-Islam Gelar Training Muslim Journalist Trooper, Jurnalis Video Jaman Now

Senin, 22 Jan 2018 16:45

25.000 Petempur FSA Dukung Operasi Militer Turki di Afrin

25.000 Petempur FSA Dukung Operasi Militer Turki di Afrin

Senin, 22 Jan 2018 15:25

Madu Manjakani Atasi Masalah Kewanitaan, Miss V dan Raih Kebahagiaan Suami

Madu Manjakani Atasi Masalah Kewanitaan, Miss V dan Raih Kebahagiaan Suami

Senin, 22 Jan 2018 14:41

Bangladesh Katakan Akan Berkoordinasi dengan PBB untuk Pengembalian Pengungsi Rohingya

Bangladesh Katakan Akan Berkoordinasi dengan PBB untuk Pengembalian Pengungsi Rohingya

Senin, 22 Jan 2018 14:30

Prof Dr Tono: Indonesia Sholat Subuh Terlalu awal 26 Menit, Isya Lambat 26 menit

Prof Dr Tono: Indonesia Sholat Subuh Terlalu awal 26 Menit, Isya Lambat 26 menit

Senin, 22 Jan 2018 14:21

Ikuti Training MUSLIM JOURNALIST TROOPER, Video News Jaman NOW! Yuk Daftar

Ikuti Training MUSLIM JOURNALIST TROOPER, Video News Jaman NOW! Yuk Daftar

Senin, 22 Jan 2018 14:01

Yuk Donasikan Infaq Terbaik Bagi STUDIO VOA ISLAM TV. Raih Pahala Abadi

Yuk Donasikan Infaq Terbaik Bagi STUDIO VOA ISLAM TV. Raih Pahala Abadi

Senin, 22 Jan 2018 13:49

Tema 9 Tahun Voa-Islam: Fastabiqul Khairat, Berlomba Dalam Kebaikan

Tema 9 Tahun Voa-Islam: Fastabiqul Khairat, Berlomba Dalam Kebaikan

Senin, 22 Jan 2018 13:34

Safari Dakwah Ustadz Syamsi Ali di Pulau Dewata

Safari Dakwah Ustadz Syamsi Ali di Pulau Dewata

Senin, 22 Jan 2018 13:17

Ledakan Bom di Sebuah Pasar di Yala Thailand Selatan Tewaskan 3 Orang Lukai 18 Lainnya

Ledakan Bom di Sebuah Pasar di Yala Thailand Selatan Tewaskan 3 Orang Lukai 18 Lainnya

Senin, 22 Jan 2018 13:16


Mukena bordir mewar harga murah

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X