Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
22.174 views

Islamaphobia Kulit Putih dan Kulit Hitam di Gedung Putih?

WASHINGTON  (VOA-ISLAM.COM) --  Pasti  semua ingat,  ketika Barack  Obama terpilih menjadi Presiden Amerika. Banyak kalangan  yang menyambut lega, dan berharap akan berakhir era "Islamophobia" yang digelorakan oleh Presiden George Bush, yang dikelililngi kelompok  "Neo-Con".

Wartawan dari berbagai latar belakang dan sejumlah pengamat kebijakan politik dan keamanan membuat komentar sangat optimis tentang Presiden Barack Obama sebagai presiden kulit hitam pertama. Mereka berpikir akan terjadi perubahan mendasar terhadap kebijakan luar negeri Amerika,  khususnya terhadap Dunia Islam.

Banyak yang berasumsi bahwa kebijakan  politik luar negeri yang sangat hegemonik dan menjajah yang diterapkan oleh Presiden George Bush akan berakhir. Selama pemerintahan George Bush, aroma kebijakan luar negeri Amerika baunya yang menyengat sangat “anyir” dengan bau darah. Tumpahan darah di mana-mana. Darah Muslim di negara-negara Islam  terus ditumpahkan oleh George W.Bush.

Pasca terjadinya serangan  11 September 2001, terhadap Getung WTC, New York, George Bush menggelorakan ke seluruh penjuru jagad dengan apa yang disebut perang global melawan terorisme atau “war on terorism”. George Bush menyerbu Afghanistan dan Irak, kemudian mendudukinya. Bukan hanya itu, Bush menjatuhkan pemerintahan Taliban yang dipimpin Mullah Omar, dan Saddam Hussien.

Presiden George Bush secara unilateral (sepihak) melakukn agresi ke Afghanistan dan Irak, dan menghancurkan kedua negeri Muslim, hanya berbekal asumsi dan laporan intelijen dari CIA, yang sangat “tidak layak”, dan kemudian terbukti semuanya tidak berdasar sesudah Bush lengser dari Gedung Putih. Tapi, Saddam  sudah digantung, dan Mullah Omar sudah pergi dari Kabul.

Sejatinya, perang global melawan terorisme “war on terorism”, hanya sebuah rekaan yang dibuat kelompok “Neo-Con”, yang  dipelopori oleh Wakil Presiden Dick Cheney dan Wakil Menteri Pertahanan Paul Wolfowitz, yang sudah sangat phobia terhadap Islam dan Muslim. Kuasi  antara Yahudi-Kristen yang sudah sangat kehilangan akal  sehat terhadap Dunia Islam.

Pasca “Perang Dingin” kelompok “Neo-Con”, yang sudah kehilangan isu besar, kemudian menempatkan Islam, Muslim, dan Dunia Islam, sebagai musuh baru, dan memasuki era “Perang Dingin" baru”. Kini,  berubah menjadi  "konflik peradaban" dan perang terhadap Islam.

Mereka yang pada awalnya berpendapat bahwa Amerika tidak berperang terhadap Islam, maka sekarang mulai berdebat bahwa ini adalah perang melawan Islam, bukan hanya perang melawan terorisme.

Memang, Presiden Barack Obama mengawali kekuasaannya dengan melakukan kunjungan  kenegaraan pertama ke Kairo dan Turki, pidato Obama nampak lebih menyenangkan, tidak seperti  tokoh-tokoh “Neo-Con” yang  haus darah dan perang,  dan Obama lebih menampakan sosok yang cinta damai.

Obama  mengesampingkan tentang teori benturan peradaban dan menekankan perlunya hubungan antara Timur dan Barat, dan menggunakan agama - lebih tepatnya sebagai seorang Kristen – ia mengatakan "kita semua adalah anak Tuhan yang sama”, dan  menjanjikan Amerika yang baru.

Kalau melihat dari titik ini, orang-orang yang berpikir bahwa ini akan membawa akhir era “Neo-Con” yang sudah menguasai Gedung Putih, dan menciptakan Islamophobia. Tentu semuanya menjadi  sangat senang. Namun, sejatinya apa yang  bakal dilakukan oleh Obama terutama kebijakannya terhadap Dunia Islama hanya "copypaste" dari George Bush, hanya dipoles seperti lebih lunak.

Memang, Obama sudah menarik pasukan Amerika dari Irak dan Afghanistan. Namun, kalangan  analisis yang mengerti tentang pusat kekuasaan Gedung Putih, sejatinya Gedung Putih dengan Barack Obama, tidak berubah, hanyalah berganti topeng.

Sekarang, Amerika dibawah Obama, yang sudah hampir berakhir kekuasaannya, tetap mempertahankan kebijakan luar negeri yang hegemonik, dan hanya sedikit dipoles oleh penampilannya yang lebih “soft” (lembut).  Sehingga, banyak kalangan yang menjadi “terkecoh” dengan sikap Obama. Untuk memahami ini, penting membaca struktur karakteristik militer kekaisaran Amerika dan strategi globalnya secara keseluruhan.

Di tangan Obama begitu banyak tokoh kalangan pejuang Islam yang tewas, termasuk Osamah,  Mullah Omar, Anwar al-Awlaqi, dan sejumlah tokoh lainnya, yang tewas di tangan Obama. Obama menarik pasukannya  dari Irak dan Afghanistan, tapi Amerika menggunakan “kaki tangan” di wilayah itu, mereka disuruh berperang melawan para pejuang Islam, yang ingin melepaskan hegemoni Amerika.

Meskipun menjanjikan penarikan  pasukan dari Afghanistan, namun Obama terus mempertahankan pasukan di sana dan pada kenyataannya masih lebih banyak pasukan Amerika di Afghanistan. Kemudian,  Obama memasukan  Pakistan dalam perang dan menerapkan strategi seperti di masa Bush. Di mana banyak kawasan, termasuk Timur Tengah menjadi ajang perang yang sangat menghentakan kemanusiaan. Seperti sekarang di Irak,  Suriah, Yaman, dan Palestina, dan Amerika terus mendorong perang.

Memang, sekarang pasukan Amerika tidak terjun langsung dalam  kancah perang, tapi Amerika  memuntahkan rudal mereka dari udara ke wilayah konflik  secara masif, tanpa henti, dan telah mengakibatkan banyaknya korban Muslim, khususnya kaum sipil.

Obama hanya  dengan cara yang sangat murah,  terus menjalankan hegemoni dan misinya seperti yang dijalankan oleh George Bush, membunuhi Muslim yang hanya diberi lebel  “teroris”. Dengan menggunakan "drone", begitu banyak Muslim yang  tewas.

Obama dengan caranya yang “canggih” bagaimana memobilisi seluruh kekuatan dunia, termasuk negara-negara Arab, menjadi satu koalisi hanya satu tujuan yaitu membunuhi Muslim yang sudah diberi lebel ‘teroris”. Berapa banyak Muslim yang sudah mati sejak invasi militer pertama Amerika ke Irak, kemudian Suriah? Sudah tidak terhitung lagi.

Obama yang berasal dari Partai Demokrat, yang bertopeng “liberal’, dianggap lebih manusiawi terhadap Dunia Islam, ternyata tak berbeda dengan George Bush yang sangat konservatif, dan berasal dari Partai Republik. Semuanya ingin menumpahkan darah Muslim, sebanyak-banyaknya.

Sekarang lihat saat kampanye pemilihan presiden Amerika,  antara kandidat Partai Republik Donald Trump, dan Demokrat seperti Hallary Clinton atau Bernie Sander, tak ada yang beda, semuanya ingin tetap hegemonik dan menjadikan Dunia Islam, bukan lagi mitra dalam kesetaraan, tapi hanya ingin dijadikan objek

Islamophobia dari kalangan  liberal – yaitu Partai Demokrat, nampaknya telah mengambil alih sikap Islamophobia dari “Neo-Con”,  faktanya tidak ada berbeda

“Islamophobia Liberal” pria kulit hitam telah mengambil alih "misi orang kulit putih”, dan  melakukan  dilegitimasi terhadap Dunia Islam dengan menggunakan “Daes”  melalui kampanye  media.

Ini adalah gaya laki-laki kulit hitam yang menggunakna topeng yang digunakan oleh orang kulit putih, dimulai dengan kritik tentang Perang Salib,  dan kelompok “Neo-Con” mulai melakukan demokratisasi Dunia Islam dan membawa kebebasan dan kemakmuran kepada mereka.

Tapi,  semua hanyalah palsu belaka, di mana Obama membiarkan militer Mesir melakukan kudeta terhadap Presiden Mohammad Mursi, yang dipilih rakyatnya secara besar, dan membiarkan terus rezim  Baath sekuler di Suriah, yang dipimpinn Bashar al-Assad, yang sudah tangannya penuh dengan gelimang darah rakyatnya. Tapi, Amerika dan Rusia tetap mempertahankan Assad.

Strategi  negara besar seperti Amerika tidak berubah dengan pemerintah baru yang dipimpin Obama.  Hanya argumen dan gaya kepemimpinan yang mereka lakukan sedikit berubah. Bagaimana Islamophobia Obama yang Liberal telah menggantikan “Neo-Con” Islamophobia yang dipimpin oleh kulit putih. Wallahu’alam.

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Opini Redaksi lainnya:

+Pasang iklan

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Pusat Jam Tangan Impor Murah

Tampil cantik dan keren dengan jam tangan impor pilihan. Tersedia koleksi ribuan jam tangan untuk pria dan wanita, harga dijamin murah.
http://timitime.asia

Infaq Dakwah Center

Warga Bugel Polokarto Butuh Dakwah, Ayo Bantu Wakaf Quran dan Perangkat Taklim

Warga Bugel Polokarto Butuh Dakwah, Ayo Bantu Wakaf Quran dan Perangkat Taklim

Warga di pelosok Polokarto Sukoharjo yang masih minim dakwah ini sangat haus terhadap pengajian dan pembinaan Dinul Islam. Ayo bantu wakaf, pahalanya terus mengalir berlipat-lipat tak terbatas...

Tanggap Bencana: Relawan IDC, Dai Motivator dan Tim Medis PDUI Bertolak ke Palu. Ayo Bantu.!!

Tanggap Bencana: Relawan IDC, Dai Motivator dan Tim Medis PDUI Bertolak ke Palu. Ayo Bantu.!!

Bencana Palu adalah Derita Kita Semua. Relawan IDC bekerja sama dengan PDUI menerjunkan relawan, dai motivator dan tim medis....

Masya Allah..!!! Driver Gojek Motor Wakafkan Mobil Dakwah kepada IDC

Masya Allah..!!! Driver Gojek Motor Wakafkan Mobil Dakwah kepada IDC

Bila cinta Allah sudah melekat, tak ada yang bisa menghalangi amal infak. Wakaf mobil bagi driver gojek motor pun menjadi ringan. Semoga Allah memberkahi dan menggantinya dengan yang lebih baik....

Ayo Waqaf: Harta Kekal Dibawa Mati, Pahala Terus Mengalir Jadi Investasi Abadi

Ayo Waqaf: Harta Kekal Dibawa Mati, Pahala Terus Mengalir Jadi Investasi Abadi

Wakaf tidak menghabiskan harta, justru mengekalkan harta. Pahalanya terus mengalir tak terbatas usia, manfaatnya dirasakan umat seluas-luasnya dari generasi ke generasi...

WAKAF MOTOR DAKWAH: Relawan IDC Serahkan Sepeda Motor untuk Dai Lereng Gunung Lawu

WAKAF MOTOR DAKWAH: Relawan IDC Serahkan Sepeda Motor untuk Dai Lereng Gunung Lawu

Relawan IDC Solo Raya menyerahkan wakaf sepeda motor kepada Ustadz Sriyono untuk menunjang aktifitas dakwah di tempat-tempat terpencil yang sulit dijangkau di lereng Gunung Lawu...

Latest News
Rusia Klaim Tewaskan 88.000 Pejuang Oposisi sejak Mulai Intervensi di Suriah 2015

Rusia Klaim Tewaskan 88.000 Pejuang Oposisi sejak Mulai Intervensi di Suriah 2015

Sabtu, 20 Oct 2018 18:16

Serangan Udara Koalisi Pimpinan AS Tewaskan 30 Lebih Warga Sipil di Deir Al-ZOr

Serangan Udara Koalisi Pimpinan AS Tewaskan 30 Lebih Warga Sipil di Deir Al-ZOr

Sabtu, 20 Oct 2018 17:15

Saudi Pecat Jenderal Tingkat Atas Setelah Akui Khashoggi Tewas di Konsulat Istanbul

Saudi Pecat Jenderal Tingkat Atas Setelah Akui Khashoggi Tewas di Konsulat Istanbul

Sabtu, 20 Oct 2018 16:15

Jumlah LGBT di Tasikmalaya Ribuan, Almumtaz Serukan Masyarakat dan Aparat Aktif Penanganan

Jumlah LGBT di Tasikmalaya Ribuan, Almumtaz Serukan Masyarakat dan Aparat Aktif Penanganan

Sabtu, 20 Oct 2018 15:32

Dosa Sebab Datangnya Bencana

Dosa Sebab Datangnya Bencana

Sabtu, 20 Oct 2018 14:42

GNPF Ulama Bogor Ajak Waspadai LGBT

GNPF Ulama Bogor Ajak Waspadai LGBT

Sabtu, 20 Oct 2018 12:30

Bertahan dari terjangan Lumpur Liquifaksi, Asmudin Kehilangan Cucu Kembar

Bertahan dari terjangan Lumpur Liquifaksi, Asmudin Kehilangan Cucu Kembar

Sabtu, 20 Oct 2018 12:21

Tak Ingin Kena Azab Bencana, FPI Banyuwangi Tolak Festival Gandrung Sewu

Tak Ingin Kena Azab Bencana, FPI Banyuwangi Tolak Festival Gandrung Sewu

Sabtu, 20 Oct 2018 10:47

Warga Bugel Polokarto Butuh Dakwah, Ayo Bantu Wakaf Quran dan Perangkat Taklim

Warga Bugel Polokarto Butuh Dakwah, Ayo Bantu Wakaf Quran dan Perangkat Taklim

Sabtu, 20 Oct 2018 06:16

Women Empowering, Ilusi Kapitalisme untuk Perempuan agar Berdaya?

Women Empowering, Ilusi Kapitalisme untuk Perempuan agar Berdaya?

Jum'at, 19 Oct 2018 23:48

Penyelidik Turki Periksa Hutan Belgrad di Istanbul Terkait Lenyapnya Jamal Khashoggi

Penyelidik Turki Periksa Hutan Belgrad di Istanbul Terkait Lenyapnya Jamal Khashoggi

Jum'at, 19 Oct 2018 21:05

Pejuang Oposisi Serang Wilayah yang Dikuasai Pasukan Pemerintah di Kota Alppo

Pejuang Oposisi Serang Wilayah yang Dikuasai Pasukan Pemerintah di Kota Alppo

Jum'at, 19 Oct 2018 20:45

LPPOM MUI Kembali Gelar Pameran Halal Internasional di Smesco

LPPOM MUI Kembali Gelar Pameran Halal Internasional di Smesco

Jum'at, 19 Oct 2018 20:39

Ulama Terkemuka Inggris Syaikh Anjem Choudary Dibebaskan dari Penjara

Ulama Terkemuka Inggris Syaikh Anjem Choudary Dibebaskan dari Penjara

Jum'at, 19 Oct 2018 16:15

Sesat Pikir Intoleransi

Sesat Pikir Intoleransi

Jum'at, 19 Oct 2018 14:39

Sempat Masuk Ke Dalam Tanah yang Terbelah, Ini Cerita Korban Gempa di Balaroa

Sempat Masuk Ke Dalam Tanah yang Terbelah, Ini Cerita Korban Gempa di Balaroa

Jum'at, 19 Oct 2018 14:18

Relatif Kondusif Dua Pekan Pasca Gempa Palu, Insiden Jarah Sempat Terjadi di Pelabuhan

Relatif Kondusif Dua Pekan Pasca Gempa Palu, Insiden Jarah Sempat Terjadi di Pelabuhan

Jum'at, 19 Oct 2018 14:02

Mengenal Titik Kritis Kehalalan Biskuit

Mengenal Titik Kritis Kehalalan Biskuit

Jum'at, 19 Oct 2018 10:17

Racun LGBT Ancam Generasi

Racun LGBT Ancam Generasi

Jum'at, 19 Oct 2018 09:56

Indonesia Darurat Maksiat, Saatnya Bertobat

Indonesia Darurat Maksiat, Saatnya Bertobat

Jum'at, 19 Oct 2018 00:07


Reseller tas batam

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X