Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
21.379 views

Islamaphobia Kulit Putih dan Kulit Hitam di Gedung Putih?

WASHINGTON  (VOA-ISLAM.COM) --  Pasti  semua ingat,  ketika Barack  Obama terpilih menjadi Presiden Amerika. Banyak kalangan  yang menyambut lega, dan berharap akan berakhir era "Islamophobia" yang digelorakan oleh Presiden George Bush, yang dikelililngi kelompok  "Neo-Con".

Wartawan dari berbagai latar belakang dan sejumlah pengamat kebijakan politik dan keamanan membuat komentar sangat optimis tentang Presiden Barack Obama sebagai presiden kulit hitam pertama. Mereka berpikir akan terjadi perubahan mendasar terhadap kebijakan luar negeri Amerika,  khususnya terhadap Dunia Islam.

Banyak yang berasumsi bahwa kebijakan  politik luar negeri yang sangat hegemonik dan menjajah yang diterapkan oleh Presiden George Bush akan berakhir. Selama pemerintahan George Bush, aroma kebijakan luar negeri Amerika baunya yang menyengat sangat “anyir” dengan bau darah. Tumpahan darah di mana-mana. Darah Muslim di negara-negara Islam  terus ditumpahkan oleh George W.Bush.

Pasca terjadinya serangan  11 September 2001, terhadap Getung WTC, New York, George Bush menggelorakan ke seluruh penjuru jagad dengan apa yang disebut perang global melawan terorisme atau “war on terorism”. George Bush menyerbu Afghanistan dan Irak, kemudian mendudukinya. Bukan hanya itu, Bush menjatuhkan pemerintahan Taliban yang dipimpin Mullah Omar, dan Saddam Hussien.

Presiden George Bush secara unilateral (sepihak) melakukn agresi ke Afghanistan dan Irak, dan menghancurkan kedua negeri Muslim, hanya berbekal asumsi dan laporan intelijen dari CIA, yang sangat “tidak layak”, dan kemudian terbukti semuanya tidak berdasar sesudah Bush lengser dari Gedung Putih. Tapi, Saddam  sudah digantung, dan Mullah Omar sudah pergi dari Kabul.

Sejatinya, perang global melawan terorisme “war on terorism”, hanya sebuah rekaan yang dibuat kelompok “Neo-Con”, yang  dipelopori oleh Wakil Presiden Dick Cheney dan Wakil Menteri Pertahanan Paul Wolfowitz, yang sudah sangat phobia terhadap Islam dan Muslim. Kuasi  antara Yahudi-Kristen yang sudah sangat kehilangan akal  sehat terhadap Dunia Islam.

Pasca “Perang Dingin” kelompok “Neo-Con”, yang sudah kehilangan isu besar, kemudian menempatkan Islam, Muslim, dan Dunia Islam, sebagai musuh baru, dan memasuki era “Perang Dingin" baru”. Kini,  berubah menjadi  "konflik peradaban" dan perang terhadap Islam.

Mereka yang pada awalnya berpendapat bahwa Amerika tidak berperang terhadap Islam, maka sekarang mulai berdebat bahwa ini adalah perang melawan Islam, bukan hanya perang melawan terorisme.

Memang, Presiden Barack Obama mengawali kekuasaannya dengan melakukan kunjungan  kenegaraan pertama ke Kairo dan Turki, pidato Obama nampak lebih menyenangkan, tidak seperti  tokoh-tokoh “Neo-Con” yang  haus darah dan perang,  dan Obama lebih menampakan sosok yang cinta damai.

Obama  mengesampingkan tentang teori benturan peradaban dan menekankan perlunya hubungan antara Timur dan Barat, dan menggunakan agama - lebih tepatnya sebagai seorang Kristen – ia mengatakan "kita semua adalah anak Tuhan yang sama”, dan  menjanjikan Amerika yang baru.

Kalau melihat dari titik ini, orang-orang yang berpikir bahwa ini akan membawa akhir era “Neo-Con” yang sudah menguasai Gedung Putih, dan menciptakan Islamophobia. Tentu semuanya menjadi  sangat senang. Namun, sejatinya apa yang  bakal dilakukan oleh Obama terutama kebijakannya terhadap Dunia Islama hanya "copypaste" dari George Bush, hanya dipoles seperti lebih lunak.

Memang, Obama sudah menarik pasukan Amerika dari Irak dan Afghanistan. Namun, kalangan  analisis yang mengerti tentang pusat kekuasaan Gedung Putih, sejatinya Gedung Putih dengan Barack Obama, tidak berubah, hanyalah berganti topeng.

Sekarang, Amerika dibawah Obama, yang sudah hampir berakhir kekuasaannya, tetap mempertahankan kebijakan luar negeri yang hegemonik, dan hanya sedikit dipoles oleh penampilannya yang lebih “soft” (lembut).  Sehingga, banyak kalangan yang menjadi “terkecoh” dengan sikap Obama. Untuk memahami ini, penting membaca struktur karakteristik militer kekaisaran Amerika dan strategi globalnya secara keseluruhan.

Di tangan Obama begitu banyak tokoh kalangan pejuang Islam yang tewas, termasuk Osamah,  Mullah Omar, Anwar al-Awlaqi, dan sejumlah tokoh lainnya, yang tewas di tangan Obama. Obama menarik pasukannya  dari Irak dan Afghanistan, tapi Amerika menggunakan “kaki tangan” di wilayah itu, mereka disuruh berperang melawan para pejuang Islam, yang ingin melepaskan hegemoni Amerika.

Meskipun menjanjikan penarikan  pasukan dari Afghanistan, namun Obama terus mempertahankan pasukan di sana dan pada kenyataannya masih lebih banyak pasukan Amerika di Afghanistan. Kemudian,  Obama memasukan  Pakistan dalam perang dan menerapkan strategi seperti di masa Bush. Di mana banyak kawasan, termasuk Timur Tengah menjadi ajang perang yang sangat menghentakan kemanusiaan. Seperti sekarang di Irak,  Suriah, Yaman, dan Palestina, dan Amerika terus mendorong perang.

Memang, sekarang pasukan Amerika tidak terjun langsung dalam  kancah perang, tapi Amerika  memuntahkan rudal mereka dari udara ke wilayah konflik  secara masif, tanpa henti, dan telah mengakibatkan banyaknya korban Muslim, khususnya kaum sipil.

Obama hanya  dengan cara yang sangat murah,  terus menjalankan hegemoni dan misinya seperti yang dijalankan oleh George Bush, membunuhi Muslim yang hanya diberi lebel  “teroris”. Dengan menggunakan "drone", begitu banyak Muslim yang  tewas.

Obama dengan caranya yang “canggih” bagaimana memobilisi seluruh kekuatan dunia, termasuk negara-negara Arab, menjadi satu koalisi hanya satu tujuan yaitu membunuhi Muslim yang sudah diberi lebel ‘teroris”. Berapa banyak Muslim yang sudah mati sejak invasi militer pertama Amerika ke Irak, kemudian Suriah? Sudah tidak terhitung lagi.

Obama yang berasal dari Partai Demokrat, yang bertopeng “liberal’, dianggap lebih manusiawi terhadap Dunia Islam, ternyata tak berbeda dengan George Bush yang sangat konservatif, dan berasal dari Partai Republik. Semuanya ingin menumpahkan darah Muslim, sebanyak-banyaknya.

Sekarang lihat saat kampanye pemilihan presiden Amerika,  antara kandidat Partai Republik Donald Trump, dan Demokrat seperti Hallary Clinton atau Bernie Sander, tak ada yang beda, semuanya ingin tetap hegemonik dan menjadikan Dunia Islam, bukan lagi mitra dalam kesetaraan, tapi hanya ingin dijadikan objek

Islamophobia dari kalangan  liberal – yaitu Partai Demokrat, nampaknya telah mengambil alih sikap Islamophobia dari “Neo-Con”,  faktanya tidak ada berbeda

“Islamophobia Liberal” pria kulit hitam telah mengambil alih "misi orang kulit putih”, dan  melakukan  dilegitimasi terhadap Dunia Islam dengan menggunakan “Daes”  melalui kampanye  media.

Ini adalah gaya laki-laki kulit hitam yang menggunakna topeng yang digunakan oleh orang kulit putih, dimulai dengan kritik tentang Perang Salib,  dan kelompok “Neo-Con” mulai melakukan demokratisasi Dunia Islam dan membawa kebebasan dan kemakmuran kepada mereka.

Tapi,  semua hanyalah palsu belaka, di mana Obama membiarkan militer Mesir melakukan kudeta terhadap Presiden Mohammad Mursi, yang dipilih rakyatnya secara besar, dan membiarkan terus rezim  Baath sekuler di Suriah, yang dipimpinn Bashar al-Assad, yang sudah tangannya penuh dengan gelimang darah rakyatnya. Tapi, Amerika dan Rusia tetap mempertahankan Assad.

Strategi  negara besar seperti Amerika tidak berubah dengan pemerintah baru yang dipimpin Obama.  Hanya argumen dan gaya kepemimpinan yang mereka lakukan sedikit berubah. Bagaimana Islamophobia Obama yang Liberal telah menggantikan “Neo-Con” Islamophobia yang dipimpin oleh kulit putih. Wallahu’alam.

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Opini Redaksi lainnya:

+Pasang iklan

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Pusat Jam Tangan Impor Murah

Tampil cantik dan keren dengan jam tangan impor pilihan. Tersedia koleksi ribuan jam tangan untuk pria dan wanita, harga dijamin murah.
http://timitime.asia

Infaq Dakwah Center

Bayi Anak Ustadz Pesantren Qur'an ini Kritis Menderita Toxoplasmosis. Ayo Bantu.!!!

Bayi Anak Ustadz Pesantren Qur'an ini Kritis Menderita Toxoplasmosis. Ayo Bantu.!!!

Sudah 9 hari bayi Tazkia kritis terinfeksi toxoplasma. Sang ayah, Ustadz Yusron pengasuh pesantren Tahfizh Al-Qur'an Sukoharjo terbentur biaya yang sudah mencapai 31 juta rupiah...

Dihantam Truk Tronton, Ustadz Hibatullah Tak Sadarkan Diri 7 Hari. Ayo Bantu.!!!

Dihantam Truk Tronton, Ustadz Hibatullah Tak Sadarkan Diri 7 Hari. Ayo Bantu.!!!

Mujahid Dakwah ini mengalami kecelakaan hebat: rahangnya bergeser harus dioperasi; bibir atas sobek hingga hidung; tulang pinggul retak. Ayo bantu supaya bisa beraktivitas dakwah lagi....

Keluarga Yatim Muallaf Hidup Serba Kekurangan. Ayo Bantu Beasiswa dan Modal Usaha.!!

Keluarga Yatim Muallaf Hidup Serba Kekurangan. Ayo Bantu Beasiswa dan Modal Usaha.!!

Tak berselang lama setelah berikrar masuk Islam bersama seluruh keluarganya, Ganda Korwa wafat meninggalkan istri dan 6 anak yatim. Kondisi mereka sangat mengenaskan....

Bertarung Nyawa Melawan Tumor Ganas, Faizal Drop Out dari Pesantren. Ayo Bantu.!!!

Bertarung Nyawa Melawan Tumor Ganas, Faizal Drop Out dari Pesantren. Ayo Bantu.!!!

Tanpa didampingi ayah-bunda, ia menahan perihnya tumor ganas. Daging tumor dengan luka menganga menutupi separo wajahnya. Studi di Pesantren pun tidak sanggup ditempuhnya sampai tamat....

Lahir Keracunan Ketuban, Bayi Anak Aktivis Islam Kritis di Rumah Sakit. Ayo Bantu!!!

Lahir Keracunan Ketuban, Bayi Anak Aktivis Islam Kritis di Rumah Sakit. Ayo Bantu!!!

Usai persalinan, bayi Ummu Azmi kritis di NICU karena keracunan ketuban saat persalinan. Biaya perawatan cukup mahal, hari pertama saja mencapai 8 juta rupiah. Butuh uluran tangan kaum muslimin....

Latest News
Rusia Kembali Veto Resolusi Senjata Kimia Suriah

Rusia Kembali Veto Resolusi Senjata Kimia Suriah

Sabtu, 18 Nov 2017 16:39

Al-Azhar dan Darul Iftaah Batasi Ulama yang Bisa Berfatwa di Televisi

Al-Azhar dan Darul Iftaah Batasi Ulama yang Bisa Berfatwa di Televisi

Sabtu, 18 Nov 2017 16:28

Kanada Desak Myanmar Laksanakan Resolusi PBB untuk Rakhine

Kanada Desak Myanmar Laksanakan Resolusi PBB untuk Rakhine

Sabtu, 18 Nov 2017 16:25

(Video) Jawaban Dubes Saudi Terkait Fatwa Mufti Saudi Hamas Teroris

(Video) Jawaban Dubes Saudi Terkait Fatwa Mufti Saudi Hamas Teroris

Sabtu, 18 Nov 2017 16:12

Diduga Jurnalis MetroTV Terlibat Rekayasa Kecelakaan Setya Novanto, Benarkah?

Diduga Jurnalis MetroTV Terlibat Rekayasa Kecelakaan Setya Novanto, Benarkah?

Sabtu, 18 Nov 2017 10:42

Perjuangan Mahasiswa Tidak Akan Pernah Mati

Perjuangan Mahasiswa Tidak Akan Pernah Mati

Sabtu, 18 Nov 2017 10:41

Apa Hubungannya Kereta Cepat Jakarta-Bandung dengan Meikarta?

Apa Hubungannya Kereta Cepat Jakarta-Bandung dengan Meikarta?

Sabtu, 18 Nov 2017 10:11

Menyoal Penyederhanaan Listrik

Menyoal Penyederhanaan Listrik

Sabtu, 18 Nov 2017 09:33

Keadilan yang Hilang

Keadilan yang Hilang

Sabtu, 18 Nov 2017 08:14

Gejala Adanya Motif Lain dari Infrastruktur, Politisi: Saya Tak Curiga Nasionalismenya Jokowi, tapi

Gejala Adanya Motif Lain dari Infrastruktur, Politisi: Saya Tak Curiga Nasionalismenya Jokowi, tapi

Sabtu, 18 Nov 2017 08:11

Ada Dugaan Motif Lain sehingga Pekerja Asing justru Bekerja di Proyek Infrastruktur

Ada Dugaan Motif Lain sehingga Pekerja Asing justru Bekerja di Proyek Infrastruktur

Jum'at, 17 Nov 2017 22:13

Pengadilan Jerman Izinkan Maskapai Kuwait Airways Tolak Angkut Warga Israel

Pengadilan Jerman Izinkan Maskapai Kuwait Airways Tolak Angkut Warga Israel

Jum'at, 17 Nov 2017 21:00

Menimbang Dua Putusan Pengadilan Buni Yani dengan Ahok

Menimbang Dua Putusan Pengadilan Buni Yani dengan Ahok

Jum'at, 17 Nov 2017 20:30

Israel Luncurkan Aplikasi Smartphone Penghancuran Masjid Al-Aqsa, Menggantinya dengan Kuil Suci

Israel Luncurkan Aplikasi Smartphone Penghancuran Masjid Al-Aqsa, Menggantinya dengan Kuil Suci

Jum'at, 17 Nov 2017 20:17

Biaya Dipertanyakan, Proyek Ini Akhirnya Berpotensi Kuat Terganggu

Biaya Dipertanyakan, Proyek Ini Akhirnya Berpotensi Kuat Terganggu

Jum'at, 17 Nov 2017 20:13

MUI Tolak Aliran Kepercayaan Dicantumkan pada Kolom Agama KTP

MUI Tolak Aliran Kepercayaan Dicantumkan pada Kolom Agama KTP

Jum'at, 17 Nov 2017 19:24

Di Solo Ada Sekitar 11 Ribu Penghayat Aliran Kepercayaan, Pemkot Lakukan Pendataan Ulang

Di Solo Ada Sekitar 11 Ribu Penghayat Aliran Kepercayaan, Pemkot Lakukan Pendataan Ulang

Jum'at, 17 Nov 2017 18:54

Dipaksakan, Pemerintahan Jokowi Diprediksi akan Kehabisan Nafas menjelang Pemilu

Dipaksakan, Pemerintahan Jokowi Diprediksi akan Kehabisan Nafas menjelang Pemilu

Jum'at, 17 Nov 2017 18:13

Sebut Takbir Bukti Teroris, Wakil Ketua MPR: Pakailah Akal Sehat, Tarik Ucapan dan Minta Maaflah

Sebut Takbir Bukti Teroris, Wakil Ketua MPR: Pakailah Akal Sehat, Tarik Ucapan dan Minta Maaflah

Jum'at, 17 Nov 2017 16:13

Ini Kejanggalan Kecelakaan Lalin Setnov Menurut Tokoh Muda Golkar

Ini Kejanggalan Kecelakaan Lalin Setnov Menurut Tokoh Muda Golkar

Jum'at, 17 Nov 2017 15:00


Mukena bordir mewar harga murah

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X