Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
23.876 views

Islamaphobia Kulit Putih dan Kulit Hitam di Gedung Putih?

WASHINGTON  (VOA-ISLAM.COM) --  Pasti  semua ingat,  ketika Barack  Obama terpilih menjadi Presiden Amerika. Banyak kalangan  yang menyambut lega, dan berharap akan berakhir era "Islamophobia" yang digelorakan oleh Presiden George Bush, yang dikelililngi kelompok  "Neo-Con".

Wartawan dari berbagai latar belakang dan sejumlah pengamat kebijakan politik dan keamanan membuat komentar sangat optimis tentang Presiden Barack Obama sebagai presiden kulit hitam pertama. Mereka berpikir akan terjadi perubahan mendasar terhadap kebijakan luar negeri Amerika,  khususnya terhadap Dunia Islam.

Banyak yang berasumsi bahwa kebijakan  politik luar negeri yang sangat hegemonik dan menjajah yang diterapkan oleh Presiden George Bush akan berakhir. Selama pemerintahan George Bush, aroma kebijakan luar negeri Amerika baunya yang menyengat sangat “anyir” dengan bau darah. Tumpahan darah di mana-mana. Darah Muslim di negara-negara Islam  terus ditumpahkan oleh George W.Bush.

Pasca terjadinya serangan  11 September 2001, terhadap Getung WTC, New York, George Bush menggelorakan ke seluruh penjuru jagad dengan apa yang disebut perang global melawan terorisme atau “war on terorism”. George Bush menyerbu Afghanistan dan Irak, kemudian mendudukinya. Bukan hanya itu, Bush menjatuhkan pemerintahan Taliban yang dipimpin Mullah Omar, dan Saddam Hussien.

Presiden George Bush secara unilateral (sepihak) melakukn agresi ke Afghanistan dan Irak, dan menghancurkan kedua negeri Muslim, hanya berbekal asumsi dan laporan intelijen dari CIA, yang sangat “tidak layak”, dan kemudian terbukti semuanya tidak berdasar sesudah Bush lengser dari Gedung Putih. Tapi, Saddam  sudah digantung, dan Mullah Omar sudah pergi dari Kabul.

Sejatinya, perang global melawan terorisme “war on terorism”, hanya sebuah rekaan yang dibuat kelompok “Neo-Con”, yang  dipelopori oleh Wakil Presiden Dick Cheney dan Wakil Menteri Pertahanan Paul Wolfowitz, yang sudah sangat phobia terhadap Islam dan Muslim. Kuasi  antara Yahudi-Kristen yang sudah sangat kehilangan akal  sehat terhadap Dunia Islam.

Pasca “Perang Dingin” kelompok “Neo-Con”, yang sudah kehilangan isu besar, kemudian menempatkan Islam, Muslim, dan Dunia Islam, sebagai musuh baru, dan memasuki era “Perang Dingin" baru”. Kini,  berubah menjadi  "konflik peradaban" dan perang terhadap Islam.

Mereka yang pada awalnya berpendapat bahwa Amerika tidak berperang terhadap Islam, maka sekarang mulai berdebat bahwa ini adalah perang melawan Islam, bukan hanya perang melawan terorisme.

Memang, Presiden Barack Obama mengawali kekuasaannya dengan melakukan kunjungan  kenegaraan pertama ke Kairo dan Turki, pidato Obama nampak lebih menyenangkan, tidak seperti  tokoh-tokoh “Neo-Con” yang  haus darah dan perang,  dan Obama lebih menampakan sosok yang cinta damai.

Obama  mengesampingkan tentang teori benturan peradaban dan menekankan perlunya hubungan antara Timur dan Barat, dan menggunakan agama - lebih tepatnya sebagai seorang Kristen – ia mengatakan "kita semua adalah anak Tuhan yang sama”, dan  menjanjikan Amerika yang baru.

Kalau melihat dari titik ini, orang-orang yang berpikir bahwa ini akan membawa akhir era “Neo-Con” yang sudah menguasai Gedung Putih, dan menciptakan Islamophobia. Tentu semuanya menjadi  sangat senang. Namun, sejatinya apa yang  bakal dilakukan oleh Obama terutama kebijakannya terhadap Dunia Islama hanya "copypaste" dari George Bush, hanya dipoles seperti lebih lunak.

Memang, Obama sudah menarik pasukan Amerika dari Irak dan Afghanistan. Namun, kalangan  analisis yang mengerti tentang pusat kekuasaan Gedung Putih, sejatinya Gedung Putih dengan Barack Obama, tidak berubah, hanyalah berganti topeng.

Sekarang, Amerika dibawah Obama, yang sudah hampir berakhir kekuasaannya, tetap mempertahankan kebijakan luar negeri yang hegemonik, dan hanya sedikit dipoles oleh penampilannya yang lebih “soft” (lembut).  Sehingga, banyak kalangan yang menjadi “terkecoh” dengan sikap Obama. Untuk memahami ini, penting membaca struktur karakteristik militer kekaisaran Amerika dan strategi globalnya secara keseluruhan.

Di tangan Obama begitu banyak tokoh kalangan pejuang Islam yang tewas, termasuk Osamah,  Mullah Omar, Anwar al-Awlaqi, dan sejumlah tokoh lainnya, yang tewas di tangan Obama. Obama menarik pasukannya  dari Irak dan Afghanistan, tapi Amerika menggunakan “kaki tangan” di wilayah itu, mereka disuruh berperang melawan para pejuang Islam, yang ingin melepaskan hegemoni Amerika.

Meskipun menjanjikan penarikan  pasukan dari Afghanistan, namun Obama terus mempertahankan pasukan di sana dan pada kenyataannya masih lebih banyak pasukan Amerika di Afghanistan. Kemudian,  Obama memasukan  Pakistan dalam perang dan menerapkan strategi seperti di masa Bush. Di mana banyak kawasan, termasuk Timur Tengah menjadi ajang perang yang sangat menghentakan kemanusiaan. Seperti sekarang di Irak,  Suriah, Yaman, dan Palestina, dan Amerika terus mendorong perang.

Memang, sekarang pasukan Amerika tidak terjun langsung dalam  kancah perang, tapi Amerika  memuntahkan rudal mereka dari udara ke wilayah konflik  secara masif, tanpa henti, dan telah mengakibatkan banyaknya korban Muslim, khususnya kaum sipil.

Obama hanya  dengan cara yang sangat murah,  terus menjalankan hegemoni dan misinya seperti yang dijalankan oleh George Bush, membunuhi Muslim yang hanya diberi lebel  “teroris”. Dengan menggunakan "drone", begitu banyak Muslim yang  tewas.

Obama dengan caranya yang “canggih” bagaimana memobilisi seluruh kekuatan dunia, termasuk negara-negara Arab, menjadi satu koalisi hanya satu tujuan yaitu membunuhi Muslim yang sudah diberi lebel ‘teroris”. Berapa banyak Muslim yang sudah mati sejak invasi militer pertama Amerika ke Irak, kemudian Suriah? Sudah tidak terhitung lagi.

Obama yang berasal dari Partai Demokrat, yang bertopeng “liberal’, dianggap lebih manusiawi terhadap Dunia Islam, ternyata tak berbeda dengan George Bush yang sangat konservatif, dan berasal dari Partai Republik. Semuanya ingin menumpahkan darah Muslim, sebanyak-banyaknya.

Sekarang lihat saat kampanye pemilihan presiden Amerika,  antara kandidat Partai Republik Donald Trump, dan Demokrat seperti Hallary Clinton atau Bernie Sander, tak ada yang beda, semuanya ingin tetap hegemonik dan menjadikan Dunia Islam, bukan lagi mitra dalam kesetaraan, tapi hanya ingin dijadikan objek

Islamophobia dari kalangan  liberal – yaitu Partai Demokrat, nampaknya telah mengambil alih sikap Islamophobia dari “Neo-Con”,  faktanya tidak ada berbeda

“Islamophobia Liberal” pria kulit hitam telah mengambil alih "misi orang kulit putih”, dan  melakukan  dilegitimasi terhadap Dunia Islam dengan menggunakan “Daes”  melalui kampanye  media.

Ini adalah gaya laki-laki kulit hitam yang menggunakna topeng yang digunakan oleh orang kulit putih, dimulai dengan kritik tentang Perang Salib,  dan kelompok “Neo-Con” mulai melakukan demokratisasi Dunia Islam dan membawa kebebasan dan kemakmuran kepada mereka.

Tapi,  semua hanyalah palsu belaka, di mana Obama membiarkan militer Mesir melakukan kudeta terhadap Presiden Mohammad Mursi, yang dipilih rakyatnya secara besar, dan membiarkan terus rezim  Baath sekuler di Suriah, yang dipimpinn Bashar al-Assad, yang sudah tangannya penuh dengan gelimang darah rakyatnya. Tapi, Amerika dan Rusia tetap mempertahankan Assad.

Strategi  negara besar seperti Amerika tidak berubah dengan pemerintah baru yang dipimpin Obama.  Hanya argumen dan gaya kepemimpinan yang mereka lakukan sedikit berubah. Bagaimana Islamophobia Obama yang Liberal telah menggantikan “Neo-Con” Islamophobia yang dipimpin oleh kulit putih. Wallahu’alam.

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Opini Redaksi lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Jumat Barokah: Mari Berbagi Wakaf Qur’an & Tebar Hidangan kepada Santri Pelosok Garut

Jumat Barokah: Mari Berbagi Wakaf Qur’an & Tebar Hidangan kepada Santri Pelosok Garut

Insya Allah besok Jum’at IDC berbagi Sedekah Jum’at dan Wakaf Mushaf Al-Qur'an kepada para Santri TPQ Masjid Al-Iman Garut. Mari berburu keberkahan sedekah Jumat dan wakaf Al-Qur'an....

Pembangunan Mushalla Kampung Peundeuy Banten Terhenti, Ayo Sedekah  Jariyah.!!!

Pembangunan Mushalla Kampung Peundeuy Banten Terhenti, Ayo Sedekah Jariyah.!!!

Pembangunan Mushalla Nurul Hikmah di Tangerang Banten ini terhenti karena terkendala biaya. Diperlukan biaya 30 juta rupiah untuk merampungkan agar ibadah dan syiar Islam makin semarak....

Hijrah dari Gubuk Rombeng, Ayo Bangun Rumah Dakwah Ustadz Karita

Hijrah dari Gubuk Rombeng, Ayo Bangun Rumah Dakwah Ustadz Karita

Ustadz Karita dan Ustadzah Nurjanah totalitas berdakwah memajukan pendidikan agama di Leuwigede Indramayu. Karena keterbatasan ekonomi, mereka tinggal di gubuk dari karung bekas. Ayo Bantu..!!!...

Ayo Wakaf Tempat Wudhu ke Masjid Al-Iman Talegong, Alirkan Pahala Abadi.!!

Ayo Wakaf Tempat Wudhu ke Masjid Al-Iman Talegong, Alirkan Pahala Abadi.!!

Masjid ini menjadi pusat kegiatan dakwah, ibadah dan pengajian warga Kampung Warung Gantung Talegong Garut, Jawa Barat. Namun sampai saat ini belum memiliki tempat wudhu. Ayo Wakaf..!!!...

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Menggabung keutamaan Jum’at dan Cinta Yatim, IDC akan berbagi ke Pesantren Tahfizhul Qur’an Darul Hijrah Cikarang. ...

Latest News
Turki Akan Kirim 3.250 Personel Keamanan Ke Qatar Untuk Amankan Piala Dunia 2022

Turki Akan Kirim 3.250 Personel Keamanan Ke Qatar Untuk Amankan Piala Dunia 2022

Rabu, 19 Jan 2022 17:27

Hancur-hancuran Pindah Ibu Kota Negara

Hancur-hancuran Pindah Ibu Kota Negara

Rabu, 19 Jan 2022 07:17

DPR Sahkan RUU IKN dan RUU TPKS, PP KAMMI: Jangan Arogan

DPR Sahkan RUU IKN dan RUU TPKS, PP KAMMI: Jangan Arogan

Rabu, 19 Jan 2022 06:57

Calon Presiden Prancis Didenda € 10.000 Karena Sebut Migran Anak 'Pencuri' dan 'Pemerkosa'

Calon Presiden Prancis Didenda € 10.000 Karena Sebut Migran Anak 'Pencuri' dan 'Pemerkosa'

Selasa, 18 Jan 2022 21:20

Mantan Ajudan Tuduh Boris Johnson Bohong Terkait Pesta Di Downing Street Selama Penguncian COVID-19

Mantan Ajudan Tuduh Boris Johnson Bohong Terkait Pesta Di Downing Street Selama Penguncian COVID-19

Selasa, 18 Jan 2022 20:44

KH. Aceng Zakaria: Umat Islam Harus Tahu Ekonomi Syariah dan Ekonomi Non-Syariah

KH. Aceng Zakaria: Umat Islam Harus Tahu Ekonomi Syariah dan Ekonomi Non-Syariah

Selasa, 18 Jan 2022 14:50

Sekum Persis: Umat Ini Harus Baik Ekonominya

Sekum Persis: Umat Ini Harus Baik Ekonominya

Selasa, 18 Jan 2022 12:45

Manuver Cawapres Tak Kalah Gesit dengan Capres

Manuver Cawapres Tak Kalah Gesit dengan Capres

Selasa, 18 Jan 2022 12:19

Terkait Khalid Basalamah, Tokoh Muda Alkhairaat Kritik HPA dan Pemkot Palu

Terkait Khalid Basalamah, Tokoh Muda Alkhairaat Kritik HPA dan Pemkot Palu

Selasa, 18 Jan 2022 10:20

Muslimat Dewan Da’wah Lampung Gelar Tablig Akbar Peradaban Qur’an

Muslimat Dewan Da’wah Lampung Gelar Tablig Akbar Peradaban Qur’an

Selasa, 18 Jan 2022 10:14

Bea Cukai Saudi Gagalkan Penyeludupan 8.3 Juta Pil Narkoba Jenis Captagon

Bea Cukai Saudi Gagalkan Penyeludupan 8.3 Juta Pil Narkoba Jenis Captagon

Senin, 17 Jan 2022 23:00

Kuwait Tunda Rencana Untuk Mulai Latih Tentara Wanita Menyusul Penolakan Dari Otoritas Agama

Kuwait Tunda Rencana Untuk Mulai Latih Tentara Wanita Menyusul Penolakan Dari Otoritas Agama

Senin, 17 Jan 2022 22:45

Marak Klithih, Butuh Penguatan Beragama

Marak Klithih, Butuh Penguatan Beragama

Senin, 17 Jan 2022 22:31

Pemberontak Syi'ah Houtsi Yaman Klaim Serang UEA

Pemberontak Syi'ah Houtsi Yaman Klaim Serang UEA

Senin, 17 Jan 2022 22:15

Perpres Bank Tanah Penuh Pelanggaran

Perpres Bank Tanah Penuh Pelanggaran

Senin, 17 Jan 2022 14:47

Ghozali, Mendulang Milyaran Rupiah dari Foto Selfi

Ghozali, Mendulang Milyaran Rupiah dari Foto Selfi

Senin, 17 Jan 2022 14:31

Korupsi, Kado Pahit dari Manifestasi Kapitalisme

Korupsi, Kado Pahit dari Manifestasi Kapitalisme

Senin, 17 Jan 2022 13:57

Hebat! Dua Tahun, Cendekiawan Muslim Adian Husaini Hasilkan 1000 Artikel Ilmiah

Hebat! Dua Tahun, Cendekiawan Muslim Adian Husaini Hasilkan 1000 Artikel Ilmiah

Senin, 17 Jan 2022 11:38

Muswil VII FLP Jatim, Muchlisin BK Terpilih Jadi Ketua

Muswil VII FLP Jatim, Muchlisin BK Terpilih Jadi Ketua

Senin, 17 Jan 2022 10:34

Prabowo Gagal Nyapres, Gerindra Nyungsep

Prabowo Gagal Nyapres, Gerindra Nyungsep

Senin, 17 Jan 2022 10:19


MUI

Must Read!
X