Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
11.311 views

Cerita Reformis Saat Era Demokrasi (Jokowi) Seakan Menjelma menjadi Diktator (Soeharto)

JAKARTA (voa-islam.com)- Ada cerita menarik yang dialami oleh salah satu tokoh reformis Indonesia. Ia beberapa kali masuk penjara. Di rezim Soeharto dan termasuk di rezim Joko Widodo.

Keduanya kurang lebih karena suara kritisnya untuk pemerintah. Era Soeharto mungkin bisa dimaklumi, sebab saat itu rezim "gatal-gatal" apabila ada rakyatnya yang doyan berkomentar. Namun, tentu berbeda jika hal ini dialami oleh rezim Jokowi. Rezim hasil reformasi-demokrasi ini ternyata "alergi" juga dengan suara kritis sang reformis ini.

Dialah Sri Bintang Pamungkas. Kata-katanya sering sampai ke telinga pemerintah. Suara kritisnya acapkali membuat pemerintah perih.

Berikut "pengalaman" Sri Bintang saat mengalami perbedaan tindakan di penjara dengan aktivis Rizal dan Jamran yang didapat voa-islam.com:

"Ketika Jaksa menjemput aku dari Rutan Kejaksaan untuk membawaku ke Cipinang awal Mei 1997 itu, aku hardik dia dan suruh pulang dia, karena tidak memberitahuku sebelumnya. Tiga hari kemudian baru aku dijemput lagi dan dibawa ke Lapas Cipinang untuk menjalani vonis 2 tahun 10 bulan penjara.

Aku dipidana karena menghina dan menyebut Soeharto sbg Diktator.

Setiap Senin aku dijemput mobil tahanan dari Cipinang menuju Pengadilan Negeri Jakarta Selatan untuk menghadiri sidang Dakwaan Subversif dengan ancaman hukuman seumur hidup. Gara-gara mendirikan partai, menantang Soeharto untuk Pilpres, menolak Soeharto menjadi Capres Tunggal dan menyiapkan tatanan baru bagi NKRI.

Dalam sidang hari pertama aku sempat meminta Hakim Ketua bersumpah tidak pernah jual-beli vonis, tapi Hakim tidak peduli. Pengacara Adnan Buyung Nasution meminta maaf atas kelakuanku. Aku juga sempat meminta JPU diganti, karena dia tidak lain adalah Jaksa Penyidik yang pernah berusaha memukul mukaku sewaktu aku menolak di-BAP. Setelah sidang ditunda 3 minggu,  JPU benar-benar diganti atas persetujuan Jaksa Agung.

Selama itu, sebagai terdakwa aku sama sekali tidak pernah DIBORGOL! Para petugas Lapas dan polisi semua baik dan ramah kepadaku. Dalam hati, mereka mendukung perlawananku kepada Soeharto.

Lain sekali dengan yang terjadi pada Jamran dan Rijal, terdakwa dalam Kasus Penghinaan dan Kebencian terhadap Ahok, yang sidangnya sedang berjalan hari-hari ini, juga di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Pergi-pulang dari Lapas Cipinang, selama sebulan terakhir ini, dua kali sidang dalam seminggu, kedua tangan mereka berdua DIBORGOL...sungguh kurang ajar!

Saya sempat marah kepada seorang Jaksa waktu jedah sidang. Si Jaksa membela diri dengan mengatakan itu urusan Jaksa Tinggi. Saya ganti menjawab, bahwa para Jaksa itu satu korps, yang juga mengirim terdakwa ke Cipinang.

Saya pun mendesak pengacara untuk meminta kepada Majelis Hakim agar pemborgolan yang tidak berperikemanusiaan itu diakhiri. Para Terdakwa itu adalah intelektual, sarjana, belum terbukti bersalah dan bukan Pembunuh pula!

Saya perhatikan Hakim Ketuanya cukup ramah,  demikian juga JPU-nya,  tapi sangat mungkin hati nurani mereka telah beku terbeli oleh keangkuhan Ahok. Sama seperti JPU dalam sidang-sidang Ahok, yang menuntut Ahok bebas. Tidak mungkin kalau mereka tidak tahu soal pemborgolan itu!

Soeharto memang diktator. Penjara-penjara penuh dengan mereka yang melawannya. Tetapi kenapa Ahok, si Mulut Kotor,  Penista Agama,  Penantang Tuhan, Pelanggar HAM dan lain-lain itu, bisa membikin para Penegak Hukum menjadi tunduk tidak berdaya. Mungkin mereka bisa dibeli...seperti yang biasa terjadi dalam Mafia Peradilan!" (Robi/voa-islam.com)

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Opini Redaksi lainnya:

+Pasang iklan

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Pusat Jam Tangan Impor Murah

Tampil cantik dan keren dengan jam tangan impor pilihan. Tersedia koleksi ribuan jam tangan untuk pria dan wanita, harga dijamin murah.
http://timitime.asia

Pasaribu: Disabilitas Kaki yang Ahli Ibadah ini Jadi Incaran Misionaris. Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Pasaribu: Disabilitas Kaki yang Ahli Ibadah ini Jadi Incaran Misionaris. Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Hidup dengan satu kaki, pria asal Sibolga Tapanuli ini tak kenal putus asa. Setelah kakinya diamputasi karena tertabrak truk, ia justru makin rajin beribadah di masjid. Pria Batak ini butuh bantuan...

Nafisa Zahra, Bayi 9 Bulan ini Menderita Kanker Pembuluh Darah. Ayo Bantu..!!!

Nafisa Zahra, Bayi 9 Bulan ini Menderita Kanker Pembuluh Darah. Ayo Bantu..!!!

Baru berusia 9 bulan, bayi ini diuji dengan penyakit Kanker Pembuluh Darah. Kedua pipinya tumbuh dua benjolan sebesar kepal tangan orang dewasa. Ia harus segera dioperasi dan minum susu khusus...

Ismail Abdurrahman: Anak Aktivis Dakwah Opname di RS PKU Solo. Ayo Bantu..!!

Ismail Abdurrahman: Anak Aktivis Dakwah Opname di RS PKU Solo. Ayo Bantu..!!

Musibah muntaber tak henti-hentinya menimpa Ismail, anak aktivis dakwah Solo Raya. Sang ayah, Muhammad Arif adalah pekerja serabutan yang saat ini sedang mendapat ujian yang bertubi-tubi. ...

Sakit Stroke, Muallaf Mantan Hindu ini Hidup Sebatang Kara di Gubuk Lapuk. Ayo Bantu.!!

Sakit Stroke, Muallaf Mantan Hindu ini Hidup Sebatang Kara di Gubuk Lapuk. Ayo Bantu.!!

Nyaris sempurna ujian hidup muallaf Nyoman Kawi. Di usia senja, ia tak bisa mencari nafkah karena stroke telah mematikan separo tubuhnya. Hidup sebatang kara, ia tinggal di gubuk lapuk yang tidak...

Guru SMP Islam & Mahasiswi Bahasa Arab Solo Terlindas Truk Kontainer. Ayo Bantu..!!!

Guru SMP Islam & Mahasiswi Bahasa Arab Solo Terlindas Truk Kontainer. Ayo Bantu..!!!

Musibah dahsyat menimpa Ustadzah Juwariah. Terlindas truk kontainer, ia kritis tak sadarkan diri: tulang panggul remuk, tulang pubis patah, engsel tulang panggul bergeser (dislokasi), engkel...

Latest News
Benarkah Presiden Jokowi Seperti Umar Bin Khattab?

Benarkah Presiden Jokowi Seperti Umar Bin Khattab?

Rabu, 20 Feb 2019 20:27

Serangan Pribadi Jokowi dan Modal Kampanye Pilgub DKI

Serangan Pribadi Jokowi dan Modal Kampanye Pilgub DKI

Rabu, 20 Feb 2019 20:13

Pasukan SDF Culik dan Tangkap 100 Lebih Warga Sipil Termasuk Wanita dan Anak-anak di Timur Suriah

Pasukan SDF Culik dan Tangkap 100 Lebih Warga Sipil Termasuk Wanita dan Anak-anak di Timur Suriah

Rabu, 20 Feb 2019 18:15

Inggris Cabut Kewarganegaraan Shamima Beghum, Remaja Inggris yang Bergabung dengan IS di Suriah

Inggris Cabut Kewarganegaraan Shamima Beghum, Remaja Inggris yang Bergabung dengan IS di Suriah

Rabu, 20 Feb 2019 16:30

Politisi Inggris Terkemuka Desak Pemerintah Cabut Kewarganegaraan Inggris Asma Assad

Politisi Inggris Terkemuka Desak Pemerintah Cabut Kewarganegaraan Inggris Asma Assad

Rabu, 20 Feb 2019 15:30

Hampir Setahun Protes di Perbatasan Gaza Berlangsung, Perang Tampaknya Tak Bisa Dihindari

Hampir Setahun Protes di Perbatasan Gaza Berlangsung, Perang Tampaknya Tak Bisa Dihindari

Rabu, 20 Feb 2019 13:45

Kekuasaan yang Menenggelamkan

Kekuasaan yang Menenggelamkan

Rabu, 20 Feb 2019 13:36

Pasukan Israel Serang Jamaah Palestina di Masjid Al-Aqsha

Pasukan Israel Serang Jamaah Palestina di Masjid Al-Aqsha

Rabu, 20 Feb 2019 13:23

Zakat Pengurang Pajak Didesak Judicial Review

Zakat Pengurang Pajak Didesak Judicial Review

Rabu, 20 Feb 2019 13:20

LGBT Penghancur Generasi, Bagaimana Mengakhiri?

LGBT Penghancur Generasi, Bagaimana Mengakhiri?

Rabu, 20 Feb 2019 12:58

Prabowo Sebut Kasus yang Meninpa Ahmad Dhani 'Abuse of Power'

Prabowo Sebut Kasus yang Meninpa Ahmad Dhani 'Abuse of Power'

Rabu, 20 Feb 2019 12:58

Laporan: Qatar Akan Berhenti Danai Listrik Gaza Setelah April 2019

Laporan: Qatar Akan Berhenti Danai Listrik Gaza Setelah April 2019

Rabu, 20 Feb 2019 12:35

Insiden Pak Presiden

Insiden Pak Presiden

Rabu, 20 Feb 2019 12:31

Penolakan RUU PKS Rambah Samarinda

Penolakan RUU PKS Rambah Samarinda

Rabu, 20 Feb 2019 12:15

Operasi Semburan Fitnah

Operasi Semburan Fitnah

Rabu, 20 Feb 2019 11:38

Aneh Jokowi

Aneh Jokowi

Rabu, 20 Feb 2019 10:20

Korupsi? Harus Diberantas hingga Tuntas!

Korupsi? Harus Diberantas hingga Tuntas!

Rabu, 20 Feb 2019 09:08

Fadli Zon Ungkap Tanda-tanda Kekalahan Jokowi

Fadli Zon Ungkap Tanda-tanda Kekalahan Jokowi

Rabu, 20 Feb 2019 08:47

Menangkan Prabowo-Sandi, Ulama Resmikan Posko Koppasandi

Menangkan Prabowo-Sandi, Ulama Resmikan Posko Koppasandi

Rabu, 20 Feb 2019 08:20

Bak Kacang Lupa Kulitnya, Kampanye Jokowi di Pilgub DKI Dibiayai dari Keuntungan Lahan Prabowo

Bak Kacang Lupa Kulitnya, Kampanye Jokowi di Pilgub DKI Dibiayai dari Keuntungan Lahan Prabowo

Rabu, 20 Feb 2019 08:00


Reseller tas batam

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X

Selasa, 19/02/2019 09:59

Mahasiswi Hindu Pun Tolak RUU PKS