Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
13.806 views

Cerita Reformis Saat Era Demokrasi (Jokowi) Seakan Menjelma menjadi Diktator (Soeharto)

JAKARTA (voa-islam.com)- Ada cerita menarik yang dialami oleh salah satu tokoh reformis Indonesia. Ia beberapa kali masuk penjara. Di rezim Soeharto dan termasuk di rezim Joko Widodo.

Keduanya kurang lebih karena suara kritisnya untuk pemerintah. Era Soeharto mungkin bisa dimaklumi, sebab saat itu rezim "gatal-gatal" apabila ada rakyatnya yang doyan berkomentar. Namun, tentu berbeda jika hal ini dialami oleh rezim Jokowi. Rezim hasil reformasi-demokrasi ini ternyata "alergi" juga dengan suara kritis sang reformis ini.

Dialah Sri Bintang Pamungkas. Kata-katanya sering sampai ke telinga pemerintah. Suara kritisnya acapkali membuat pemerintah perih.

Berikut "pengalaman" Sri Bintang saat mengalami perbedaan tindakan di penjara dengan aktivis Rizal dan Jamran yang didapat voa-islam.com:

"Ketika Jaksa menjemput aku dari Rutan Kejaksaan untuk membawaku ke Cipinang awal Mei 1997 itu, aku hardik dia dan suruh pulang dia, karena tidak memberitahuku sebelumnya. Tiga hari kemudian baru aku dijemput lagi dan dibawa ke Lapas Cipinang untuk menjalani vonis 2 tahun 10 bulan penjara.

Aku dipidana karena menghina dan menyebut Soeharto sbg Diktator.

Setiap Senin aku dijemput mobil tahanan dari Cipinang menuju Pengadilan Negeri Jakarta Selatan untuk menghadiri sidang Dakwaan Subversif dengan ancaman hukuman seumur hidup. Gara-gara mendirikan partai, menantang Soeharto untuk Pilpres, menolak Soeharto menjadi Capres Tunggal dan menyiapkan tatanan baru bagi NKRI.

Dalam sidang hari pertama aku sempat meminta Hakim Ketua bersumpah tidak pernah jual-beli vonis, tapi Hakim tidak peduli. Pengacara Adnan Buyung Nasution meminta maaf atas kelakuanku. Aku juga sempat meminta JPU diganti, karena dia tidak lain adalah Jaksa Penyidik yang pernah berusaha memukul mukaku sewaktu aku menolak di-BAP. Setelah sidang ditunda 3 minggu,  JPU benar-benar diganti atas persetujuan Jaksa Agung.

Selama itu, sebagai terdakwa aku sama sekali tidak pernah DIBORGOL! Para petugas Lapas dan polisi semua baik dan ramah kepadaku. Dalam hati, mereka mendukung perlawananku kepada Soeharto.

Lain sekali dengan yang terjadi pada Jamran dan Rijal, terdakwa dalam Kasus Penghinaan dan Kebencian terhadap Ahok, yang sidangnya sedang berjalan hari-hari ini, juga di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Pergi-pulang dari Lapas Cipinang, selama sebulan terakhir ini, dua kali sidang dalam seminggu, kedua tangan mereka berdua DIBORGOL...sungguh kurang ajar!

Saya sempat marah kepada seorang Jaksa waktu jedah sidang. Si Jaksa membela diri dengan mengatakan itu urusan Jaksa Tinggi. Saya ganti menjawab, bahwa para Jaksa itu satu korps, yang juga mengirim terdakwa ke Cipinang.

Saya pun mendesak pengacara untuk meminta kepada Majelis Hakim agar pemborgolan yang tidak berperikemanusiaan itu diakhiri. Para Terdakwa itu adalah intelektual, sarjana, belum terbukti bersalah dan bukan Pembunuh pula!

Saya perhatikan Hakim Ketuanya cukup ramah,  demikian juga JPU-nya,  tapi sangat mungkin hati nurani mereka telah beku terbeli oleh keangkuhan Ahok. Sama seperti JPU dalam sidang-sidang Ahok, yang menuntut Ahok bebas. Tidak mungkin kalau mereka tidak tahu soal pemborgolan itu!

Soeharto memang diktator. Penjara-penjara penuh dengan mereka yang melawannya. Tetapi kenapa Ahok, si Mulut Kotor,  Penista Agama,  Penantang Tuhan, Pelanggar HAM dan lain-lain itu, bisa membikin para Penegak Hukum menjadi tunduk tidak berdaya. Mungkin mereka bisa dibeli...seperti yang biasa terjadi dalam Mafia Peradilan!" (Robi/voa-islam.com)

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Opini Redaksi lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Rumah Keluarga Yatim Ludes Terbakar Saat Ditinggal Sholat Tarawih

Rumah Keluarga Yatim Ludes Terbakar Saat Ditinggal Sholat Tarawih

Rumah yang ditinggali keluarga yatim Ibu Turyati (34) ludes terbakar saat ditinggal berbuka puasa bersama dan sholat Tarawih. Kebakaran pada Kamis malam (23/3/2023) itu tak menyisakan barang...

Berbagi Keberkahan, Bantuan Modal Usaha Untuk Muallaf

Berbagi Keberkahan, Bantuan Modal Usaha Untuk Muallaf

Tak punya kedua orang tuanya sejak 2017, Monica Kenyo Wulan Hapsari (27) hidup sendiri di kos berukuran sempit 2 x 3 meter. Sempat kelaparan dan hanya mampu jual sepatu dan tas ke rosok untuk...

Tiga Masjid dan Tiga Sekolah di Pelosok Garut ini Krisis Air Bersih. Ayo Wakaf Sumur.!!

Tiga Masjid dan Tiga Sekolah di Pelosok Garut ini Krisis Air Bersih. Ayo Wakaf Sumur.!!

Jamaah masjid, siswa sekolah dan warga pelosok Garut ini kesulitan air untuk ibadah, bersuci, wudhu, memasak, minum, mandi, dan mencuci. Ayo Wakaf Sumur, Pahala Mengalir Tak Terbatas Umur.!!!...

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Syafani Azzahra, bocah yatim sejak usia tujuh tahun ini bercita-cita ingin menjadi dokter penghafal Al-Qur'an. Setamat SD ia ingin melanjutkan sekolah ke pesantren, tapi terkendala biaya. Ayo...

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Di tengah pandemi Covid-19, permintaan layanan ambulans untuk pasien dan jenazah terus meningkat. Mobil baru IDC akan disulap jadi ambulans, butuh dana 39 juta rupiah untuk biaya modifikasi....

Latest News

MUI

Sedekah Al Quran

Sedekah Air untuk Pondok Pesantren

Must Read!
X