Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
81.660 views

Tak Patut Jokowi Ajak Terdakwa Ahok Sambut Raja Saudi Salman!

Oleh : Ferdinand Hutahaean

AHOK SAMBUT RAJA SALMAN BERSAMA JOKOWI, PEMERINTAH TIDAK MENGHORMATI RAJA SAUDI

Kunjungan Yang Mulia Raja Saudi King Salman bin Abdulazis Al Saud ke Indonesia yang masih menumpuk banyak pertanyaan tentang misi kunjungan Raja sesungguhnya dan belum terjawab, kembali dihantam deras oleh informasi dan berita disebuah media on line yang diposting pagi tadi pukul 05.55 WIB yang menyatakan bahwa Ahok akan turut serta menyambut kedatangan Raja Salman bersama Presiden Jokowi atas undangan istana.

Sungguh pemberitaan ini mengagetkan, mendadak dan sangat tidak patut terjadi. King Salman bin Abdulaziz Al Saud adalah penguasa dan pemimpin tertinggi negara Saudi Arabia yang menjadi asal muasal dan titik awal lahirnya Islam.

Disanalah Islam lahir, bertumbuh dan berkembang hingga menyebar keseluruh sudut dunia. King Salman juga identik dengan Islam karena Pemimpin tertinggi Saudi itu adalah penjaga dua kota suci umat Islam yaitu Mekkah dan Medinah. Mekkah adalah kota tujuan umat muslim seluruh dunia untuk menyempurnakan keislamannya.

King Salman justru menjadi identik sebagai pemimpin Islam meski gelar itu tidak pernah ada namun King Salman adalah pemimpin yang disegani dan dihormati serta dimuliakan oleh dunia.

Kita melihat bagaimana sibuknya pemerintah mempersiapkan acara penyambutan terhadap kedatangan Raja Salman dengan segala keperluan Raja. Pemerintah bekerja keras untuk mempersiapkan segala permintaan pihak Saudi untuk memenuhi standar pelayanan dan standar kebututuhan Raja Salman. Indonesia bekerja keras bahkan tidak pernah mempersiapkan penyambutan kepala negara lain seperti mempersiapkan penyambutan kedatangan Raja Salman kali ini.

Kita patut apresiasi kerja keras tersebut karena memang kedudukan Raja Salman sebagai pemimpin sebuah negara patut menerima itu semua.

Namun kesalahan yang harus saya sebut dengan kebodohan harus terjadi dan merusak serta menodai semua upaya keras pemerintah untuk menunjukkan rasa hormat kepada Saudi dan Raja Salman yaitu diundangnya Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok dalam rombongan bersama Presiden Jokowi yang akan menyambut secara langsung Raja Salman di Bandara Halim Perdana Kusumah Jakarta.

Inilah noda hitam yang ditumpahkan pemerintah kepada kerja kerasnya menyambut Raja Salman.

Kehadiran Ahok nanti dalam penyambutan Raja Salman bersama Presiden adalah sesuatu yang tidak layak dilakukan oleh pemerintah, karena Ahok berstatus TERDAKWA PENODAAN AGAMA ISLAM, yaitu Agama yang dianut oleh Raja Salman yang datang dari negara asal Agama Islam.

Selain itu, mengikut sertakan seorang terdakwa dalam rombongan penyambutan seperti ini bersama presiden adalah bentuk rasa tidak menghormati dan bahkan bisa dikategorikan sebagai sebuah sikap menghina bagi Raja Salman dan hinaan bagi pemerintah sendiri karena ternyata status terdakwa adalah status biasa dan tidak menjadi sebuah masalah bahkan terdakwa bisa satu mobil dengan presiden.

Tidak sepatutnya Ahok turut serta dalam rombongan penjemput Raja Salman apapun alasannya, meski sebagai Gubernur karena status terdakwa Ahok adalah atas ketetapan negara dan negara saat ini yang sedang berupaya untuk menghukum Ahok sebagai pelaku penodaan agama.

Lantas mengapa pemerintah menjadi tidak menghormati tugas negara?

Mestinya pemerintah bersikap lebih menunjukkan penghormatan kepada Raja Salman yang agamanya dinodai oleh Ahok. Betapa ternyata demi sebuah kepentingan politik, rejim ini mampu dan tega tidak menghormati Raja Saudi serta menghinakan diri dengan menyertakan seorang terdakwa menyambut tamu besar yang agamanya dinodai sang terdakwa.

Anda sehat tuan presiden?

Jakarta, 01 maret 2017

-------

Sehari sebelumnya sebagai terdakwa Ahok jalani sidang ke 12 dalam kasus penistaan agama, 

Habib Rizieq Sebut Enam Ungkapan Ahok yang Menjadi Bukti Menistakan Agama di Kepulaun Seribu

Persidangan kasus penistaan agama Basuki Tjahaja Purnama ke-12, Habib Rizieq menyebut ada enam ungkapan yang salah dilakukan oleh Ahok.

“Saya melihat video yang diputar di kepulauan seribu, dan saya melihat ada enam kesalahan yang dilakukan oleh Ahok,” kata Habib Rizieq dalam ruang persidangan, Selasa (28/02).

Pembina GNPF-MUI tersebut menegaskan ada enam ungkapan yang salah dilontarkan oleh Ahok di kepulauan seribu.

“Yang pertama, jangan percaya, kedua engga pilih saya, ketiga dibohongi pake surat Al-Maidah ayat 51, keempat macam-macam itu, kelima karena saya takut masuk neraka, keenam dibodohi,” tutur Habib Rizieq menirukan gaya Ahok.

Habib menilai, pernyataan yang disampaikan oleh saudara Ahok bukan hanya merupakan urusan pribadi akan tetapi sudah mencakup masyarakat luas, khususnya umat Islam.

“Ini bukan hanya urusan pribadi, ini mencakup masyarakat luas, dan ini masalah hukum, masalah penodaan agama,” papar Habib Rizieq dalam persidangan.

Ungkapan “jadi jangan percaya sama orang”, kata habib, maka itu merupakan sebuah ajakan kepada masyarakat agar jangan percaya siapa pun yang menggunakan surat Al-Maidah ayat 51.

“Ungkapan itu merupakan sebuah ajakan untuk melarang umat Islam memilih pemimpin,” ungkapnya.

Kedua, lanjut habib, “kata-kata tidak pilih saya memperjelas bahwa itu dalam konteks pilkada dan tidak ada hubungannya dengan kunjungan kerja”.

“Kata dibohongi pake Al-Maidah itu memunculkan pertanyaan, siapa yang dibohongi? Tentu umat Islam, tentu maksudnya kalau dibohongi berarti surat al maidah dijadikan sebagai sumber kebohongan,” jelas Habib.

Imam Besar FPI ini menilai bahwa jelas hal itu merupakan penodaan terhadap Islam.

“Ini sebuah penodaan, jadi Al-Qur’an itu diartikan sebagai sumber kebohongan. Siapa yang dibohongi, ya umat Islam siapa pun yang menggunakan al maidah 51 agar tidak memilih pemimpin umat Islam,” ujar Habib Rizieq. *

Abu Khadijah

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Opini Redaksi lainnya:

+Pasang iklan

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Pusat Jam Tangan Impor Murah

Tampil cantik dan keren dengan jam tangan impor pilihan. Tersedia koleksi ribuan jam tangan untuk pria dan wanita, harga dijamin murah.
http://timitime.asia

Infaq Dakwah Center

Dihantam Truk Tronton, Ustadz Hibatullah Tak Sadarkan Diri 7 Hari. Ayo Bantu.!!!

Dihantam Truk Tronton, Ustadz Hibatullah Tak Sadarkan Diri 7 Hari. Ayo Bantu.!!!

Mujahid Dakwah ini mengalami kecelakaan hebat: rahangnya bergeser harus dioperasi; bibir atas sobek hingga hidung; tulang pinggul retak. Ayo bantu supaya bisa beraktivitas dakwah lagi....

Keluarga Yatim Muallaf Hidup Serba Kekurangan. Ayo Bantu Beasiswa dan Modal Usaha.!!

Keluarga Yatim Muallaf Hidup Serba Kekurangan. Ayo Bantu Beasiswa dan Modal Usaha.!!

Tak berselang lama setelah berikrar masuk Islam bersama seluruh keluarganya, Ganda Korwa wafat meninggalkan istri dan 6 anak yatim. Kondisi mereka sangat mengenaskan....

Bertarung Nyawa Melawan Tumor Ganas, Faizal Drop Out dari Pesantren. Ayo Bantu.!!!

Bertarung Nyawa Melawan Tumor Ganas, Faizal Drop Out dari Pesantren. Ayo Bantu.!!!

Tanpa didampingi ayah-bunda, ia menahan perihnya tumor ganas. Daging tumor dengan luka menganga menutupi separo wajahnya. Studi di Pesantren pun tidak sanggup ditempuhnya sampai tamat....

Lahir Keracunan Ketuban, Bayi Anak Aktivis Islam Kritis di Rumah Sakit. Ayo Bantu!!!

Lahir Keracunan Ketuban, Bayi Anak Aktivis Islam Kritis di Rumah Sakit. Ayo Bantu!!!

Usai persalinan, bayi Ummu Azmi kritis di NICU karena keracunan ketuban saat persalinan. Biaya perawatan cukup mahal, hari pertama saja mencapai 8 juta rupiah. Butuh uluran tangan kaum muslimin....

Satu Keluarga Yatim Masuk Islam, Butuh Modal Usaha dan Beasiswa. Ayo Bantu.!!!

Satu Keluarga Yatim Masuk Islam, Butuh Modal Usaha dan Beasiswa. Ayo Bantu.!!!

Sepeninggal sang ayah setelah masuk Islam, enam anak berstatus muallaf yatim ini hidup prihatin serba kekurangan. Ayo bantu modal usaha dan beasiswa untuk masa depan Islam...

Latest News
Ilmu Harus Menjadi 'Pendapatan' Harian Muslim

Ilmu Harus Menjadi 'Pendapatan' Harian Muslim

Senin, 23 Oct 2017 16:10

Pemerintah Jokowi Dituding Lakukan Standard Ganda dalam Penegakkan Hukum

Pemerintah Jokowi Dituding Lakukan Standard Ganda dalam Penegakkan Hukum

Senin, 23 Oct 2017 16:03

CIA Perluas Operasi Tersembunyi di Afghanistan untuk Tangkap Pejuang Taliban

CIA Perluas Operasi Tersembunyi di Afghanistan untuk Tangkap Pejuang Taliban

Senin, 23 Oct 2017 14:36

Banyak Aktivis Ditangkap, Rezim Jokowi Dinilai semakin Represif

Banyak Aktivis Ditangkap, Rezim Jokowi Dinilai semakin Represif

Senin, 23 Oct 2017 14:03

Masya Allah, penjara menempa Angelina Sondakh hapalkan 15 Juz Al Quran

Masya Allah, penjara menempa Angelina Sondakh hapalkan 15 Juz Al Quran

Senin, 23 Oct 2017 12:31

Jokowi Diminta Bijak Bernarasi Soal Klaim Kawasan Mandalika di NTB

Jokowi Diminta Bijak Bernarasi Soal Klaim Kawasan Mandalika di NTB

Senin, 23 Oct 2017 12:03

Hamas Tidak Akan Pernah Putuskan Hubungan dengan Iran

Hamas Tidak Akan Pernah Putuskan Hubungan dengan Iran

Senin, 23 Oct 2017 10:38

Panglima TNI Ditolak Masuk Amerika, Dua Tokoh Ini Minta Pemerintah RI Protes, bukan Klarifikasi

Panglima TNI Ditolak Masuk Amerika, Dua Tokoh Ini Minta Pemerintah RI Protes, bukan Klarifikasi

Senin, 23 Oct 2017 10:03

Luhut Diminta Tak Memaksa Pihak Lain Lanjutkan Reklamasi Teluk Jakarta

Luhut Diminta Tak Memaksa Pihak Lain Lanjutkan Reklamasi Teluk Jakarta

Senin, 23 Oct 2017 09:21

Kemenlu Saudi Bantah Laporan Ada Pejabat Tinggi Kerajaan yang Mengunjungi Israel

Kemenlu Saudi Bantah Laporan Ada Pejabat Tinggi Kerajaan yang Mengunjungi Israel

Senin, 23 Oct 2017 08:36

Dahnil: Mahasiswa Bersuara Langsung Dikriminalisasi? Benar? Ini Rezim Apa?!

Dahnil: Mahasiswa Bersuara Langsung Dikriminalisasi? Benar? Ini Rezim Apa?!

Senin, 23 Oct 2017 08:03

Keterangan atau Kronologis Panglima Tidak Diperkenankan Masuk AS

Keterangan atau Kronologis Panglima Tidak Diperkenankan Masuk AS

Senin, 23 Oct 2017 07:55

Ricuh di Istana, KA BEM IPB Kecam Aparat dan Himbau Mahasiswa Lain saling Peduli

Ricuh di Istana, KA BEM IPB Kecam Aparat dan Himbau Mahasiswa Lain saling Peduli

Senin, 23 Oct 2017 06:03

Kisah Ashabul Ukhdud (Bagian 2-Selesai)

Kisah Ashabul Ukhdud (Bagian 2-Selesai)

Ahad, 22 Oct 2017 22:12

Pemerintah Syi'ah Irak Kirim Bala Bantuan untuk Amankan Ladang Minyak di Kirkuk

Pemerintah Syi'ah Irak Kirim Bala Bantuan untuk Amankan Ladang Minyak di Kirkuk

Ahad, 22 Oct 2017 21:00

Korban Tewas Dalam Bentrokan Pasukan Keamanan Mesir dan Jihadis di Giza Meningkat jadi 54 Polisi

Korban Tewas Dalam Bentrokan Pasukan Keamanan Mesir dan Jihadis di Giza Meningkat jadi 54 Polisi

Ahad, 22 Oct 2017 20:05

Pasukan Filipina Terkunci dalam Pertempuran Sengit dengan Sisa Pejuang IS Terakhir di Marawi

Pasukan Filipina Terkunci dalam Pertempuran Sengit dengan Sisa Pejuang IS Terakhir di Marawi

Ahad, 22 Oct 2017 19:26

Ustaz Haris Amir Falah: Spirit 212 Adalah Tegaknya Syariat Islam

Ustaz Haris Amir Falah: Spirit 212 Adalah Tegaknya Syariat Islam

Ahad, 22 Oct 2017 18:27

Wartawan Senior: Umat Islam Bersatu pada Momen 212

Wartawan Senior: Umat Islam Bersatu pada Momen 212

Ahad, 22 Oct 2017 17:38

Jelang Satu Tahun 212, Sekum Forjim: Umat Islam Menang 3-0

Jelang Satu Tahun 212, Sekum Forjim: Umat Islam Menang 3-0

Ahad, 22 Oct 2017 17:01


Mukena bordir mewar harga murah

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X