Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
81.305 views

Tak Patut Jokowi Ajak Terdakwa Ahok Sambut Raja Saudi Salman!

Oleh : Ferdinand Hutahaean

AHOK SAMBUT RAJA SALMAN BERSAMA JOKOWI, PEMERINTAH TIDAK MENGHORMATI RAJA SAUDI

Kunjungan Yang Mulia Raja Saudi King Salman bin Abdulazis Al Saud ke Indonesia yang masih menumpuk banyak pertanyaan tentang misi kunjungan Raja sesungguhnya dan belum terjawab, kembali dihantam deras oleh informasi dan berita disebuah media on line yang diposting pagi tadi pukul 05.55 WIB yang menyatakan bahwa Ahok akan turut serta menyambut kedatangan Raja Salman bersama Presiden Jokowi atas undangan istana.

Sungguh pemberitaan ini mengagetkan, mendadak dan sangat tidak patut terjadi. King Salman bin Abdulaziz Al Saud adalah penguasa dan pemimpin tertinggi negara Saudi Arabia yang menjadi asal muasal dan titik awal lahirnya Islam.

Disanalah Islam lahir, bertumbuh dan berkembang hingga menyebar keseluruh sudut dunia. King Salman juga identik dengan Islam karena Pemimpin tertinggi Saudi itu adalah penjaga dua kota suci umat Islam yaitu Mekkah dan Medinah. Mekkah adalah kota tujuan umat muslim seluruh dunia untuk menyempurnakan keislamannya.

King Salman justru menjadi identik sebagai pemimpin Islam meski gelar itu tidak pernah ada namun King Salman adalah pemimpin yang disegani dan dihormati serta dimuliakan oleh dunia.

Kita melihat bagaimana sibuknya pemerintah mempersiapkan acara penyambutan terhadap kedatangan Raja Salman dengan segala keperluan Raja. Pemerintah bekerja keras untuk mempersiapkan segala permintaan pihak Saudi untuk memenuhi standar pelayanan dan standar kebututuhan Raja Salman. Indonesia bekerja keras bahkan tidak pernah mempersiapkan penyambutan kepala negara lain seperti mempersiapkan penyambutan kedatangan Raja Salman kali ini.

Kita patut apresiasi kerja keras tersebut karena memang kedudukan Raja Salman sebagai pemimpin sebuah negara patut menerima itu semua.

Namun kesalahan yang harus saya sebut dengan kebodohan harus terjadi dan merusak serta menodai semua upaya keras pemerintah untuk menunjukkan rasa hormat kepada Saudi dan Raja Salman yaitu diundangnya Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok dalam rombongan bersama Presiden Jokowi yang akan menyambut secara langsung Raja Salman di Bandara Halim Perdana Kusumah Jakarta.

Inilah noda hitam yang ditumpahkan pemerintah kepada kerja kerasnya menyambut Raja Salman.

Kehadiran Ahok nanti dalam penyambutan Raja Salman bersama Presiden adalah sesuatu yang tidak layak dilakukan oleh pemerintah, karena Ahok berstatus TERDAKWA PENODAAN AGAMA ISLAM, yaitu Agama yang dianut oleh Raja Salman yang datang dari negara asal Agama Islam.

Selain itu, mengikut sertakan seorang terdakwa dalam rombongan penyambutan seperti ini bersama presiden adalah bentuk rasa tidak menghormati dan bahkan bisa dikategorikan sebagai sebuah sikap menghina bagi Raja Salman dan hinaan bagi pemerintah sendiri karena ternyata status terdakwa adalah status biasa dan tidak menjadi sebuah masalah bahkan terdakwa bisa satu mobil dengan presiden.

Tidak sepatutnya Ahok turut serta dalam rombongan penjemput Raja Salman apapun alasannya, meski sebagai Gubernur karena status terdakwa Ahok adalah atas ketetapan negara dan negara saat ini yang sedang berupaya untuk menghukum Ahok sebagai pelaku penodaan agama.

Lantas mengapa pemerintah menjadi tidak menghormati tugas negara?

Mestinya pemerintah bersikap lebih menunjukkan penghormatan kepada Raja Salman yang agamanya dinodai oleh Ahok. Betapa ternyata demi sebuah kepentingan politik, rejim ini mampu dan tega tidak menghormati Raja Saudi serta menghinakan diri dengan menyertakan seorang terdakwa menyambut tamu besar yang agamanya dinodai sang terdakwa.

Anda sehat tuan presiden?

Jakarta, 01 maret 2017

-------

Sehari sebelumnya sebagai terdakwa Ahok jalani sidang ke 12 dalam kasus penistaan agama, 

Habib Rizieq Sebut Enam Ungkapan Ahok yang Menjadi Bukti Menistakan Agama di Kepulaun Seribu

Persidangan kasus penistaan agama Basuki Tjahaja Purnama ke-12, Habib Rizieq menyebut ada enam ungkapan yang salah dilakukan oleh Ahok.

“Saya melihat video yang diputar di kepulauan seribu, dan saya melihat ada enam kesalahan yang dilakukan oleh Ahok,” kata Habib Rizieq dalam ruang persidangan, Selasa (28/02).

Pembina GNPF-MUI tersebut menegaskan ada enam ungkapan yang salah dilontarkan oleh Ahok di kepulauan seribu.

“Yang pertama, jangan percaya, kedua engga pilih saya, ketiga dibohongi pake surat Al-Maidah ayat 51, keempat macam-macam itu, kelima karena saya takut masuk neraka, keenam dibodohi,” tutur Habib Rizieq menirukan gaya Ahok.

Habib menilai, pernyataan yang disampaikan oleh saudara Ahok bukan hanya merupakan urusan pribadi akan tetapi sudah mencakup masyarakat luas, khususnya umat Islam.

“Ini bukan hanya urusan pribadi, ini mencakup masyarakat luas, dan ini masalah hukum, masalah penodaan agama,” papar Habib Rizieq dalam persidangan.

Ungkapan “jadi jangan percaya sama orang”, kata habib, maka itu merupakan sebuah ajakan kepada masyarakat agar jangan percaya siapa pun yang menggunakan surat Al-Maidah ayat 51.

“Ungkapan itu merupakan sebuah ajakan untuk melarang umat Islam memilih pemimpin,” ungkapnya.

Kedua, lanjut habib, “kata-kata tidak pilih saya memperjelas bahwa itu dalam konteks pilkada dan tidak ada hubungannya dengan kunjungan kerja”.

“Kata dibohongi pake Al-Maidah itu memunculkan pertanyaan, siapa yang dibohongi? Tentu umat Islam, tentu maksudnya kalau dibohongi berarti surat al maidah dijadikan sebagai sumber kebohongan,” jelas Habib.

Imam Besar FPI ini menilai bahwa jelas hal itu merupakan penodaan terhadap Islam.

“Ini sebuah penodaan, jadi Al-Qur’an itu diartikan sebagai sumber kebohongan. Siapa yang dibohongi, ya umat Islam siapa pun yang menggunakan al maidah 51 agar tidak memilih pemimpin umat Islam,” ujar Habib Rizieq. *

Abu Khadijah

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Opini Redaksi lainnya:

+Pasang iklan

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Pusat Jam Tangan Impor Murah

Tampil cantik dan keren dengan jam tangan impor pilihan. Tersedia koleksi ribuan jam tangan untuk pria dan wanita, harga dijamin murah.
http://timitime.asia

Obat Herbal Mabruuk

Sedia obat herbal berbagai penyakit: Kolesterol, Maag,Asma, Diabetes, Darah Tinggi, Jantung, Kanker, Asam Urat, Nyeri Haid, Lemah Syahwat, Kesuburan, Jerawat, Pelangsing, dll
http://www.herbalmabruuk.com

Infaq Dakwah Center

Super Qurban ke Pesantren, Penjara, Keluarga Mujahid dan Dakwah Pedalaman

Super Qurban ke Pesantren, Penjara, Keluarga Mujahid dan Dakwah Pedalaman

Qurban adalah amal shalih yang paling utama, lebih utama daripada jihad. Mari berqurban ke pesantren, penjara, peluarga mujahid, dakwah pedalaman dan rawan pemurtadan. ...

Tragedi Ampli Berdarah, Muhammad Zahra Tewas Dibakar Massa. Ayo Bantu Keluarga Yatim..!!

Tragedi Ampli Berdarah, Muhammad Zahra Tewas Dibakar Massa. Ayo Bantu Keluarga Yatim..!!

Usai shalat asar dalam perjalanan pulang, pria ini dituduh mencuri ampli mushalla. Tanpa pembuktian dan pengadilan, ia dianiaya, dikepruk, ditelanjangi dan dibakar hingga tewas....

Ustadz dan Puluhan Muallaf Bombanon Hidup Menumpang di Rumah Kristen. Ayo Bantu..!!

Ustadz dan Puluhan Muallaf Bombanon Hidup Menumpang di Rumah Kristen. Ayo Bantu..!!

Puluhan muallaf Desa Bombanon hidup menumpang di rumah-rumah Kristen yang kental dengan suasana Salib. Makanan tidak terjamin dari babi dan makanan haram lainnya. ...

Yatim Berprestasi ini Akan Lanjut Kuliah ke Al-Azhar Kairo, Butuh Biaya 13 Juta. Ayo Bantu..!!!

Yatim Berprestasi ini Akan Lanjut Kuliah ke Al-Azhar Kairo, Butuh Biaya 13 Juta. Ayo Bantu..!!!

Yatim putra Makassar ini mendapatkan beasiswa program S1 di Universitas Al-Azhar Kairo Mesir, tapi terkendala biaya transport. Ayahnya sudah wafat, ibunya seorang guru ngaji....

Mutsana Anak Mujahid Dirawat Intensif di Rumah Sakit Karena Kelainan Imunitas. Ayo Bantu..!!

Mutsana Anak Mujahid Dirawat Intensif di Rumah Sakit Karena Kelainan Imunitas. Ayo Bantu..!!

Anak mujahid ini tergolek di rumah sakit, sementara sang ayah sedang menjalani ujian penjara akibat amaliah jihad bersama Kafilah Mujahidin Aceh beberapa tahun silam. ...

Latest News
Niatkan Lelahmu karena Lillah, Wahai Para Ikhwah!

Niatkan Lelahmu karena Lillah, Wahai Para Ikhwah!

Rabu, 23 Aug 2017 22:01

Yusril: Sebagai Pewaris Pemikiran Masyumi, PBB Tegas Tidak Kompromi dengan Komunis!

Yusril: Sebagai Pewaris Pemikiran Masyumi, PBB Tegas Tidak Kompromi dengan Komunis!

Rabu, 23 Aug 2017 21:43

Chad Tutup Kedubes Qatar, Beri Tenggat Waktu 10 Hari Pada Seluruh Staf Untuk Pergi

Chad Tutup Kedubes Qatar, Beri Tenggat Waktu 10 Hari Pada Seluruh Staf Untuk Pergi

Rabu, 23 Aug 2017 21:33

Sindikat Pemain Isu SARA Diduga Bermain di DKI dan Jabar, Andi: Di DKI Sudah Keok

Sindikat Pemain Isu SARA Diduga Bermain di DKI dan Jabar, Andi: Di DKI Sudah Keok

Rabu, 23 Aug 2017 20:43

Sambutan Jokowi ke Sekjen Partai Komunis Vietnam seperti Kepala Negara Dinilai Berlebihan?

Sambutan Jokowi ke Sekjen Partai Komunis Vietnam seperti Kepala Negara Dinilai Berlebihan?

Rabu, 23 Aug 2017 19:49

Jika Tampilkan Pramugari Berbikini, FAUIB Magelang Minta Pemerintah Batalkan Izin Vietjet Air

Jika Tampilkan Pramugari Berbikini, FAUIB Magelang Minta Pemerintah Batalkan Izin Vietjet Air

Rabu, 23 Aug 2017 19:30

Indonesia Berpotensi Diatur-atur oleh Negara Lain karena Banyak Utang

Indonesia Berpotensi Diatur-atur oleh Negara Lain karena Banyak Utang

Rabu, 23 Aug 2017 18:49

Buka Rute ke Indonesia, Vietjet Air Jamin Pramugarinya Tak Berbikini Saat di Pesawat

Buka Rute ke Indonesia, Vietjet Air Jamin Pramugarinya Tak Berbikini Saat di Pesawat

Rabu, 23 Aug 2017 18:24

Meikarta dan Politik Kepentingan Pengusaha

Meikarta dan Politik Kepentingan Pengusaha

Rabu, 23 Aug 2017 18:03

Negara Acapkali Terima Bantuan (Utang), Gerindra: Apa Benar Bangsa Kita Melarat?

Negara Acapkali Terima Bantuan (Utang), Gerindra: Apa Benar Bangsa Kita Melarat?

Rabu, 23 Aug 2017 17:49

Sekjen PKV Kunjungi Indonesia, FAUIB Magelang: Hati-hati Ada Upaya Mengubah Haluan Negara

Sekjen PKV Kunjungi Indonesia, FAUIB Magelang: Hati-hati Ada Upaya Mengubah Haluan Negara

Rabu, 23 Aug 2017 17:36

Luncurkan PayTren Academy, Ustadz Yusuf Mansur Inginkan Mitra PayTren Berpendidikan Minimanl S2

Luncurkan PayTren Academy, Ustadz Yusuf Mansur Inginkan Mitra PayTren Berpendidikan Minimanl S2

Rabu, 23 Aug 2017 17:01

Jimly: PT Jangan Hambat Demokrasi dan Konsolidasi

Jimly: PT Jangan Hambat Demokrasi dan Konsolidasi

Rabu, 23 Aug 2017 16:49

Pemerintahan Trump Putus Bantuan Keuangan untuk Mesir

Pemerintahan Trump Putus Bantuan Keuangan untuk Mesir

Rabu, 23 Aug 2017 16:35

Pihak Berwenang Saudi Tangkap Remaja Pelaku Peludah Al-Qur'an

Pihak Berwenang Saudi Tangkap Remaja Pelaku Peludah Al-Qur'an

Rabu, 23 Aug 2017 14:15

Sel Militan Terkait Serangan di Barcelona Rencanakan Pemboman yang Lebih Besar

Sel Militan Terkait Serangan di Barcelona Rencanakan Pemboman yang Lebih Besar

Rabu, 23 Aug 2017 12:45

Ini 10 Fakta Soal Murtadin Fadil Mulya yang mengaku ustadz penghina Nabi

Ini 10 Fakta Soal Murtadin Fadil Mulya yang mengaku ustadz penghina Nabi

Rabu, 23 Aug 2017 11:28

Murtadin Penista Islam Fadil Mulya yang Gagal Move On (Bagian 2)

Murtadin Penista Islam Fadil Mulya yang Gagal Move On (Bagian 2)

Rabu, 23 Aug 2017 11:11

Lindungi Keluarga Dengan TV Parabola Islami. Beli Sebelum Terlambat

Lindungi Keluarga Dengan TV Parabola Islami. Beli Sebelum Terlambat

Rabu, 23 Aug 2017 11:06

Fatah: Badan Intelijen Israel Mossad Bunuh Seorang Warga Palestina di Swedia

Fatah: Badan Intelijen Israel Mossad Bunuh Seorang Warga Palestina di Swedia

Rabu, 23 Aug 2017 10:57


Mukena bordir mewar harga murah

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X