Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah
Facebook RSS
SMP Berbasis Pesantren, Terobosan Wajib Belajar 9 Tahun

Berita Terkait

1.371 views

SMP Berbasis Pesantren, Terobosan Wajib Belajar 9 Tahun

JAKARTA--Kementerian Pendidikan Nasional (Kemendiknas) bekerjasama dengan Kementerian Agama, Senin (5/4) malam meluncurkan Sekolah Menengah Pertama (SMP) berbasis pesantren. Peluncuran ini dilakukan untuk mensukseskan program wajib belajar (wajar) sembilan tahun.

''Sebenarnya program ini sudah memasuki tahun yang ke–3 dan idenya kami ingin mengevaluasi. SMP berbasis pesantren itu adalah untuk mensinergikan kekuatan-kekuatan yang ada di pesantren dan kekuatan-kekuatan yang ada di SMP umum,'' ujar Direktur Pembinaan SMP Kemendiknas, Didik Suhardi, kepada pers, Senin malam.

Didik mencontohkan, pesantren memiliki kemandirian, moralitas, dan daya juang. Sehinga pendidikan karakternya lebih kental, sedangkan di SMP umum, kurikulum terstruktur, SDM jauh lebih tersedia dan lebih baik. ''Nah ini yang kita sinergikan dalam bentuk SMP berbasis pesantren,'' jelasnya.

Sehingga harapannya, kata Didik, SMP berbasis pesantren ini bisa menjadi salah satu jawaban persoalan-persoalan karakter, pendidikan moralitas. Kemudian pihaknya juga akan mencoba menghasilkan anak-anak yang betul-betul nasionalisme yang sejati. ''Jadi di pesantren-pesantren yang sudah diselenggarakan SMP, diberikan peningkatan kapasitas mulai dari gurunya, kurikulumnya, proses belajar mengajarnya, sehingga SMP berbasis pesantren itu betul-betul merupakan suatu jawaban,'' ungkapnya.

Sampai saat ini sudah ada 34 SMP berbasis pesantren sudah ada di 18 provinsi di hampir seluruh pulau di Nusantara. Di antaranya adalah di Pulau Jawa, Papua, Kalimantan, dan Sumatra. ''Insya Allah semua kabupaten/kota mempunyai SMP berbasis pesantren dan target tahun 2010 ini, sebanyak 32 pesantren menjadi SMP berbasis pesantren,'' tegasnya.

Adapun gedung SMP berbasis pesantren ini ada yang berasal dari pesantren itu sendiri dan adapula yang mendapat bantuan masing-masing Rp 100 juta hingga Rp 1miliar dari Kemendiknas.

Bila pesantren sudah tidak memerlukan fasilitas, Kemendiknas hanya memberikan training, misalnya penyusunan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP). ''Kemudian bagaimana memperbaiki proses belajar mengajar. Ya dananya sekitar Rp 100 juta,'' tegas Didik.



Red: endro
Sumber: antara

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Republika Online lainnya:

+Pasang iklan

Obat Herbal Mabruuk

Sedia obat herbal berbagai penyakit: Kolesterol, Maag,Asma, Diabetes, Darah Tinggi, Jantung, Kanker, Asam Urat, Nyeri Haid, Lemah Syahwat, Kesuburan, Jerawat, Pelangsing, dll
http://www.herbalmabruuk.com

Royal Islam Indonesia Umroh & Haji Tours

Paket umroh, Paket Umroh Ramadhan, Paket Haji Plus, Paket Wisata Cairo. Mulai $ 2.000
http://royalislamindonesia.com

Toko Tas Online TBMR - Diskon Setiap Hari

Jual tas branded murah, tas import, tas wanita dengan harga yang super murah. Tas LV, Prada, Gucci, Hermes, Chanel, Burberry, Chloe, Webe, dll. Grosir dan Eceran.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Infaq Dakwah Center

Kanker Mulut Makin Parah, Ummu Fatimah Dicerai Suami dan Pisah Keluarga. Ayo Bantu!!

Kanker Mulut Makin Parah, Ummu Fatimah Dicerai Suami dan Pisah Keluarga. Ayo Bantu!!

Ujian berat datang silih berganti. Ketika sedang bertarung mati-matian melawan kanker ganas di mulutnya, Ummu Fatimah diceraikan sang suami, lalu berpisah dengan kedua buah hatinya....

Korban Riba Rumahnya Tersita, Diincar Misionaris Kristen, Ayo Bantu!!

Korban Riba Rumahnya Tersita, Diincar Misionaris Kristen, Ayo Bantu!!

Rumahnya disita karena terlilit pinjaman ribawi untuk modal usaha. Saat kondisinya terpuruk, ia diincar misionaris Kristen dengan iming-iming rumah dan modal usaha. Ayo bantu!!...

Setelah Dua Tahun Bertarung Melawan Tumor Mata, Balita Nuraini Tutup Usia dengan Indah

Setelah Dua Tahun Bertarung Melawan Tumor Mata, Balita Nuraini Tutup Usia dengan Indah

Setelah bertarung melawan tumor mata selama dua tahun lebih, balita Nuraini tutup usia di kampung halamannya, Brebes. Akhir hayatnya ditutup dengan istighfar dan takbir....

Ayo Perang Melawan Riba dan Rentenir Bersama Laskar GARR

Ayo Perang Melawan Riba dan Rentenir Bersama Laskar GARR

Hampir setiap hari IDC mendapat pengaduan dan permohonan bantuan kaum muslimin yang dililit hutang rentenir. Untuk mewadahi persoalan rentenir, silahkan lapor kepada Laskar GARR....

IDC Salurkan Tiga Paket Kambing Aqiqah ke Nusakambangan

IDC Salurkan Tiga Paket Kambing Aqiqah ke Nusakambangan

Amanah aqiqah ananda Reza dan Zidane ditunaikan di penjara di Nusakambangan. Semoga ananda menjadi generasi yang sehat, cerdas, kuat, shalih, qurrota a'yun, dan mujahid yang istiqamah...

Latest News


Must Read!
X