Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
772 views

Selandia Baru Larang Turis Berenang Dekat Lumba-lumba

WELLINGTON (voa-islam.com) - Selandia Baru memiliki wisata observasi lumba-lumba. Namun kini pemerintahnya melarang turis untuk berenang terlalu dekat dengan lumba-lumba hidung botol yang berhabitat di perairannya.

Dikutip dari Lonely Planet pada Kamis (3/9), larangan tersebut diterapkan untuk seluruh agen perjalanan wisata yang beroperasi di Bay of Islands.

Di Bay of Islands ada 144 pulau kecil yang menjadi habitat lumba-lumba.

Dijelaskan oleh Departemen Konservasi (DOC) Selandia Baru, turis yang datang ke Bay of Island sangat mencintai kawanan lumba-lumba di sana. Namun mereka seringkali berada terlalu dekat, bahkan berenang di dekat kawanan lumba-lumba.

Keberadaan manusia yang terlalu dekat dengan lumba-lumba dikhawatirkan dapat mengganggu karakter alami makhluk pintar itu.

Kawanan lumba-lumba di Bay of Island beraktivitas di siang hari. Di masa ini operator wisata mengarahkan perahu-perahu turis untuk melakukan wisata observasi.

Seiring dengan larangan berenang, DOC juga melarang mereka untuk beroperasi di "jam istirahat" lumba-lumba, yakni pagi dan sore hari.

Perahu wisata juga hanya boleh berada dekat lumba-lumba maksimal 30 menit.

Lumba-lumba hidung botol menjadi hewan terancam punah di Selandia Baru dan dunia. Di Bay of Islands saat ini hanya ada 31 lumba-lumba.

Jam istirahat lumba-lumba dirasa sangat penting, sehingga mereka bisa berinteraksi lebih sering dengan kawanannya, terutama lumba-lumba kecil.

Dengan interaksi tersebut, lumba-lumba jadi mengasah insting untuk melestarikan generasinya, sehingga akan lebih banyak lumba-lumba yang lahir dengan sehat.

Larangan di atas hanya berlaku untuk agen perjalanan wisata di Bay of Island. Selebihnya, yang mengoperasikan wisata lumba-lumba jenis lain di Selandia, masih boleh melakukan aktivitas seperti biasa.[cnn/fq/voa-islam.com]

Selandia Baru juga memiliki wisata observasi lumba-lumba. Namun kini pemerintahnya melarang turis untuk berenang terlalu dekat dengan lumba-lumba hidung botol yang berhabitat di perairannya. 

Dikutip dari Lonely Planet pada Kamis (3/9), larangan tersebut diterapkan untuk seluruh agen perjalanan wisata yang beroperasi di Bay of Islands.



Di Bay of Islands ada 144 pulau kecil yang menjadi habitat lumba-lumba.

Dijelaskan oleh Departemen Konservasi (DOC) Selandia Baru, turis yang datang ke Bay of Island sangat mencintai kawanan lumba-lumba di sana. Namun mereka seringkali berada terlalu dekat, bahkan berenang di dekat kawanan lumba-lumba. 

Keberadaan manusia yang terlalu dekat dengan lumba-lumba dikhawatirkan dapat mengganggu karakter alami makhluk pintar itu.

Kawanan lumba-lumba di Bay of Island beraktivitas di siang hari. Di masa ini operator wisata mengarahkan perahu-perahu turis untuk melakukan wisata observasi. 


Seiring dengan larangan berenang, DOC juga melarang mereka untuk beroperasi di "jam istirahat" lumba-lumba, yakni pagi dan sore hari. 

Perahu wisata juga hanya boleh berada dekat lumba-lumba maksimal 30 menit.

Lumba-lumba hidung botol menjadi hewan terancam punah di Selandia Baru dan dunia. Di Bay of Islands saat ini hanya ada 31 lumba-lumba. 

Jam istirahat lumba-lumba dirasa sangat penting, sehingga mereka bisa berinteraksi lebih sering dengan kawanannya, terutama lumba-lumba kecil. 

Dengan interaksi tersebut, lumba-lumba jadi mengasah insting untuk melestarikan generasinya, sehingga akan lebih banyak lumba-lumba yang lahir dengan sehat. 

Larangan di atas hanya berlaku untuk agen perjalanan wisata di Bay of Island. Selebihnya, yang mengoperasikan wisata lumba-lumba jenis lain di Selandia, masih boleh melakukan aktivitas seperti biasa.

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Science lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Mushalla Annur Garut Sudah Rampung 60 Persen, Masih Dibutuhkan Dana 20 Juta Lagi, Ayo Bantu.!!

Mushalla Annur Garut Sudah Rampung 60 Persen, Masih Dibutuhkan Dana 20 Juta Lagi, Ayo Bantu.!!

Pembangunan mushalla sudah rampung 60 persen dari pondasi hingga kubah. Masih kekurangan dana 20 juta rupiah untuk finishing agar berfungsi sebagai pusat ibadah, pembinaan aqidah, markas dakwah...

Korsleting Listrik, Pesantren Nurul Hidayah Banten Ludes Terbakar, Ayo Bantu.!!!

Korsleting Listrik, Pesantren Nurul Hidayah Banten Ludes Terbakar, Ayo Bantu.!!!

Musibah kebakaran menghanguskan kamar santri, mushaf Al-Qur'an, kitab kuning, pakaian, alat tulis dsb. Diperlukan dana 25 juta rupiah untuk membangun asrama santri berupa rumah panggung dari...

Mushalla Al-Fatihah Tasikmalaya Selesai Dibangun, Total Biaya 66 Juta Rupiah

Mushalla Al-Fatihah Tasikmalaya Selesai Dibangun, Total Biaya 66 Juta Rupiah

Alhamdulillah mushalla yang hampir roboh dan tidak layak, selesai dibangun permanen. Total dana yang disalurkan sebesar Rp 66.813.500 semoga jadi amal jariyah, pahala terus mengalir tiada akhir...

Masya Allah.!! Keluarga Yatim Aktivis Tak Punya Rumah, Dievakuasi ke Wisma Tahfizh IDC Solo

Masya Allah.!! Keluarga Yatim Aktivis Tak Punya Rumah, Dievakuasi ke Wisma Tahfizh IDC Solo

Ditinggal sang ayah menghadap Ilahi, keluarga yatim aktivis dakwah ini tinggal di rumah kayu yang berdiri diatas tanah milik orang lain. Karena tanah ini akan dipakai oleh pemiliknya, terpaksa...

Santri TPQ Melepuh Terperosok Abu Panas, Tangannya Terancam Diamputasi, Ayo Bantu..!!

Santri TPQ Melepuh Terperosok Abu Panas, Tangannya Terancam Diamputasi, Ayo Bantu..!!

Sudah tiga puluh lima hari Khanza (5) meringkuk di atas tempat tidur. Tubuh santri Taman Al-Quran ini melepuh terluka bakar 40 persen. Tangan kirinya terancam diamputasi karena hangus tak berbentuk....

Latest News
Tatkala Kampus Alami Degradasi Intelektualitas

Tatkala Kampus Alami Degradasi Intelektualitas

Jum'at, 18 Oct 2019 21:01

Kearifan Muslim Melayu Kepulauan Cocos

Kearifan Muslim Melayu Kepulauan Cocos

Jum'at, 18 Oct 2019 20:56

Islamic State Bebaskan Para Muslimah yang Ditahan Pasukan Kurdi di Penjara Raqqa

Islamic State Bebaskan Para Muslimah yang Ditahan Pasukan Kurdi di Penjara Raqqa

Jum'at, 18 Oct 2019 19:45

Siapakah Pengkhianat Negara Sesungguhnya?

Siapakah Pengkhianat Negara Sesungguhnya?

Jum'at, 18 Oct 2019 19:05

Para Ilmuwan Menemukan Badai Besar Dapat Menciptakan ' Gempa Badai'

Para Ilmuwan Menemukan Badai Besar Dapat Menciptakan ' Gempa Badai'

Jum'at, 18 Oct 2019 18:45

BPJPH Belum Siap Ambil Alih Sertifikasi Halal

BPJPH Belum Siap Ambil Alih Sertifikasi Halal

Jum'at, 18 Oct 2019 18:24

Hamas Kecam Upaya Negara Arab untuk Menormalkan Hubungan dengan Israel

Hamas Kecam Upaya Negara Arab untuk Menormalkan Hubungan dengan Israel

Jum'at, 18 Oct 2019 17:45

Penjelasan LPPOM MUI Terkait Sertifikasi Halal Pasca Berlakunya UU JPH

Penjelasan LPPOM MUI Terkait Sertifikasi Halal Pasca Berlakunya UU JPH

Jum'at, 18 Oct 2019 17:41

Pendaftaran Sertifikasi Halal Masih Manual, Pemerintah Diharapkan Dengar Aspirasi Pelaku Industri

Pendaftaran Sertifikasi Halal Masih Manual, Pemerintah Diharapkan Dengar Aspirasi Pelaku Industri

Jum'at, 18 Oct 2019 16:13

Rusia Uji Coba Rudal Nuklir Antar Benua Selama Latihan Militer di Arktik

Rusia Uji Coba Rudal Nuklir Antar Benua Selama Latihan Militer di Arktik

Jum'at, 18 Oct 2019 15:45

Optimisme Di Tengah Kesulitan

Optimisme Di Tengah Kesulitan

Jum'at, 18 Oct 2019 14:58

Turki Jeda Operasi Anti-Teror di Suriah Utara, Beri YPG Waktu  5 Hari untuk Mundur dari Zona Aman

Turki Jeda Operasi Anti-Teror di Suriah Utara, Beri YPG Waktu 5 Hari untuk Mundur dari Zona Aman

Jum'at, 18 Oct 2019 14:48

Tahfidz akan Diusulkan Jadi Program Nasional

Tahfidz akan Diusulkan Jadi Program Nasional

Jum'at, 18 Oct 2019 14:46

Dandim yang Terdzalimi

Dandim yang Terdzalimi

Jum'at, 18 Oct 2019 12:55

Mardani: Janji Ekonomi Tumbuh 7 Persen Harus Dituntaskan Periode Kedua Jokowi

Mardani: Janji Ekonomi Tumbuh 7 Persen Harus Dituntaskan Periode Kedua Jokowi

Jum'at, 18 Oct 2019 12:32

Antara Joker dan Isu Radikalisme

Antara Joker dan Isu Radikalisme

Jum'at, 18 Oct 2019 11:10

Keangkuhan Jenderal

Keangkuhan Jenderal

Jum'at, 18 Oct 2019 10:46

Hari Pertama Penerapan UU Jaminan Produk Halal, Kantor BPJPH Sepi

Hari Pertama Penerapan UU Jaminan Produk Halal, Kantor BPJPH Sepi

Jum'at, 18 Oct 2019 10:18

Prabowo yang Semakin Jauh

Prabowo yang Semakin Jauh

Jum'at, 18 Oct 2019 08:42

Ceramah UAS Tidak Selaras dengan Jati Diri UGM, Mungkinkah?

Ceramah UAS Tidak Selaras dengan Jati Diri UGM, Mungkinkah?

Jum'at, 18 Oct 2019 04:39


Gamis Syari Cantik Murah Terbaru

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X

Selasa, 15/10/2019 21:25

DPR Baru, Apa Kabar RUU Bermasalah?