Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
3.881 views

Ilmuwan Temukan Bukti Hubungan Bakteri Usus dan Autisme

JAKARTA (voa-islam.com) - Studi baru yang diterbitkan dalam jurnal Science Advances menjelaskan potensi hubungan antara gangguan spektrum autisme (ASD) dan gangguan mikrobioma usus.

Penelitian ini mengungkapkan mekanisme yang mengubah populasi bakteri usus dapat menyebabkan detoksifikasi mikroba yang abnormal serta disfungsi mitokondria.

Sederhananya, ada bakteri di usus yang mengubah perkembangan otak dan menyebabkan autisme. Dilansir dari newatlas, hubungan antara bakteri usus dan ASD bisa dibilang salah satu bidang penelitian mikrobioma yang paling menarik.

Masalah pencernaan umum terjadi pada anak-anak dengan ASD.  Saat ini penelitian menyebut gejala perilaku dan psikologis autisme pada anak-anak dapat diperbaiki dengan menggunakan transplantasi tinja dari subjek yang sehat.

Tantangan yang dihadapi para peneliti mikrobioma dalam menerjemahkan penemuan mereka adalah keragaman populasi bakteri usus dari individu ke individu. Beberapa spesies bakteri secara umum dapat dianggap baik dan yang lain buruk.Namun, tidak ada solusi satu ukuran untuk semua terapi mikrobioma.

Keragaman inilah yang membuat para peneliti sulit memahami dengan tepat bagaimana mikrobioma memengaruhi penyakit.  Tim besar ilmuwan dari China mengembangkan strategi analitik baru yang disebut kelompok berpasangan semu.

Pertama, para peneliti mendaftarkan kelompok yang terdiri dari 79 anak-anak dengan usia dan jenis kelamin yang cocok. Setengah dengan ASD dan setengah lagi berfungsi sebagai kontrol neurotipikal.

Pengujian genom mikrobiom awal mengungkapkan sedikit perbedaan dalam keanekaragaman bakteri antara kedua kelompok. Sejumlah kecil perbedaan diidentifikasi antara kedua kelompok tetapi ini umumnya sejalan dengan apa yang telah diidentifikasi dalam penelitian sebelumnya.

Pendekatan ini memungkinkan mereka untuk mengubah kelompok asli menjadi kelompok berpasangan yang tidak hanya mengontrol keragaman individu tetapi juga meningkatkan kekuatan statistik.

Hal ini memungkinkan para peneliti untuk mengidentifikasi lebih dari sekedar perbedaan sederhana dalam populasi bakteri. Penelitian juga mengungkapkan perbedaan metabolisme hilir utama antara ASD dan subjek neurotipikal.

Lima defisiensi jalur metabolisme spesifik terdeteksi dalam penelitian ini. Kekurangan ini terkait dengan proses detoksifikasi yang dipicu oleh enzim tertentu yang diproduksi oleh bakteri usus. Para peneliti berhipotesis bahwa kekurangan detoksifikasi mikrobioma ini mempengaruhi patogenesis ASD.

"Jadi, temuan kami tentang detoksifikasi mikroba yang terganggu membantu menjelaskan mengapa anak-anak ASD sangat rentan terhadap lingkungan dan menunjukkan bahwa kerusakan dalam detoksifikasi mikroba mungkin terlibat dalam menyebabkan ASD," kata para peneliti dalam penelitian tersebut, Senin (26/10) seperti dilansir dari republika.co.id.

Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk menegaskan hubungan ini dan menyelidiki apakah perubahan mikrobioma dapat mencegah pengembangan ASD.

“Detoksifikasi mikroba yang terganggu berkorelasi dengan peringkat klinis ASD dan tingkat disfungsi mitokondria, salah satu perubahan patologis utama ASD, yang sangat menunjukkan bahwa detoksifikasi mikroba yang terganggu sangat terlibat dalam patogenesis ASD,” kata para peneliti menyimpulkan.

Peran pelindung mikroba usus yang sebelumnya tidak diketahui menunjukkan potensi strategis di masa depan untuk membangun kembali detoksifikasi mikroba yang terganggu untuk pasien dengan ASD. [syahid/voa-islam.com]

 

 

 

Sederhananya, ada bakteri di usus yang mengubah perkembangan otak dan menyebabkan autisme. Dilansir dari newatlas, hubungan antara bakteri usus dan ASD bisa dibilang salah satu bidang penelitian mikrobioma yang paling menarik.

Masalah pencernaan umum terjadi pada anak-anak dengan ASD.  Saat ini penelitian menyebut gejala perilaku dan psikologis autisme pada anak-anak dapat diperbaiki dengan menggunakan transplantasi tinja dari subjek yang sehat.

Sederhananya, ada bakteri di usus yang mengubah perkembangan otak dan menyebabkan autisme. Dilansir dari newatlas, hubungan antara bakteri usus dan ASD bisa dibilang salah satu bidang penelitian mikrobioma yang paling menarik.

Masalah pencernaan umum terjadi pada anak-anak dengan ASD.  Saat ini penelitian menyebut gejala perilaku dan psikologis autisme pada anak-anak dapat diperbaiki dengan menggunakan transplantasi tinja dari subjek yang sehat.

Sederhananya, ada bakteri di usus yang mengubah perkembangan otak dan menyebabkan autisme. Dilansir dari newatlas, hubungan antara bakteri usus dan ASD bisa dibilang salah satu bidang penelitian mikrobioma yang paling menarik.

Masalah pencernaan umum terjadi pada anak-anak dengan ASD.  Saat ini penelitian menyebut gejala perilaku dan psikologis autisme pada anak-anak dapat diperbaiki dengan menggunakan transplantasi tinja dari subjek yang sehat.

Sederhananya, ada bakteri di usus yang mengubah perkembangan otak dan menyebabkan autisme. Dilansir dari newatlas, hubungan antara bakteri usus dan ASD bisa dibilang salah satu bidang penelitian mikrobioma yang paling menarik.

Masalah pencernaan umum terjadi pada anak-anak dengan ASD.  Saat ini penelitian menyebut gejala perilaku dan psikologis autisme pada anak-anak dapat diperbaiki dengan menggunakan transplantasi tinja dari subjek yang sehat.

Sederhananya, ada bakteri di usus yang mengubah perkembangan otak dan menyebabkan autisme. Dilansir dari newatlas, hubungan antara bakteri usus dan ASD bisa dibilang salah satu bidang penelitian mikrobioma yang paling menarik.

Masalah pencernaan umum terjadi pada anak-anak dengan ASD.  Saat ini penelitian menyebut gejala perilaku dan psikologis autisme pada anak-anak dapat diperbaiki dengan menggunakan transplantasi tinja dari subjek yang sehat.

Sederhananya, ada bakteri di usus yang mengubah perkembangan otak dan menyebabkan autisme. Dilansir dari newatlas, hubungan antara bakteri usus dan ASD bisa dibilang salah satu bidang penelitian mikrobioma yang paling menarik.

Masalah pencernaan umum terjadi pada anak-anak dengan ASD.  Saat ini penelitian menyebut gejala perilaku dan psikologis autisme pada anak-anak dapat diperbaiki dengan menggunakan transplantasi tinja dari subjek yang sehat.

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Science lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Mushalla Al-Mubarok Ambruk Diterjang Hujan, Ayo Bantu..!!!

Mushalla Al-Mubarok Ambruk Diterjang Hujan, Ayo Bantu..!!!

Mushalla ini ambruk tak kuat menahan gempuran hujan deras. Kegiatan ibadah dan syiar mushalla pun terhenti. Ayo bantu renovasi supaya pada bulan Ramadhan warga bisa shalat jamaah, tarawih dan...

Kisah Pilu Abdurrahman, Balita Pejuang Tumor Mata Menangis Bercucuran Darah. Ayo Bantu.!!

Kisah Pilu Abdurrahman, Balita Pejuang Tumor Mata Menangis Bercucuran Darah. Ayo Bantu.!!

Belum genap berusia 2 tahun, bocah imut mungil ini harus menjalani hidup dengan dahsyatnya penyakit tumor ganas di. Hari-harinya dipenuhi tangis bersimbah darah yang mengucur dari luka matanya...

Rumah Dakwah Ustadz Sukarman Reyot Terancam Roboh, Ayo Bantu!

Rumah Dakwah Ustadz Sukarman Reyot Terancam Roboh, Ayo Bantu!

Sungguh prihatin kondisi rumah Ustadz Ahmad Sukarman ini. Rumah tinggal yang difungsikan sebagai markas pengajian ini sangat tidak layak, rapuh dan reyot terancam roboh....

Hidup Sebatang Kara, Muallaf  Suliatin Diterpa Berbagai Ujian Hidup, Ayo Bantu.!!

Hidup Sebatang Kara, Muallaf Suliatin Diterpa Berbagai Ujian Hidup, Ayo Bantu.!!

Hijrah menjadi Muslimah, mantan Kristen Pantekosta ini ditimpa banyak ujian mulai dari keluarga hingga kerasnya pekerjaan. Hidup sebatang kara, ia bekerja keras sebagai buruh pembuat batu bata. ...

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Sudah 4 tahun Pesantren Tahfiz Al-Qur’an ini mendidik para yatim dan kaum dhuafa tanpa memungut biaya. Mereka butuh masjid, anggaran dana 160 juta rupiah. Sisihkan harta, dapatkan istana di...

Latest News
Bolehkah Berdoa Agar Disampaikan ke Ramadhan?

Bolehkah Berdoa Agar Disampaikan ke Ramadhan?

Jum'at, 05 Mar 2021 18:43

Organisasi HAM Sambut Baik Keputusan ICC Untuk Selidiki Kejahatan Perang Israel

Organisasi HAM Sambut Baik Keputusan ICC Untuk Selidiki Kejahatan Perang Israel

Jum'at, 05 Mar 2021 16:05

Melegislasi Miras, Melegislasi Kemaksiatan Pendatang Azab

Melegislasi Miras, Melegislasi Kemaksiatan Pendatang Azab

Jum'at, 05 Mar 2021 15:59

Bank Danamon Syariah Hadirkan Layanan Wakaf Uang

Bank Danamon Syariah Hadirkan Layanan Wakaf Uang

Jum'at, 05 Mar 2021 15:52

Rusia Telah Pulangkan 145 Anak Mantan Pejuang Islamic State Dari Irak dan Suriah

Rusia Telah Pulangkan 145 Anak Mantan Pejuang Islamic State Dari Irak dan Suriah

Jum'at, 05 Mar 2021 15:35

Pemberontak Syi'ah Houtsi Lancarkan Serangan Baru Ke Badara Sipil Abha Saudi

Pemberontak Syi'ah Houtsi Lancarkan Serangan Baru Ke Badara Sipil Abha Saudi

Jum'at, 05 Mar 2021 14:40

Test The Water Investasi Miras

Test The Water Investasi Miras

Jum'at, 05 Mar 2021 11:26

Menjadi Ibu Tangguh di Era Pandemi

Menjadi Ibu Tangguh di Era Pandemi

Jum'at, 05 Mar 2021 09:09

Mushalla Al-Mubarok Ambruk Diterjang Hujan, Ayo Bantu..!!!

Mushalla Al-Mubarok Ambruk Diterjang Hujan, Ayo Bantu..!!!

Jum'at, 05 Mar 2021 02:28

AS 'Dengan Tegas Menentang' Keputusan ICC Untuk Membuka Penyelidikan Kejahatan Perang Israel

AS 'Dengan Tegas Menentang' Keputusan ICC Untuk Membuka Penyelidikan Kejahatan Perang Israel

Kamis, 04 Mar 2021 21:15

Bom Mobil Hantam Pasukan Separatis Selatan Yaman Dukungan UEA Di Aden

Bom Mobil Hantam Pasukan Separatis Selatan Yaman Dukungan UEA Di Aden

Kamis, 04 Mar 2021 20:30

Hamas: Tidak Ada Pembebasan Tentara Israel Tanpa Pertukaran Tahanan

Hamas: Tidak Ada Pembebasan Tentara Israel Tanpa Pertukaran Tahanan

Kamis, 04 Mar 2021 20:02

Keutamaan Silaturahim Hari Jum’at

Keutamaan Silaturahim Hari Jum’at

Kamis, 04 Mar 2021 19:08

Sejak Januari Sudah Terjadi 31 Pembunuhan Di Kamp Suriah Yang Menampung Kerabat Pejuang IS

Sejak Januari Sudah Terjadi 31 Pembunuhan Di Kamp Suriah Yang Menampung Kerabat Pejuang IS

Kamis, 04 Mar 2021 18:15

Benarkah Ayat Qur’an Tentang Khamr Kontradiktif?

Benarkah Ayat Qur’an Tentang Khamr Kontradiktif?

Kamis, 04 Mar 2021 15:55

Israel Jual Drone Pengingtai Dan Perangkat Lunak Peretasan Ke Myanmar Meski Ada Larangan Ekspor

Israel Jual Drone Pengingtai Dan Perangkat Lunak Peretasan Ke Myanmar Meski Ada Larangan Ekspor

Kamis, 04 Mar 2021 15:05

Satu Tahun Pandemi di Indonesia, Pemimpin Bingung Rakyat Jadi Korban

Satu Tahun Pandemi di Indonesia, Pemimpin Bingung Rakyat Jadi Korban

Kamis, 04 Mar 2021 13:38

Bau KKN Gubernur Kamil?

Bau KKN Gubernur Kamil?

Kamis, 04 Mar 2021 13:04

HNW: Penting Presiden Jokowi Buat Perpres Baru Pencabutan Investasi Miras

HNW: Penting Presiden Jokowi Buat Perpres Baru Pencabutan Investasi Miras

Kamis, 04 Mar 2021 11:54

MMI Tegas Menolak Investasi Kemungkaran Miras

MMI Tegas Menolak Investasi Kemungkaran Miras

Kamis, 04 Mar 2021 11:30


MUI

Must Read!
X