Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
5.700 views

Seperti Apa Bumi 4,5 Tahun Lalu? Ilmuwan Beri Gambarannya

JAKARTA (voa-islam.com) - Tim ilmuwan internasional yang dipimpin oleh Paolo Sossi dari ETH melakukan penelitian yang membuat wawasan baru mengenai atmosfer Bumi pada 4,5 miliar tahun lalu. Hasil penelitian itu juga dapat berimpilkasi pada kemungkinan mengenai asal usul kehidupan di Bumi. 

Pada 4,5 miliar tahun lalu, tidak ada seorang pun yang mengetahui tentang planet ini. Alih-alih hutan, gunung, maupun laut yang terlihat oleh manusia saat ini, permukaan Bumi saat itu diyakini tertutup sepenuhnya oleh magma. 

Upaya penelitian internasional baru yang dipimpin oleh Paolo Sossi, peneliti senior di ETH Zurich dan NCCR PlanetS, berupaya untuk mengangkat beberapa misteri atmosfer purba bumi. Penemuan ini dipublikasikan di jurnal Science Advances.

"Empat setengah miliar tahun yang lalu, magma terus-menerus bertukar gas dengan atmosfer di atasnya, udara dan magma pun saling memengaruhi,” ujar Sossi, dilansir Phys, Sabtu (28/11). 

Guna mempelajari atmosfer purba Bumi yang sangat berbeda dari sekarang, para peneliti membuat magma sendiri di laboratorium. Mereka melakukannya dengan mencampurkan bubuk yang cocok dengan komposisi dari bahan batuan cair yang muncul ketika gunung berapi meletus itu dan memanaskannya. 

Sossi mengatakan komposisi bubuk yang seperti mantel membuatnya sulit untuk meleleh, karena itu dibutuhkan suhu yang sangat tinggi sekitar 2.000 derajat celcius.

Diperlukan tungku khusus, yang dipanaskan dengan laser. Di dalamnya para peneliti dapat mengangkat magma dengan membiarkan aliran campuran gas mengalir di sekitarnya. Campuran gas ini adalah kandidat yang masuk akal untuk atmosfer purba pada 4,5 miliar tahun lalu.

Jadi, dengan setiap campuran gas yang mengalir di sekitar sampel, magma menjadi sedikit berbeda. Sossi mengatakan perbedaan utama yang dicari dalam penelitian ini adalah bagaimana besi di dalam magma teroksidasi. 

Ketika besi bertemu oksigen, ia teroksidasi dan berubah menjadi apa yang biasa kita kenel sebagai karat. Jadi, ketika campuran gas yang ditiup para ilmuwan di atas magma buatan mengandung banyak oksigen dan besi di dalam magma menjadi lebih teroksidasi.

Tingkat oksidasi besi dalam magma yang didinginkan ini memberi Sossi dan rekan-rekannya sesuatu yang dapat mereka bandingkan dengan bebatuan alami pembentuk mantel Bumi saat ini, yang disebut peridotit. Oksidasi besi dalam batuan ini masih memiliki pengaruh atmosfer purba yang tercetak di dalamnya. 

Membandingkan peridotit alami dan peridotit dari laboratorium memberi para ilmuwan petunjuk tentang campuran gas mana yang paling dekat dengan atmosfer purba Bumi. Sossi mengatakan setelah mendingin dari keadaan magma, Bumi muda memiliki atmosfer yang sedikit teroksidasi, dengan karbon dioksida sebagai penyusun utamanya, serta nitrogen dan beberapa air. 

Tekanan permukaan juga jauh lebih tinggi, hampir seratus kali lipat dari sekrang dan atmosfer jauh lebih tinggi, karena permukaan yang panas. Karakteristik ini membuatnya lebih mirip dengan atmosfer Venus dibandingkan dengan Bumi saat ini.

Hasil penelitian memiliki dua kesimpulan utama. Pertama adalah bahwa Bumi dan Venus dimulai dengan atmosfer yang sangat mirip, tetapi  kemudian kehilangan air karena kedekatannya dengan matahari dan suhu yang lebih tinggi.

Sementara, Bumi tetap menyimpan air, terutama dalam bentuk lautan. Planet manusia ini juga menyerap banyak CO2 dari udara, sehingga mengurangi tingkat CO2 secara signifikan.

Kesimpulan kedua adalah bahwa teori populer tentang munculnya kehidupan di Bumi sekarang tampaknya jauh lebih kecil kemungkinannya. Apa yang disebut ‘eksperimen Miller-Urey’, di mana sambaran petir berinteraksi dengan gas tertentu, terutama amonia dan metana untuk menciptakan asam amino, bahan penyusun kehidupan akan sulit untuk direalisasikan. Gas yang diperlukan juga disebut tidak cukup melimpah. [syahid/voa-islam.com]

sumber: republika.co.id

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Science lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Jumat Barokah: Mari Berbagi Wakaf Qur’an & Tebar Hidangan kepada Santri Pelosok Garut

Jumat Barokah: Mari Berbagi Wakaf Qur’an & Tebar Hidangan kepada Santri Pelosok Garut

Insya Allah besok Jum’at IDC berbagi Sedekah Jum’at dan Wakaf Mushaf Al-Qur'an kepada para Santri TPQ Masjid Al-Iman Garut. Mari berburu keberkahan sedekah Jumat dan wakaf Al-Qur'an....

Pembangunan Mushalla Kampung Peundeuy Banten Terhenti, Ayo Sedekah  Jariyah.!!!

Pembangunan Mushalla Kampung Peundeuy Banten Terhenti, Ayo Sedekah Jariyah.!!!

Pembangunan Mushalla Nurul Hikmah di Tangerang Banten ini terhenti karena terkendala biaya. Diperlukan biaya 30 juta rupiah untuk merampungkan agar ibadah dan syiar Islam makin semarak....

Hijrah dari Gubuk Rombeng, Ayo Bangun Rumah Dakwah Ustadz Karita

Hijrah dari Gubuk Rombeng, Ayo Bangun Rumah Dakwah Ustadz Karita

Ustadz Karita dan Ustadzah Nurjanah totalitas berdakwah memajukan pendidikan agama di Leuwigede Indramayu. Karena keterbatasan ekonomi, mereka tinggal di gubuk dari karung bekas. Ayo Bantu..!!!...

Ayo Wakaf Tempat Wudhu ke Masjid Al-Iman Talegong, Alirkan Pahala Abadi.!!

Ayo Wakaf Tempat Wudhu ke Masjid Al-Iman Talegong, Alirkan Pahala Abadi.!!

Masjid ini menjadi pusat kegiatan dakwah, ibadah dan pengajian warga Kampung Warung Gantung Talegong Garut, Jawa Barat. Namun sampai saat ini belum memiliki tempat wudhu. Ayo Wakaf..!!!...

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Menggabung keutamaan Jum’at dan Cinta Yatim, IDC akan berbagi ke Pesantren Tahfizhul Qur’an Darul Hijrah Cikarang. ...

Latest News
Asosiasi Muslim Kanada Luncurkan Situs Web Baru Untuk Perangi Islamofobia

Asosiasi Muslim Kanada Luncurkan Situs Web Baru Untuk Perangi Islamofobia

Jum'at, 03 Dec 2021 21:15

Ilmuan Temukan Area Pertempuran Mohacs Di Hungaria

Ilmuan Temukan Area Pertempuran Mohacs Di Hungaria

Jum'at, 03 Dec 2021 20:45

Menko Polhukam Dijadwalkan Menjadi Narasumber di Muktamar IV Wahdah Islamiyah

Menko Polhukam Dijadwalkan Menjadi Narasumber di Muktamar IV Wahdah Islamiyah

Jum'at, 03 Dec 2021 16:24

Rusia Peringatkan 'Skenario Mimpi Buruk' Dari Konfrontasi Militer Di Eropa

Rusia Peringatkan 'Skenario Mimpi Buruk' Dari Konfrontasi Militer Di Eropa

Jum'at, 03 Dec 2021 16:15

Pengadilan Akhirnya Izinkan Saif Al-Islam Khadafi Ikut Pencalonan Dalam Pilpres Libya

Pengadilan Akhirnya Izinkan Saif Al-Islam Khadafi Ikut Pencalonan Dalam Pilpres Libya

Jum'at, 03 Dec 2021 15:15

Miras di Indonesia dan Cara Islam Memberantasnya

Miras di Indonesia dan Cara Islam Memberantasnya

Jum'at, 03 Dec 2021 14:53

Iman, Tak Kasat Mata Tapi Terasa Ada

Iman, Tak Kasat Mata Tapi Terasa Ada

Jum'at, 03 Dec 2021 14:42

Politisi PKS: Tak Impor Beras tahun 2021, Presiden Jokowi Kembali Lakukan Kebohongan Publik

Politisi PKS: Tak Impor Beras tahun 2021, Presiden Jokowi Kembali Lakukan Kebohongan Publik

Jum'at, 03 Dec 2021 09:16

Warga Jakarta Berlimpah Subsidi

Warga Jakarta Berlimpah Subsidi

Jum'at, 03 Dec 2021 08:54

Membangun Visi Pendidikan yang Benar

Membangun Visi Pendidikan yang Benar

Jum'at, 03 Dec 2021 08:39

Tak Sekadar Lolos ke Senayan, Partai Gelora Targetkan Menang Pemilu 2024

Tak Sekadar Lolos ke Senayan, Partai Gelora Targetkan Menang Pemilu 2024

Jum'at, 03 Dec 2021 08:22

Menilik Makna Ahlul Sunah Wal Jamaah Anti Radikalisme

Menilik Makna Ahlul Sunah Wal Jamaah Anti Radikalisme

Kamis, 02 Dec 2021 15:21

Pornografi Menghantui Generasi, Sampai Kapan?

Pornografi Menghantui Generasi, Sampai Kapan?

Kamis, 02 Dec 2021 15:03

Jurnalis Sebut Media Lakukan Bias dalam Pemberitaan Penjajahan Israel di Palestina

Jurnalis Sebut Media Lakukan Bias dalam Pemberitaan Penjajahan Israel di Palestina

Kamis, 02 Dec 2021 12:24

Pasukan Iran Terlibat Pertempuran Sengit Dengan Taliban Di Perbatasan

Pasukan Iran Terlibat Pertempuran Sengit Dengan Taliban Di Perbatasan

Kamis, 02 Dec 2021 12:15

Taliban Dan Junta Militer Myanmar Tidak Diizinkan Di PBB Untuk Saat Ini

Taliban Dan Junta Militer Myanmar Tidak Diizinkan Di PBB Untuk Saat Ini

Kamis, 02 Dec 2021 10:27

MUI Teken MoU Pembangunan RSIH dengan Wali Kota Hebron

MUI Teken MoU Pembangunan RSIH dengan Wali Kota Hebron

Kamis, 02 Dec 2021 02:14

Sederet Manfaat Olahraga Bagi Lansia

Sederet Manfaat Olahraga Bagi Lansia

Rabu, 01 Dec 2021 23:07

Harga Minyak Goreng Kian Melambung, Politisi PKS: Rakyat Berkabung

Harga Minyak Goreng Kian Melambung, Politisi PKS: Rakyat Berkabung

Rabu, 01 Dec 2021 22:27

Dukung Anies, Elektabilitas Nasdem Naik

Dukung Anies, Elektabilitas Nasdem Naik

Rabu, 01 Dec 2021 19:26


MUI

Must Read!
X