Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
5.737 views

Aku Cemburu Pada Mereka Berdua (Bagian 1)

Setelah sekian lama majalah Tawazun edisi 8 dan 9 (tahun 2006-2007) itu nongkrong di atas meja saya (berdampingan dengan Kimia Chang, Kalkulus Purcell, dan komik-komik... ups), akhirnya kemarin majalah itu saya gotong ke atas tempat tidur untuk diteliti. Artikel yang pertama kali saya baca (setelah komik “Si Ajun” tentunya ^^) adalah cerpen yang direkomendasikan oleh teteh yang juga merekomendasikan majalah itu kepada saya. Cerpen itu berjudul “I’m Jealous”.

“Aku Cemburu”? Eits, ini bukan kisah kasih-kasihan dua insan yang dimabuk asmara (halah), ya. Karena kecemburuan di sini begitu indah dan begitu menggugah. Bukan picisan yang melibatkan sejumlah konspirasi (disiram air keras lah, difitnah hamil diluar nikah lah... sinetron banget ya?), melainkan sebuah kisah yang membuat kita benar-benar digelorakan oleh luapan cemburu. Ya, cemburu untuk segera menjumpai-Nya dalam keridhaan-Nya.

Penulis cerpen ini terinspirasi oleh kisah nyata wafatnya sosok ‘Mas Gagah’ Elektro ITB angkatan 2001. ‘Mas Gagah’? Ya, siapa lagi kalau bukan Mas Sigit Firmansyah. Mas Sigit yang kisah wafatnya, meski sudah berlalu sekian lama, tetap turun temurun diceritakan kepada adik-adik mentor (termasuk kita-kita ini 2008). Tidak, teteh mentor yang menceritakannya tidak berwajah sedih atau berduka, tetapi berwajah kagum dan “kabita”. Cemburu. Ya, wajar saja. Siapa yang tidak?

***

Beliau adalah sosok aktivis segala. Di jurusannya, di Kabinet Mahasiswa, di kegiatan mentoring... pokoknya aktivis banget, deh. Tapi, amanah kampus yang segunung itu tidak menghalangi amanahnya untuk tetap berbakti kepada kedua orang tua (aduh, kesindir). Beliau adalah anak kesayangan kedua orang tuanya. Ibundanya berkata, “Sigit itu sama dengan ayahnya. Orangnya baik. Mereka sama-sama ndak suka kalau lihat orang ngomongin orang lain (ghibah). Kalau ada orang yang seperti itu pasti diingatkan: ‘Jangan bilang gitu, nggak baik.’ Sigit itu kalau pulang, sukanya tadarusan (tilawah) terus. Di tasnya selalu ada Al-Qur’an kecil, ke mana pun dia pergi. Dia itu selalu shalat tahajjud, nggak pernah absen. Kalau dia nggak dibangunin untuk shalat tahajjud, dia akan marah dan bilang: ‘Kok saya nggak dibangunin sih?’ Dia suka ngasih petuah sama kakak-kakaknya, meski dia anak paling kecil. Hampir tiap hari Sigit ngirim SMS yang isinya petuah. Ayahnya Sigit sejak Sigit masih kecil sampai dewasa, sayaang sekali sama Sigit. Sampai-sampai kalau Sigit mau pulang, ayahnya sendiri yang menyiapkan dan merapikan kamar Sigit. Kasurnya saja sampai dijemur segala. Begitu dekatnya kedua bapak-anak itu, dan ternyata mereka pun meninggal bersama-sama...”

Ya, Mas Sigit yang subhanallah itu meninggal bersama ayahnya tepat menjelang Idul Fithri, tanggal 27 Ramadhan 1425 H. Tepat ketika maghfirah-Nya mencurah di sepuluh malam terakhir Ramadhan. Dan tepat ketika beliau baru saja dalam perjalanan menuju rumahnya. Subhanallah...

Tidak ada yang menduganya, karena tidak ada yang tahu kapan seseorang menjemput ajalnya kecuali Sang Rabb. Hari itu tetap berlangsung seperti biasa. Percakapan-percakapan yang ringan mengantarnya ketika ia hendak berangkat menuju stasiun. Obrolan macam “Bawain oleh-oleh, ya!” ditanggapinya dengan ucapan, “Siip! Insya Allah, kalau masih diberi kesempatan balik lagi ke Bandung. Tapi kalau nggak, jangan ditagih di akhirat, ya?! He he he...” Ah, betapa tidak ada yang pasti di dunia ini...

Malam itu beliau berangkat bersama salah seorang kawannya, Tomy, dengan kereta api yang berangkat ba’da Isya. Rencananya, beliau akan tiba di stasiun Tegal pukul 02.00. Sebelumnya, beliau telah menelepon ibundanya, mengabarkan bahwa beliau sudah kangen ingin sahur bersama keluarga. Setelah berpamitan dengan teman-teman satu kost-nya, saling meminta maaf dalam suasana haru-biru Lebaran dan indahnya ukhuwah, beliau dan Tomy berangkat.

Seperti biasanya penumpang kereta malam, waktu di dalam kereta tentunya dihabiskan orang-orang dalam satu aktivitas berjama’ah paling kompak: tidur. Tomy pun ikut tertidur. Yah, mau apa lagi? Kereta padat gara-gara arus mudik begini sih mana bisa dipakai jalan mondar-mandir? Tapi Mas Sigit ini, alih-alih tertidur, malah asyik melantunkan bait-bait syahdu firman-Nya. Ya, beliau begitu gigih mengejar keutamaan Ramadhan, tak ingin kalah dengan sahabat-sahabatnya yang beri’tikaf di masjid kampus tercinta atau masjid yang bacaan shalat qiyamul lail-nya tiga juz.

Begitulah... beliau tak bosan-bosannya berdialog dengan Sang Rabb, hingga akhirnya waktu menunjukkan pukul 23.00, beliau meraih benda kecil lain dari sakunya. Bukan mushaf, namun sebuah handphone. Ya, beliau mengetik baris-baris SMS yang kemudian dikirimkannya kepada salah seorang kawan...
Aslmkm. Akh, ‘afwan.. sudah tidur? Lagi i’tikaf ya? Dimana? Subhanallaah.. Saya sedang di kereta nih, mau mudik ke Brebes. Oh ya, gimana da’wah himpunan dan LDD? Sementara, saya titip da’wah departemen yah?! InsyaAllah saya tetap pantau, kok. Syukran. Selamat i’tikaf :). Mohon maaf atas semua salah dan khilaf saya. Salam buat temen-temen yang lain. Wslmkm.

Ketika akhirnya kereta berhenti di stasiun Tegal, beliau membangunkan Tomy. Kemudian saling berjanji untuk mengunjungi pada hari Lebaran nanti. Berdua dengan sang ayah dari stasiun, keduanya mengendarai motor, melintasi jalan raya yang sepi. Tak disangka, kurang lebih pukul 02.30, sebuah truk menabrak motor yang dikendarai oleh bapak dan anak itu. Tak ada yang menolong. Pengendara truk pun terus menjalankan kendaraannya. Tabrak lari!

Ayah Mas Sigit langsung meninggal di tempat. Sedang Mas Sigit yang melihat ayahnya terkapar, segera mencari bantuan. Meski bersimbah darah, beliau tetap berjuang mencari pertolongan. Alhamdulillah, seorang tukang becak melihatnya. Tapi tak lama kemudian, Mas Sigit pun lunglai. Terlalu banyak darah yang keluar dari tubuhnya...

Ibunda Mas Sigit berkisah, “Saya sengaja menunggu suami dan anak saya untuk makan sahur. Karena saat di telepon, Sigit bilang dia mau makan sahur bersama keluarga. Sekian lama saya tunggu, ternyata mereka belum juga muncul. Pun saat mendekati waktu Subuh, mereka belum juga tiba di rumah. Akhirnya saya makan sahur sendiri, tanpa mereka. Kalau mereka betul-betul mau sahur di rumah, mestinya mereka sudah sampai jauh sebelum waktu Subuh. Saya mulai cemas, khawatir terjadi apa-apa pada suami dan anak saya. Saya hanya bisa berdo’a pada Allah, semoga Allah melindungi mereka,”

“Begitu saya tahu apa yang menimpa suami dan anak saya, maka saya langsung ke Rumah Sakit. Saya ke kamar mayat, dan di sana saya dapati suami saya sudah meninggal. Meski banyak darah yang keluar, namun tak ada bau amis tercium. Hanya wangi. Lalu saya ke ruang ICU. Saya dapati anak saya, Sigit, sudah dikasih alat bantu pernafasan. Saya hampiri dia, dan setelah saya cukup dekat dengannya, saya hanya sempat mendengarnya mengucapkan kata: ‘Allah...’ pelaaan sekali, dan dia langsung meninggal. Seolah dia hanya menunggu kedatangan saya untuk berpamitan dan kemudian meninggalkan saya selama-lamanya...”

Ah, saat sakaratul maut adalah saat tersulit yang akan dialami setiap insan. Tak semua orang mampu menyebut asma Allah di hembusan nafas terakhirnya. Tapi Mas Sigit ini bisa. Lagi-lagi tak ada kata yang patut kita ucapkan kecuali “Subhanallah...”

***

Saya tak pernah mengenal Mas Sigit sebelumnya, terlebih melihat wajahnya. Tapi kisah beliau ini selalu dapat membuat saya menangis. Bukan karena sedih atau duka, tapi seperti kata penulis kisah di majalah ini, karena “I’m jealous...” Ya, begitu cemburunya ingin bisa seperti beliau yang begitu dikasihi Allah. Begitu cemburunya ingin seperti beliau yang begitu indah sambutannya di penghujung hidupnya. Disambut bidadari-bidadari bermata indah yang tidak pernah disentuh sebelumnya oleh jin dan manusia. Ya, seperti yang pernah dikatakan oleh beliau sendiri:
”Surga hanya akan menemukan definisinya di hati para pejuang.”Allahua’lam bisshawab..
Saya sungguh sangat ingin menjadi pejuang seperti beliau...(Rajab 14.1430/Nadia Hana Soraya)
(Bersambung ke bagian 2)

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Smart Teen lainnya:

+Pasang iklan

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Pusat Jam Tangan Impor Murah

Tampil cantik dan keren dengan jam tangan impor pilihan. Tersedia koleksi ribuan jam tangan untuk pria dan wanita, harga dijamin murah.
http://timitime.asia

Infaq Dakwah Center

Ustadz Jenius Penghafal Al-Qur'an Bersanad Kecelakaan Terlindas Mobil. Ayo Bantu..!!

Ustadz Jenius Penghafal Al-Qur'an Bersanad Kecelakaan Terlindas Mobil. Ayo Bantu..!!

Ustadz Ahmad Syukri, dai penghafal Al-Qur'an 30 juz yang bersanad tujuh riwayat ini terlindas mobil dan banyak mengalami patah tulang. Dioperasi berulang kali, tagihan melonjak 58 juta rupiah....

Tebar Qurban untuk Korban Bencana, Pesantren, Penjara, Pedalaman, Muallaf dan Rawan Pemurtadan

Tebar Qurban untuk Korban Bencana, Pesantren, Penjara, Pedalaman, Muallaf dan Rawan Pemurtadan

Qurban adalah amal shalih yang paling utama. Mari berqurban ke pesantren, penjara, dakwah pedalaman, kampung muallaf dan rawan pemurtadan....

Fatkhur Kurniawan Bocah Tumor Ganas Tutup Usia, Donasi 12,1 Juta Rupiah Sudah Diserahkan

Fatkhur Kurniawan Bocah Tumor Ganas Tutup Usia, Donasi 12,1 Juta Rupiah Sudah Diserahkan

Setelah bertarung melawan tumor selama 15 bulan, akhirnya Fatkhur menyerah kepada takdir kematian. Semoga para donatur mengganjar infaknya dengan keberkahan, pahala dan surga Firdaus...

Menderita Hernia Sejak Lahir, Anak Yatim ini Butuh Biaya Operasi 8 Juta Rupiah. Ayo Bantu..!!

Menderita Hernia Sejak Lahir, Anak Yatim ini Butuh Biaya Operasi 8 Juta Rupiah. Ayo Bantu..!!

Bila kambuh, biji testis santri Rumah Tahfizh Qur?an ini bengkak dan nyeri hebat. Almarhum ayahnya adalah aktivis Nahi Munkar yang gencar memerangi rentenir, kemaksiatan dan pemurtadan. Ayo...

Mushalla Al-Muhaimin Kasinoman ini Hancur Diterjang Gempa. Ayo Bantu.!!

Mushalla Al-Muhaimin Kasinoman ini Hancur Diterjang Gempa. Ayo Bantu.!!

Mushalla korban gempa ini hancur dan belum selesai dibangun sampai saat ini. Mari sisihkan harta untuk investasi akhirat. Kita raih pahala amal jariyah, pahala terus mengalir tak terbatas umur....

Latest News
Ridho Orangtua dan Urusan Kehidupan Kita

Ridho Orangtua dan Urusan Kehidupan Kita

Kamis, 16 Aug 2018 22:04

Merdeka 73 Tahun, Indonesia Dapat Apa Kerjasama dengan Amerika?

Merdeka 73 Tahun, Indonesia Dapat Apa Kerjasama dengan Amerika?

Kamis, 16 Aug 2018 21:25

UEA Bayar Suku di Yaman untuk Usir Al-Qaidah dari Kubu Mereka

UEA Bayar Suku di Yaman untuk Usir Al-Qaidah dari Kubu Mereka

Kamis, 16 Aug 2018 19:42

Atlet Yudo Yordania Tolak Bertanding Lawan Atlet Israel di Turnamen Internasional Budapest

Atlet Yudo Yordania Tolak Bertanding Lawan Atlet Israel di Turnamen Internasional Budapest

Kamis, 16 Aug 2018 18:45

Bantu Atasi Tekanan Dolar terhadap Lira, Qatar Akan Investasi 15 Miliar USD di Turki

Bantu Atasi Tekanan Dolar terhadap Lira, Qatar Akan Investasi 15 Miliar USD di Turki

Kamis, 16 Aug 2018 17:45

[VIDEO] Neno Warisman: Deklarasi #2019GantiPresiden di Bandung Batal demi Dukung Asian Games

[VIDEO] Neno Warisman: Deklarasi #2019GantiPresiden di Bandung Batal demi Dukung Asian Games

Kamis, 16 Aug 2018 14:51

Akibat Salah (Presiden) Kelola, Rupiah dan IHSG Merosot

Akibat Salah (Presiden) Kelola, Rupiah dan IHSG Merosot

Kamis, 16 Aug 2018 14:41

5G untuk Asian Games

5G untuk Asian Games

Kamis, 16 Aug 2018 14:37

Mahfud Selamatkan Anak Bela Diri dari Begal, Pemuda Sindir Kasus Novel

Mahfud Selamatkan Anak Bela Diri dari Begal, Pemuda Sindir Kasus Novel

Kamis, 16 Aug 2018 13:37

Saling Buka Aurat Politik karena Gagal Dicalonkan

Saling Buka Aurat Politik karena Gagal Dicalonkan

Kamis, 16 Aug 2018 11:37

Sidang Tahunan: Jokowi Bicara Realita Saja, jangan PHP/Bawa-bawa Roket

Sidang Tahunan: Jokowi Bicara Realita Saja, jangan PHP/Bawa-bawa Roket

Kamis, 16 Aug 2018 09:37

Saat PAS Bikin VIDEO CYBER ARMY! TRAINING BIKIN VLOG, VIDEO IKLAN & VIDEO NEWS

Saat PAS Bikin VIDEO CYBER ARMY! TRAINING BIKIN VLOG, VIDEO IKLAN & VIDEO NEWS

Kamis, 16 Aug 2018 09:30

Beredar Surat Ustaz Abdul Somad Cabut Kapitra Sebagai Pengacara Hukum Dirinya

Beredar Surat Ustaz Abdul Somad Cabut Kapitra Sebagai Pengacara Hukum Dirinya

Kamis, 16 Aug 2018 09:24

[VIDEO] Neno Warisman Usai #2019GantiPresiden Makassar Akan Deklarasi di Eropa dan Amerika

[VIDEO] Neno Warisman Usai #2019GantiPresiden Makassar Akan Deklarasi di Eropa dan Amerika

Rabu, 15 Aug 2018 21:12

Pengadilan Turki Tolak Upaya Banding Baru untuk Membebaskan Pastor AS Andrew Brunson

Pengadilan Turki Tolak Upaya Banding Baru untuk Membebaskan Pastor AS Andrew Brunson

Rabu, 15 Aug 2018 21:00

Pangkalan Militer Afghanistan di Faryab Jatuh Ke Tangan Taliban, 40 Tentara Pemerintah Ditawan

Pangkalan Militer Afghanistan di Faryab Jatuh Ke Tangan Taliban, 40 Tentara Pemerintah Ditawan

Rabu, 15 Aug 2018 20:00

Buku Gagasan dan Pemikiran Suripto Diluncurkan

Buku Gagasan dan Pemikiran Suripto Diluncurkan

Rabu, 15 Aug 2018 19:23

Eksponen Kader Muhammadiyah Bentuk Relawan Prabowo-Sandi

Eksponen Kader Muhammadiyah Bentuk Relawan Prabowo-Sandi

Rabu, 15 Aug 2018 19:11

[Video] Pekik Orasi Neno Warisman 'Bakar' Deklarasi #2019GantiPresiden di Makassar

[Video] Pekik Orasi Neno Warisman 'Bakar' Deklarasi #2019GantiPresiden di Makassar

Rabu, 15 Aug 2018 14:43

Turki Akan Boikot Barang-barang Elektronik AS Sebagai Pembalasan Atas Sanksi Washington

Turki Akan Boikot Barang-barang Elektronik AS Sebagai Pembalasan Atas Sanksi Washington

Rabu, 15 Aug 2018 08:45


Reseller tas batam

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X