Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
9.013 views

Shaum; Sebuah Kemerdekaan dari Perbudakan Akal

Oleh: Irfan Saeful Wathan

(Ketua DKM Ulul Abshor Unpas, Mahasiswa Ilmu Komunikasi Fisip Unpas)

Allahuakhbar! Satu pekik takbir untuk bulan suci penuh kemenangan dan api jihad ini. Bulan diwahyukannya Al-Quranul Karim kepada sosok manusia paling mulia di semesta raya ini. Bulan yang menjadi pijakan pertama kaum muslimin tatkala menginjakkan kakinya di medan perang. Bulan yang menjadi saksi atas perjuangan Nabi dan para sahabat dalam membersihkan paganisme di kota suci Makkah dengan cahaya tauhid.

Shaum, adalah salah satu ibadah yang diberlakukan dalam bulan yang penuh berkah dan ampunan ini. Syari’at shaum sendiri ditetapkan di tahun kedua Hijriyah setelah 14 tahun Nabi dan para sahabat mendapatkan kurikulum pendidikan tauhid dari Allah Swt.

Tidak semua orang sama kemampuannya dalam melakukan baktinya sebagaimana diperintahkan Allah Swt. Adakalanya tubuh membebani jiwa, sifat materialisme dapat menekan sifat kemanusiaan yang kita miliki. Jikalau kita tak melakukan pelatihan ruhiyah guna meringankan beban tersebut, tidak menghadapkan kalbu kepada Sang Pencipta, dan hanya merasa cukup dengan perkara wajib, pastilah beban itu akan terasa berat tatkala dipikul tiba-tiba.

Syari’at shaum sendiri tak ayalnya menjadi sebuah ujian tauhid bagi para sahabat kala itu. Ketentuan shaum kerap dilanggar oleh para sahabat pada masa awal diberlakukannya. Bahkan ada beberapa ketentuan yang akhirnya diberi keringanan oleh Allah untuk hamba-Nya agar lebih mudah menjalankannya.

Namun, kebenaran memang tidak bisa diserukan dengan perjuangan yang sederhana. Alih-alih nilai kebenaran ini sudah tersebar ke berbagai penjuru dunia, masih ada saja musuh-musuh yang berkicau untuk menjatuhkan Islam.

Washington Irving, salah seorang Orientalis berkebangsaan Amerika Serikat, turut menyuarakan pendapatnya tentang ajaran Islam. Dengan segala keterbatasan ilmu yang dimilikinya, ia berpendapat bahwa Diinul Haq ini adalah sebuah jabariyah (pemaksaan).

“Ajaran yang menentukan, bahwa manusia tidak berdaya dengan kemauannya yang bebas itu untuk menghindari dosa atau selamat dari siksa, sebagian kaum Muslimin menganggapnya bertentangan dengan keadilan dan rahmat Allah. Tampil beberapa golongan yang berusaha dan terus berusaha hendak meringankan dan memberi penjelasan mengenai ajaran yang membingungkan ini. Tetapi jumlah yang ragu ini tidak banyak. Mereka tidak termasuk ahli Sunnah,” demikian ujar beliau, sebagaimana yang ia tuliskan dalam buku yang berisikan tentang sejarah Muhammad Saw.

Allah Swt. dengan segala kesempurnaannya, tak perlu menunggu kalimat itu terlontar untuk membantah kicauan tersebut. Allah pun telah menyiapkannya jauh sebelum Irving melontarkan argumen naifnya itu.

“Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa.” (QS. 2:183)

Anggapan bahwa puasa adalah sebuah tekanan atau pembatasan atas kebebasan manusia tidaklah benar adanya. Bukankah kita simak ayat di atas bahwa Allah Swt. menyerukan kewajiban shaum kepada orang-orang beriman, yaitu mereka yang sudah terbebaskan akal sehatnya dari masa jahiliyah sehingga hanya menyembah Allah yang esa?

Terlebih, Islam hanya mewajibkan ibadah shaum bagi mereka yang sudah mampu menggunakan akalnya untuk menentukan antara haq dan bathil. Berarti kemapanan akal menjadi syarat penting dalam menerima syari’at ini. Dan dalam Islam pun tidak menghendaki sebuah paksaan bagi para penganutnya (QS. 2:256), melainkan telah membebaskan kehendak manusia untuk memilih antara haq dan bathil (QS. 90:10).

Ibadah shaum sendiri justru bertujuan untuk membersihkan jiwa. Maka dari itu orang yang berpuasa diharuskan didasari dari kehendak akal sehat, agar kemerdekaan berpikirnya dapat diperoleh kembali.

Seolah tampak aneh yang saya katakan, bahwa dengan shaum kita dapat memperoleh kembali kemerdekaan berpikir. Pada kenyataannya, manusia adalah budak dari kebiasaannya. Ia sudah terbiasa makan di waktu pagi, tengah hari, dan malam hari. Apabila dikatakan kepadanya untuk makan pagi dan malam hari saja, ini dianggapnya sebagai pelanggaran dari kebebasannya. Itulah pokok yang dipertahankan oleh paham liberalisme, padahal itu adalah pelanggaran atas perbudakannya.

Mereka yang sudah hanyut dalam pusaran arus jahiliyah seperti ini, pastilah akan beranggapan bahwa seruan yang hendak menyelamatkannya adalah sebuah larangan pengganggu dari kebodohannya itu.

Orang yang sudah terbiasa dengan minum teh, kopi, atau minuman lainnya di waktu-waktu tertentu, lalu dikatakan kepadanya agar meminumnya di waktu lain saja, maka ini akan dianggapnya sebagai pelanggaran atas kebebasannya, yang padahal itu menyelamatkan ia atas perbudakannya.

Juga mereka yang sudah jatuh dalam kebiasaan ‘pacaran’. Karena terlihat banyak orang yang melakukan hal sama dengannya, maka ia tidak mau meluangkan waktu sedetik pun untuk berpikir, apakah yang ia lakukan ini benar atau tidak, karena ia sudah diperbudak dengan budaya di sekitarnya. Inilah yang disebut sebagai perbudakan atas sebuah kebiasaan.

Budak kebiasaan serupa ini merusak kemauan, merusak arti yang sebenarnya dari kebebasan dalam bentuk yang sesungguhnya. Di samping itu, ini juga merusak cara berpikir sehat dan lebih menuruti hawa nafsunya, sebagaimana yang telah dimaktubkan dalam Al-Quranul Karim.

“Maka pernahkah kamu melihat orang yang menjadikan hawa nafsunya sebagai tuhannya..” (QS. 45:23)

Inilah kita, manusia dengan segala keterbatasan ilmu yang kerap membuat kesimpulan naif dalam pola berpikirnya. Pada Allah mengetahui apa yang tidak kita ketahui (QS. 2:30). Terkadang kekeliruan itu tidak ada pada risalah ini, melainkan pada keterbatasan ilmu yang kita miliki.

Maka dari itu, di bulan Ramadhan inilah kesempatan emas bagi kita untuk menghadapkan kalbu kepada Sang Kholiq, untuk mendapatkan sebuah kemerdekaan sejati, dan terbebas dari perbudakan akal. Allahu a’lam. [syahid/voa-islam.com]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Smart Teen lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Balita Ridho Ramdhani Mati-matian Berjuang Melawan Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Balita Ridho Ramdhani Mati-matian Berjuang Melawan Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Di usia balita ia harus berjuang mati-matian melawan tumor ganas yang bersarang di bokongnya. Setiap saat merintih tangis di pangkuan ayah bundanya. Ia harus dioperasi tapi terbentur biaya....

Tak Punya Biaya, Remaja Sebatang Kara Terancam Putus Sekolah. Ayo Bantu.!!

Tak Punya Biaya, Remaja Sebatang Kara Terancam Putus Sekolah. Ayo Bantu.!!

Sejak balita Astrid Nuraini sudah hidup sebatang kara tanpa ayah, ibu dan saudara. Diasuh ibu angkat yang sudah lanjut usia, ia tidak bisa melanjutkan sekolah ke SMA Islam karena terbentur biaya....

Balita Anak Aktivis Dakwah Melepuh Tercebur Air Mendidih. Ayo Bantu..!!

Balita Anak Aktivis Dakwah Melepuh Tercebur Air Mendidih. Ayo Bantu..!!

Di hari raya Idul Fitri yang ceria, Ibrahim justru merintih perih di bangsal Rumah Sakit. Tubuh mungil balita anak aktivis dakwah media ini melepuh tercebur air mendidih di halaman tetangganya....

Biaya Cessar Dilunasi, Bayi Fauziah Pulang ke Ciamis. Semoga Jadi Wanita Shalihah Mujahidah Dakwah

Biaya Cessar Dilunasi, Bayi Fauziah Pulang ke Ciamis. Semoga Jadi Wanita Shalihah Mujahidah Dakwah

Biaya persalinan cessar dilunasi, Ummi Nurhayati dan bayinya bisa pulang dari rumah sakit. Semoga para donatur berlimpah rizki, dan dede bayi ini kelak menjadi generasi mujahidah dakwah untuk...

Rumah Yatim Piatu Santri Tahfizh Qur’an ini Doyong Terancam Ambruk. Ayo Bantu...!!

Rumah Yatim Piatu Santri Tahfizh Qur’an ini Doyong Terancam Ambruk. Ayo Bantu...!!

Debby Silvana dan Melani Silvana menjadi yatim saat sedang butuh belaian kasih orang tua. Kini mereka tinggal di rumah triplek yang reyot dan doyong terancam roboh. Ayo Bantu bedah rumah yatim.!!...

Latest News
Karyawan Upah di Bawah Rp5 Juta Akan Diberi Bansos, Ini Catatan Komisi XI

Karyawan Upah di Bawah Rp5 Juta Akan Diberi Bansos, Ini Catatan Komisi XI

Jum'at, 07 Aug 2020 07:06

Pembelajaran Daring, Antara Harapan dan Kenyataan

Pembelajaran Daring, Antara Harapan dan Kenyataan

Jum'at, 07 Aug 2020 07:05

Pimpinan Komisi VII DPR RI Prihatin Ekonomi Anjlok: Emak-emak Tak Pegang Duit

Pimpinan Komisi VII DPR RI Prihatin Ekonomi Anjlok: Emak-emak Tak Pegang Duit

Jum'at, 07 Aug 2020 06:54

Indonesia di Ambang Resesi, Legislator Desak Pemerintah All Out Bangkitkan UMKM

Indonesia di Ambang Resesi, Legislator Desak Pemerintah All Out Bangkitkan UMKM

Jum'at, 07 Aug 2020 06:47

Serah Terima Jabatan Ketua Adara Relief, Sri Vira Chandra: Bekerja bagi Kemanusiaan untuk Indonesia

Serah Terima Jabatan Ketua Adara Relief, Sri Vira Chandra: Bekerja bagi Kemanusiaan untuk Indonesia

Jum'at, 07 Aug 2020 06:34

Islamic State Lancarkan Serangan Besar di Dua Bagian Terpisah Di Pusat Suriah

Islamic State Lancarkan Serangan Besar di Dua Bagian Terpisah Di Pusat Suriah

Kamis, 06 Aug 2020 20:45

Libanon Tempatkan Pejabat Pelabuhan Beirut Dalam Tahanan Rumah Sambil Menunggu Penyelidikan

Libanon Tempatkan Pejabat Pelabuhan Beirut Dalam Tahanan Rumah Sambil Menunggu Penyelidikan

Kamis, 06 Aug 2020 20:30

Pejabat Israel Peringatkan Ledakan Mematikan di Beirut Bisa Saja Terjadi di Haifa

Pejabat Israel Peringatkan Ledakan Mematikan di Beirut Bisa Saja Terjadi di Haifa

Kamis, 06 Aug 2020 20:00

Jerat Kemiskinan Bukan karena Sesama Keluarga Miskin Besanan

Jerat Kemiskinan Bukan karena Sesama Keluarga Miskin Besanan

Kamis, 06 Aug 2020 20:00

Kisah Nabi Yusuf: 'Drakor' Terbaik Sepanjang Masa

Kisah Nabi Yusuf: 'Drakor' Terbaik Sepanjang Masa

Kamis, 06 Aug 2020 19:55

Hadirnya Negara dalam Pendidikan di Masa Pandemi

Hadirnya Negara dalam Pendidikan di Masa Pandemi

Kamis, 06 Aug 2020 19:45

Kisah Reynhard Dibuat Film Dokumenter, Bukti Tersebarnya Ide Liberal

Kisah Reynhard Dibuat Film Dokumenter, Bukti Tersebarnya Ide Liberal

Kamis, 06 Aug 2020 19:15

Bukan Dispensasi Nikah yang Dibutuhkan

Bukan Dispensasi Nikah yang Dibutuhkan

Kamis, 06 Aug 2020 18:50

Dilema Muslimah: Feminin atau Feminis?

Dilema Muslimah: Feminin atau Feminis?

Kamis, 06 Aug 2020 18:14

Sekolah Muhammadiyah Harus Berkemajuan dan Miliki Karakter Islami

Sekolah Muhammadiyah Harus Berkemajuan dan Miliki Karakter Islami

Kamis, 06 Aug 2020 17:42

Jadilah Youtuber Panutan yang Bermanfaat

Jadilah Youtuber Panutan yang Bermanfaat

Kamis, 06 Aug 2020 17:39

Keterbatasan Pembelajaran Daring Amputasi Hak Siswa

Keterbatasan Pembelajaran Daring Amputasi Hak Siswa

Kamis, 06 Aug 2020 17:25

Vonis Atas Pembunuhan Mantan PM Libanon Rafik Hariri Ditunda Menyusul Ledakan Mematikan di Beirut

Vonis Atas Pembunuhan Mantan PM Libanon Rafik Hariri Ditunda Menyusul Ledakan Mematikan di Beirut

Kamis, 06 Aug 2020 16:15

VIQQ: Video Invitation QQ spesial untuk pernikahan tak terlupakan

VIQQ: Video Invitation QQ spesial untuk pernikahan tak terlupakan

Kamis, 06 Aug 2020 16:05

Hamas Serukan Pengungsi Palestina di Libanon Donorkan Darah untuk Korban Ledakan di Beirut

Hamas Serukan Pengungsi Palestina di Libanon Donorkan Darah untuk Korban Ledakan di Beirut

Kamis, 06 Aug 2020 15:36


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X

Rabu, 05/08/2020 06:46

Ini Loh Pak Masalahnya!