Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
2.738 views

Berkorban dan Berjuang, Dua Sisi Mata Uang untuk Bekal Akhirat

Menjelang Idul Adha, apa sih yang terlintas dalam benak? Yupz, pengorbanan. Sebagai remaja, kayaknya jauh banget deh ya dengan kosakata yang satu ini. Sebaliknya, remaja tuh sering merasa dirinya sebagai pihak yang dikorbankan. Gimana enggak kalau para orang tua sering kali ambigu terhadap posisi remaja sendiri.

Saat minta tambah uang saku, ortu merasa anaknya sudah seharusnya bersikap layaknya orang dewasa yang mengerti susahnya cari duit. Kamu dianggap bukan anak kecil lagi yang tahunya cuma minta tambah doku. Tapi saat kamu ingin memberikan opini terkait satu masalah, seringnya kamu dipandang sebelah mata. Mereka menganggap kamu masih kecil sehingga tak usah ikut peliknya masalah orang dewasa. Duh!

Jadilah remaja berada di posisi serba nanggung dan bingung. Mereka jadi korban yang sengaja dikorbankan untuk ambisi dan keegoisan orang dewasa. Pernah ngggak sih kamu berpikir seperti ini? Belum lagi sistem yang ada sengaja mengebiri remaja agar menjadi sosok yang bongsor di luar saja (secara fisik) tapi dalemnya kerdil (secara psikologis). Lantas remaja mencari pembenaran bahwa dirinyalah yang banyak dikorbankan, bukan berkorban.

Iya sih itu cuma becandaan istilah dikorbankan dan berkorban. Sejatinya dalam hidup selalu ada yang namanya berkorban bagi seseorang atau sesuatu yang kita yakini layak untuk mendapatkan pengorbanan kita. Contoh sederhana adalah kita mau berkorban mengurangi waktu main untuk belajar lebih rajin demi masa depan. Itu karena kita merasa bahwa cita-cita kita layak diperjuangkan.

...Sejatinya dalam hidup selalu ada yang namanya berkorban bagi seseorang atau sesuatu yang kita yakini layak untuk mendapatkan pengorbanan kita...

Nah, senyampang momen Idul Adha makna pengorbanan yang ada seharusnya tidak melulu masalah duniawi dong. Sejauh apa sih kita sudah berkorban untuk akhirat kita? Kalau diingat-ingat, amal juga masih segini-segini saja. Lalu amal utama apa yang akan kita ‘banggakan’ saat nanti menghadapNya?

Istilah berkorban ini sebetulnya yang membuat kita serasa ada pembatasan. Yang namanya berkorban itu susah ada rasa menikmati. Coba kita ganti sudut pandang dan istilahnya. Bukan lagi berkorban tapi semata-mata demi rasa sayang dan cinta kita padaNya. Rasa sayang dan cinta inilah yang menjadi kekuatan tersendiri untuk rela melalukan sesuatu tunduk dan patuh hanya karenaNya.

Kita mau melakukan hal-hal yang Ia perintah dan menjauhi segala sesuatu yang Dia larang itu semata demi cinta. Bilapun ada yang menyebutnya sebagai pengorbanan, rasa berkorban yang ada bukanlah karena tekanan. Ia muncul sebagai wujud rasa cinta yang membutuhkan konsekuensi. Kita salat, puasa, zakat, menjauhi riba, menutup aurat, menjaga pergaulan, bahkan hingga ke niat hati terdalam untuk satu ketika bisa diwafatkan dalam kondisi syahid, itu semua semata karena rasa mencintaiNya.

Cinta yang membutuhkan pembuktian yaitu salah satunya disebut dengan pengorbanan. Terlalu muluk menyamakan pengorbanan Nabi mulia seperti Ismail dan Ibrahim dalam amal pengorbanannya. Cukuplah kita mampu meneladani secuil dari semangat pengorbanan mereka berdua. Itu saja masih berjuang memurnikan niat agar tak ada riya dalam setiap amalan.

Tuh kan, sepertinya pengorbanan dan perjuangan itu memang dua sisi mata uang yang tak terpisahkan. Layak bila dari hari ke hari rasa lelah ada kalanya menghampiri. Karena sesungguhnya  hidup di dunia memang ladang amal untuk bekal di akhirat. Pertanyaannya, sejauh mana sih kita sudah berjuang dan berkorban untuk akhirat kita? Semoga kita bukan termasuk orang-orang yang lalai berjuang dan berkorban untuk akhiratnya. Wallahu alam. (riafariana/voa-islam.com)

Ilustrasi: Google

 

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Smart Teen lainnya:

+Pasang iklan

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Pusat Jam Tangan Impor Murah

Tampil cantik dan keren dengan jam tangan impor pilihan. Tersedia koleksi ribuan jam tangan untuk pria dan wanita, harga dijamin murah.
http://timitime.asia

Infaq Dakwah Center

Kecelakaan, Kaki Mahasiswi Akademi Dakwah ini Membusuk Terancam Amputasi. Ayo Bantu..!!

Kecelakaan, Kaki Mahasiswi Akademi Dakwah ini Membusuk Terancam Amputasi. Ayo Bantu..!!

Sudah 4 bulan Ulandari menahan pedihnya patah tulang kaki karena tak punya biaya. Lukanya menganga dan membusuk, jika tidak segera dioperasi, calon dai ini terancam akan kehilangan kaki kirinya....

Dana Terkumpul Rp 536 Juta, Masih Dibutuhkan Dana 214 Juta Lagi untuk Wakaf Produktif Muallaf

Dana Terkumpul Rp 536 Juta, Masih Dibutuhkan Dana 214 Juta Lagi untuk Wakaf Produktif Muallaf

Untuk pembelian tanah program wakaf produktif muallaf Bolaang Mongondow Sulawesi Utara masih dibutuhkan dana 214 juta rupiah. Ayo berwakaf Rp 15.000 per meter, agar harta kekal dan pahala terus...

Yuk Wakaf Tanah Rp 15.000 per Meter untuk Muallaf. Harta Kekal Abadi, Pahala Terus Mengalir

Yuk Wakaf Tanah Rp 15.000 per Meter untuk Muallaf. Harta Kekal Abadi, Pahala Terus Mengalir

Dalam satu desa terdapat 53 muallaf hidup prihatin pra-sejahtera. Hanya dengan 15.000 rupiah kita bisa berwakaf tanah satu meter untuk rumah dan pekerjaan mereka. Total kebutuhan 70 rupiah....

Qurrota Ayyuni: Yatim Pelajar Teladan Terlilit Tagihan Sekolah 8 Juta Rupiah. Ayo Bantu..!!!

Qurrota Ayyuni: Yatim Pelajar Teladan Terlilit Tagihan Sekolah 8 Juta Rupiah. Ayo Bantu..!!!

Anak yatim berprestasi ini selalu jadi juara sejak SD. Sang ayah hilang 9 tahun silam saat berdakwah ke luar kota. Terbelit kesulitan ekonomi, Ayu terbebani tagihan sekolah 8 juta rupiah....

Yuhendra-Yuliani: Keluarga Muallaf dan Yatim Dhuafa Butuh Modal Usaha, Ayo Bantu!!!

Yuhendra-Yuliani: Keluarga Muallaf dan Yatim Dhuafa Butuh Modal Usaha, Ayo Bantu!!!

Dalam iman, rumah tangga muallaf ini sangat bahagia. Namun dalam hal ekonomi, pasangan pengamen dan tukang ojek yang memiliki 3 yatim ini sangat dhuafa dan memprihatinkan....

Latest News
KAM: Impor Beras Khianati Nawacita

KAM: Impor Beras Khianati Nawacita

Selasa, 23 Jan 2018 12:49

Dahnil Diperiksa Terkait Ucapan Pesimis  dengan Kasus Novel Baswedan

Dahnil Diperiksa Terkait Ucapan Pesimis dengan Kasus Novel Baswedan

Selasa, 23 Jan 2018 12:30

Formalis Gelar Rihlah Dakwiyah di Pedalaman Sragen

Formalis Gelar Rihlah Dakwiyah di Pedalaman Sragen

Selasa, 23 Jan 2018 12:25

Perempuan Mengeraskan Suara di Shalat Jahriyah?

Perempuan Mengeraskan Suara di Shalat Jahriyah?

Selasa, 23 Jan 2018 11:32

Erdogan Bersumpah Turki Tidak Akan Mundur dari Operasi Afrin

Erdogan Bersumpah Turki Tidak Akan Mundur dari Operasi Afrin

Selasa, 23 Jan 2018 07:44

[VIDEO] Duta Besar Arab Saudi Blusukan ke Lokasi Pembangunan Masjid Bentuk Ka'bah di Bekasi

[VIDEO] Duta Besar Arab Saudi Blusukan ke Lokasi Pembangunan Masjid Bentuk Ka'bah di Bekasi

Selasa, 23 Jan 2018 07:10

Hukum Dipaksakan untuk Menjerat para Ulama Seperti Ustadz Zulkifli

Hukum Dipaksakan untuk Menjerat para Ulama Seperti Ustadz Zulkifli

Senin, 22 Jan 2018 22:41

Tumbuhkan Minat Baca Sejarah Islam, KAMMI Dewata Gelar Diskusi dan Bedah Buku

Tumbuhkan Minat Baca Sejarah Islam, KAMMI Dewata Gelar Diskusi dan Bedah Buku

Senin, 22 Jan 2018 22:37

Sejarawan: Hukum Kita Semakin Jelas Menunjukkan Ketidakadilan dan Pilih Kasih

Sejarawan: Hukum Kita Semakin Jelas Menunjukkan Ketidakadilan dan Pilih Kasih

Senin, 22 Jan 2018 22:33

Nasihat untuk Pembaca dan Penghagal Al-Qur'an

Nasihat untuk Pembaca dan Penghagal Al-Qur'an

Senin, 22 Jan 2018 22:25

Pemerintah dan DPR Harus Bertanggungjawab terhadap

Pemerintah dan DPR Harus Bertanggungjawab terhadap

Senin, 22 Jan 2018 21:44

Jurnalisme Islam Harus Berikan Solusi dan Mencerahkan

Jurnalisme Islam Harus Berikan Solusi dan Mencerahkan

Senin, 22 Jan 2018 21:40

Mike Pence: Kedubes AS Akan Pindah dari Tel Aviv ke Yerusalem Sebelum Akhir 2019

Mike Pence: Kedubes AS Akan Pindah dari Tel Aviv ke Yerusalem Sebelum Akhir 2019

Senin, 22 Jan 2018 21:38

[video] BANTU BISNIS KRIPIK YAMMY BUNDA ELIS USAI STROKE KEDUA, Yuk Investasi

[video] BANTU BISNIS KRIPIK YAMMY BUNDA ELIS USAI STROKE KEDUA, Yuk Investasi

Senin, 22 Jan 2018 16:49

Voa-Islam Gelar Training Muslim Journalist Trooper, Jurnalis Video Jaman Now

Voa-Islam Gelar Training Muslim Journalist Trooper, Jurnalis Video Jaman Now

Senin, 22 Jan 2018 16:45

25.000 Petempur FSA Dukung Operasi Militer Turki di Afrin

25.000 Petempur FSA Dukung Operasi Militer Turki di Afrin

Senin, 22 Jan 2018 15:25

Madu Manjakani Atasi Masalah Kewanitaan, Miss V dan Raih Kebahagiaan Suami

Madu Manjakani Atasi Masalah Kewanitaan, Miss V dan Raih Kebahagiaan Suami

Senin, 22 Jan 2018 14:41

Bangladesh Katakan Akan Berkoordinasi dengan PBB untuk Pengembalian Pengungsi Rohingya

Bangladesh Katakan Akan Berkoordinasi dengan PBB untuk Pengembalian Pengungsi Rohingya

Senin, 22 Jan 2018 14:30

Prof Dr Tono: Indonesia Sholat Subuh Terlalu awal 26 Menit, Isya Lambat 26 menit

Prof Dr Tono: Indonesia Sholat Subuh Terlalu awal 26 Menit, Isya Lambat 26 menit

Senin, 22 Jan 2018 14:21

Ikuti Training MUSLIM JOURNALIST TROOPER, Video News Jaman NOW! Yuk Daftar

Ikuti Training MUSLIM JOURNALIST TROOPER, Video News Jaman NOW! Yuk Daftar

Senin, 22 Jan 2018 14:01


Mukena bordir mewar harga murah

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X