Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
3.593 views

Pelajar Sekuler Minus Karakter

Oleh: Nor Aniyah, S.Pd*

Ada hal yang mengelikan sekaligus menggelitik, dari suatu kiriman pesan di grup WhatsApp, kurang lebih berbunyi, seperti ini “Kalau mau jadi guru masa kini, selain menguasai IPTEK juga harus menguasai ilmu bela diri. Buat apa? Katanya untuk menghadapi pelajar yang nakalnya tingkat dewa. Karena saat ini, seorang pelajar sudah berani menghajarsang pengajar.

 

Pelajar Terpapar Nilai Sekuler

Guru seorang yang memberikan ilmu dalam setiap pembelajaran. Kita tidak bisa jadi apa-apa. Coba bayangkan, bagaimana jadinya diri tanpa seseorang yang mengajari? Tak bisa membaca dan berhitung, tak mengenal apapun.

Namun “jam kosong,” menjadi hal yang paling dinantikan oleh anak sekolahan masa kini. Tidak bisa duduk tenang, atau mengikuti jalannya pembelajaran di kelas. Enggan mengerjakan tugas. Bila tidak menyukai materi, pelajar memilih membolos. Inilah beberapa masalah yang dihadapi para guru di sekolah.

Banyak juga kasus pelajar mengisi waktu di kelas dengan perbuatan sia-sia. Sampai pernah ada pelajar melakukan pesta tarian erotis dan membuat video mesum. Hal yang sebenarnya jauh dari cerminan perilaku insan terdidik.

Adab terhadap guru kini pun kian menurun. Sopan-santun terhadap orang yang lebih tua dan berjasa besar dalam hidupnya itu mulai luntur. Tak segan berkata kotor di hadapan guru. Berani melawan perintah guru. Sampai tega menghabisi nyawa gurunya. Sungguh memilukan!

Begitulah, kebanyakan pelajar kita memiliki kepribadian yang kacau. Karaker yang tidak jelas. Kalau ditimbang dengan akal, tidak sepatutnya bersikap seperti orang yang kurang waras. Tidak menggambarkan sikap seorang yang telah terdidik di bangku sekolah.

Rajin belajar semata untuk mendapatkan nilai yang tinggi. Berbuat baik karena ingin mendapatkan manfaat. Hingga berpikiran sekolah hanya sekadar demimemudahkan mendapatkan pekerjaan. Ilmu bukan untuk diamalkan. Inilahsalah satu pengaruh pemikiran sekular yang menghilangkan tujuan utama menuntut ilmu dari benak generasi.

Moral anak bangsa terus-menerus tergerus. Sistem pendidikan dan kurikulum yang ada saat ini masih belum mencegah. Pelajar sudah terpapar pemahaman sekuler dan liberal yang menyebar, baik lewat tayangan televisi, video youtube, game online, dan berbagai konten sosial media lainnya. Sehingga menjauhkan pelajar dari nilai moral. Minus dari pribadi yang berkarakter mulia. Menjauhkan generasi muda dari ketakwaan pada Pencipta.

 

Karakter Insan Terpelajar

Adab merupakan penentu berkahnya ilmu.Aturan Islam tentang menuntut ilmu tidak akan bisa ditemukan dalam ajaran sekular yang dipakai dalam sistem pendidikan hari ini. 

Saat bicara tentang pendidikan, maka keberadaan ideologi sebagai asas adalah sesuatu yang tak dapat diabaikan. Harus disadari, bahwa sistem pendidikan yang tegak atas ideologi kapitalisme-sekuler seperti saat ini lah yang membuat generasi sekuler, jauh dari nilai agama. Sehingga wajarbanyak kita temui pelajar ataupun generasi muda yang liar dan tak punya adab.

Ini sungguh bertolak belakang dengan pendidikan menurut Islam. Dengan pengaturan yang sistematis dan terprogram. Pendidikan ditujukan untuk membentuk manusia berkepribadian Islam, handal mendalami tasqofah Islam, menguasai berbagai ilmu terapan, juga memiliki ketrampilan yang tepat dan berdaya guna. Semua ini diterapkan pada semua jenjang pendidikan secara proporsional.

Dalam pandangan Islam, belajar bagi seorang Muslim bukan sekadar bahan bacaan dan hapalan untuk menjawab soal ujian. Namun, belajar adalah untuk bekal mengarungi kehidupan. Sehingga pembelajaran membekas dalam jiwa dan penuh makna. Tak sekadar ahli teknologi, seperti matematika, kimia, fisika, dan ilmu lainnya, pelajar tumbuh menjadi insan berkarakter karena memiliki kepribadian Islam.

Guru sangat berperan penting sebagai pembimbing dan pemberi teladan (uswah) kepada siswa, bukan hanya sebatas penyampai pelajaran (transfer of knowledge) tapi juga menanamkan nilai mulia (transfer of value).

Seluruh materi yang diajarkan pun akan meningkatkan dan memelihara keimanan, serta memperkuat keterikatan dengan syariat Islam. Sehingga dengan kesadaran yang telah terbentuk, peserta didik akan melaksanakan kewajiban dan mampu menghindari kemaksiatan kepada Allah SWT. Termasuk beradab terhadap guru.

Di dalam Kitab Tadzkirah al-Sami' wa al-Mutakallim Habib bin al-Syahid berkata, “Wahai anaku bersahabatlah dengan fuqaha dan ulama belajarlah dari mereka dan ambilah (keutamaan) adab-adab mereka, sebab hal itu lebih aku sukai dari pada (menghapal) banyak hadits.”

Beradabnya seorang murid kepada sang pemberi ilmu merupakan sebuah kewajiban yang lahir dari kesadaran atas dorongan iman. Allah SWT telah memerintahkan setiap Muslim untuk menghormati orang yang lebih tua. Ditambah lagi, menghormati terhadap orang yang telah memberikan ilmu.

Adab dalam menuntut ilmu adalah sebab yang menolong mendapatkan ilmu. Imam Malik rahimahullah juga mengatakan,“Belajarlah adab sebelum belajar ilmu.

Abu Zakariya An Anbari rahimahullah mengatakan,“Ilmu tanpa adab seperti api tanpa kayu bakar, dan adab tanpa ilmu seperti jasad tanpa ruh.”

Yusuf bin Al Husain rahimahullah juga mengatakan,“Dengan adab, engkau akan memahami ilmu.

Guru,layaknya orang tua kedua yang berjasa membentuk karakter dan kepribadian anak didiknya. Do'a dari seorng guru penting untuk mendatangkan kemudahan memperoleh berkah ilmu. Jika guru telah ridha, maka proses pembelajaran akan berjalan lancar.

Dengan demikian, sudah saatnya kita mengembalikan aturan Islam sebagai pedoman, termasuk dalam urusan pendidikan. Hanya sistem pendidikan Islam yang menjadikan akidah sebagai ruh, baik dalam kurikulum, maupun proses pembelajaran.

Semua ini mengharuskan diterapkannya sistem Islam secara sempurna oleh negara. Agar permasalahan moralitas ataupun adab pelajar dapat diatasi. Sehingga para pelajar kita mempunyai karakter mulia sebagai insan yang terpelajar. [syahid/voa-islam.com]    

*) Pemerhati Masalah Sosial dan Remaja

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Smart Teen lainnya:

+Pasang iklan

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Pusat Jam Tangan Impor Murah

Tampil cantik dan keren dengan jam tangan impor pilihan. Tersedia koleksi ribuan jam tangan untuk pria dan wanita, harga dijamin murah.
http://timitime.asia

Infaq Dakwah Center

Super Qurban ke Pesantren, Daerah Bencana, Kampung Muallaf dan Dakwah Pedalaman

Super Qurban ke Pesantren, Daerah Bencana, Kampung Muallaf dan Dakwah Pedalaman

Qurban adalah amal shalih yang paling utama, lebih utama daripada jihad. Mari berqurban ke pesantren, penjara, peluarga mujahid, dakwah pedalaman dan rawan pemurtadan. ...

Super QURBAN untuk KORBAN Gempa Lombok. Ayo Bantu..!!!

Super QURBAN untuk KORBAN Gempa Lombok. Ayo Bantu..!!!

Lombok luluhlantak diguncang gempa. Derita mereka duka kita juga. Mari berbagi kebahagiaan dengan berqurban untuk para korban gempa di lombok....

Ustadz Jenius Penghafal Al-Qur'an Bersanad Kecelakaan Terlindas Mobil. Ayo Bantu..!!

Ustadz Jenius Penghafal Al-Qur'an Bersanad Kecelakaan Terlindas Mobil. Ayo Bantu..!!

Ustadz Ahmad Syukri, dai penghafal Al-Qur'an 30 juz yang bersanad tujuh riwayat ini terlindas mobil dan banyak mengalami patah tulang. Dioperasi berulang kali, tagihan melonjak 58 juta rupiah....

Fatkhur Kurniawan Bocah Tumor Ganas Tutup Usia, Donasi 12,1 Juta Rupiah Sudah Diserahkan

Fatkhur Kurniawan Bocah Tumor Ganas Tutup Usia, Donasi 12,1 Juta Rupiah Sudah Diserahkan

Setelah bertarung melawan tumor selama 15 bulan, akhirnya Fatkhur menyerah kepada takdir kematian. Semoga para donatur mengganjar infaknya dengan keberkahan, pahala dan surga Firdaus...

Menderita Hernia Sejak Lahir, Anak Yatim ini Butuh Biaya Operasi 8 Juta Rupiah. Ayo Bantu..!!

Menderita Hernia Sejak Lahir, Anak Yatim ini Butuh Biaya Operasi 8 Juta Rupiah. Ayo Bantu..!!

Bila kambuh, biji testis santri Rumah Tahfizh Qur?an ini bengkak dan nyeri hebat. Almarhum ayahnya adalah aktivis Nahi Munkar yang gencar memerangi rentenir, kemaksiatan dan pemurtadan. Ayo...

Latest News
Pengadilan Banding Jerman Putuskan Kuwait Airways Berhak Larang Penumpang Israel

Pengadilan Banding Jerman Putuskan Kuwait Airways Berhak Larang Penumpang Israel

Rabu, 26 Sep 2018 14:30

Saudi Bantah Dukung Orang Bersenjata Pelaku Penyerangan Parade Militer Syi'ah Iran di Ahvaz

Saudi Bantah Dukung Orang Bersenjata Pelaku Penyerangan Parade Militer Syi'ah Iran di Ahvaz

Rabu, 26 Sep 2018 13:47

Makin Beratnya Umat dan Parpol Islam Bersatu jika Kalah di 2019

Makin Beratnya Umat dan Parpol Islam Bersatu jika Kalah di 2019

Rabu, 26 Sep 2018 12:25

Cerita Din ketika Parpol Islam Enggan Dipersatukan

Cerita Din ketika Parpol Islam Enggan Dipersatukan

Rabu, 26 Sep 2018 11:25

Berapa Janji Jokowi Terealisasi sehingga harus Dibandingkan dengan SBY?

Berapa Janji Jokowi Terealisasi sehingga harus Dibandingkan dengan SBY?

Rabu, 26 Sep 2018 10:25

[Story Hamka-3] Hamka: Cara dan Guru Menulisnya

[Story Hamka-3] Hamka: Cara dan Guru Menulisnya

Rabu, 26 Sep 2018 10:10

Din Ungkap Tantangan Berbahaya Bagi Dakwah

Din Ungkap Tantangan Berbahaya Bagi Dakwah

Rabu, 26 Sep 2018 09:40

Islam Tak Bisa Dipisahkan dari Politik

Islam Tak Bisa Dipisahkan dari Politik

Rabu, 26 Sep 2018 09:36

Sudahi Kepemimpinan Jokowi

Sudahi Kepemimpinan Jokowi

Rabu, 26 Sep 2018 09:25

Drama Tragis Miras Oplosan

Drama Tragis Miras Oplosan

Selasa, 25 Sep 2018 22:17

Investasi, Jalan Pintas Intervensi?

Investasi, Jalan Pintas Intervensi?

Selasa, 25 Sep 2018 22:09

HRW Sebut Pemberontak Syi'ah Houtsi di Yaman Siksa Para Tahanan Secara Brutal

HRW Sebut Pemberontak Syi'ah Houtsi di Yaman Siksa Para Tahanan Secara Brutal

Selasa, 25 Sep 2018 21:15

Maladewa Hancurkan Patung-patung Buatan Seniman Inggris yang Dianggap Menyerang Islam

Maladewa Hancurkan Patung-patung Buatan Seniman Inggris yang Dianggap Menyerang Islam

Selasa, 25 Sep 2018 21:00

Syaikh Safar Al-Hawali Dilarikan Ke Rumah Sakit Setelah Kesehatannya Memburuk di Penjara Saudi

Syaikh Safar Al-Hawali Dilarikan Ke Rumah Sakit Setelah Kesehatannya Memburuk di Penjara Saudi

Selasa, 25 Sep 2018 19:00

Laporan: Pemimpin Islamic State Abu Bakar Al-Baghdadi Meloloskan Diri ke Afghanistan

Laporan: Pemimpin Islamic State Abu Bakar Al-Baghdadi Meloloskan Diri ke Afghanistan

Selasa, 25 Sep 2018 18:15

Moskow Bersikeras Salahkan Israel Atas Ditembaknya Pesawat Militer Rusia di Suriah

Moskow Bersikeras Salahkan Israel Atas Ditembaknya Pesawat Militer Rusia di Suriah

Selasa, 25 Sep 2018 17:30

PAN:  Edit Kalimat Tauhid di Video Pengeroyokan itu Penistaan Agama

PAN: Edit Kalimat Tauhid di Video Pengeroyokan itu Penistaan Agama

Selasa, 25 Sep 2018 17:06

Din Syamsuddin Serukan Dukung Palestina Sebagai Anggota Penuh PBB

Din Syamsuddin Serukan Dukung Palestina Sebagai Anggota Penuh PBB

Selasa, 25 Sep 2018 16:51

Ayatola Ali Kamenei Tuduh Saudi dan UEA Danai Pelaku Penyerangan Parade Militer Iran di Ahvaz

Ayatola Ali Kamenei Tuduh Saudi dan UEA Danai Pelaku Penyerangan Parade Militer Iran di Ahvaz

Selasa, 25 Sep 2018 16:50

Din: Dakwah Pedalaman, Dakwah Islamkan Indonesia Bukan Sebaliknya

Din: Dakwah Pedalaman, Dakwah Islamkan Indonesia Bukan Sebaliknya

Selasa, 25 Sep 2018 16:40


Reseller tas batam

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X

Senin, 24/09/2018 06:24

Fenomena Media Sosial Pemicu Perceraian