Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
3.742 views

Pelajar Sekuler Minus Karakter

Oleh: Nor Aniyah, S.Pd*

Ada hal yang mengelikan sekaligus menggelitik, dari suatu kiriman pesan di grup WhatsApp, kurang lebih berbunyi, seperti ini “Kalau mau jadi guru masa kini, selain menguasai IPTEK juga harus menguasai ilmu bela diri. Buat apa? Katanya untuk menghadapi pelajar yang nakalnya tingkat dewa. Karena saat ini, seorang pelajar sudah berani menghajarsang pengajar.

 

Pelajar Terpapar Nilai Sekuler

Guru seorang yang memberikan ilmu dalam setiap pembelajaran. Kita tidak bisa jadi apa-apa. Coba bayangkan, bagaimana jadinya diri tanpa seseorang yang mengajari? Tak bisa membaca dan berhitung, tak mengenal apapun.

Namun “jam kosong,” menjadi hal yang paling dinantikan oleh anak sekolahan masa kini. Tidak bisa duduk tenang, atau mengikuti jalannya pembelajaran di kelas. Enggan mengerjakan tugas. Bila tidak menyukai materi, pelajar memilih membolos. Inilah beberapa masalah yang dihadapi para guru di sekolah.

Banyak juga kasus pelajar mengisi waktu di kelas dengan perbuatan sia-sia. Sampai pernah ada pelajar melakukan pesta tarian erotis dan membuat video mesum. Hal yang sebenarnya jauh dari cerminan perilaku insan terdidik.

Adab terhadap guru kini pun kian menurun. Sopan-santun terhadap orang yang lebih tua dan berjasa besar dalam hidupnya itu mulai luntur. Tak segan berkata kotor di hadapan guru. Berani melawan perintah guru. Sampai tega menghabisi nyawa gurunya. Sungguh memilukan!

Begitulah, kebanyakan pelajar kita memiliki kepribadian yang kacau. Karaker yang tidak jelas. Kalau ditimbang dengan akal, tidak sepatutnya bersikap seperti orang yang kurang waras. Tidak menggambarkan sikap seorang yang telah terdidik di bangku sekolah.

Rajin belajar semata untuk mendapatkan nilai yang tinggi. Berbuat baik karena ingin mendapatkan manfaat. Hingga berpikiran sekolah hanya sekadar demimemudahkan mendapatkan pekerjaan. Ilmu bukan untuk diamalkan. Inilahsalah satu pengaruh pemikiran sekular yang menghilangkan tujuan utama menuntut ilmu dari benak generasi.

Moral anak bangsa terus-menerus tergerus. Sistem pendidikan dan kurikulum yang ada saat ini masih belum mencegah. Pelajar sudah terpapar pemahaman sekuler dan liberal yang menyebar, baik lewat tayangan televisi, video youtube, game online, dan berbagai konten sosial media lainnya. Sehingga menjauhkan pelajar dari nilai moral. Minus dari pribadi yang berkarakter mulia. Menjauhkan generasi muda dari ketakwaan pada Pencipta.

 

Karakter Insan Terpelajar

Adab merupakan penentu berkahnya ilmu.Aturan Islam tentang menuntut ilmu tidak akan bisa ditemukan dalam ajaran sekular yang dipakai dalam sistem pendidikan hari ini. 

Saat bicara tentang pendidikan, maka keberadaan ideologi sebagai asas adalah sesuatu yang tak dapat diabaikan. Harus disadari, bahwa sistem pendidikan yang tegak atas ideologi kapitalisme-sekuler seperti saat ini lah yang membuat generasi sekuler, jauh dari nilai agama. Sehingga wajarbanyak kita temui pelajar ataupun generasi muda yang liar dan tak punya adab.

Ini sungguh bertolak belakang dengan pendidikan menurut Islam. Dengan pengaturan yang sistematis dan terprogram. Pendidikan ditujukan untuk membentuk manusia berkepribadian Islam, handal mendalami tasqofah Islam, menguasai berbagai ilmu terapan, juga memiliki ketrampilan yang tepat dan berdaya guna. Semua ini diterapkan pada semua jenjang pendidikan secara proporsional.

Dalam pandangan Islam, belajar bagi seorang Muslim bukan sekadar bahan bacaan dan hapalan untuk menjawab soal ujian. Namun, belajar adalah untuk bekal mengarungi kehidupan. Sehingga pembelajaran membekas dalam jiwa dan penuh makna. Tak sekadar ahli teknologi, seperti matematika, kimia, fisika, dan ilmu lainnya, pelajar tumbuh menjadi insan berkarakter karena memiliki kepribadian Islam.

Guru sangat berperan penting sebagai pembimbing dan pemberi teladan (uswah) kepada siswa, bukan hanya sebatas penyampai pelajaran (transfer of knowledge) tapi juga menanamkan nilai mulia (transfer of value).

Seluruh materi yang diajarkan pun akan meningkatkan dan memelihara keimanan, serta memperkuat keterikatan dengan syariat Islam. Sehingga dengan kesadaran yang telah terbentuk, peserta didik akan melaksanakan kewajiban dan mampu menghindari kemaksiatan kepada Allah SWT. Termasuk beradab terhadap guru.

Di dalam Kitab Tadzkirah al-Sami' wa al-Mutakallim Habib bin al-Syahid berkata, “Wahai anaku bersahabatlah dengan fuqaha dan ulama belajarlah dari mereka dan ambilah (keutamaan) adab-adab mereka, sebab hal itu lebih aku sukai dari pada (menghapal) banyak hadits.”

Beradabnya seorang murid kepada sang pemberi ilmu merupakan sebuah kewajiban yang lahir dari kesadaran atas dorongan iman. Allah SWT telah memerintahkan setiap Muslim untuk menghormati orang yang lebih tua. Ditambah lagi, menghormati terhadap orang yang telah memberikan ilmu.

Adab dalam menuntut ilmu adalah sebab yang menolong mendapatkan ilmu. Imam Malik rahimahullah juga mengatakan,“Belajarlah adab sebelum belajar ilmu.

Abu Zakariya An Anbari rahimahullah mengatakan,“Ilmu tanpa adab seperti api tanpa kayu bakar, dan adab tanpa ilmu seperti jasad tanpa ruh.”

Yusuf bin Al Husain rahimahullah juga mengatakan,“Dengan adab, engkau akan memahami ilmu.

Guru,layaknya orang tua kedua yang berjasa membentuk karakter dan kepribadian anak didiknya. Do'a dari seorng guru penting untuk mendatangkan kemudahan memperoleh berkah ilmu. Jika guru telah ridha, maka proses pembelajaran akan berjalan lancar.

Dengan demikian, sudah saatnya kita mengembalikan aturan Islam sebagai pedoman, termasuk dalam urusan pendidikan. Hanya sistem pendidikan Islam yang menjadikan akidah sebagai ruh, baik dalam kurikulum, maupun proses pembelajaran.

Semua ini mengharuskan diterapkannya sistem Islam secara sempurna oleh negara. Agar permasalahan moralitas ataupun adab pelajar dapat diatasi. Sehingga para pelajar kita mempunyai karakter mulia sebagai insan yang terpelajar. [syahid/voa-islam.com]    

*) Pemerhati Masalah Sosial dan Remaja

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Smart Teen lainnya:

+Pasang iklan

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Pusat Jam Tangan Impor Murah

Tampil cantik dan keren dengan jam tangan impor pilihan. Tersedia koleksi ribuan jam tangan untuk pria dan wanita, harga dijamin murah.
http://timitime.asia

Ayo Dukung Reuni 212 Bela Islam, Tebar 10.000 Makanan & Minuman Siap Saji!

Ayo Dukung Reuni 212 Bela Islam, Tebar 10.000 Makanan & Minuman Siap Saji!

Reuni Akbar Mujahid 212 akan digelar di Monas, Jakarta Pusat. Relawan IDC yang sejak awal membersamai Aksi Bela Islam 212, insya Allah kembali turun ke gelanggang dengan menerjunkan Tim Medis...

Dukung Reuni 212 Bela Islam, Ayo Tebar 10.000 Makanan & Minuman Siap Saji!

Dukung Reuni 212 Bela Islam, Ayo Tebar 10.000 Makanan & Minuman Siap Saji!

Reuni Akbar Mujahid 212 akan digelar di Monas Jakarta Pusat. Relawan IDC yang sejak awal membersamai Aksi Bela Islam 212, insya Allah kembali turun ke gelanggang dengan menerjunkan Tim Medis...

Rumah Markas Pengajian Ustadz Wahyudin Robohhhh Diterjang Banjir. Ayo Bantu..!!!

Rumah Markas Pengajian Ustadz Wahyudin Robohhhh Diterjang Banjir. Ayo Bantu..!!!

Diterjang banjir bandang, rumah sekaligus markas pengajian Ustadz Wahyudin roboh. Taklim diliburkan, puluhan santri berduka. Dibutuhkan dana Rp 60 juta untuk membangunnya dengan tembok permanen....

IDC Santuni Anak Yatim Kru TV Muhammadiyah Korban Pembunuhan Sadis

IDC Santuni Anak Yatim Kru TV Muhammadiyah Korban Pembunuhan Sadis

Relawan IDC, menunaikan amanah para donatur menyerahkan bantuan untuk anak-anak yatim Abdullah Fitri Setiawan atau yang akrab disapa Dufi....

Terpapar Virus, Bayi Khatthab Kritis 13 Hari di Rumah Sakit. Ayo Bantu.!!

Terpapar Virus, Bayi Khatthab Kritis 13 Hari di Rumah Sakit. Ayo Bantu.!!

Tergolek kritis di rumah sakit karena terpapar virus yang menjalar ke otak, biaya perawatan 13 hari sudah mencapai 28 juta. Kedua orang tuanya adalah aktivis pejuang dakwah berekonomi dhuafa,...

Latest News
Reuni 212, Sejarah, dan Gagapnya Pers Kita

Reuni 212, Sejarah, dan Gagapnya Pers Kita

Selasa, 11 Dec 2018 22:22

Reuni 212 dan Tsunami Media

Reuni 212 dan Tsunami Media

Selasa, 11 Dec 2018 22:21

Mesir Larang Penjualan Rompi Kuning, Takut Protes Gilets Jaunes di Prancis Ditiru

Mesir Larang Penjualan Rompi Kuning, Takut Protes Gilets Jaunes di Prancis Ditiru

Selasa, 11 Dec 2018 22:15

DDII Ajak Pengurus dan Keluarga Besar Pilih Capres & Cawapres Hasil Pilihan Ijtima Ulama

DDII Ajak Pengurus dan Keluarga Besar Pilih Capres & Cawapres Hasil Pilihan Ijtima Ulama

Selasa, 11 Dec 2018 21:29

Enough Pak Jokowi!

Enough Pak Jokowi!

Selasa, 11 Dec 2018 21:20

Toleransi Salah Kaprah

Toleransi Salah Kaprah

Selasa, 11 Dec 2018 20:18

Raja Kodok dan Ular

Raja Kodok dan Ular

Selasa, 11 Dec 2018 19:17

Tahun Kegelapan Media

Tahun Kegelapan Media

Selasa, 11 Dec 2018 18:49

4 Orang Tewas dalam Serangan Bom yang Menargetkan Konvoi Intelijen Afghanistan

4 Orang Tewas dalam Serangan Bom yang Menargetkan Konvoi Intelijen Afghanistan

Selasa, 11 Dec 2018 17:18

Liga Arab Kecam Rencana Presiden Terpilih Brazil untuk Memindahkan Kedutaan ke Yerusalem

Liga Arab Kecam Rencana Presiden Terpilih Brazil untuk Memindahkan Kedutaan ke Yerusalem

Selasa, 11 Dec 2018 16:15

Dapat Remisi Natal, Ahok Sang Penista Agama akan Bebas pada 24 Januari 2019

Dapat Remisi Natal, Ahok Sang Penista Agama akan Bebas pada 24 Januari 2019

Selasa, 11 Dec 2018 14:17

Pemindahan BPN ke Jateng, Fadli: Kita Berusaha Kuasai Basis Lawan

Pemindahan BPN ke Jateng, Fadli: Kita Berusaha Kuasai Basis Lawan

Selasa, 11 Dec 2018 14:12

Petisi Online Maimon Herawati Berhasil, KPI Desak Iklan Shopee Blackpink Dihentikan

Petisi Online Maimon Herawati Berhasil, KPI Desak Iklan Shopee Blackpink Dihentikan

Selasa, 11 Dec 2018 14:01

Strategi Sandi untuk Pemerataan Ekonomi

Strategi Sandi untuk Pemerataan Ekonomi

Selasa, 11 Dec 2018 13:27

Pemilu tidak Perlu Dilanjutkan

Pemilu tidak Perlu Dilanjutkan

Selasa, 11 Dec 2018 12:27

560.000 Orang Telah Tewas Akibat Perang di Suriah Selama Hampir 8 Tahun Terakhir

560.000 Orang Telah Tewas Akibat Perang di Suriah Selama Hampir 8 Tahun Terakhir

Selasa, 11 Dec 2018 11:35

BPN Prabowo-Sandi akan Ambil Langkah Hukum Soal 31 Juta Pemilih Tambahan

BPN Prabowo-Sandi akan Ambil Langkah Hukum Soal 31 Juta Pemilih Tambahan

Selasa, 11 Dec 2018 11:27

Keadilan Ekonomi dan Kebebasan Sipil Alami Kemunduran

Keadilan Ekonomi dan Kebebasan Sipil Alami Kemunduran

Senin, 10 Dec 2018 21:13

Hari HAM di Rezim Jokowi, Fadli Singgung Kasus Ini

Hari HAM di Rezim Jokowi, Fadli Singgung Kasus Ini

Senin, 10 Dec 2018 20:13

Zionis Israel Tangkap 337.000 Warga Palestina Sejak Intifada Pertama Meletus

Zionis Israel Tangkap 337.000 Warga Palestina Sejak Intifada Pertama Meletus

Senin, 10 Dec 2018 19:30


Reseller tas batam

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X