Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
4.095 views

Dilan dan Ghouta, Saat Penguasa Sibuk dengan Roman Picisan

Oleh : Andi Haerani, S.Pd*

Sedihmu.. Sedihku juga
Lukamu.. Lukaku juga
Perihmu.. Perihku juga
Karena kita bersaudara 
Di manapun engkau berada 

Dunia Islam meradang.
Tapi penguasa hanya mengutuk dalam ucapan.
Ya Allah, Ghoutaku sayang Ghoutaku malang. 

Negeri paling subur kembali jadi korban rezim Bassar Assad laknatullah.

Muslim Ghouta tak hanya terusik tapi hendak terusir.

Di bumi Ghouta, bukan air hujan yang mengundang banjir.
Melainkan darah para syuhada yang terus mengalir.

Bukan gelegar petir dan guntur yang mengundang ketakutan.
Tapi dentuman bom dari pesawat tempur runtuhkan setiap bangunan.
Hingga warga sipil  tewas seketika.

Anak-anak tak berdosa pun jadi tumbal kekejaman mereka. Ya Allah laknatlah Bassar Assad dan para pendukungnya.

520 orang tewas. Mereka adalah saudara kami. Ratusan nyawa  itu telah terbunuh. Selebihnya, ribuan orang memar, lebam, cacat, buntung, kepala pecah,  sesak nafas hingga tersengal-sengal dan luka-luka lain yang tak terhitung. Mereka terus menjerit inginkan pertolongan.

Kondisi perih semakin mengiris hati saat tahu di sana tak ada makanan apalagi minuman.
Hanya gumpalan asap dan debu mengganjal paru-paru penambah derita. 
Antara satu dan yang lain saling melindungi sanak keluarga namun apa daya mereka hanya mampu berlari, mencari tempat bersembunyi. Tak ada kuasa mereka melawan dengan senjata.

Kepada siapa mereka berharap?
Jerit tangisnya selalu menunggu uluran tangan penguasa Muslim menyelamatkan.

Kerahkan para militer wahai penguasa muslim! Itu tanda kepada rezim Bassar Assad engkau menentang.
Itu tanda bahwa kalian berpihak pada kami, membela dan ikut berjuang.

Tapi tidak! Di negeri kita ini, saat Ghouta berduka penguasa justru sibuk dengan cinta Dilan. Bapernya penguasa negeri ini lebih  condong kepada cinta Dilan dibanding harus pedulikan derita Ghouta.

Padahal cinta Dilan juga adalah salah satu problematika negeri ini. Remaja  baper, tapi bukan pada tempatnya. Terlena dengan romantisme cinta yang tak seharusnya.

Sekiranya dalamnya cinta itu adalah untuk Ghouta. Kuyakin yang kini diam tak hendak membiarkan. Takkan santer opini bahwa itu urusan negara mereka. Ahh, nasionalisme berhasil meretas ukhuwah kita.

Berhentilah pikirkan cinta Dilan. Kita sedang berduka.
Bayangkan mereka yang tewas dan menderita  adalah saudara kita, yang lebih kental ikatannya dari ikatan keluarga.

Jadi, untuk kebebasan Ghouta harus berharap kepada siapa?
PBB? Ia tidak berdaya karena keberadaannya di bawah kaki negara adi daya. Beranikah mereka menentang majikan AS dan Rusia? Tidak akan!

Mustahil memang menunggu lelaki pemimpin bersahaja penuh wibawa, lagi tangkas selayaknya Khalifah Mu'tasim Billah di era now. Lelaki yang berani mengerahkan puluhan ribu pasukannya untuk melindungi kehormatan seorang muslimah. Lelaki yang sanggup menggetarkan musuh seketika, hingga kota Amuriya tunduk dan takluk saat itu juga.

Tanpa sebuah institusi negara yang diikat oleh ikatan akidah Islam,  derita Ghouta tak lebih dari retorika kosong tentang kebebasan dan kemerdekaan. Jauh harapan jika mengharap semata kepada penguasa yang ada saat ini ataupun kepada PBB.

Kita butuh institusi yang menjadi pemersatu atas seluruh negeri-negeri Muslim. Institusi negara yang menerapkan Islam secara kaffah serta bertanggung jawab penuh melindungi dan menjaga kehormatan seluruh umat di bawah naungannya hingga terwujudlah Islam sebagai Rahmatan Lil'alamin. Institusi itu adalah institusi yang dijanjikan dan selayaknya kita perjuangkan.

ثُمّ تَكُوْنُ خِلاَفَةً عَلَى مِنْهَاجِ النُّبُوَّةِ
Kemudian akan datang kembali masa Khilafah yang mengikuti metode kenabian (HR Ahmad). 

Ya...inilah yang sungguh harus diperjuangkan. Bukan cinta ala roman picisan versi Milea dan Dilan. Ghouta, cinta ini sungguh patut dialamatkan. Wallahu alam. (rf/voa-islam.com)

Ilustrasi: Google

*Penulis adalah anggota Revo writer

 

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Smart Teen lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Menunggak 3 Tahun, Dua Santri Yatim ini Tidak Bisa Ikut Ujian, Ayo Bantu..!!

Menunggak 3 Tahun, Dua Santri Yatim ini Tidak Bisa Ikut Ujian, Ayo Bantu..!!

Bercita-cita ngin jadi Dai hafiz Quran, Gasyim & Julaibib tak bisa ikut Ujian Nasional karena menunggak biaya selama 3 tahun (Rp 32 juta). Sang ibu tidak bekerja krn uzur sakit-sakitan....

Nafisa Zahra, Bayi 9 Bulan ini Menderita Kanker Pembuluh Darah. Ayo Bantu..!!!

Nafisa Zahra, Bayi 9 Bulan ini Menderita Kanker Pembuluh Darah. Ayo Bantu..!!!

Baru berusia 9 bulan, bayi ini diuji dengan penyakit Kanker Pembuluh Darah. Kedua pipinya tumbuh dua benjolan sebesar kepal tangan orang dewasa. Ia harus segera dioperasi dan minum susu khusus...

Pasaribu: Disabilitas Kaki yang Ahli Ibadah ini Jadi Incaran Misionaris. Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Pasaribu: Disabilitas Kaki yang Ahli Ibadah ini Jadi Incaran Misionaris. Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Hidup dengan satu kaki, pria asal Sibolga Tapanuli ini tak kenal putus asa. Setelah kakinya diamputasi karena tertabrak truk, ia justru makin rajin beribadah di masjid. Pria Batak ini butuh bantuan...

Ismail Abdurrahman: Anak Aktivis Dakwah Opname di RS PKU Solo. Ayo Bantu..!!

Ismail Abdurrahman: Anak Aktivis Dakwah Opname di RS PKU Solo. Ayo Bantu..!!

Musibah muntaber tak henti-hentinya menimpa Ismail, anak aktivis dakwah Solo Raya. Sang ayah, Muhammad Arif adalah pekerja serabutan yang saat ini sedang mendapat ujian yang bertubi-tubi. ...

Sakit Stroke, Muallaf Mantan Hindu ini Hidup Sebatang Kara di Gubuk Lapuk. Ayo Bantu.!!

Sakit Stroke, Muallaf Mantan Hindu ini Hidup Sebatang Kara di Gubuk Lapuk. Ayo Bantu.!!

Nyaris sempurna ujian hidup muallaf Nyoman Kawi. Di usia senja, ia tak bisa mencari nafkah karena stroke telah mematikan separo tubuhnya. Hidup sebatang kara, ia tinggal di gubuk lapuk yang tidak...

Latest News
KPU yang Seharusnya Mikir

KPU yang Seharusnya Mikir

Kamis, 25 Apr 2019 19:01

Prabowo kepada Pendukungnya: Kita Jangan Lengah!

Prabowo kepada Pendukungnya: Kita Jangan Lengah!

Kamis, 25 Apr 2019 19:00

Kapal TNI Dilengkapi Cat Anti Deteksi Radar

Kapal TNI Dilengkapi Cat Anti Deteksi Radar

Kamis, 25 Apr 2019 18:37

Biro Kontra-Terorisme Israel Keluarkan Peringatan Perjalanan ke Sri Lanka

Biro Kontra-Terorisme Israel Keluarkan Peringatan Perjalanan ke Sri Lanka

Kamis, 25 Apr 2019 18:30

Rizal Ramli ke Mahfud MD: Status KPU seperti Boeing 737 MAX 8

Rizal Ramli ke Mahfud MD: Status KPU seperti Boeing 737 MAX 8

Kamis, 25 Apr 2019 18:01

Sedikitnya 11 Tentara Suriah Tewas dalam Serangan HTS di Barat Laut Hama

Sedikitnya 11 Tentara Suriah Tewas dalam Serangan HTS di Barat Laut Hama

Kamis, 25 Apr 2019 17:44

Said Didu Tak Ingin Mahfud MD Dimanfaatkan KPU

Said Didu Tak Ingin Mahfud MD Dimanfaatkan KPU

Kamis, 25 Apr 2019 17:01

Jokowi vs People Power

Jokowi vs People Power

Kamis, 25 Apr 2019 16:05

Bukan Perang tapi Banyak yang Mati

Bukan Perang tapi Banyak yang Mati

Kamis, 25 Apr 2019 16:01

3 Anggota Dewan Militer Sudan Mengundurkan Diri Setelah Mencapai Kesepakatan dengan Demonstran

3 Anggota Dewan Militer Sudan Mengundurkan Diri Setelah Mencapai Kesepakatan dengan Demonstran

Kamis, 25 Apr 2019 15:15

AS Dukung Jenderal Pemberontak Khalifa Haftar Serang ibukota Libya Tripoli

AS Dukung Jenderal Pemberontak Khalifa Haftar Serang ibukota Libya Tripoli

Kamis, 25 Apr 2019 14:30

Tersangka KPK Ancam Bongkar Dana Pilpres jika Tidak Dilindungi

Tersangka KPK Ancam Bongkar Dana Pilpres jika Tidak Dilindungi

Kamis, 25 Apr 2019 13:53

Sri Lanka Kerahkan Ribuan Tentara untuk Bantu Polisi Buru Tersangka Pelaku Bom Paskah

Sri Lanka Kerahkan Ribuan Tentara untuk Bantu Polisi Buru Tersangka Pelaku Bom Paskah

Kamis, 25 Apr 2019 13:45

Penyelenggara Pemilu Bekerjalah Secara Profesional

Penyelenggara Pemilu Bekerjalah Secara Profesional

Kamis, 25 Apr 2019 13:44

Aa Gym: Curang Bikin Hidup Tidak Tenang

Aa Gym: Curang Bikin Hidup Tidak Tenang

Kamis, 25 Apr 2019 13:15

Pemilu Berjalan Lancar. Said: Anda Waras?

Pemilu Berjalan Lancar. Said: Anda Waras?

Kamis, 25 Apr 2019 12:53

Lima Alasan Mengapa Jokowi Sudah Pasti Kalah

Lima Alasan Mengapa Jokowi Sudah Pasti Kalah

Kamis, 25 Apr 2019 12:26

Bukan Human Error, tapi Tuman Error

Bukan Human Error, tapi Tuman Error

Kamis, 25 Apr 2019 11:53

Dua Orang Ini Sindir Bengkaknya Suara

Dua Orang Ini Sindir Bengkaknya Suara

Kamis, 25 Apr 2019 10:53

Stop Hina Prabowo!

Stop Hina Prabowo!

Kamis, 25 Apr 2019 10:39


Gamis Syari Cantik Murah Terbaru

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X

Senin, 22/04/2019 17:32

Ancaman Berbuat Curang