Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
4.274 views

Dilan dan Ghouta, Saat Penguasa Sibuk dengan Roman Picisan

Oleh : Andi Haerani, S.Pd*

Sedihmu.. Sedihku juga
Lukamu.. Lukaku juga
Perihmu.. Perihku juga
Karena kita bersaudara 
Di manapun engkau berada 

Dunia Islam meradang.
Tapi penguasa hanya mengutuk dalam ucapan.
Ya Allah, Ghoutaku sayang Ghoutaku malang. 

Negeri paling subur kembali jadi korban rezim Bassar Assad laknatullah.

Muslim Ghouta tak hanya terusik tapi hendak terusir.

Di bumi Ghouta, bukan air hujan yang mengundang banjir.
Melainkan darah para syuhada yang terus mengalir.

Bukan gelegar petir dan guntur yang mengundang ketakutan.
Tapi dentuman bom dari pesawat tempur runtuhkan setiap bangunan.
Hingga warga sipil  tewas seketika.

Anak-anak tak berdosa pun jadi tumbal kekejaman mereka. Ya Allah laknatlah Bassar Assad dan para pendukungnya.

520 orang tewas. Mereka adalah saudara kami. Ratusan nyawa  itu telah terbunuh. Selebihnya, ribuan orang memar, lebam, cacat, buntung, kepala pecah,  sesak nafas hingga tersengal-sengal dan luka-luka lain yang tak terhitung. Mereka terus menjerit inginkan pertolongan.

Kondisi perih semakin mengiris hati saat tahu di sana tak ada makanan apalagi minuman.
Hanya gumpalan asap dan debu mengganjal paru-paru penambah derita. 
Antara satu dan yang lain saling melindungi sanak keluarga namun apa daya mereka hanya mampu berlari, mencari tempat bersembunyi. Tak ada kuasa mereka melawan dengan senjata.

Kepada siapa mereka berharap?
Jerit tangisnya selalu menunggu uluran tangan penguasa Muslim menyelamatkan.

Kerahkan para militer wahai penguasa muslim! Itu tanda kepada rezim Bassar Assad engkau menentang.
Itu tanda bahwa kalian berpihak pada kami, membela dan ikut berjuang.

Tapi tidak! Di negeri kita ini, saat Ghouta berduka penguasa justru sibuk dengan cinta Dilan. Bapernya penguasa negeri ini lebih  condong kepada cinta Dilan dibanding harus pedulikan derita Ghouta.

Padahal cinta Dilan juga adalah salah satu problematika negeri ini. Remaja  baper, tapi bukan pada tempatnya. Terlena dengan romantisme cinta yang tak seharusnya.

Sekiranya dalamnya cinta itu adalah untuk Ghouta. Kuyakin yang kini diam tak hendak membiarkan. Takkan santer opini bahwa itu urusan negara mereka. Ahh, nasionalisme berhasil meretas ukhuwah kita.

Berhentilah pikirkan cinta Dilan. Kita sedang berduka.
Bayangkan mereka yang tewas dan menderita  adalah saudara kita, yang lebih kental ikatannya dari ikatan keluarga.

Jadi, untuk kebebasan Ghouta harus berharap kepada siapa?
PBB? Ia tidak berdaya karena keberadaannya di bawah kaki negara adi daya. Beranikah mereka menentang majikan AS dan Rusia? Tidak akan!

Mustahil memang menunggu lelaki pemimpin bersahaja penuh wibawa, lagi tangkas selayaknya Khalifah Mu'tasim Billah di era now. Lelaki yang berani mengerahkan puluhan ribu pasukannya untuk melindungi kehormatan seorang muslimah. Lelaki yang sanggup menggetarkan musuh seketika, hingga kota Amuriya tunduk dan takluk saat itu juga.

Tanpa sebuah institusi negara yang diikat oleh ikatan akidah Islam,  derita Ghouta tak lebih dari retorika kosong tentang kebebasan dan kemerdekaan. Jauh harapan jika mengharap semata kepada penguasa yang ada saat ini ataupun kepada PBB.

Kita butuh institusi yang menjadi pemersatu atas seluruh negeri-negeri Muslim. Institusi negara yang menerapkan Islam secara kaffah serta bertanggung jawab penuh melindungi dan menjaga kehormatan seluruh umat di bawah naungannya hingga terwujudlah Islam sebagai Rahmatan Lil'alamin. Institusi itu adalah institusi yang dijanjikan dan selayaknya kita perjuangkan.

ثُمّ تَكُوْنُ خِلاَفَةً عَلَى مِنْهَاجِ النُّبُوَّةِ
Kemudian akan datang kembali masa Khilafah yang mengikuti metode kenabian (HR Ahmad). 

Ya...inilah yang sungguh harus diperjuangkan. Bukan cinta ala roman picisan versi Milea dan Dilan. Ghouta, cinta ini sungguh patut dialamatkan. Wallahu alam. (rf/voa-islam.com)

Ilustrasi: Google

*Penulis adalah anggota Revo writer

 

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Smart Teen lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Sopir Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Magelang Digerogoti Tumor Usus. Ayo Bantu..!!

Sopir Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Magelang Digerogoti Tumor Usus. Ayo Bantu..!!

Mantan preman yang jadi sopir pesantren ini tak bisa lagi mengantar jemput santri, para guru dan ustadz pesantren. Menderita tumor usus stadium 4, ia butuh biaya transport dan obat-obatan kemoterapi....

Terancam Roboh, Mushalla Al-Fatihah Butuh Renovasi Total. Ayo Bantu Sedekah Jariyah.!!!

Terancam Roboh, Mushalla Al-Fatihah Butuh Renovasi Total. Ayo Bantu Sedekah Jariyah.!!!

Kondisi mushalla di pelosok Tasikmalaya ini sangat memprihatinkan, reyot dan tidak layak. Dihantam longsor, rusakanya semakin parah dan terancam roboh. Dibutuhkan dana 55 juta rupiah untuk renovasi...

Kecelakaan Parah, Yatim Santri Tahfizh Qur’an ini Patah Kaki. Ayo Bantu..!!

Kecelakaan Parah, Yatim Santri Tahfizh Qur’an ini Patah Kaki. Ayo Bantu..!!

Sudah 10 hari Maymunah terbaring menahan perihnya patah tulang paha akibat kecelakaan. Ia harus menjalani pencangkokan dan pengobatan tulang selama 60 hari dengan biaya 9,6 juta. Ayo bantu.!!...

Farhan Syafero: Aktivis Dakwah Gugur Salah Tembak dalam Tragedi Berdarah Jakarta, Ayo Bantu.!!

Farhan Syafero: Aktivis Dakwah Gugur Salah Tembak dalam Tragedi Berdarah Jakarta, Ayo Bantu.!!

Aktivis dakwah ini gugur di bulan suci Ramadhan saat siaga menjaga markas FPI dan rumah Habib Rizieq. Jasadnya terkapar bersimbah darah dengan lubang peluru menembus dada hingga punggung....

Ditimpa Musibah Bertubi-tubi, Keluarga Muallaf Hidup Memprihatinkan, Ayo Bantu...!!!

Ditimpa Musibah Bertubi-tubi, Keluarga Muallaf Hidup Memprihatinkan, Ayo Bantu...!!!

Muallaf Evelyn harus berjuang keras menafkahi kelima anaknya, meski fisiknya rapuh mengidap kanker tiroid. Betapapun pahitnya hidup, ia tetap tegar mewujudkan mimpi anaknya yang hafal Al-Quran...

Latest News
Tokopedia dan Traveloka Garap Umrah, Biro Haji-Umrah PP Persis: Bisa Merusak Usaha Travel

Tokopedia dan Traveloka Garap Umrah, Biro Haji-Umrah PP Persis: Bisa Merusak Usaha Travel

Jum'at, 19 Jul 2019 09:34

Haedar Nashir: Pemberantasan Korupsi Bagian Amal Shaleh

Haedar Nashir: Pemberantasan Korupsi Bagian Amal Shaleh

Jum'at, 19 Jul 2019 08:17

Bisnis yang Membunuh

Bisnis yang Membunuh

Jum'at, 19 Jul 2019 07:32

Menakar Solusi Pendidikan Lewat Zonasi

Menakar Solusi Pendidikan Lewat Zonasi

Jum'at, 19 Jul 2019 07:20

Jaminan terhadap Kehormatan Perempuan

Jaminan terhadap Kehormatan Perempuan

Jum'at, 19 Jul 2019 06:40

Tanpa Iman, Ilmu Bukan untuk Amal

Tanpa Iman, Ilmu Bukan untuk Amal

Jum'at, 19 Jul 2019 05:45

Mardani: Pejabat Publik Mesti Berakhlak Baik dan Ikuti Aturan yang Berlaku

Mardani: Pejabat Publik Mesti Berakhlak Baik dan Ikuti Aturan yang Berlaku

Jum'at, 19 Jul 2019 04:46

Gegara Salah Ketik ‘Posisi’, Prabowo Tak Jadi Oposisi

Gegara Salah Ketik ‘Posisi’, Prabowo Tak Jadi Oposisi

Jum'at, 19 Jul 2019 03:49

Sepele Makanan

Sepele Makanan

Jum'at, 19 Jul 2019 02:37

Terlibat Bantai Muslim Rohingya, Kepala Militer Myanmar Dilarang Masuk ke AS

Terlibat Bantai Muslim Rohingya, Kepala Militer Myanmar Dilarang Masuk ke AS

Kamis, 18 Jul 2019 22:33

Dua Garis Biru dan Urgensi Pendidikan Seks

Dua Garis Biru dan Urgensi Pendidikan Seks

Kamis, 18 Jul 2019 22:26

Dehumanisasi Warga Suriah Mirip dengan Kampanye Genosida Muslim Bosnia

Dehumanisasi Warga Suriah Mirip dengan Kampanye Genosida Muslim Bosnia

Kamis, 18 Jul 2019 21:18

Kelompok Bersenjata Culik Anggota Parlemen Libya di Benghazi

Kelompok Bersenjata Culik Anggota Parlemen Libya di Benghazi

Kamis, 18 Jul 2019 20:26

Mantan PM Pakistan Ditangkap atas Tuduhan Korupsi

Mantan PM Pakistan Ditangkap atas Tuduhan Korupsi

Kamis, 18 Jul 2019 20:17

Wow! 21.000 Orang dari 162 Negara Mendaftar dalam Lomba Hapalan Al-Qur'an dan Adzan di Arab Saudi

Wow! 21.000 Orang dari 162 Negara Mendaftar dalam Lomba Hapalan Al-Qur'an dan Adzan di Arab Saudi

Kamis, 18 Jul 2019 20:15

Ini Poin-poin Penting Hasil Rakornas Bidang Infokom MUI 2019

Ini Poin-poin Penting Hasil Rakornas Bidang Infokom MUI 2019

Kamis, 18 Jul 2019 19:53

Pejuang Islamic State Penggal 4 Orang Mata-mata Pasukan Keamanan di Sinai Utara

Pejuang Islamic State Penggal 4 Orang Mata-mata Pasukan Keamanan di Sinai Utara

Kamis, 18 Jul 2019 19:15

Rusia Terjunkan Pasukan Khusus ke Idlib untuk Bantu Rezim Assad Rebut Benteng Terakhir Oposisi

Rusia Terjunkan Pasukan Khusus ke Idlib untuk Bantu Rezim Assad Rebut Benteng Terakhir Oposisi

Kamis, 18 Jul 2019 18:15

Pemimpin Senior Hamas Sebut Hubungan Mereka dengan Rezim Suriah Telah Putus Sejak 2012

Pemimpin Senior Hamas Sebut Hubungan Mereka dengan Rezim Suriah Telah Putus Sejak 2012

Kamis, 18 Jul 2019 17:15

Gerakan Bersenjata di Sudan: Deklarasi Politik Tidak Akan Mencapai Perdamaian

Gerakan Bersenjata di Sudan: Deklarasi Politik Tidak Akan Mencapai Perdamaian

Kamis, 18 Jul 2019 16:15


Gamis Syari Cantik Murah Terbaru

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X