Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
2.966 views

The Twin Heart 10: Sahabat Cilik Pembuka Pandora

Assalamu'alaikum semua,

Indonesia terguncang, terlebih Surabaya. Ada teror bom susul-menyusul. Dikaitkan dengan cerita bersambung antara Dave dan Sharon, dakwah memang seharusnya tanpa kekerasan. 

Bagaimanapun, PR umat ini masih banyak. Permainan stigma, disudutkan dan menjadi kambing hitam, ketakberdayaan saat dilecehkan, kemunduran di segala lapis kehidupan, dan sebagainya. 

Saat kebenaran susah disuarakan, jeratan UU ini dan itu sudah disiapkan untuk pembungkaman, maka waktunyalah sastra yang berbicara. Semoga tulisan sederhana ini bisa sedikit membuka pemahaman akan situasi yang sedang kita hadapi. Wallahu alam.

Anyway, selamat membaca ya :)

Salam

-------------

The Twin Heart - Bagian 10

Tentang Kamu, Sahabat Cilik Pembuka Pandora

Oleh: Ria Fariana

Dave memberanikan diri untuk menawarkan wawancara pada Umar dan ibunya. Ternyata mereka menyanggupi dan mempersilahkan Dave untuk menemui ayah Umar. Sore itu, ketika Umar dijemput ibunya setelah asyik main ayunan di taman kota, Dave berkenalan juga dengan ayahnya. Seorang kandidat doktor yang sedang menyelesaikan S3-nya di Amerika.

“Dunia tak bisa menutup mata bahwa perubahan harus terjadi. Kapitalisme dan komunisme terbukti tak bisa menyelesaikan permasalahan manusia,” Mr. Abas, ayah Umar memulai pembicaraan wawancara itu.

“Apakah perubahan itu harus dengan kekerasan?”

“Sebaliknya. Perubahan itu harus ditempuh dengan TANPA kekerasan. Karena itulah yang diajarkan oleh Islam. Percuma, meraih cita-cita dengan kekerasan sementara masyarakat tidak paham mengapa harus ada perubahan. Upaya memahamkan masyarakat inilah yang jadi sasaran. Jadi meskipun parlemen Amerika marak oleh mereka yang mengatasnamakan wakil dari kaum muslimin, tapi kami memilih untuk berjuang extra parlemen. Kami tidak akan terpedaya ikut pola main mereka di system sekuler.”

“Tapi tetap ada juga kan kaum muslimin yang mengupayakan tegaknya system Islam, Khilafah dengan cara kekerasan. Karena itulah perang melawan terorisme digencarkan oleh dunia.”

“Terorisme kan hanya permainan stigma. Genderang perang ini kan dengan jelas ditabuh ketika pengeboman WTC 14 tahun lalu. Toh, tak ada bukti yang menunjukkan bahwa pelaku di baliknya adalah muslim. Sebaliknya, sangat aneh ketika Amerika dengan teknologi pengamanan canggihnya sedemikian rupa bisa kebobolan. Dan yang lebih aneh lagi, WTC adalah pusat aktifitas mayoritas keturunan Yahudi. Tapi mengapa tak ada satu pun dari mereka ada di dalam gedung itu pada tanggal tersebut? Dan banyak sekali fakta-fakta tak terbantah seputar 11 September yang ganjil itu tapi sengaja dibungkam oleh pemerintah AS. Media harusnya adil dalam hal ini!”

“Dunia sudah terbuka matanya bahwa semua kejadian tragis dan keji akibat bom, tidaklah lepas dari konspirasi. Yang dijadikan umpan memang umat Islam, paling tidak nama-nama Arab yang notabene Islam dijadikan kambing hitam. Tapi siapa yang melempar umpan ini? Rekayasa global tak bisa dipungkiri ada di balik semua peristiwa ini.

Dave merekam semua wawancara itu dengan teliti.

“Satu lagi, anda tidak takut dengan semua pernyataan dalam wawancara ini untuk diekspos dalam majalah kampus?”

“Kenapa harus takut? Topik ini sudah menjadi wacana umum. Mau tidak mau dunia harus mengakui bahwa saatnyalah menoleh pada Islam sebagai solusi. Naif sekali permasalahan dunia yang sedemikian kompleks diserahkan pada akal manusia yang serba terbatas.”

Dua minggu berikutnya, majalah sekolah yang berisi laporan esklusif tentang perkembangan Islam di Asia Tenggara menjadi berita hangat. Dan kondisi lebih heboh lagi ketika membaca rubrik wawancara dengan kandidat doktor dari Indonesia yang menjadi mahasiswa di Universitas terkemuka Amerika.

Ada juga rubrik penjabaran fakta bahwa di balik islam sebagai ideology, ternyata masih banyak muslim yang tak mau tahu dengan perkembangan agamanya. Mereka ini, mahasiswa-mahasiswi muslim yang mengisi kolom opini. Bahkan ada yang tak peduli sama sekali dengan keislamannya. Mereka sama sekali tak tahu apa itu islam sebagai ideology, istilah syari’ah dan khilafah apalagi. Kewajiban sholat lima waktu pun dengan terang-terangan mereka menyatakan tak melakukannya lagi. Bahkan mereka ikut mengajukan sekularisme sebagai solusi untuk dianut individu-individu muslim sekaligus dijadikan system di negeri-negeri Islam.

Di pihak lain, sejumlah mahasiswa dan mahasiswi muslim yang merupakan  aktifis dakwah dari banyak pergerakan, juga diberi kolom rubrik opini yang sama. Meski mereka berbeda wadah tapi satu tujuan, berusaha mengembalikan kehidupan Islam. Suasana ukhuwah mereka begitu kental. Kegiatan mereka juga cukup marak. Mulai dari penyebaran bulletin yang berisi ide-ide Islam dan penyikapan masalah yang sedang menimpa Amerika dan dunia, seminar-seminar publik dengan mendatangkan para pakar di bidangnya, menawarkan solusi Islam yang jauh lebih mujarab daripada kapitalisme yang sekarat, mengontak tokoh-tokoh kampus seperti dosen, dekan, dan para rektor, orasi di depan fakultas masing-masing, hingga pendekatan personal yang dilakukan dengan cukup terorganisir cukup menyita beberapa halaman majalah kampus edisi spesial itu.

            Meski prediksi berdirinya khilafah tahun 2020 yang dilansir NIC sudah beredar sejak tahun 2004, tapi reportase majalah kampus ini seperti bara yang menyengat kesadaran warga kampus khususnya dan Amerika umumnya. Reaksi bermunculan. Ayah Umar, Mr. Abas menjadi laris diundang seminar-seminar membahas tentang semakin dekatnya waktu prediksi itu. Di sisi lain, kelompok mahasiswa non muslim beraliran radikal melakukan intimidasi terhadap teman-temannya yang muslim. Ada katakutan bahwa temannya itu adalah salah satu yang akan menyebarkan ide khilafah ke tengah masyarakat Amerika.

            Tanggapan pun beragam. Ketika ada yang antipati dengan ide khilafah, banyak juga yang penasaran dan semakin mencari tahu apa dan bagaimananya ide ini. Bahkan lagu-lagu SOA (Soldiers of Allah) yang sudah ada sejak tahun 2002 dan sempat vakum karena incaran CIA terhadap isinya yang menghentak, kembali marak.

            Sosok Dave dan Sharon juga tak lepas dari sorotan. Kedua orang inilah pencetus tema kontroversi untuk majalah kampus. Mereka berdua sempat dipanggil oleh dekan berkaitan dengan kasus ini. Tapi sorotan publik jauh lebih kuat sehingga pihak kampus tak bisa apa-apa. Bahkan surat kabar sekaliber Herald Tribune dan Washington Post mulai melirik kedua sosok ini untuk menjadi reporternya. Meski tak bisa dipungkiri banyak yang mencurigai kedua sosok ini sebagai bagian dari mereka yang berusaha menggulirkan ide khilafah untuk eksist.

            Reaksi masyarakat, bukan hanya terbatas pada kampus, membuat Dave sempat shock. Ia yang tak menyukai publisitas merasa terganggu privacinya dengan semua ketenaran mendadak ini. Ia pun memutuskan untuk mengambil cuti kuliah dan pergi ke sebuah daerah yang sepi, sendiri.

            Tapi ketenangan itu tak berlangsung lama.

“Dave, cepat pulang. Umar diculik!” Sharon meneleponnya.

Tanpa menunggu, Dave segera membatalkan liburannya dan kembali ke kota.

Rumah Umar yang ditujunya. Rumah itu tak pernah sepi dari orang-orang yang ingin menimba ilmu dari Mr. Abas, seperti biasanya. Kebetulan sosok yang akhir-akhir ini semakin sibuk itu, ada di rumah. Ia masih tetap ramah meski shock itu tak bisa disembunyikan dari wajahnya.

“Apa yang terjadi?”

“Umar bermain di taman seperti biasanya. Ketika ibunya mau menjemput, ia tak ada di sana. Ini hal yang tak biasa karena Umar selalu pamit kalau mau pergi ke mana pun. Dan ia tak pernah mengingkari janji. Ia berjanji pada umminya untuk menunggu di ayunan taman bermain itu.”

“Lalu?”

“Kami langsung tahu ada yang tak beres dan segera lapor polisi. Tapi mereka tidak bisa memproses sebelum 1 x 24 jam. Dan itu sudah sangat terlambat. Penculik Umar punya banyak waktu untuk melarikan diri.”

Dave terdiam. Ada rasa bersalah merambati hatinya. Andai tak ada reportase wawancara itu, pasti Umar, sahabat kecilnya itu baik-baik saja. Andai ia tak mencetuskan ide untuk menguak prediksi NIC, pasti semua ini tak akan terjadi. Dave tahu, rasa bersalah ini tak kan hilang sampai ia menemukan sahabat kecilnya itu dalam kondisi hidup. Rahang Dave gemeletuk, masalah hilangnya Umar menjadi masalahnya juga.

“Jangan khawatir, saya akan mencari Umar sampai ketemu. Bahkan bila pun nyawa saya taruhannya, saya akan berikan,” Dave menggenggam tangan ayah Umar erat-erat.

“Sampaikan pada Ummu Umar, saya akan menemukan putranya.”

            Dave segera pulang ke apartemen. Tekadnya kuat untuk menemukan Umar. Meski di kepalanya sama sekali masih belum terbayang bagaimana caranya menemukan sahabat kecilnya itu. Dinyalakannya komputer yang secara otomatis terhubung ke internet. Langkah awal yang bisa dilakukannya untuk saat ini.

            Ditelusurinya satu demi satu website tentang penculikan anak. Modus operandinya, pelakunya, hingga organisasi-organisasi yang mungkin melakukannya. Tap! Kenapa worldhelp muncul di search engine internet? Organisasi yang begitu dikenalnya. Di sanalah ia dibesarkan. Sebagai yatim piatu, katanya. Dibacanya baris demi baris yang menghubungkan worldhelp dengan dugaan penculikan anak.

            Tsunami? Aceh? Jantung Dave berdetak dengan kencang, sangat kencang. Rasa penasarannya begitu kuat hingga sempat terlupakan maksud awal browsing tadi. Worldhelp seperti dikutip salah satu situs dinyatakan melarikan dengan illegal anak-anak Aceh korban tsunami dengan dalih memberi pertolongan. Dicetaknya beberapa artikel tentang wordhelp.

            Kembali difokuskannnya konsentrasinya pada penculikan anak. Beberapa kemungkinan itu muncul, tapi ia sama sekali tak tahu harus mulai melangkah mencari Umar di mana.

Sharon, aku mengundurkan diri dari kepengurusan majalah kampus. Kuliahku pun kutunda dulu. Aku tak bisa hidup tenang sebelum Umar ditemukan.

Dikirimnya sms via internet itu untuk Sharon.

            Dikemasnya beberapa buah bajunya dan keperluan untuk pergi jauh. Dipandangnya foto Umar dengan Umminya yang sempat diabadikannya dengan kamera digital di satu sore. Aku akan menemukanmu, sahabat kecilku, tekad Dave. Dan Ummi, maafkan aku yang pasti membuatmu bersedih karena terpisah dengan putramu yang cerdas, batin Dave kelu. Aku berjanji akan menemukannya, hidup-hidup. Lalu dimasukkannya foto itu ke dalam tas ranselnya. Setelah semua selesai, dikuncinya pintu apartemen setelah sebelumnya meninggalkan pesan untuk Mike bila sesekali ia mampir.

“Sharon!” Dave berseru kaget ketika berbalik didapatinya Sharon di sana.

“Aku ikut.”

Are you kidding? Ini bukan main-main.”

“Tak ada main-main untuk kasus penculikan Dave. Wawancara itu kita berdua yang mengerjakan dan menyuntingnya. Aku pun bertanggung jawab atas hilangnya Umar.”

“Sharon, kamu tak mengerti. Masalah ini…”

“Aku tahu Dave. Masalah ini bukan murni kriminal penculikan biasa yang nantinya minta tebusan,” Sharon memotong kalimat Dave.

“Bagaimana kamu bisa tahu?”

Tak segera menjawab, ada binar di mata Sharon. Antara kecerdasan, keriangan dan keinginan menggoda Dave lengkap ada di sana. Dan Dave, sekali lagi, harus meredakan debur jantungnya yang mulai tak beraturan lagi. 

#Bersambung Senin yaaa...tetaplah setia karena saya juga setia nyambungin cerita demi kamu semua ^_^

Link sebelumnya: http://www.voa-islam.com/read/smart-teen/2018/05/10/57825/the-twin-heart-9-tentang-kamu-penyulut-rindu/#sthash.UoLtOacD.dpbs

Ilustrasi: Google

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Smart Teen lainnya:

+Pasang iklan

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Pusat Jam Tangan Impor Murah

Tampil cantik dan keren dengan jam tangan impor pilihan. Tersedia koleksi ribuan jam tangan untuk pria dan wanita, harga dijamin murah.
http://timitime.asia

Infaq Dakwah Center

Sudah Satu Bulan Mushalla Kasinoman ini Hancur Diterjang Gempa. Ayo Bantu.!!

Sudah Satu Bulan Mushalla Kasinoman ini Hancur Diterjang Gempa. Ayo Bantu.!!

Sudah 30 hari mushalla korban gempa ini hancur dan belum dibangun lagi. Ramadhan akan tiba, mushalla ini sangat dibutuhkan. Ayo bantu sedekah jariyah, pahala terus mengalir tak terbatas umur....

Ustadz Purnomo, Dai Pinggiran Butuh Sanitasi MCK di Semanggi Solo. Ayo Bantu.!!

Ustadz Purnomo, Dai Pinggiran Butuh Sanitasi MCK di Semanggi Solo. Ayo Bantu.!!

Dai yang aktif berdakwah melawan pemurtadan misionaris ini tinggal di rumah sederhana tanpa kamar mandi mck. Sang istri yang berhijab kesulitan, setiap mandi, buang air dan buang hajat harus...

Rumah Anak Yatim Cikarang ini Sering Roboh, Ayo Bantu Renovasi..!!

Rumah Anak Yatim Cikarang ini Sering Roboh, Ayo Bantu Renovasi..!!

Di usia senja, Bu Janih bersama 5 anak yatimnya tinggal di rumah rombeng yang kumuh, lapuk dan sering roboh. Upah sebagai buruh cuci serabutan pun tak menentu sehingga tidak bisa memasak nasi...

Santri Korban Tabrak Ini Remuk Telapak Tangannya. Ayo Bantu Biaya Operasi!

Santri Korban Tabrak Ini Remuk Telapak Tangannya. Ayo Bantu Biaya Operasi!

Sudah 23 hari tangan Ramdani remuk dalam insiden tabrak lari. Ia harus segera dioperasi supaya patahan tulang tidak berantakan dan dagingnya tidak membusuk. Butuh dana puluhan juta untuk operasi....

WAKAF MOTOR DAKWAH: Relawan IDC Serahkan Sepeda Motor untuk Dai Lereng Gunung Lawu

WAKAF MOTOR DAKWAH: Relawan IDC Serahkan Sepeda Motor untuk Dai Lereng Gunung Lawu

Relawan IDC Solo Raya menyerahkan wakaf sepeda motor kepada Ustadz Sriyono untuk menunjang aktifitas dakwah di tempat-tempat terpencil yang sulit dijangkau di lereng Gunung Lawu...

Latest News
Aktivis Oposisi Saudi Klaim Mohamed Bin Salman Tertembak dan erluka dalam Insiden April Lalu

Aktivis Oposisi Saudi Klaim Mohamed Bin Salman Tertembak dan erluka dalam Insiden April Lalu

Senin, 28 May 2018 15:30

Bertemu dengan Aung San Suu Kyi, Din Syamsuddin Sindir Soal Rohingya

Bertemu dengan Aung San Suu Kyi, Din Syamsuddin Sindir Soal Rohingya

Senin, 28 May 2018 15:18

[VIDEO] Tolak Rekomendasi 200 Penceramah, Dewan Dakwah Usul Kode Etik

[VIDEO] Tolak Rekomendasi 200 Penceramah, Dewan Dakwah Usul Kode Etik

Senin, 28 May 2018 14:59

Kementerian Pertahanan Rusia Akui 4 Prajuritnya Tewas dalam Serangan Oposisi di Deir Al-Zor

Kementerian Pertahanan Rusia Akui 4 Prajuritnya Tewas dalam Serangan Oposisi di Deir Al-Zor

Senin, 28 May 2018 14:30

Demo Partai Anti Islam Jerman Kecam Bintang Sepak Bola Mesut Ozil

Demo Partai Anti Islam Jerman Kecam Bintang Sepak Bola Mesut Ozil

Senin, 28 May 2018 13:55

Negara Bagian Louisiana AS Batalkan Kontrak dengan Perusahaan yang Boikot Israel

Negara Bagian Louisiana AS Batalkan Kontrak dengan Perusahaan yang Boikot Israel

Senin, 28 May 2018 13:43

Tiga Warga Gaza Selatan Tewas oleh Serangan Bom Israel

Tiga Warga Gaza Selatan Tewas oleh Serangan Bom Israel

Senin, 28 May 2018 13:40

Warga Gaza Berusaha Terobos Blokade Laut Israel

Warga Gaza Berusaha Terobos Blokade Laut Israel

Senin, 28 May 2018 13:07

Gaji Megawati di BPIP Kalahkan Gaji Presiden, Ketua DPR, MPR, BPK, dan DPA

Gaji Megawati di BPIP Kalahkan Gaji Presiden, Ketua DPR, MPR, BPK, dan DPA

Senin, 28 May 2018 11:28

Taushiyah Tarawih Jangan Rutin Setiap Hari

Taushiyah Tarawih Jangan Rutin Setiap Hari

Senin, 28 May 2018 09:58

Mardani: Malaysia Potong Gaji Menteri, Indonesia Gaji Seorang Pejabat 'Pancasila' Rp 1,3 M Per Tahun

Mardani: Malaysia Potong Gaji Menteri, Indonesia Gaji Seorang Pejabat 'Pancasila' Rp 1,3 M Per Tahun

Senin, 28 May 2018 09:50

Inilah 5 Hal yang Harus Diwaspadai di Balik Serunya Bukber

Inilah 5 Hal yang Harus Diwaspadai di Balik Serunya Bukber

Senin, 28 May 2018 00:20

[VIDEO] MUI: Sibuk Dukung Mendukung Calon Presiden, Lupa Persoalan Bangsa, Lupa Hutang Negara

[VIDEO] MUI: Sibuk Dukung Mendukung Calon Presiden, Lupa Persoalan Bangsa, Lupa Hutang Negara

Ahad, 27 May 2018 20:39

Merawat Indonesia dengan Dakwah Rahmatan lil 'Alamin

Merawat Indonesia dengan Dakwah Rahmatan lil 'Alamin

Ahad, 27 May 2018 20:35

E-KTP Sumsel Berserakan di Jalanan Bogor, Mardani: Masyarakat Bisa Curiga Ada Motif Pilkada Serentak

E-KTP Sumsel Berserakan di Jalanan Bogor, Mardani: Masyarakat Bisa Curiga Ada Motif Pilkada Serentak

Ahad, 27 May 2018 20:22

Ikuti Baksos Gratis Cek Kesehatan, USG dan Hapus Tato di Az Zikra

Ikuti Baksos Gratis Cek Kesehatan, USG dan Hapus Tato di Az Zikra

Ahad, 27 May 2018 19:07

Video Hot Interview (2): Lagu #2019GantiPresiden Pesanan Partai Politik & Plagiat ?

Video Hot Interview (2): Lagu #2019GantiPresiden Pesanan Partai Politik & Plagiat ?

Ahad, 27 May 2018 17:22

Interview Zaki (2): Terungkap, Dalam 2 jam Facebook Langsung Blokir Film 'Cadar'

Interview Zaki (2): Terungkap, Dalam 2 jam Facebook Langsung Blokir Film 'Cadar'

Ahad, 27 May 2018 16:04

Polisi di Baghdis Afghanistan Jual Senjata dan Peralatan Militer ke Jihadis

Polisi di Baghdis Afghanistan Jual Senjata dan Peralatan Militer ke Jihadis

Ahad, 27 May 2018 11:15

Mesir Blokir YouTube Selama Sebulan Karena Video Anti-Islam

Mesir Blokir YouTube Selama Sebulan Karena Video Anti-Islam

Ahad, 27 May 2018 10:15


Reseller tas batam

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X