Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
5.477 views

Suara Pemuda Dibungkam (Lagi)

Oleh: Sartinah (Pemerhati Muslimah Moramo)

Berdasarkan survei yang dilakukan oleh Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), bahwa sejumlah perguruan tinggi negeri terindikasi sebagai tempat berkembangnya bibit-bibit radikalisme.

Adapun perguruan tinggi tersebut antara lain, Universitas Indonesia (UI), Institut Pertanian Bogor (IPB), Institut Teknologi Bandung (ITB), Universitas Airlangga (UNAIR), dan Universitas Diponegoro (UNDIP), Universits Brawijaya (UB), dan Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), (merdeka.com, 31/5/2018).

Menyikapi rilis Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) soal radikalisme di lingkungan kampus, Wakil ketua MPR Muhaimin Iskandar menghimbau para rektor untuk 'mengambil alih' masjid dan mushala kampus. Bahkan pendaftaran mahasiswa baru pun kini diperketat, dengan dikeluarkannya kebijakan pendataan nomor ponsel dan akun media sosial bagi mahasiswa baru oleh Menristek Dikti, M. Nasir.

Seperti dilansir detiknews, Komandan Seskoal Laksda TNI Amarulla Octavian meminta mahasiswa Indonesia menjadi pemimpin perubahan guna mengantisipasi perpecahan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Dia juga meminta mahasiswa berani bergerak untuk melawan radikalisme di Indonesia (detiknews, 18/9/2018).

Kejumawaan penguasa melalui Menristek Dikti seolah tak bisa ditutupi lagi, hingga mengeluarkan jurus mabuk untuk melibas setiap gerakan yang dianggap akan membahayakan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Setelah melibas ormas HTI, membuat sertifikasi ulama, lantas mengurus volume masjid, kini kampus pun tak luput dari sasaran.

Jurus mabuk yang dialamatkan pada siapa saja yang oleh penguasa dianggap berseberangan dengan kebijakan pemerintah, seolah membuktikan arogansi pemerintah sebagai pemegang kekuasaan. Bila kaum muslim khususnya para pemuda tak berani melawan arus kedzaliman rezim, bisa dipastikan kaum muslim akan tetap berada dibawah penjajahan atas nama demokrasi.

Kekhawatiran pemerintah terhadap hoax radikalisme kampus sesungguhnya tak berdasar. Isu radikalisme seolah sengaja digulirkan untuk membuat monsterisasi terhadap Islam dan ajarannya, terlebih di lingkungan kampus. Kampus sebagai wadah menimba ilmu dan membentuk jadi diri, tak seharusnya dikotori oleh hoax radikalisme.

Alih-alih membungkam radikalisme di kampus, sesungguhnya pemerintah dalam hal ini Menristek Dikti sedang menggunakan taktik tak berkelas untuk menjauhkan potensi kebangkitan berpikir Islam dikalangan pemuda atau mahasiswa. Kampus seolah menjadi sasaran empuk, karena kampus menjadi indikasi slah satu akan bangkitnya pemikiran Islam.

Dalam bermasyarakat, pemuda memiliki peran penting untuk merubah kondisi masyarakat, dan dapat berkontribusi langsung dalam pembangunan di masyarakat. Pemuda juga menjadi pendorong kemajuan aktifitas di masyarakat sesuai keilmuan dan wawasan yang dimiliki.

Pemuda adalah generasi penerus sebuah bangsa, masyarakat, dan keluarga. Pemuda selalu di identikkan sebagai pembawa perubahan baik dalam membangun bangsa, menegakkan keadilan, dan menolak kedzaliman. Dalam menentukan berhasil tidaknya perubahan di masyarakat juga tidak lepas dari tangan para pemuda yang berperan sebagai motor penggerak.

Pada dasarnya pemuda selalu menginginkan hal-hal baru, memiliki wawasan yang luas dan memiliki intelektual yang tinggi. Meski tak bisa dipungkiri tantangan bagi para pemuda saat ini lebih kompleks. Lemahnya sumber daya manusia menjadi kendala urgen, belum lagi bermunculannya berbagai isme modern seperti demokrasi, kapitalisme, liberalisme, sekulerisme, atheisme dan sebagainya, yang menggerogoti prinsip-prinsip keimanan secara perlahan namun pasti.

Islam mengindikasikan bahwa pemuda adalah sosok harapan kedua orang tua, bangsa dan agama. Pemuda juga sebagai pelopor terutama dalam sejarah Islam, baik di masa lampau maupun di masa depan. Di tangan pemuda, tanggung jawab untuk turut berkontribusi dalam perjuangan Islam tak terbantahkan, terlebih di belakang nama mereka tersemat kata 'muslim'.

Sebagai contoh, dalam sejarah perjuangannya Rasulullah SAW ketika menegakkan Islam mendapat dukungan kuat dari para pemuda arab saat itu. Dimana bimbingan dan pengarahannya langsung didapat dari Rasulullah SAW sendiri, dan  dikemudian hari para pemuda tersebut menjadi tokoh besar dalam sejarah Islam, seperti Ali bin Abi Thalib, Umar bin Khaththab, Abdullah bin Abas,  Khalid bin Walid, Muhammad Al-Fatih.

Kontribusi pemuda Islam pun sangat dibutuhkan dalam perjuangan menegakkan hukum-hukum Allah di muka bumi. Sebagaimana sudah difahami bahwa hukum Allah wajib diterapkan di bumi ini, tanpa memandang sesuai atau tidak sesuai dengan adat istiadat suatu bangsa, karena agama Islam adalah agama rahmatan lilÂ’alamin. Di samping sebagai penyambung kebenaran, pemuda harus menjadi generasi revolusioner, generasi militan, yang mampu melakukan perubahan secara fundamental.

Berada di garda terdepan untuk menggerakkan roda-roda dakwah, menghempaskan corong-corong  kebatilan dan melakukan otokritik demi perbaikan, juga menjadi aktifitas pemuda Islam yang rindu akan kejayaan Islam. Kemudian para pemuda juga senantiasa mengajak saudaranya untuk menapaki jalan keimanan, mengajak pada yang ma'ruf dan mencegah kemunkaran sebagai bukti kepedulian pada sesama.

Sebagaimana dijelaskan dalam sebuah hadits, ''Tidak sempurna Iman salah seorang diantara kalian sehingga Ia mencintai kebaikan bagi saudaranya sebagaimana Ia mencintai kebaikan bagi dirinya sendiri'' (HR Tirmidzi, No. 2515).

Demikian seharusnya peran pemuda yang selalu menjadi pelopor dalam perubahan masyarakat dan dalam perjuangan Islam. Perjuangan panjang yang butuh keberanian sekuat baja, demi terealisasinya hukum-hukum Allah di muka bumi.

Saatnya untuk bersatu dalam ukhuwah Islam dan menyongsong cahaya Islam yang mulai menampakkan sinarnya, meski dibayang-bayangi isu radikalisme yang mengobok-obok semangat keislaman dalam diri kaum muslim khususnya mahasiswa.  Wallahu a'lam bis-shawab. [syahid/voa-islam.com]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Smart Teen lainnya:

+Pasang iklan

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Pusat Jam Tangan Impor Murah

Tampil cantik dan keren dengan jam tangan impor pilihan. Tersedia koleksi ribuan jam tangan untuk pria dan wanita, harga dijamin murah.
http://timitime.asia

Bedah Rumah Markas Pengajian Ustadz Wahyudin Rampung 75 Persen, Biaya Kurang 14 Juta Rupiah, Ayo Bantu.!!

Bedah Rumah Markas Pengajian Ustadz Wahyudin Rampung 75 Persen, Biaya Kurang 14 Juta Rupiah, Ayo Bantu.!!

Pembangunan rumah korban banjir Tasikmalaya ini masih butuh dana 14 juta rupiah untuk. Rumah ini sangat dibutuhkan warga sekitar untuk menimba ilmu agama, ibadah, aqidah, tajwid, tahfizh, akhlaq...

[Program Infaq Cerdas] IDC Salurkan Beasiwa 6,3 Juta kepada Santri Muallaf di Pesantren

[Program Infaq Cerdas] IDC Salurkan Beasiwa 6,3 Juta kepada Santri Muallaf di Pesantren

Di dalam harta kita terdapat hak orang lain, maka wajib hukumnya bagi umat Islam untuk mengeluarkan zakat. Di dalam zakat itu ada senyum masa depan fakir miskin yatim dan dhuafa....

Ayo Dukung Reuni 212 Bela Islam, Tebar 10.000 Makanan & Minuman Siap Saji!

Ayo Dukung Reuni 212 Bela Islam, Tebar 10.000 Makanan & Minuman Siap Saji!

Reuni Akbar Mujahid 212 akan digelar di Monas, Jakarta Pusat. Relawan IDC yang sejak awal membersamai Aksi Bela Islam 212, insya Allah kembali turun ke gelanggang dengan menerjunkan Tim Medis...

Dukung Reuni 212 Bela Islam, Ayo Tebar 10.000 Makanan & Minuman Siap Saji!

Dukung Reuni 212 Bela Islam, Ayo Tebar 10.000 Makanan & Minuman Siap Saji!

Reuni Akbar Mujahid 212 akan digelar di Monas Jakarta Pusat. Relawan IDC yang sejak awal membersamai Aksi Bela Islam 212, insya Allah kembali turun ke gelanggang dengan menerjunkan Tim Medis...

Rumah Markas Pengajian Ustadz Wahyudin Robohhhh Diterjang Banjir. Ayo Bantu..!!!

Rumah Markas Pengajian Ustadz Wahyudin Robohhhh Diterjang Banjir. Ayo Bantu..!!!

Diterjang banjir bandang, rumah sekaligus markas pengajian Ustadz Wahyudin roboh. Taklim diliburkan, puluhan santri berduka. Dibutuhkan dana Rp 60 juta untuk membangunnya dengan tembok permanen....

Latest News
Sejumlah Wali Kota Protes Hasil Riset Setara Institute

Sejumlah Wali Kota Protes Hasil Riset Setara Institute

Jum'at, 14 Dec 2018 21:41

Erdogan: Saya Tahu Orang yang Berada Dibalik Pembunuhan Khashoggi

Erdogan: Saya Tahu Orang yang Berada Dibalik Pembunuhan Khashoggi

Jum'at, 14 Dec 2018 21:15

Istri Ambil Duit Suami Tanpa Sepengatuhannya

Istri Ambil Duit Suami Tanpa Sepengatuhannya

Jum'at, 14 Dec 2018 17:07

Kotak Suara dari Kardus, Apa yang Ada di Pikiran KPU dan Negara?

Kotak Suara dari Kardus, Apa yang Ada di Pikiran KPU dan Negara?

Jum'at, 14 Dec 2018 15:35

Politisi: Semakin Hari, Kubu Jokowi semakin Menunjukkan Sifat Aslinya

Politisi: Semakin Hari, Kubu Jokowi semakin Menunjukkan Sifat Aslinya

Jum'at, 14 Dec 2018 14:35

15.000 Pasukan Oposisi Suriah Siap Bergabung dalam Operasi Militer Turki Melawan YPG di Timur Efrat

15.000 Pasukan Oposisi Suriah Siap Bergabung dalam Operasi Militer Turki Melawan YPG di Timur Efrat

Jum'at, 14 Dec 2018 14:15

Pernyataan Moeldoko Dinilai Otoriter dan Miskin Empati

Pernyataan Moeldoko Dinilai Otoriter dan Miskin Empati

Jum'at, 14 Dec 2018 13:35

Bukan Rakyat yang Urusi Presiden

Bukan Rakyat yang Urusi Presiden

Jum'at, 14 Dec 2018 12:35

Keluhan Petani ke Cawapres 02

Keluhan Petani ke Cawapres 02

Jum'at, 14 Dec 2018 11:35

Paska Keliling Jatim, Andi Singgung Potong Leher

Paska Keliling Jatim, Andi Singgung Potong Leher

Jum'at, 14 Dec 2018 10:35

Aktris Israel-Amerika Terkenal Kecam Hukum Kontroversial Israel, Menyebutnya Sebagai Rasis

Aktris Israel-Amerika Terkenal Kecam Hukum Kontroversial Israel, Menyebutnya Sebagai Rasis

Jum'at, 14 Dec 2018 10:15

Bom 212, Teror Terhadap Elektabilitas Jokowi

Bom 212, Teror Terhadap Elektabilitas Jokowi

Jum'at, 14 Dec 2018 10:05

Survey Abal-abal Masjid Radikal, Yuk Bangga jadi Aktivisnya

Survey Abal-abal Masjid Radikal, Yuk Bangga jadi Aktivisnya

Jum'at, 14 Dec 2018 09:33

Yang Terkenang dari 212, Peran Muslimah untuk Kebangkitan

Yang Terkenang dari 212, Peran Muslimah untuk Kebangkitan

Jum'at, 14 Dec 2018 09:04

Mantan Jubir Al-Shabaab yang Membelot ke Pemerintah Ditangkap Pasukan Somalia dan Ethiopia

Mantan Jubir Al-Shabaab yang Membelot ke Pemerintah Ditangkap Pasukan Somalia dan Ethiopia

Jum'at, 14 Dec 2018 09:00

[VIDEO] Bantahan untuk Grace Natalie, Perda Syariah Tak Langgar Aturan Negara

[VIDEO] Bantahan untuk Grace Natalie, Perda Syariah Tak Langgar Aturan Negara

Jum'at, 14 Dec 2018 07:42

[VIDEO] Habib Bahar bin Smith Dijadikan Tersangka, GNPF Ulama Tuntut Keadilan Hukum

[VIDEO] Habib Bahar bin Smith Dijadikan Tersangka, GNPF Ulama Tuntut Keadilan Hukum

Jum'at, 14 Dec 2018 04:54

[VIDEO] Boikot Berbalas Boikot

[VIDEO] Boikot Berbalas Boikot

Jum'at, 14 Dec 2018 02:43

Lifestyle kekinian: Ala Korea atau Islam?

Lifestyle kekinian: Ala Korea atau Islam?

Kamis, 13 Dec 2018 23:23

Virus Islamophobia di Balik Stigma Radikal

Virus Islamophobia di Balik Stigma Radikal

Kamis, 13 Dec 2018 22:08


Reseller tas batam

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X