Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
5.620 views

Suara Pemuda Dibungkam (Lagi)

Oleh: Sartinah (Pemerhati Muslimah Moramo)

Berdasarkan survei yang dilakukan oleh Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), bahwa sejumlah perguruan tinggi negeri terindikasi sebagai tempat berkembangnya bibit-bibit radikalisme.

Adapun perguruan tinggi tersebut antara lain, Universitas Indonesia (UI), Institut Pertanian Bogor (IPB), Institut Teknologi Bandung (ITB), Universitas Airlangga (UNAIR), dan Universitas Diponegoro (UNDIP), Universits Brawijaya (UB), dan Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), (merdeka.com, 31/5/2018).

Menyikapi rilis Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) soal radikalisme di lingkungan kampus, Wakil ketua MPR Muhaimin Iskandar menghimbau para rektor untuk 'mengambil alih' masjid dan mushala kampus. Bahkan pendaftaran mahasiswa baru pun kini diperketat, dengan dikeluarkannya kebijakan pendataan nomor ponsel dan akun media sosial bagi mahasiswa baru oleh Menristek Dikti, M. Nasir.

Seperti dilansir detiknews, Komandan Seskoal Laksda TNI Amarulla Octavian meminta mahasiswa Indonesia menjadi pemimpin perubahan guna mengantisipasi perpecahan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Dia juga meminta mahasiswa berani bergerak untuk melawan radikalisme di Indonesia (detiknews, 18/9/2018).

Kejumawaan penguasa melalui Menristek Dikti seolah tak bisa ditutupi lagi, hingga mengeluarkan jurus mabuk untuk melibas setiap gerakan yang dianggap akan membahayakan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Setelah melibas ormas HTI, membuat sertifikasi ulama, lantas mengurus volume masjid, kini kampus pun tak luput dari sasaran.

Jurus mabuk yang dialamatkan pada siapa saja yang oleh penguasa dianggap berseberangan dengan kebijakan pemerintah, seolah membuktikan arogansi pemerintah sebagai pemegang kekuasaan. Bila kaum muslim khususnya para pemuda tak berani melawan arus kedzaliman rezim, bisa dipastikan kaum muslim akan tetap berada dibawah penjajahan atas nama demokrasi.

Kekhawatiran pemerintah terhadap hoax radikalisme kampus sesungguhnya tak berdasar. Isu radikalisme seolah sengaja digulirkan untuk membuat monsterisasi terhadap Islam dan ajarannya, terlebih di lingkungan kampus. Kampus sebagai wadah menimba ilmu dan membentuk jadi diri, tak seharusnya dikotori oleh hoax radikalisme.

Alih-alih membungkam radikalisme di kampus, sesungguhnya pemerintah dalam hal ini Menristek Dikti sedang menggunakan taktik tak berkelas untuk menjauhkan potensi kebangkitan berpikir Islam dikalangan pemuda atau mahasiswa. Kampus seolah menjadi sasaran empuk, karena kampus menjadi indikasi slah satu akan bangkitnya pemikiran Islam.

Dalam bermasyarakat, pemuda memiliki peran penting untuk merubah kondisi masyarakat, dan dapat berkontribusi langsung dalam pembangunan di masyarakat. Pemuda juga menjadi pendorong kemajuan aktifitas di masyarakat sesuai keilmuan dan wawasan yang dimiliki.

Pemuda adalah generasi penerus sebuah bangsa, masyarakat, dan keluarga. Pemuda selalu di identikkan sebagai pembawa perubahan baik dalam membangun bangsa, menegakkan keadilan, dan menolak kedzaliman. Dalam menentukan berhasil tidaknya perubahan di masyarakat juga tidak lepas dari tangan para pemuda yang berperan sebagai motor penggerak.

Pada dasarnya pemuda selalu menginginkan hal-hal baru, memiliki wawasan yang luas dan memiliki intelektual yang tinggi. Meski tak bisa dipungkiri tantangan bagi para pemuda saat ini lebih kompleks. Lemahnya sumber daya manusia menjadi kendala urgen, belum lagi bermunculannya berbagai isme modern seperti demokrasi, kapitalisme, liberalisme, sekulerisme, atheisme dan sebagainya, yang menggerogoti prinsip-prinsip keimanan secara perlahan namun pasti.

Islam mengindikasikan bahwa pemuda adalah sosok harapan kedua orang tua, bangsa dan agama. Pemuda juga sebagai pelopor terutama dalam sejarah Islam, baik di masa lampau maupun di masa depan. Di tangan pemuda, tanggung jawab untuk turut berkontribusi dalam perjuangan Islam tak terbantahkan, terlebih di belakang nama mereka tersemat kata 'muslim'.

Sebagai contoh, dalam sejarah perjuangannya Rasulullah SAW ketika menegakkan Islam mendapat dukungan kuat dari para pemuda arab saat itu. Dimana bimbingan dan pengarahannya langsung didapat dari Rasulullah SAW sendiri, dan  dikemudian hari para pemuda tersebut menjadi tokoh besar dalam sejarah Islam, seperti Ali bin Abi Thalib, Umar bin Khaththab, Abdullah bin Abas,  Khalid bin Walid, Muhammad Al-Fatih.

Kontribusi pemuda Islam pun sangat dibutuhkan dalam perjuangan menegakkan hukum-hukum Allah di muka bumi. Sebagaimana sudah difahami bahwa hukum Allah wajib diterapkan di bumi ini, tanpa memandang sesuai atau tidak sesuai dengan adat istiadat suatu bangsa, karena agama Islam adalah agama rahmatan lilÂ’alamin. Di samping sebagai penyambung kebenaran, pemuda harus menjadi generasi revolusioner, generasi militan, yang mampu melakukan perubahan secara fundamental.

Berada di garda terdepan untuk menggerakkan roda-roda dakwah, menghempaskan corong-corong  kebatilan dan melakukan otokritik demi perbaikan, juga menjadi aktifitas pemuda Islam yang rindu akan kejayaan Islam. Kemudian para pemuda juga senantiasa mengajak saudaranya untuk menapaki jalan keimanan, mengajak pada yang ma'ruf dan mencegah kemunkaran sebagai bukti kepedulian pada sesama.

Sebagaimana dijelaskan dalam sebuah hadits, ''Tidak sempurna Iman salah seorang diantara kalian sehingga Ia mencintai kebaikan bagi saudaranya sebagaimana Ia mencintai kebaikan bagi dirinya sendiri'' (HR Tirmidzi, No. 2515).

Demikian seharusnya peran pemuda yang selalu menjadi pelopor dalam perubahan masyarakat dan dalam perjuangan Islam. Perjuangan panjang yang butuh keberanian sekuat baja, demi terealisasinya hukum-hukum Allah di muka bumi.

Saatnya untuk bersatu dalam ukhuwah Islam dan menyongsong cahaya Islam yang mulai menampakkan sinarnya, meski dibayang-bayangi isu radikalisme yang mengobok-obok semangat keislaman dalam diri kaum muslim khususnya mahasiswa.  Wallahu a'lam bis-shawab. [syahid/voa-islam.com]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Smart Teen lainnya:

+Pasang iklan

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Pusat Jam Tangan Impor Murah

Tampil cantik dan keren dengan jam tangan impor pilihan. Tersedia koleksi ribuan jam tangan untuk pria dan wanita, harga dijamin murah.
http://timitime.asia

Pasaribu: Disabilitas Kaki yang Ahli Ibadah ini Jadi Incaran Misionaris. Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Pasaribu: Disabilitas Kaki yang Ahli Ibadah ini Jadi Incaran Misionaris. Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Hidup dengan satu kaki, pria asal Sibolga Tapanuli ini tak kenal putus asa. Setelah kakinya diamputasi karena tertabrak truk, ia justru makin rajin beribadah di masjid. Pria Batak ini butuh bantuan...

Nafisa Zahra, Bayi 9 Bulan ini Menderita Kanker Pembuluh Darah. Ayo Bantu..!!!

Nafisa Zahra, Bayi 9 Bulan ini Menderita Kanker Pembuluh Darah. Ayo Bantu..!!!

Baru berusia 9 bulan, bayi ini diuji dengan penyakit Kanker Pembuluh Darah. Kedua pipinya tumbuh dua benjolan sebesar kepal tangan orang dewasa. Ia harus segera dioperasi dan minum susu khusus...

Ismail Abdurrahman: Anak Aktivis Dakwah Opname di RS PKU Solo. Ayo Bantu..!!

Ismail Abdurrahman: Anak Aktivis Dakwah Opname di RS PKU Solo. Ayo Bantu..!!

Musibah muntaber tak henti-hentinya menimpa Ismail, anak aktivis dakwah Solo Raya. Sang ayah, Muhammad Arif adalah pekerja serabutan yang saat ini sedang mendapat ujian yang bertubi-tubi. ...

Sakit Stroke, Muallaf Mantan Hindu ini Hidup Sebatang Kara di Gubuk Lapuk. Ayo Bantu.!!

Sakit Stroke, Muallaf Mantan Hindu ini Hidup Sebatang Kara di Gubuk Lapuk. Ayo Bantu.!!

Nyaris sempurna ujian hidup muallaf Nyoman Kawi. Di usia senja, ia tak bisa mencari nafkah karena stroke telah mematikan separo tubuhnya. Hidup sebatang kara, ia tinggal di gubuk lapuk yang tidak...

Guru SMP Islam & Mahasiswi Bahasa Arab Solo Terlindas Truk Kontainer. Ayo Bantu..!!!

Guru SMP Islam & Mahasiswi Bahasa Arab Solo Terlindas Truk Kontainer. Ayo Bantu..!!!

Musibah dahsyat menimpa Ustadzah Juwariah. Terlindas truk kontainer, ia kritis tak sadarkan diri: tulang panggul remuk, tulang pubis patah, engsel tulang panggul bergeser (dislokasi), engkel...

Latest News
Benarkah Presiden Jokowi Seperti Umar Bin Khattab?

Benarkah Presiden Jokowi Seperti Umar Bin Khattab?

Selasa, 19 Feb 2019 20:00

India Tuduh Badan Intelijen Pakistan Terlibat Serangan Bom Mematikan di Khas

India Tuduh Badan Intelijen Pakistan Terlibat Serangan Bom Mematikan di Khas

Selasa, 19 Feb 2019 18:15

Perdana Menteri Imran Khan: Pakistan Siap Membalas Jika Diserang India

Perdana Menteri Imran Khan: Pakistan Siap Membalas Jika Diserang India

Selasa, 19 Feb 2019 17:45

Tak ingin Pasar Dikuasai Asing, Pemuda Sukses Ini Disebut Sandi

Tak ingin Pasar Dikuasai Asing, Pemuda Sukses Ini Disebut Sandi

Selasa, 19 Feb 2019 16:41

Hacker Retas Perusahaan dan Badan Pemerintah AS Setelah Amerika Mundur dari Perjanjian Nuklir

Hacker Retas Perusahaan dan Badan Pemerintah AS Setelah Amerika Mundur dari Perjanjian Nuklir

Selasa, 19 Feb 2019 14:45

Kritisi Greenpeace Indonesia ke Capres 2019

Kritisi Greenpeace Indonesia ke Capres 2019

Selasa, 19 Feb 2019 14:41

Pilih Capres Berkualitas dengan Penilaian Konsep Membangun Negara

Pilih Capres Berkualitas dengan Penilaian Konsep Membangun Negara

Selasa, 19 Feb 2019 12:41

Tagar #JokowiBohongLagi Menggema di Jagad Twitter

Tagar #JokowiBohongLagi Menggema di Jagad Twitter

Selasa, 19 Feb 2019 11:53

Mahasiswi Hindu Pun Tolak RUU PKS

Mahasiswi Hindu Pun Tolak RUU PKS

Selasa, 19 Feb 2019 09:59

Banyak Sebut Data Tak Akurat Saat Debat, Jokowi Diminta untuk Klarifikasi

Banyak Sebut Data Tak Akurat Saat Debat, Jokowi Diminta untuk Klarifikasi

Selasa, 19 Feb 2019 09:39

Prabowo Nasionalis dan Patriot

Prabowo Nasionalis dan Patriot

Senin, 18 Feb 2019 20:51

Cara Sederhana 6 Langkah Mendidik Adab Anak

Cara Sederhana 6 Langkah Mendidik Adab Anak

Senin, 18 Feb 2019 20:35

Pizza Diva Halal Hadir 4 Rasa baru, Raih Rp. 20 Jutaan/bulan

Pizza Diva Halal Hadir 4 Rasa baru, Raih Rp. 20 Jutaan/bulan

Senin, 18 Feb 2019 19:10

Tiap Hari Ikuti Praktek Quranic Quantum Healing bersama Abi Khadijah

Tiap Hari Ikuti Praktek Quranic Quantum Healing bersama Abi Khadijah

Senin, 18 Feb 2019 18:54

Sandi Memastikan Ini jika Terpilih

Sandi Memastikan Ini jika Terpilih

Senin, 18 Feb 2019 18:51

Pakistan Tarik Pulang Dubesnya dari India di Tengah Meningkatnya Ketegangan Atas Kashmir

Pakistan Tarik Pulang Dubesnya dari India di Tengah Meningkatnya Ketegangan Atas Kashmir

Senin, 18 Feb 2019 18:05

Masya Allah, Ini 10 Manfaat Ajaib 'Quranic Quantum Healing', Tanpa Obat, Operasi, Jin dan Dukun!

Masya Allah, Ini 10 Manfaat Ajaib 'Quranic Quantum Healing', Tanpa Obat, Operasi, Jin dan Dukun!

Senin, 18 Feb 2019 18:03

Debat Pilpres: Prabowo Menyerang, Jokowi Bertahan

Debat Pilpres: Prabowo Menyerang, Jokowi Bertahan

Senin, 18 Feb 2019 18:03

Jokowi di Mata Dahnil dalam Debat Bikin Kejut

Jokowi di Mata Dahnil dalam Debat Bikin Kejut

Senin, 18 Feb 2019 18:01

Komitmen Prabowo dan Rasa Sesal Simak Kata-kata Jokowi

Komitmen Prabowo dan Rasa Sesal Simak Kata-kata Jokowi

Senin, 18 Feb 2019 18:01


Reseller tas batam

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X

Sabtu, 16/02/2019 23:25

TKN Sindir Ketum PAN, Wasekjen Menjawab