Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
4.286 views

I’m Muslim, No V’Day

 

Oleh:

Rinjani

 

FEBRUARI menjadi bulan yang dinanti-nantikan oleh masyarakat di penjuru dunia, tak terkecuali di Indonesia. Hari Valentine sendiri dipercaya sebagai hari untuk mengungkapkan rasa kasih sayang kepada orang-orang yang sanagt mereka sayangi dan cintai. Biasanya hari Valentine ini tumbuh dan berkembang di negara-negara barat. Namun seiring berjalannya waktu, kini hari Valentine perlahan-lahan masuk ke dunia Islam. Kedatangannya mendapat sambutan hangat oleh kaum muslim, khususnya remaja.

Bahkan kini hari Valentine sudah membudaya dan seakan menjadi hal wajar dimana jika tidak merayakan hari tersebut terasa ada yang kurang. Biasanya mereka mengekspresikannya dengan bertukar kado, memberi bunga, coklat, kue, dan hal lain yang berhubungan perayaan hari Valentine. Tidak hanya itu saja, nampaknya hari valentine juga membuat banyak mall, super market maupun toko-toko berlomba-lomba menghias toko mereka denga pernak-pernik serba pink dan coklat agar menarik perhatian para konsumen.

Dengan adanya hari Valentine, orang-orang menyambutnya dengan luapan perasaan saling memberi dan menyampaikan tanda cinta dan kasih sayang. Hal tersebut terutama disampaikan kepada orang yang dikasihi, disayangi, terutama kekasih. Luapan kegembiraan tersebut adakalanya dilakukan hingga melebihi batas dan menjurus kepada kemaksiatan. Mereka berpesta pora, berdansa, menari-nari, berciuman, bahkan hingga melakukan hubungan badan (seks bebas) sebagai pelampiasan cinta kepada kekasihnya.

 

Asal-Usul Valentine

Ustadzah Irene Handono, mantan biarawati, yang kemudian menjadi Muslimah, dan kini da’iyah, mengatakan, Valentine kini sudah menjadi budaya modern remaja. Padahal menurutnya, dari sisi sejarah maupun misi utama perayaannya, merupakan nilai-nilai ajaran Kristen. Antara lain ada yang menyebutkan, awalnya adalah dari nama Santo Valentine, asalnya pemuda bernama Valentino, yang meninggal tanggal 14 Februari 269 M. Ia mati menjalani hukuman eksekusi Raja Romawi Claudius II (265-270 M). Santo Valentine dieksekusi karena menentang ketetapan raja, yaitu memimpin gerakan menolak wajib militer, dan memerintahkan mengawinkan pasangan muda-mudi yang justru terlarang.

Dalam versi lainnya, Irene menyebutkan, Valentine terkait dengan penyembahan dewa-dewi pada zaman Athena Kuno pada pekan perayaan yang berlangsung tanggal 13 hingga 18 Februari. Puncak penyembahan berlangsung tanggal 13-14 Februari, dengan acara ritual persembahan untuk Dewi Cinta Juno Februata. Pada puncak acara tersebut dilangsungkan lotre pasangan (Love Lottery), di mana para wanita muda memasukkan nama mereka ke sebuah bejana. Kemudian para pria mengambil satu nama dalam bejana itu, dan nama yang terpilih akan menjadi kekasihnya selama festival persembahan berlangsung.

Untuk menarik masyarakat masuk ke gereja, maka diadopsilah perayaan penyembahan berhala tersebut oleh Paus Gelasius pada tahun 469 M. ke dalam ajaran Saint Valentine’s Day. Hingga akhirnya diresmikanlah sebagai Hari Valentine sejak 14 Februari 498 M. “Kini perayaan itu semakin mendunia menjadi ajang pergaulan bebas kaum muda, yang terang-terangan sebagai misi pendangkalan akidah generasi muda Islam,” ujar Irene. Samuel Zweimer dalam Konferensi Gereja di Quds tahun 1935 mengatakan, misi utama Hari Valentine adalah untuk menjadikan generasi muda Muslim yang semakin jauh dari Islam, menjadi generasi yang hanya mengejar kepuasan hawa nafsu.

 

Islam memandang V’Day

Setiap manusia pasti ada kalanya ikut-ikutan, namun semua itu akan menjadi kurang baik jika apa yang kita ikuti adalah hal yang dilarang oleh agama. Apalagi jika hal tersebut sudah menyenggol dalam hal ibadah, akidah, maupun hokum syar’i.

Valentine’s Day kini telah menjadi bentuk pesta hura-hura, simbol modernitas, sekedar simbol cinta, glamour, dan sudah mulai bernuansa pergaulan bebas. Muda-mudi pun mengadakan pesta Valentine hanya karena ikut-ikutan supaya tidak dibilang ketinggalan zaman atau tidak gaul, seakan-akan telah menyandang predikat sebagai orang yang modern dan maju. Lalu bagaimana menyikapinya, wahai generasi muda Muslim? Jelas tidak ikut-ikutan merayakannya yaa dears.

Karena Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam bersabda “Barangsiapa yang menyerupai suatu kaum, maka dia termasuk darinya”. (H.R. Abu Daud dari Abdullah bin Umar Radhiyallahu ’Anhu). Pada sisi lainnya, umumnya acara Valentine Day diadakan dalam bentuk pesta pora dan huru-hara. Ini juga sangat bertentangan dengan peringatan Allah :

 إِنَّ ٱلۡمُبَذِّرِينَ كَانُوٓاْ إِخۡوَٲنَ ٱلشَّيَـٰطِينِ‌ۖ وَكَانَ ٱلشَّيۡطَـٰنُ لِرَبِّهِۦ كَفُورً۬ا

Artinya : “Sesungguhnya pemboros-pemboros itu adalah saudara-saudara syaitan dan syaitan itu adalah sangat ingkar kepada Tuhannya”. (Q.S. Al Isra [17] : 27).

Hari Valentine memuat sejumlah pengakuan atas klaim dogma dan ideologi Kristiani seperti mengakui “Yesus sebagai Anak Tuhan” dan sebagainya. Merayakan Valentin’s Day berarti pula secara langsung atau tidak, ikut mengakui kebenaran ideologi Kristiani tersebut, apa pun alasanya. Jika ada seorang Muslim yang ikut-ikutan merayakan Hari Valentine, maka diakuinya atau tidak, ia juga ikut-ikutan menerima pandangan yang mengatakan bahwa “Yesus sebagai Anak Tuhan” dan sebagainya yang di dalam Islam sesungguhnya sudah termasuk dalam perbuatan musyrik, menyekutukan Allah SWT, suatu perbuatan yang tidak akan mendapat ampunan dari Allah SWT. Naudzubillahi min dzalik!

 

I’m Moeslem, No Valentine

Sebagai seorang muslim hebat, sudah seharusnya kita tidak ikut-ikutan budaya ‘aneh’ mereka yang hanya melampiaskan hawa nafsu mereka dengan berdalih bahwa apa yang mereka lakukan adalah atas nama cinta dan kasih sayang. Naudzubillah. Padahal Islam sendiri sudah mengatur dan memerintahkan kita untuk berkasih sayang dan saling mencinta looh, tentu saja cinta yang sesuai syariat islam dan hanya mengharap ridho Allah subhanahuwata’ala. Lalu, apa sih yang bisa kita lakukan agar tidak terjerat dalam rayuan manisnya hari valentine?

Pertama, sebisa mungkin kita harus bisa menghindari perayaan Valentine’s Day yaa dear, apalagi memberi ucapan kepada yang bukan mahrom kita.

Kedua, isi hari-hari kita dengan hal yang bermanfaat yaa, seperti membaca buku, menambah pengetahuan atau dengan berangkat kajian dan tentunya hal ini akan lebih asyik dan bermanfaat banget daripada mengikuti perayaan Valentine’s Day.

Ketiga, jauhi lingkungan yang berpotensi pada perayaan Valentine’s Day, salah satunya dengan berkumpul dengan orang-orang shalih. Oiya, selain itu, teman yang shalih bisa memberi syafaat kita di akhirat kelak loo dears. So, yuk perbanyak teman yang shalih.

Keempat, perbanyak mengingat Allah subhanahuwata’ala yaa dears. Dengan berdzikir, kita akan selalu merasa bahwa setiap perbuatan kita diawasi oleh Allah.

Kita adalah generasi Islam yang kelak akan menjadi tonggak peradaban, penerus estafet dakwah Rasulullah shallahu ‘alaihi wasallam sudah seharusnya kita banyak-banyak menjauhi maksiat dan selalu semangat dalam menuntut ilmu yang bermanfaat.. Maka dari itu, yuk semangat yaa dears. I’m Mosleam, No Valentine. And You, dears?

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Smart Teen lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Dede Bayi Calon Mujahidah Islam Lahir dengan Operasi Cessar. Ayo Bantu.!!

Dede Bayi Calon Mujahidah Islam Lahir dengan Operasi Cessar. Ayo Bantu.!!

Ayo bantu dede bayi ini, kekurangan biaya persalinan cessar di Rumah Sakit Banjar sebesar 5 juta rupiah. Sang ayah adalah aktivis Islam, dikenal pendekar bela diri yang sedang terkendala ekonomi....

Masuk Islam Satu Keluarga, Rudy Chow Liung Kehilangan Pekerjaan. Ayo Bantu Khitan dan Modal Usaha.!!

Masuk Islam Satu Keluarga, Rudy Chow Liung Kehilangan Pekerjaan. Ayo Bantu Khitan dan Modal Usaha.!!

Hijrah memeluk Islam, Rudy Chow tinggalkan bisnis peralatan sembahyang Vihara. Ia jadi pengangguran dan ekonominya ambruk....

IDC Tunaikan Beasiswa Muallaf Maria di Universitas Brawijaya Malang

IDC Tunaikan Beasiswa Muallaf Maria di Universitas Brawijaya Malang

Alhamdulillah, kini Maria muallaf mahasiswi Universitas Brawijaya bisa bernafas lega. Yayasan IDC menyalurkan amanah dari para donatur, sebesar Rp 66.648.300 untuk membantu beasiswa pendidikan...

Wakaf Speaker Mushalla Gunung Sri Tasikmalaya, Dapatkan Pahala yang Terus Mengalir

Wakaf Speaker Mushalla Gunung Sri Tasikmalaya, Dapatkan Pahala yang Terus Mengalir

Sudah 13 tahun mushalla ini menjadi sentral dakwah di kampung Gunung Sri, Tasikmalaya. Namun mushalla ini belum memiliki alat pengeras suara. Diperlukan dana 5 juta rupiah. Ayo Bantu....

Ayo Bantu Yatim Piatu Anna Puspita, Peluang Masuk Surga Bersama Nabi Sedekat Dua Jari

Ayo Bantu Yatim Piatu Anna Puspita, Peluang Masuk Surga Bersama Nabi Sedekat Dua Jari

Sejak balita ia ditinggal wafat sang ayah, menyusul sang ibunda wafat dua tahun silam. Segala kesulitan, kesedihan dan keruwetan hidup, kini harus dipikul sendiri. ...

Latest News
Komisi I DPR Dorong Pemerintah Gratiskan Internet Selama Wabah Covid-19

Komisi I DPR Dorong Pemerintah Gratiskan Internet Selama Wabah Covid-19

Jum'at, 03 Apr 2020 08:49

Covid-19 Makin Menggila, Negara Kehilangan Arah?

Covid-19 Makin Menggila, Negara Kehilangan Arah?

Jum'at, 03 Apr 2020 08:23

Ribuan Napi Dibebaskan di Tengah Wabah Corona, Warganet: Ustaz Abu Bakar Baasyir Paling Layak

Ribuan Napi Dibebaskan di Tengah Wabah Corona, Warganet: Ustaz Abu Bakar Baasyir Paling Layak

Jum'at, 03 Apr 2020 07:51

Memutus Mata Rantai Corona

Memutus Mata Rantai Corona

Jum'at, 03 Apr 2020 07:09

Pembatasan Sosial Skala Besar dan Darurat Sipil, Tepatkah?

Pembatasan Sosial Skala Besar dan Darurat Sipil, Tepatkah?

Jum'at, 03 Apr 2020 06:31

WMI Edukasi Para Driver Ojol untuk Cegah Covid19

WMI Edukasi Para Driver Ojol untuk Cegah Covid19

Jum'at, 03 Apr 2020 06:21

Hadapi Covid-19, Muhammadiyah Siapkan 60 Psikolog

Hadapi Covid-19, Muhammadiyah Siapkan 60 Psikolog

Jum'at, 03 Apr 2020 06:18

Wabah Corona dan Abainya Penguasa Kapitalis

Wabah Corona dan Abainya Penguasa Kapitalis

Kamis, 02 Apr 2020 23:59

Lockdown, Kebijakan Setengah Hati Para Penguasa Negeri?

Lockdown, Kebijakan Setengah Hati Para Penguasa Negeri?

Kamis, 02 Apr 2020 23:50

Inilah 5 Tips Meningkatkan Imun Tubuh Pencegah Corona

Inilah 5 Tips Meningkatkan Imun Tubuh Pencegah Corona

Kamis, 02 Apr 2020 23:28

Pendaftaran Program Beasiswa Santri 2020 Dibuka, Kemenag Siapkan Kader Ulama

Pendaftaran Program Beasiswa Santri 2020 Dibuka, Kemenag Siapkan Kader Ulama

Kamis, 02 Apr 2020 23:27

Mendiskusikan Skenario Makro Ekonomi Indonesia

Mendiskusikan Skenario Makro Ekonomi Indonesia

Kamis, 02 Apr 2020 23:00

Anies Alokasikan Dana Rp 3 T untuk Penanganan Virus Corona hingga Mei

Anies Alokasikan Dana Rp 3 T untuk Penanganan Virus Corona hingga Mei

Kamis, 02 Apr 2020 22:26

Menimbang Keefektifan Opsi PSBB

Menimbang Keefektifan Opsi PSBB

Kamis, 02 Apr 2020 22:19

Mudik, Saat Pandemi Ancam Nyawa Keluarga

Mudik, Saat Pandemi Ancam Nyawa Keluarga

Kamis, 02 Apr 2020 22:17

Saudi Berlakukan Jam Malam 24 Jam Setiap Hari di Mekah dan Madinah

Saudi Berlakukan Jam Malam 24 Jam Setiap Hari di Mekah dan Madinah

Kamis, 02 Apr 2020 21:45

AS 'Rampas' 60 Juta Masker Medis yang Ditunjukan Untuk Prancis dari Landasan di Cina

AS 'Rampas' 60 Juta Masker Medis yang Ditunjukan Untuk Prancis dari Landasan di Cina

Kamis, 02 Apr 2020 21:15

Cegah Covid-19, SAR Ditpolairud Polda Aceh Semprot Disinfektan di SMA Negeri 15 Adidarma

Cegah Covid-19, SAR Ditpolairud Polda Aceh Semprot Disinfektan di SMA Negeri 15 Adidarma

Kamis, 02 Apr 2020 20:59

Satgas WITC Kendari Salurkan Paket Logistik di 5 Kecamatan

Satgas WITC Kendari Salurkan Paket Logistik di 5 Kecamatan

Kamis, 02 Apr 2020 20:48

Kritisi Perppu Penanganan Covid-19, Bukhori: Pemerintah Jangan Aji Mumpung di Tengah Pandemi

Kritisi Perppu Penanganan Covid-19, Bukhori: Pemerintah Jangan Aji Mumpung di Tengah Pandemi

Kamis, 02 Apr 2020 20:38


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X

Rabu, 01/04/2020 22:48

Gugur di Medan Juang