Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
7.531 views

Lockdown, Kebijakan Setengah Hati Para Penguasa Negeri?

 

Oleh : Tita Rahayu Sulaeman

 

Cukup mengejutkan memantau perkembangan jumlah korban virus corona di Indonesia. Hanya dalam waktu hampir 30 hari, jumlah kasus yang awalnya 2 orang menjadi 1400an kasus positif corona. Per tanggal 30 Maret 2020, jumlah korban meninggal tercatat 122 orang. Meski tercatat 75 orang sembuh, namun tingkat penyebaran virus sangatlah mengkhawatirkan. 

Desakan diterapkannya kebijakan lockdown dari berbagai pihak ternyata tak mempengaruhi keputusan para pemimpin negri ini. Sektor ekonomi tetap menjadi prioritas untuk diselamatkan. Sekalipun nyawa rakyatnya jadi taruhan. 

Pemerintah provinsi DKI Jakarta mengambil langkah untuk menghentikan oprasional bus antar kota antar provinsi untuk mencegah penyebaran virus ke daerah-daerah yang asalnya dari Jakarta. Namun ternyata langkah ini justru dijegal oleh pemerintah pusat. Seharusnya bisa diterapkan sejak 30 Maret 2020, ternyata harus ditunda pelaksanaannya. Alasannya, masih dikaji dampak perekonomiannya oleh menteri terkait berserta presiden. 

Sementara itu, kebijakan pemerintah pusat justru terkesan setengah hati. Awal Maret 2020 presiden mengimbau rakyatnya untuk bekerja, belajar dan beribadah di rumah. Lalu muncul kebijakan-kebijakan lainnya seperti keringanan kredit kendaraan dan rumah. Terbaru, presiden memilih opsi darurat sipil ketimbang menerapkan undang-undang karantina wilayah. Dari sekian kebijakan yang diambil, tak pernah ada solusi bagi rakyatnya yang berpikir makan apa saya besok jika harus diam di rumah mengkarantina diri. 

Sesungguhnya banyak hikmah dari pandemi virus corona ini. Salah satunya ialah masyarakat bisa menyaksikan sendiri kemana para penguasa berpihak. Sektor ekonomi masih menjadi pertimbangan utama dibanding nyawa. Padahal perekonomian bisa kembali ditata jika masyarakatnya ada. Undang-undang karantina wilayah yang menyatakan negara menjamin kebutuhan hidup saat masa karantina wilayah, tidak diterapkan. Justru malah mengambil langkah darurat sipil dan berlepas diri dari kewajiban memenuhi kebutuhan rakyatnya.

Tak ada dana untuk penanggulangan corona, katanya. Padahal, dana pos untuk ibu kota baru ada. Tapi, pemerintah enggan mengalihkannya untuk memenuhi kebutuhan rakyat saat pandemi corona ini. Pemerintah melalui menteri keuangannya menyampaikan bahwa ada dana yang bisa diambil, yakni dana desa. Kenapa tak terpikir memotong gaji para pejabat dulu sementara seperti negara tetangga? Pemerintah malah membuka rekening bagi rakyatnya yang mau ikut menyumbang untuk mengatasi corona.

Islam sebagai agama mayoritas yang dipeluk penduduk Indonesia, memiliki solusi setiap permasalahan hidup. Termasuk bagaimana menangani wabah global seperti sekarang ini. Sejarah mencatat, bukan pertama kali bagi kita untuk menghadapi pandemi. Bahkan, kaum muslim menghadapi pandemi atau thaun saat sedang jihad, futuhat dan aktivitas lainnya.

Lockdown atau karantina wilayah adalah sebuah kewajiban. Sesuai hadist nabi Muhammad SAW. 

"Jika kalian mendengar wabah melanda suatu negeri. Maka, janganlah kalian memasukinya. Dan jika kalian berada di daerah itu janganlah kalian keluar untuk lari darinya." (HR. Bukhari & Muslim)

Menyelamatkan nyawa adalah paling utama. Sesuai dengan hadist nabi Muhammad SAW. 

"Hilangnya dunia, lebih ringan bagi Allah dibandingnya terbunuhnya seorang mukmin tanpa hak.” (HR. Nasai, Turmudzi dan dishahihkan al-Albani).

Inilah pentingnya memiliki penguasa dan negara yang menggunakan Al-Qur'an dan Sunnah sebagai landasannya. Penguasa dengan landasan Al-Qur'an dan Sunnah tidak akan ragu-ragu menghidupi rakyatnya. Dalam kondisi darurat maupun dalam kondisi normal sekalipun, negara berkewajiban melindungi rakyatnya dan memenuhi kebutuhan asasinya. Jauh berbeda dengan saat ini. Di tengah wabah sekalipun, para penguasa negri masih pikir-pikir untuk memenuhi kebutuhan hidup rakyatnya.

Karena dalam Islam, pemerintah diberikan kewajiban untuk memenuhi kebutuhan dasar rakyatnya, sandang, pangan, juga papan. Dari mana dananya? Dari kas pemasukan yang ditentukan Islam, diantaranya zakat, infaq, ghanimah, kharajiyah, jizyah. Kalaupun misalnya kas negara tak mencukupi, negara boleh memungut pajak dari para hartawan, atau meminjam harta mereka.

Selain itu, pemerintah dalam Islam berkewajiban membina iman dan taqwa rakyatnya. Tgasnya adalah mengaitkan peristiwa yang terjadi dengan keimanan pada Allah. Pemerintah pun menjalankan peraturan dari Allah untuk rakyatnya, sehingga rakyat mau dan ridho diurus oleh pemerintah, termasuk Ridho jika ada kebijakan lockdown.

Sudah tampak jelas kebobrokan rezim yang menerapkan sistem kapitalisme ini. Masihkah kita berharap padanya? Sudah saatnya kita kembali pada pangkuan Islam secara kaffah agar berkah hidup kita dunia dan akhirat. Wallahu'alam bish shawab. (rf/voa-islam.com)

Ilustrasi: Google

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Smart Teen lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Jumat Barokah: Mari Berbagi Wakaf Qur’an & Tebar Hidangan kepada Santri Pelosok Garut

Jumat Barokah: Mari Berbagi Wakaf Qur’an & Tebar Hidangan kepada Santri Pelosok Garut

Insya Allah besok Jum’at IDC berbagi Sedekah Jum’at dan Wakaf Mushaf Al-Qur'an kepada para Santri TPQ Masjid Al-Iman Garut. Mari berburu keberkahan sedekah Jumat dan wakaf Al-Qur'an....

Pembangunan Mushalla Kampung Peundeuy Banten Terhenti, Ayo Sedekah  Jariyah.!!!

Pembangunan Mushalla Kampung Peundeuy Banten Terhenti, Ayo Sedekah Jariyah.!!!

Pembangunan Mushalla Nurul Hikmah di Tangerang Banten ini terhenti karena terkendala biaya. Diperlukan biaya 30 juta rupiah untuk merampungkan agar ibadah dan syiar Islam makin semarak....

Hijrah dari Gubuk Rombeng, Ayo Bangun Rumah Dakwah Ustadz Karita

Hijrah dari Gubuk Rombeng, Ayo Bangun Rumah Dakwah Ustadz Karita

Ustadz Karita dan Ustadzah Nurjanah totalitas berdakwah memajukan pendidikan agama di Leuwigede Indramayu. Karena keterbatasan ekonomi, mereka tinggal di gubuk dari karung bekas. Ayo Bantu..!!!...

Ayo Wakaf Tempat Wudhu ke Masjid Al-Iman Talegong, Alirkan Pahala Abadi.!!

Ayo Wakaf Tempat Wudhu ke Masjid Al-Iman Talegong, Alirkan Pahala Abadi.!!

Masjid ini menjadi pusat kegiatan dakwah, ibadah dan pengajian warga Kampung Warung Gantung Talegong Garut, Jawa Barat. Namun sampai saat ini belum memiliki tempat wudhu. Ayo Wakaf..!!!...

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Menggabung keutamaan Jum’at dan Cinta Yatim, IDC akan berbagi ke Pesantren Tahfizhul Qur’an Darul Hijrah Cikarang. ...

Latest News
Menilik Makna Ahlul Sunah Wal Jamaah Anti Radikalisme

Menilik Makna Ahlul Sunah Wal Jamaah Anti Radikalisme

Kamis, 02 Dec 2021 15:21

Pornografi Menghantui Generasi, Sampai Kapan?

Pornografi Menghantui Generasi, Sampai Kapan?

Kamis, 02 Dec 2021 15:03

Jurnalis Sebut Media Lakukan Bias dalam Pemberitaan Penjajahan Israel di Palestina

Jurnalis Sebut Media Lakukan Bias dalam Pemberitaan Penjajahan Israel di Palestina

Kamis, 02 Dec 2021 12:24

Pasukan Iran Terlibat Pertempuran Sengit Dengan Taliban Di Perbatasan

Pasukan Iran Terlibat Pertempuran Sengit Dengan Taliban Di Perbatasan

Kamis, 02 Dec 2021 12:15

Taliban Dan Junta Militer Myanmar Tidak Diizinkan Di PBB Untuk Saat Ini

Taliban Dan Junta Militer Myanmar Tidak Diizinkan Di PBB Untuk Saat Ini

Kamis, 02 Dec 2021 10:27

MUI Teken MoU Pembangunan RSIH dengan Wali Kota Hebron

MUI Teken MoU Pembangunan RSIH dengan Wali Kota Hebron

Kamis, 02 Dec 2021 02:14

Sederet Manfaat Olahraga Bagi Lansia

Sederet Manfaat Olahraga Bagi Lansia

Rabu, 01 Dec 2021 23:07

Harga Minyak Goreng Kian Melambung, Politisi PKS: Rakyat Berkabung

Harga Minyak Goreng Kian Melambung, Politisi PKS: Rakyat Berkabung

Rabu, 01 Dec 2021 22:27

Dukung Anies, Elektabilitas Nasdem Naik

Dukung Anies, Elektabilitas Nasdem Naik

Rabu, 01 Dec 2021 19:26

Kemenlu: Isu Palestina Jadi Jantung Kebijakan Luar Negeri Indonesia

Kemenlu: Isu Palestina Jadi Jantung Kebijakan Luar Negeri Indonesia

Rabu, 01 Dec 2021 19:12

ASN Diganti Robot, Indonesia Tak Perlu Teknologi Luar

ASN Diganti Robot, Indonesia Tak Perlu Teknologi Luar

Rabu, 01 Dec 2021 18:55

Kongres Sejarawan Muhammadiyah Pertama Lahirkan 10 Rekomendasi

Kongres Sejarawan Muhammadiyah Pertama Lahirkan 10 Rekomendasi

Rabu, 01 Dec 2021 18:32

Tanda Kolesterol Tinggi Bisa Dilihat dari Perubahan Kulit

Tanda Kolesterol Tinggi Bisa Dilihat dari Perubahan Kulit

Rabu, 01 Dec 2021 18:04

Kemajuan Teknologi Tidak Bisa Serta Merta Menjadi Solusi, Terlebih dalam Urusan Agama

Kemajuan Teknologi Tidak Bisa Serta Merta Menjadi Solusi, Terlebih dalam Urusan Agama

Rabu, 01 Dec 2021 16:29

Al-Shabaab Serang Pangkalan Militer Ethiopia Di Baidoa Somalia

Al-Shabaab Serang Pangkalan Militer Ethiopia Di Baidoa Somalia

Rabu, 01 Dec 2021 15:34

Indonesia Jadi Produsen Mobil Listrik di 2022, Pengamat: Tren Pasar Berubah

Indonesia Jadi Produsen Mobil Listrik di 2022, Pengamat: Tren Pasar Berubah

Rabu, 01 Dec 2021 14:52

Pengadilan Libya Keluarkan Penglima Pemberontak Khalifa Haftar Dari Pencalonan Pilpres

Pengadilan Libya Keluarkan Penglima Pemberontak Khalifa Haftar Dari Pencalonan Pilpres

Rabu, 01 Dec 2021 14:45

Dari Guru yang Alim dan Uswah Hasanah, Lahirlah Para Ulama dan Generasi Khairu Ummah

Dari Guru yang Alim dan Uswah Hasanah, Lahirlah Para Ulama dan Generasi Khairu Ummah

Rabu, 01 Dec 2021 14:27

Arab Saudi Buka Bagian Konsuler Di Kedutaan Mereka Di Kabul

Arab Saudi Buka Bagian Konsuler Di Kedutaan Mereka Di Kabul

Rabu, 01 Dec 2021 14:00

Siapkan Kader, PP PERSIS Bekali Kafilah Du'at Angkatan XI

Siapkan Kader, PP PERSIS Bekali Kafilah Du'at Angkatan XI

Rabu, 01 Dec 2021 13:22


MUI

Must Read!
X