Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
6.198 views

Rakyat dan Negara, Semua karena Cinta; Bisakah?

 

Oleh: Fatimah Azzahra, S. Pd

Saat Umar menjadi amirul mu'minin, suatu hari ia berjalan dan tak sengaja mengintip suatu jendela. Dilihatnya seorang lelaki tengah minum dan sepertinya mabuk. Sebagaimana yang kita tahu tentang karakter Umar. Beliau mendobrak pintu, merenggut kerah baju lelaki tadi, "Kamu minum di depanku! "

Lelaki itu ngeles, "Perbuatanku satu yang haram, perbuatan harammu tiga."

Umar bereaksi, "Ha! Apa maksudmu?"

Lelaki itu bilang, "Pertama kau intip jendelaku. Kau harusnya menjaga privasi seorang muslim. Tak boleh tajasus. Kedua, kau berasumsi aku minum alkohol. Bagaimana kau tahu? Bisa saja aku minum air putih. Bisa saja aku minum susu. Kau tak boleh berasumsi, tak boleh berprasangka buruk. Kau harus tabayyun. Ketiga, kau masuk rumahku tanpa ijin. Sampai kau dipersilakan masuk, kau tak boleh masuk ke rumah orang tanpa ijin. Perbuatan harammu ada tiga!"

Umar pun meminta maaf, melepaskan lelaki itu, lalu pergi. Ia berlapang dada menerima saran, nasihat dari lelaki tadi. Walau statusnya saat itu adalah kepala negara, amirul mu'minin. Bisa saja Umar berkata, "Pencemaran nama baik! Penghinaan terhadap kepala negara! Aku hukum kau!" Tapi, itu tidak dilakukannya.

Beliau pergi. Beberapa minggu berlalu dan Umar ra memberi khotbah, lelaki itu masuk ke masjid. Orang yang sama dengan malam itu. Umar menutup khotbahnya dan memanggil lelaki tadi dan berbisik padanya, "Aku tak pernah menceritakan tentangmu pada siapa pun. "

Lelaki tersebut menjawab, "Sejak itu, aku berhenti minum."

Masyaallah. Inilah tawashaubil haqq. Tak hanya memberi saran dan nasihat, tapi juga berlapang dada menerima saran serta nasihat bahkan, dari seorang yang tengah mabuk.

Kenapa mereka bisa berlapang dada seperti itu? Karena ada sayang. Umar memberikan nasihat pada sang lelaki tanpa ada maksud apapun. Tanpa ada agenda tersembunyi kecuali karena Umar sayang padanya. Umar tulus marah pada lelaki itu. Umar tulus memberinya nasihat. Dan begitu pun sang lelaki.

Ini berlaku dalam setiap kondisi. Tawashaubil haqq dengan sesama teman, antara suami dan istri, orangtua dan anak, antara atasan dan bawahan, termasuk pemerintah dan rakyat. Bukan hal yang mudah memang, itulah kenapa Allah siapkan pahala.

Sebagaimana kita menanamkan hadist, "Laa tagdob walakal jannah," (Jangan marah dan bagimu surga). Maka kala kita marah dan anak berkata, "Umi/Abi jangan marah. Nanti gak dapet pahala. Kita kan mau masuk surga bareng."

Bisa saja orangtua membalas perkataan anaknya itu:

"Umi/Abi marah karena kamu ga ngedengerin apa kata umi/abi!"

"Ga sopan ya ngomong gitu sama orangtua!"

"Kan kamu yang marah duluan!"

Atau, orangtua bisa bilang, "Iya, maaf tadi umi/abi marah sama kamu. Umi/abi kesal karena kamu berbuat ini dan itu. Makasih ya sudah ingetin umi/abi. Lain kali, ingetin lagi ya." Jangan lupa peluk anak setelahnya.

Mudah untuk ditulis, susah untuk dipraktekkan. Tapi, dampaknya sangat besar. Selain tentu, pahala Allah untuk kita.

Sementara itu, jika merefleksikan ayat ini pada potret  negeri kita kini sungguh membuat hati meringis. Rakyat dan pemerintah saling melemparkan kritik. Semua sibuk berbicara dan mengungkapkan pendapatnya. Tapi, tak ada yang mau mendengar kritik dari pihak lainnya.

Rakyat menyalahkan pemerintah. Pemerintah menyalahkan rakyat. Bisakah kita tawashaubil haqq? Saling menyayangi terlebih dulu. Baru menyampaikan saran untuk orang lain. Sebagai rakyat, saya sayang akan pemerintah. Yang saya pahami, Allah bebankan kewajiban mengurusi semua urusan rakyat di 'pundak' pemerintah. Maka, saya minta pemerintah serius dan tegas dalam memberikan aturan. Apalagi ini berkenaan dengan nyawa rakyat.

Tegaslah dalam peraturan khususnya agar wabah betul-betul reda. Mohon keoptimalan pemerintah dalam menolong para nakes, mohon keseriusan pemerintah dalam memenuhi kebutuhan rakyat. Agar tak ada lagi rakyat yang harus keluar rumah, bertaruh nyawa atau bisa jadi mengancam nyawa orang karena menyebarkan virus, demi mengais rezeki di masa pandemi ini.

Saya diajarkan untuk put first thing first oleh guru saya. Prioritas. Kita semua belajar prioritas. Pemerintah pun kini harus meletakkan prioritas dengan benar. Karena rakyat kini sedang kesusahan, bukankah sudah seharusnya memprioritaskan pemenuhan kebutuhan mereka dengan dana yang ada? Alokasikan sebagian besar dana untuk rakyat, langsung dalam bentuk yang bisa dikonsumsi oleh rakyat. Awasi dan jamin kualitas kesehatan kehalalannya. Kenapa seolah kita menuntut pemerintah? Karena hanya pemerintah yang bisa mengeluarkan kebijakan ini. Dan pemerintah dulu disumpah untuk mengurusi rakyat, bukan?

Jika pemerintah sudah optimal. Maka, sebagai rakyat, kita pun jangan cuek keluar rumah demi alasan yang tak urgent. Demi konten misalnya.

Saya berdo'a semoga Allah swt menolong kita menerapkan saran tawashi bil haqq yang Indah. Ya Allah, jadikanlah kami orang yang beriman, berbuat baik orang-orang yang tawashi bil haqq, dan tawashi bil shabr. Wallahu'alam bish shawab. (rf/voa-islam.com)

Ilustrasi: Google

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Smart Teen lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Tak Punya Biaya, Remaja Sebatang Kara Terancam Putus Sekolah. Ayo Bantu.!!

Tak Punya Biaya, Remaja Sebatang Kara Terancam Putus Sekolah. Ayo Bantu.!!

Sejak balita Astrid Nuraini sudah hidup sebatang kara tanpa ayah, ibu dan saudara. Diasuh ibu angkat yang sudah lanjut usia, ia tidak bisa melanjutkan sekolah ke SMA Islam karena terbentur biaya....

Balita Anak Aktivis Dakwah Melepuh Tercebur Air Mendidih. Ayo Bantu..!!

Balita Anak Aktivis Dakwah Melepuh Tercebur Air Mendidih. Ayo Bantu..!!

Di hari raya Idul Fitri yang ceria, Ibrahim justru merintih perih di bangsal Rumah Sakit. Tubuh mungil balita anak aktivis dakwah media ini melepuh tercebur air mendidih di halaman tetangganya....

Biaya Cessar Dilunasi, Bayi Fauziah Pulang ke Ciamis. Semoga Jadi Wanita Shalihah Mujahidah Dakwah

Biaya Cessar Dilunasi, Bayi Fauziah Pulang ke Ciamis. Semoga Jadi Wanita Shalihah Mujahidah Dakwah

Biaya persalinan cessar dilunasi, Ummi Nurhayati dan bayinya bisa pulang dari rumah sakit. Semoga para donatur berlimpah rizki, dan dede bayi ini kelak menjadi generasi mujahidah dakwah untuk...

Rumah Yatim Piatu Santri Tahfizh Qur’an ini Doyong Terancam Ambruk. Ayo Bantu...!!

Rumah Yatim Piatu Santri Tahfizh Qur’an ini Doyong Terancam Ambruk. Ayo Bantu...!!

Debby Silvana dan Melani Silvana menjadi yatim saat sedang butuh belaian kasih orang tua. Kini mereka tinggal di rumah triplek yang reyot dan doyong terancam roboh. Ayo Bantu bedah rumah yatim.!!...

Dede Bayi Calon Mujahidah Islam Lahir dengan Operasi Cessar. Ayo Bantu.!!

Dede Bayi Calon Mujahidah Islam Lahir dengan Operasi Cessar. Ayo Bantu.!!

Ayo bantu dede bayi ini, kekurangan biaya persalinan cessar di Rumah Sakit Banjar sebesar 5 juta rupiah. Sang ayah adalah aktivis Islam, dikenal pendekar bela diri yang sedang terkendala ekonomi....

Latest News
Positif Covid-19 Terus Meningkat, Pemerintah Butuh Evaluasi Kebijakan

Positif Covid-19 Terus Meningkat, Pemerintah Butuh Evaluasi Kebijakan

Selasa, 14 Jul 2020 08:12

Berorientasi Industri, Pendidikan Minus Visi?

Berorientasi Industri, Pendidikan Minus Visi?

Selasa, 14 Jul 2020 07:55

Ironi Komunisme

Ironi Komunisme

Selasa, 14 Jul 2020 07:27

LGBT Menurut Pandangan Islam

LGBT Menurut Pandangan Islam

Selasa, 14 Jul 2020 06:51

Tewas Diduga Akibat Percobaan Bunuh Diri, Penyelidikan Kasus Predator 305 Anak Mesti Dilanjutkan

Tewas Diduga Akibat Percobaan Bunuh Diri, Penyelidikan Kasus Predator 305 Anak Mesti Dilanjutkan

Selasa, 14 Jul 2020 06:15

Denny Siregar, Bapak Polah Anak Kepradah

Denny Siregar, Bapak Polah Anak Kepradah

Selasa, 14 Jul 2020 06:06

[VIDEO] Ustaz Felix Siauw Dituding Dakwah Tak Bersanad

[VIDEO] Ustaz Felix Siauw Dituding Dakwah Tak Bersanad

Senin, 13 Jul 2020 22:39

Menjadi Ayah Tunggal Efek Gaul Bebas, Kisah Ini sebagai Renungan

Menjadi Ayah Tunggal Efek Gaul Bebas, Kisah Ini sebagai Renungan

Senin, 13 Jul 2020 21:57

Melacak Jejak Perbedaan Indonesia Versus Turki

Melacak Jejak Perbedaan Indonesia Versus Turki

Senin, 13 Jul 2020 21:07

Save the Children: 9,7 Juta Anak Terancam Tidak Akan Kembali Ke Kelas AKibat Dampak COVID-19

Save the Children: 9,7 Juta Anak Terancam Tidak Akan Kembali Ke Kelas AKibat Dampak COVID-19

Senin, 13 Jul 2020 21:05

Tidak Usah Sakit Hati, Aya Shofiya Urusan Dalam Negeri Turki

Tidak Usah Sakit Hati, Aya Shofiya Urusan Dalam Negeri Turki

Senin, 13 Jul 2020 19:21

Ciut Nyali Denny Siregar Usai Dipolisikan

Ciut Nyali Denny Siregar Usai Dipolisikan

Senin, 13 Jul 2020 18:05

Mimpi Basah, Namun Tidak Menemukan Basah Mani

Mimpi Basah, Namun Tidak Menemukan Basah Mani

Senin, 13 Jul 2020 17:21

[VIDEO] Piagam Jakarta Umat Islam Mengalah, Tolak RUU HIP Umat Islam Tak Boleh Mengalah

[VIDEO] Piagam Jakarta Umat Islam Mengalah, Tolak RUU HIP Umat Islam Tak Boleh Mengalah

Senin, 13 Jul 2020 17:11

Sistem Pertahanan Udara Terbaru S-500 Rusia Diklaim Mampu Manghancurkan Satelit dan Meteor

Sistem Pertahanan Udara Terbaru S-500 Rusia Diklaim Mampu Manghancurkan Satelit dan Meteor

Senin, 13 Jul 2020 17:05

Iran Salahkan Radar yang Tidak Selaras dan Kesalahan Manusia Atas Penjatuhan Pesawat Ukraina

Iran Salahkan Radar yang Tidak Selaras dan Kesalahan Manusia Atas Penjatuhan Pesawat Ukraina

Senin, 13 Jul 2020 16:45

Ayasofya Camii!

Ayasofya Camii!

Senin, 13 Jul 2020 16:31

Wabah Virus Corona Baru Telah Menewaskan Lebih dari 20.000 Orang di Timur Tengah

Wabah Virus Corona Baru Telah Menewaskan Lebih dari 20.000 Orang di Timur Tengah

Senin, 13 Jul 2020 16:25

Siapa Tonjok Jokowi?

Siapa Tonjok Jokowi?

Senin, 13 Jul 2020 15:21

Penularan Covid Masih Tinggi, Muktamar Persis Ditunda Sampai April 2021

Penularan Covid Masih Tinggi, Muktamar Persis Ditunda Sampai April 2021

Senin, 13 Jul 2020 15:20


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X