Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
8.599 views

Hipokrit Macron tentang Sekulerisme

Oleh: Fatimah Azzahra, S. Pd

 

"Sekularisme tak pernah membunuh siapa pun," cuit Macron di laman twitternya.

Setelah aksi penghinaannya pada Nabi Muhammad saw, kini Presiden Perancis, Immanuel Macron mengeluarkan pernyataan yang menuai kontroversi.

Benarkah sekulerisme yang dibanggakan Perancis itu tak pernah membunuh siapa pun?

Mari kita tengok kembali sejarah. Perancis menjadi salah satu negara yang melakukan penjajahan, sama seperti Inggris dan Belanda. Dengan penjajahan ini, berbagai belahan dunia ditindas, diperbudak, dihinakan, bahkan banyak nyawa berjatuhan.

Sejarah mencatat Aljazair dijajah Perancis selama 132 tahun. Saat itu dilaporkan banyak terjadi kasus yang sangat melanggar kemanusiaan. Sejumlah 1,5 juta orang dilaporkan dibunuh, terlantar, juga hilang karena pendudukan pasukan Perancis.

Perancis bahkan mengambil 40 tengkorak penduduk Algeria yang terus berjuang menolak penjajahan Perancis. Semua tengkorak ini dipajang di Museum of Mankind di Paris sebagai tropi. Miris bukan?

Dalam sebuah wawancara dengan surat kabar Prancis Le Monde pada tahun 2000, Perwira militer Prancis, Bigeard, menggambarkan penyiksaan sebagai "kejahatan yang perlu" dilakukan, tetapi ia membantah terlibat aktif dalam penyiksaan itu sendiri. Apakah dia terlibat langsung dalam pemerkosaan, mengubur orang-orang tua hidup-hidup, atau menuangkan semen ke kaki korban sebelum mereka dilemparkan ke laut, jenderal-jenderal di Perancis tentu bertanggung jawab seperti rekan-rekannya dan atasan di pemerintahan Perancis.

Jangan lupakan vel' D'hiv yang terjadi sekitar tahun 1942. Saat itu polisi Perancis bekerja sama dengan tentara Nazi mengorganisir 13.000 Yahudi di stadium Paris untuk dideportasi ke Auschwitz. Apakah di Auschwitz mereka hidup damai? Tidak! Di sana mereka semua dibunuh.

Tahun 1961, saat terjadi Perang Aljazair dengan Perancis, penduduk Perancis turun ke jalan di Paris menyatakan pengecaman. Bukan aksi anarkis yang dilakukan para demonstran, melainkan aksi damai. Hasilnya, yang terjadi justru para demonstran dibantai dengan kejam. Beberapa ahli sejarah memperkirakan jumlah korban pembantaian sekitar 200 orang. Mayat-mayatnya bahkan dibuang begitu saja ke sungai.

Bagaimana dengan penjajahan Perancis di Vietnam? Kebijakan yang keji diterapkan setelah Perancis menjajah Vietnam. Bahkan, setelah Perang Dunia kedua, perdana menteri meminta untuk menembak 6000 orang Vietnam. Dan masih banyak lagi darah yang tumpah karena sekulerisme. Belum lagi kekerasan yang terjadi.

Jadi cuitan Macron hanyalah ilusi dirinya, hipokrot pembohongan pada dunia. Karena fakta justru berbicara sebaliknya. Pemenggalan kepala, kekerasan seksual, penyiksaan, dan pembantaian nyata adanya hasil dari sekulerisme.

Inilah wajah sekulerisme yang diagungkan Eropa. Paham pemisahan agama dari kehidupan yang membawa kepada pembunuhan, kekerasan, pertumpahan darah, dan tentu tidak sesuai fitrah manusia.

Lantas, apakah Indonesia sebagai negara yang penduduknya mayoritas muslim masih mengagungkan sekulerisme ini? Termasuk paham turunannya seperti liberalisme, demokrasi.

Mari tengok Islam sebagai agama yang dianut 1,9 miliar orang di dunia. Islam juga yang menjadi agama mayoritas penduduk Indonesia. Islam diturunkan bukan hanya untuk mengatur perihal ibadah antara diri dengan Tuhan saja. Tapi, Islam mengatur hubungan antara manusia dengan dirinya seperti makanan, pakaian, akhlaq. Islam juga mengatur hubungan antara manusia dengan manusia lainnya, seperti jual beli, ekonomi, hukum, pendidikan. Ya, Islam adalah sebuah sistem kehidupan. Ia mengatur urusan masuk kamar mandi sampai masuk pemerintahan. Islam juga mengatur hubungan antara sesama manusia.

Islam tidak mengenal penjajahan. Islam menyebarkan agama Allah dengan dakwah dan jihad. Jihad pun ada ilmunya, tidak sembarangan tebas juga bantai. Islam melarang pasukan untuk menyakiti anak-anak, perempuan, pemuka agama, orangtua yang tidak ikut berperang.

 Diriwayatkan dari Buraidah radhiallahu ‘anhu, ia berkata, “Rasulullah ﷺ mewasiatkan kepada panglima perang atau pasukan, yang pertama agar ia dan pasukannya bertakwa kepada Allah. Di antara yang beliau katakan adalah “…jangan kalian membunuh anak-anak…” (HR. Muslim, 1731)

Tidak diperkenankan memutilasi mayat, apalagi membawanya pulang sebagai tropi.

"Berangkatlah berperang di jalan Allah dengan menyebut nama Allah. Bunuhlah orang-orang kafir. Perangilah mereka. Janganlah kamu berbuat curang dan jangan melanggar perjanjian, dan jangan pula kalian memutilasi mayat.” (HR. Muslim, no. 1731).

Islam juga melarang untuk merusak alam saat berperang. Alam saja dipedulikan apalagi nyawa manusia. Sebagaimana wasiat Abu Bakar Ash shiddiq pada pasukan sebelum pergi berperang. "Jangan sekali-kali menebang pohon kurma, jangan pula membakarnya, jangan membunuh hewan-hewan ternak, jangan tebang pohon yang berbuah, janganlah kalian merobohkan bangunan,…” (Riwayat al-Baihaqi dalam Sunanul Kubra 17904, Ibnu Asakir dalam Tarikh Dimasyq 2/75, dan ath-Thahawi dalam Syarah Musykilul Atsar 3/144).

Islam datang dengan damai. Tak langsung acungkan senjata, tapi dahulukan dakwah. Seruan, ajakan pada Allah Sang Pencipta. Semuanya pun diatur sedemikian rupa, agar selalu berada dalam ketentuan syari'at Nya. Sudah saatnya kita kembali pada jalan yang lurus. Jalan yang Allah ridhoi. Yakni jalan Islam, diin yang Rasul bawa sebagai sistem kehidupan, yang Rasul perjuangkan sepanjang hidupnya. Sistem yang diterapkan awalnya di Yastrib, merebak hingga sepertiga belahan dunia, yang nyata kejayaannya selama 13 abad lamanya.  Wallahu'alam bish shawab. (rf/voa-islam.com)

Ilustrasi: Google

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Smart Teen lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Aktivis Masjid Butuh Kaki Palsu dan Gerobak untuk Hidup Mandiri, Ayo Bantu..!!

Aktivis Masjid Butuh Kaki Palsu dan Gerobak untuk Hidup Mandiri, Ayo Bantu..!!

Bermodal kaki palsu Abu Rahman keliling Kota Solo menjajakan minuman 'es kapal' untuk menafkahi keluarga. Kini ia tak bisa bekerja lagi karena kaki palsunya jebol tak bisa diperbaiki.Ayo Bantu.!!...

Daerah Rawan Pemurtadan Garut ini Kesulitan Air. Ayo Wakaf Mata Air.!!

Daerah Rawan Pemurtadan Garut ini Kesulitan Air. Ayo Wakaf Mata Air.!!

Selain jadi target pemurtadan misionaris, warga kesulitan air bersih untuk wudhu, mandi, minum, memasak, dll. Diperlukan dana 11 juta rupiah untuk pipanisasi penghubung sumber mata air ke masjid,...

Pembangunan Terhenti, Mushalla di Pelosok Sambong ini Terbengkalai. Ayo Bantu.!!

Pembangunan Terhenti, Mushalla di Pelosok Sambong ini Terbengkalai. Ayo Bantu.!!

Kondisi Mushalla Khoirussalam Sambong ini semrawut karena pembangunan berhenti terkendala dana. Dibutuhkan dana 15 juta rupiah untuk menuntaskan mushalla hingga layak dan nyaman. ...

Ingin Jadi Guru dan Penghafal Al-Qur’an, Yatim Nurlia  Butuh Biaya Sekolah, Ayo Bantu!!

Ingin Jadi Guru dan Penghafal Al-Qur’an, Yatim Nurlia Butuh Biaya Sekolah, Ayo Bantu!!

Yatim berprestasi ini putus sekolah. Impian pendidikan pesantren untuk mewujudkan cita-cita menjadi penghafal Al-Qur’an dan guru agama Islam terkubur oleh kendala biaya....

Kisah Pilu Mbah Siti, Sang Ahli Ibadah Hidup di Bilik Reyot Bantaran Sungai. Ayo Bantu.!!

Kisah Pilu Mbah Siti, Sang Ahli Ibadah Hidup di Bilik Reyot Bantaran Sungai. Ayo Bantu.!!

Nenek renta ahli ibadah ini hidup seorang diri di bilik reyot Bengawan Solo. Bila hujan seisi rumah kebocoran air. Di malam hari, ia menggigil kedinginan diserang angin malam karena dindingnya...

Latest News
Jokowi Teken Perpres 7/2021, Pengamat: Parameter apa yang Digunakan untuk Menilai Ekstrimisme?

Jokowi Teken Perpres 7/2021, Pengamat: Parameter apa yang Digunakan untuk Menilai Ekstrimisme?

Selasa, 19 Jan 2021 22:52

Penelitian Oxford: Inggris Miliki Tingkat Kematian Virus Corona Harian Tertinggi di Dunia

Penelitian Oxford: Inggris Miliki Tingkat Kematian Virus Corona Harian Tertinggi di Dunia

Selasa, 19 Jan 2021 22:30

Tingkatkan Imun Hadapi Covid-19, Ustaz Fadlan Kenalkan Terapi Ala Raja Papua

Tingkatkan Imun Hadapi Covid-19, Ustaz Fadlan Kenalkan Terapi Ala Raja Papua

Selasa, 19 Jan 2021 22:11

AS Tarik Pasukan Terakhir Dari Somalia

AS Tarik Pasukan Terakhir Dari Somalia

Selasa, 19 Jan 2021 22:00

Hillary Clinton dan Nancy Pelosi Serukan Penyelidikan Atas Peran Putin Dalam Penyerbuan Capitol AS

Hillary Clinton dan Nancy Pelosi Serukan Penyelidikan Atas Peran Putin Dalam Penyerbuan Capitol AS

Selasa, 19 Jan 2021 20:45

Bangladesh Bantah Tuduhan Ada Sel Al-Qaidah Di Negaranya

Bangladesh Bantah Tuduhan Ada Sel Al-Qaidah Di Negaranya

Selasa, 19 Jan 2021 18:15

Risma, Tahun Depan Pilgub DKI

Risma, Tahun Depan Pilgub DKI

Selasa, 19 Jan 2021 17:00

Gubernur Anies Baswedan Hadiri Peluncuran Pengajian Warga Jakarta Secara Daring

Gubernur Anies Baswedan Hadiri Peluncuran Pengajian Warga Jakarta Secara Daring

Selasa, 19 Jan 2021 15:34

Mimpi Mati, Wanita Suka Dugem Ini Akhirnya Taubat

Mimpi Mati, Wanita Suka Dugem Ini Akhirnya Taubat

Selasa, 19 Jan 2021 14:43

Ikhwanul Muslimin Kecam Penyitaan Aset Para Pemimpin Mereka Oleh Pemerintah Mesir

Ikhwanul Muslimin Kecam Penyitaan Aset Para Pemimpin Mereka Oleh Pemerintah Mesir

Selasa, 19 Jan 2021 14:35

Dukun pun Dikriminalisasi

Dukun pun Dikriminalisasi

Selasa, 19 Jan 2021 12:55

Jokowi Bisa Dipidana Jika Suntik Vaksin Bohong

Jokowi Bisa Dipidana Jika Suntik Vaksin Bohong

Selasa, 19 Jan 2021 10:44

Renungan Dibalik Bencana

Renungan Dibalik Bencana

Selasa, 19 Jan 2021 08:10

Ganasnya Sakit Qalbu (2): Ini Penyebab 350 Penyakit dari Hatimu (1-100)

Ganasnya Sakit Qalbu (2): Ini Penyebab 350 Penyakit dari Hatimu (1-100)

Selasa, 19 Jan 2021 06:26

Aktivis Masjid Butuh Kaki Palsu dan Gerobak untuk Hidup Mandiri, Ayo Bantu..!!

Aktivis Masjid Butuh Kaki Palsu dan Gerobak untuk Hidup Mandiri, Ayo Bantu..!!

Selasa, 19 Jan 2021 00:28

Pengamat Medsos: Perpres No 7 Tahun 2021 Berpotensi Picu Kegaduhan

Pengamat Medsos: Perpres No 7 Tahun 2021 Berpotensi Picu Kegaduhan

Senin, 18 Jan 2021 23:34

PD PII Kabupaten Bekasi Gelar Konferensi Daerah

PD PII Kabupaten Bekasi Gelar Konferensi Daerah

Senin, 18 Jan 2021 22:59

Film Nusa Rara Film Idaman, Tak Layak Dipermasalahkan

Film Nusa Rara Film Idaman, Tak Layak Dipermasalahkan

Senin, 18 Jan 2021 22:34

Anak Durhaka dan Komentar Netizen

Anak Durhaka dan Komentar Netizen

Senin, 18 Jan 2021 22:28

Wafatnya Ulama Penjaga Al-Qur’an

Wafatnya Ulama Penjaga Al-Qur’an

Senin, 18 Jan 2021 22:15


MUI

Must Read!
X