Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
8.964 views

Ugur Sahin dan Ozlem Tureci, Pasagan Ilmuwan Muslim Penemu Vaksin Covid19

 
Oleh: Frida Nurulia
 
Ugur Sahin lahir di Iskanderun, Turki pada 1965. Keluarganya pindah ke Jerman saat usianya 4 tahun. Di Jerman sang ayah menjadi buruh di pabrik mobil Ford.
 
Sahin tumbuh di Jerman, dan menguasai bahasa Jerman sebagai bahasa keduanya. Setelah lulus SMA, Sahin kuliah di University of Cologne jurusan kedokteran dan melanjutkan sampai jenjang PhD di universitas yang sama. Sahin ini mungkin jenius. Dia mendapatkan gelar PhD hanya 3 tahun setelah lulus sarjana.
 
Selama 8 tahun Sahin menjadi residen di Saarland University Hospital sebelum akhirnya bergabung dengan University of Mainz pada tahun 2000, dan menjadi professor di universitas tersebut pada tahun 2006.
Selain aktif di rumah sakit kampus, Sahin juga terlibat di berbagai perusahaan. Salah satunya adalah Ganymed Pharmaceuticals, perusahaan yang didirikannya bersama temannya, seorang dokter dan ahli imunologi, Ozlem Tureci pada tahun 2001. Perusahaan ini mengembangkan immunoterapi untuk kanker. Tahun 2016 perusahaan ini dibeli oleh Astellas Pharma seharga USD 450 juta.
 
Tahun 2002 di tengah kesibukannya meneliti, Sahin menikah dengan Ozlem Tureci. Tureci adalah teman kerja dan teman satu lab Sahin. Sama seperti Sahin, Tureci adalah seorang dokter berdarah Turki. Bedanya, Tureci lahir di Jerman.
 
Mereka berdua sama-sama mencintai penelitian, bahkan dalam sebuah artikel, baju pernikahan mereka adalah jubah lab. Setelah aqad nikah dilaksanakan keduanya kembali ke lab untuk bekerja. Pernikahan mereka dikaruniai seorang putri.
 
Tahun 2008 Sahin dan Tureci mendirikan BioNTech, sebuah perusahaan di bidang bioteknologi. Fokus perusahaan ini juga meneliti imunoterapi untuk kanker dan penyakit-penyakit langka. Perusahaan ini dimodali oleh Struengmann bersaudara, dua pengusaha asal Jerman.
 
Saat ini Sahin menjabat sebagai CEO BioNTech dan istrinya sebagai CMO. Tahun lalu, Sahin menerima penghargaan Mustafa Prize di bidang kedokteran dan teknologi atas upayanya menemukan obat dan vaksin kanker. Jurnal Sains menyebut Mustafa Prize sebagai Muslim Nobel karena Prize ini hanya diberikan kepada muslim yang berkontribusi untuk kemanusiaan di berbagai bidang.
 
Pada Januari 2020, saat terjadi endemi di Wuhan, China, Sahin memutuskan seluruh peneliti di BioNTech, yang sedang fokus meneliti vaksin untuk kanker, banting stir untuk mencari vaksin untuk penyakit yang disebabkan nCov, belakangan disebut Covid-19. Penelitian ini membutuhkan biaya yang besar, dan untuk mendapatkan biaya tersebut BioNTech bekerjasama dengan perusahaan farmasi raksasa, Pfizer.
 
Pada 9 November 2020, Pfizer dan BioNTech mengumkan hasil dari uji tahap tiga vaksin buatan mereka: 90% efektif. Pengumuman ini membuat Pfizer dan BioNTech sebagai perusahaan pertama yang mengumumkan keberhasilan riset vaksin Covid-19. Disusul dengan pengumuman dari perusahaan Moderna seminggu kemudian.
 
Vaksin yang dikembangkan oleh tim Sahin dan Ozlem ini menggunakan teknologi terkini yaitu mRNA (messenger RNA). Jadi, ada cara klasik membuat vaksin yaitu: Pertama, dengan merusak RNA/ DNA virus dan virus mati ini dimasukkan ke dalam tubuh, lalu sistem imun tubuh membangun imunitas terhadap virus tersebut. Kedua, memotong si virus dan mengambil bagian tertentunya saja untuk dikenali oleh sistem imun, dan sistem imun membangun imunitas terhadap virus itu. Namun yang dilakukan oleh tim Sahin bukanlah keduanya.
 
Mereka membaca RNA novel coronavirus sepanjang 30.000an RNA dan meneliti RNA mana yang mengandung informasi 'mahkota' (corona), dari virus tersebut. Memotongnya, dan potongan RNA inilah yang jadi vaksin. Uji coba tahap III pada 45.000 manusia sudah membuktikan vaksin mereka efektif untuk mencegah infeksi Covid-19. Masih ada informasi lain yang akan mereka rilis akhir November 2020 ini. Kita tunggu saja ya!
 
Pada CNBC, Sahin mengatakan bahwa dia menargetkan perusahaannya bisa membuat 300 juta dosis vaksin per April 2021 dan bisa disuntikkan pada orang-orang setidaknya saat musim gugur 2021 (sekitar September, Oktober, November).
 
Nah, begitulah...
Saat seluruh ilmuwan di dunia sedang berlomba menemukan vaksin atau obat untuk Covid. Saat semua negara sedang berusaha menangani pandemi. Di saat bersamaan juga tingkat Islamophobia di Eropa semakin sengit. Tak disangka, ilmuwan yang pertama mencapai garis finish adalah sepasang ilmuwan muslim. Imigran. Kulit berwarna. Semuanya terjadi atas izin Allah.
 
Yang jelas tak ada vaksin yang siap pakai di bulan November. Pemimpin negara yang ngomong begitu sepertinya harus memecat pembisiknya dan mengganti dengan orang-orang yang mumpuni di bidang ini. Wallahu alam. (rf/voa-islam.com)
 
 

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Smart Teen lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Tiga Masjid dan Tiga Sekolah di Pelosok Garut ini Krisis Air Bersih. Ayo Wakaf Sumur.!!

Tiga Masjid dan Tiga Sekolah di Pelosok Garut ini Krisis Air Bersih. Ayo Wakaf Sumur.!!

Jamaah masjid, siswa sekolah dan warga pelosok Garut ini kesulitan air untuk ibadah, bersuci, wudhu, memasak, minum, mandi, dan mencuci. Ayo Wakaf Sumur, Pahala Mengalir Tak Terbatas Umur.!!!...

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Syafani Azzahra, bocah yatim sejak usia tujuh tahun ini bercita-cita ingin menjadi dokter penghafal Al-Qur'an. Setamat SD ia ingin melanjutkan sekolah ke pesantren, tapi terkendala biaya. Ayo...

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Di tengah pandemi Covid-19, permintaan layanan ambulans untuk pasien dan jenazah terus meningkat. Mobil baru IDC akan disulap jadi ambulans, butuh dana 39 juta rupiah untuk biaya modifikasi....

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Menggabung keutamaan Jum’at dan Cinta Yatim, IDC akan berbagi ke Pesantren Tahfizhul Qur’an Darul Hijrah Cikarang. ...

Keluarganya Jadi Korban Pemurtadan, Ustadz Difabel Gigih Berdakwah di Pelosok, Ayo Bantu.!!

Keluarganya Jadi Korban Pemurtadan, Ustadz Difabel Gigih Berdakwah di Pelosok, Ayo Bantu.!!

Terlahir dengan fisik tak sempurna, Ustadz Rohmat diuji istri dan kedua orang tuanya murtad jadi korban kristenisasi. Kini ia gigih berdakwah di pelosok Lembah Ciranca Garut....

Latest News
Eks Menteri M. S. Kaban Nilai PERSIS Dorong Kemajuan Indonesia dengan Gerakan Dakwahnya

Eks Menteri M. S. Kaban Nilai PERSIS Dorong Kemajuan Indonesia dengan Gerakan Dakwahnya

Sabtu, 24 Sep 2022 23:29

KEPPRES Kontroversial Jokowi

KEPPRES Kontroversial Jokowi

Sabtu, 24 Sep 2022 21:39

Ulama Uzbekistan Larang Warga Uzbek Ikut Bertempur Bersama Rusia Di Ukraina

Ulama Uzbekistan Larang Warga Uzbek Ikut Bertempur Bersama Rusia Di Ukraina

Sabtu, 24 Sep 2022 21:34

Filter Agama dalam Keluarga adalah Pedomanan Menuju Kebahagian Dunia dan Akhirat

Filter Agama dalam Keluarga adalah Pedomanan Menuju Kebahagian Dunia dan Akhirat

Sabtu, 24 Sep 2022 21:25

Akmal Sjafril: Sains Tak Mampu Mengudeta Tuhan

Akmal Sjafril: Sains Tak Mampu Mengudeta Tuhan

Sabtu, 24 Sep 2022 21:12

Muktamar PERSIS XVI, Wakil Presiden KH. Maruf Amin Siap Buka Acara

Muktamar PERSIS XVI, Wakil Presiden KH. Maruf Amin Siap Buka Acara

Sabtu, 24 Sep 2022 21:05

Pendidikan Indonesia Tidak Mengajarkan Sekulerisme

Pendidikan Indonesia Tidak Mengajarkan Sekulerisme

Sabtu, 24 Sep 2022 08:35

Toleransi Tidak Ahistoris; Jangan Paksakan Jika Masyarakat Menolak Pembangunan Gereja

Toleransi Tidak Ahistoris; Jangan Paksakan Jika Masyarakat Menolak Pembangunan Gereja

Sabtu, 24 Sep 2022 05:27

Mulailah Dari Land Cruiser Hitam

Mulailah Dari Land Cruiser Hitam

Jum'at, 23 Sep 2022 23:21

Peringati Serangan 11 September, Al-Qaidah Sebut Aliansi Utara 'Cucu Abu Righal'

Peringati Serangan 11 September, Al-Qaidah Sebut Aliansi Utara 'Cucu Abu Righal'

Jum'at, 23 Sep 2022 21:30

Menjadi Pemuda Istimewa

Menjadi Pemuda Istimewa

Jum'at, 23 Sep 2022 21:19

Ribuan Warga Rusia Melarikan Diri Ke Luar Negeri Setelah Seruan Putin Untuk Perang Di Ukraina

Ribuan Warga Rusia Melarikan Diri Ke Luar Negeri Setelah Seruan Putin Untuk Perang Di Ukraina

Jum'at, 23 Sep 2022 20:55

Saudi Minta Iran Berhenti Campuri Urusan Dalam Negeri Orang Lain

Saudi Minta Iran Berhenti Campuri Urusan Dalam Negeri Orang Lain

Jum'at, 23 Sep 2022 18:15

Laporan BSR Temukan Facebook Langgar Hak Pengguna Palestina

Laporan BSR Temukan Facebook Langgar Hak Pengguna Palestina

Jum'at, 23 Sep 2022 17:32

MUI Jabar Sepakat: Ajaran Syiah Sesat

MUI Jabar Sepakat: Ajaran Syiah Sesat

Jum'at, 23 Sep 2022 17:24

15 Faidah Dzikrullah dari Kitab ''Fiqh Doa dan Dzikir''

15 Faidah Dzikrullah dari Kitab ''Fiqh Doa dan Dzikir''

Jum'at, 23 Sep 2022 17:01

Benteng Itu akan Bobol Juga

Benteng Itu akan Bobol Juga

Jum'at, 23 Sep 2022 15:47

Isu Aksi: Jokowi Turun

Isu Aksi: Jokowi Turun

Jum'at, 23 Sep 2022 13:46

Peranan Akal dalam Masalah Keimanan

Peranan Akal dalam Masalah Keimanan

Jum'at, 23 Sep 2022 12:17

Tito Membangun Otoritarian dengan Cuci Tangan

Tito Membangun Otoritarian dengan Cuci Tangan

Jum'at, 23 Sep 2022 11:45


MUI

Must Read!
X