Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
6.976 views

Ugur Sahin dan Ozlem Tureci, Pasagan Ilmuwan Muslim Penemu Vaksin Covid19

 
Oleh: Frida Nurulia
 
Ugur Sahin lahir di Iskanderun, Turki pada 1965. Keluarganya pindah ke Jerman saat usianya 4 tahun. Di Jerman sang ayah menjadi buruh di pabrik mobil Ford.
 
Sahin tumbuh di Jerman, dan menguasai bahasa Jerman sebagai bahasa keduanya. Setelah lulus SMA, Sahin kuliah di University of Cologne jurusan kedokteran dan melanjutkan sampai jenjang PhD di universitas yang sama. Sahin ini mungkin jenius. Dia mendapatkan gelar PhD hanya 3 tahun setelah lulus sarjana.
 
Selama 8 tahun Sahin menjadi residen di Saarland University Hospital sebelum akhirnya bergabung dengan University of Mainz pada tahun 2000, dan menjadi professor di universitas tersebut pada tahun 2006.
Selain aktif di rumah sakit kampus, Sahin juga terlibat di berbagai perusahaan. Salah satunya adalah Ganymed Pharmaceuticals, perusahaan yang didirikannya bersama temannya, seorang dokter dan ahli imunologi, Ozlem Tureci pada tahun 2001. Perusahaan ini mengembangkan immunoterapi untuk kanker. Tahun 2016 perusahaan ini dibeli oleh Astellas Pharma seharga USD 450 juta.
 
Tahun 2002 di tengah kesibukannya meneliti, Sahin menikah dengan Ozlem Tureci. Tureci adalah teman kerja dan teman satu lab Sahin. Sama seperti Sahin, Tureci adalah seorang dokter berdarah Turki. Bedanya, Tureci lahir di Jerman.
 
Mereka berdua sama-sama mencintai penelitian, bahkan dalam sebuah artikel, baju pernikahan mereka adalah jubah lab. Setelah aqad nikah dilaksanakan keduanya kembali ke lab untuk bekerja. Pernikahan mereka dikaruniai seorang putri.
 
Tahun 2008 Sahin dan Tureci mendirikan BioNTech, sebuah perusahaan di bidang bioteknologi. Fokus perusahaan ini juga meneliti imunoterapi untuk kanker dan penyakit-penyakit langka. Perusahaan ini dimodali oleh Struengmann bersaudara, dua pengusaha asal Jerman.
 
Saat ini Sahin menjabat sebagai CEO BioNTech dan istrinya sebagai CMO. Tahun lalu, Sahin menerima penghargaan Mustafa Prize di bidang kedokteran dan teknologi atas upayanya menemukan obat dan vaksin kanker. Jurnal Sains menyebut Mustafa Prize sebagai Muslim Nobel karena Prize ini hanya diberikan kepada muslim yang berkontribusi untuk kemanusiaan di berbagai bidang.
 
Pada Januari 2020, saat terjadi endemi di Wuhan, China, Sahin memutuskan seluruh peneliti di BioNTech, yang sedang fokus meneliti vaksin untuk kanker, banting stir untuk mencari vaksin untuk penyakit yang disebabkan nCov, belakangan disebut Covid-19. Penelitian ini membutuhkan biaya yang besar, dan untuk mendapatkan biaya tersebut BioNTech bekerjasama dengan perusahaan farmasi raksasa, Pfizer.
 
Pada 9 November 2020, Pfizer dan BioNTech mengumkan hasil dari uji tahap tiga vaksin buatan mereka: 90% efektif. Pengumuman ini membuat Pfizer dan BioNTech sebagai perusahaan pertama yang mengumumkan keberhasilan riset vaksin Covid-19. Disusul dengan pengumuman dari perusahaan Moderna seminggu kemudian.
 
Vaksin yang dikembangkan oleh tim Sahin dan Ozlem ini menggunakan teknologi terkini yaitu mRNA (messenger RNA). Jadi, ada cara klasik membuat vaksin yaitu: Pertama, dengan merusak RNA/ DNA virus dan virus mati ini dimasukkan ke dalam tubuh, lalu sistem imun tubuh membangun imunitas terhadap virus tersebut. Kedua, memotong si virus dan mengambil bagian tertentunya saja untuk dikenali oleh sistem imun, dan sistem imun membangun imunitas terhadap virus itu. Namun yang dilakukan oleh tim Sahin bukanlah keduanya.
 
Mereka membaca RNA novel coronavirus sepanjang 30.000an RNA dan meneliti RNA mana yang mengandung informasi 'mahkota' (corona), dari virus tersebut. Memotongnya, dan potongan RNA inilah yang jadi vaksin. Uji coba tahap III pada 45.000 manusia sudah membuktikan vaksin mereka efektif untuk mencegah infeksi Covid-19. Masih ada informasi lain yang akan mereka rilis akhir November 2020 ini. Kita tunggu saja ya!
 
Pada CNBC, Sahin mengatakan bahwa dia menargetkan perusahaannya bisa membuat 300 juta dosis vaksin per April 2021 dan bisa disuntikkan pada orang-orang setidaknya saat musim gugur 2021 (sekitar September, Oktober, November).
 
Nah, begitulah...
Saat seluruh ilmuwan di dunia sedang berlomba menemukan vaksin atau obat untuk Covid. Saat semua negara sedang berusaha menangani pandemi. Di saat bersamaan juga tingkat Islamophobia di Eropa semakin sengit. Tak disangka, ilmuwan yang pertama mencapai garis finish adalah sepasang ilmuwan muslim. Imigran. Kulit berwarna. Semuanya terjadi atas izin Allah.
 
Yang jelas tak ada vaksin yang siap pakai di bulan November. Pemimpin negara yang ngomong begitu sepertinya harus memecat pembisiknya dan mengganti dengan orang-orang yang mumpuni di bidang ini. Wallahu alam. (rf/voa-islam.com)
 
 

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Smart Teen lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Aktivis Masjid Butuh Kaki Palsu dan Gerobak untuk Hidup Mandiri, Ayo Bantu..!!

Aktivis Masjid Butuh Kaki Palsu dan Gerobak untuk Hidup Mandiri, Ayo Bantu..!!

Bermodal kaki palsu Abu Rahman keliling Kota Solo menjajakan minuman 'es kapal' untuk menafkahi keluarga. Kini ia tak bisa bekerja lagi karena kaki palsunya jebol tak bisa diperbaiki.Ayo Bantu.!!...

Daerah Rawan Pemurtadan Garut ini Kesulitan Air. Ayo Wakaf Mata Air.!!

Daerah Rawan Pemurtadan Garut ini Kesulitan Air. Ayo Wakaf Mata Air.!!

Selain jadi target pemurtadan misionaris, warga kesulitan air bersih untuk wudhu, mandi, minum, memasak, dll. Diperlukan dana 11 juta rupiah untuk pipanisasi penghubung sumber mata air ke masjid,...

Pembangunan Terhenti, Mushalla di Pelosok Sambong ini Terbengkalai. Ayo Bantu.!!

Pembangunan Terhenti, Mushalla di Pelosok Sambong ini Terbengkalai. Ayo Bantu.!!

Kondisi Mushalla Khoirussalam Sambong ini semrawut karena pembangunan berhenti terkendala dana. Dibutuhkan dana 15 juta rupiah untuk menuntaskan mushalla hingga layak dan nyaman. ...

Ingin Jadi Guru dan Penghafal Al-Qur’an, Yatim Nurlia  Butuh Biaya Sekolah, Ayo Bantu!!

Ingin Jadi Guru dan Penghafal Al-Qur’an, Yatim Nurlia Butuh Biaya Sekolah, Ayo Bantu!!

Yatim berprestasi ini putus sekolah. Impian pendidikan pesantren untuk mewujudkan cita-cita menjadi penghafal Al-Qur’an dan guru agama Islam terkubur oleh kendala biaya....

Kisah Pilu Mbah Siti, Sang Ahli Ibadah Hidup di Bilik Reyot Bantaran Sungai. Ayo Bantu.!!

Kisah Pilu Mbah Siti, Sang Ahli Ibadah Hidup di Bilik Reyot Bantaran Sungai. Ayo Bantu.!!

Nenek renta ahli ibadah ini hidup seorang diri di bilik reyot Bengawan Solo. Bila hujan seisi rumah kebocoran air. Di malam hari, ia menggigil kedinginan diserang angin malam karena dindingnya...

Latest News
Jakarta Dinobatkan Kota Bebas Macet

Jakarta Dinobatkan Kota Bebas Macet

Kamis, 21 Jan 2021 00:04

Italia Penjarakan Tersangka Jihadis Asing Afiliasi Al-Qaidah Yang Ditangkap di Turki

Italia Penjarakan Tersangka Jihadis Asing Afiliasi Al-Qaidah Yang Ditangkap di Turki

Rabu, 20 Jan 2021 22:28

Aplikasi Perpesanan Turki BiP Peroleh Lebih Dari 8 juta Pengguna Baru Secara Global

Aplikasi Perpesanan Turki BiP Peroleh Lebih Dari 8 juta Pengguna Baru Secara Global

Rabu, 20 Jan 2021 20:35

Pemerintah Afghanistan Salahkan Taliban Karena Hentikan Pembicaraan Damai

Pemerintah Afghanistan Salahkan Taliban Karena Hentikan Pembicaraan Damai

Rabu, 20 Jan 2021 20:01

Pemerintah Harus Turun Tangan Soal Gugatan Rp 39,5 Triliun dari Perusahaan Asing ke Pertamina

Pemerintah Harus Turun Tangan Soal Gugatan Rp 39,5 Triliun dari Perusahaan Asing ke Pertamina

Rabu, 20 Jan 2021 15:59

Signal Terus Tumbuh di Tengah Kontroversi WhatsApp

Signal Terus Tumbuh di Tengah Kontroversi WhatsApp

Rabu, 20 Jan 2021 14:08

PP Muhammadiyah: Kasus Penembakan 6 FPI Pelanggaran HAM Berat

PP Muhammadiyah: Kasus Penembakan 6 FPI Pelanggaran HAM Berat

Rabu, 20 Jan 2021 12:54

PW Hima Persis Banten Masa Jihad 2020-2022 Usung Tagline Kolaborasi Karya Kita

PW Hima Persis Banten Masa Jihad 2020-2022 Usung Tagline Kolaborasi Karya Kita

Rabu, 20 Jan 2021 12:42

Studi: Minum Cokelat Terbukti Tingkatkan Fungsi Otak

Studi: Minum Cokelat Terbukti Tingkatkan Fungsi Otak

Rabu, 20 Jan 2021 12:30

Membentuk Generasi Muslim yang Bertakwa

Membentuk Generasi Muslim yang Bertakwa

Rabu, 20 Jan 2021 10:55

Jokowi Teken Perpres 7/2021, Pengamat: Parameter apa yang Digunakan untuk Menilai Ekstrimisme?

Jokowi Teken Perpres 7/2021, Pengamat: Parameter apa yang Digunakan untuk Menilai Ekstrimisme?

Selasa, 19 Jan 2021 22:52

Penelitian Oxford: Inggris Miliki Tingkat Kematian Virus Corona Harian Tertinggi di Dunia

Penelitian Oxford: Inggris Miliki Tingkat Kematian Virus Corona Harian Tertinggi di Dunia

Selasa, 19 Jan 2021 22:30

Tingkatkan Imun Hadapi Covid-19, Ustaz Fadlan Kenalkan Terapi Ala Raja Papua

Tingkatkan Imun Hadapi Covid-19, Ustaz Fadlan Kenalkan Terapi Ala Raja Papua

Selasa, 19 Jan 2021 22:11

AS Tarik Pasukan Terakhir Dari Somalia

AS Tarik Pasukan Terakhir Dari Somalia

Selasa, 19 Jan 2021 22:00

Hillary Clinton dan Nancy Pelosi Serukan Penyelidikan Atas Peran Putin Dalam Penyerbuan Capitol AS

Hillary Clinton dan Nancy Pelosi Serukan Penyelidikan Atas Peran Putin Dalam Penyerbuan Capitol AS

Selasa, 19 Jan 2021 20:45

Bangladesh Bantah Tuduhan Ada Sel Al-Qaidah Di Negaranya

Bangladesh Bantah Tuduhan Ada Sel Al-Qaidah Di Negaranya

Selasa, 19 Jan 2021 18:15

Risma, Tahun Depan Pilgub DKI

Risma, Tahun Depan Pilgub DKI

Selasa, 19 Jan 2021 17:00

Gubernur Anies Baswedan Hadiri Peluncuran Pengajian Warga Jakarta Secara Daring

Gubernur Anies Baswedan Hadiri Peluncuran Pengajian Warga Jakarta Secara Daring

Selasa, 19 Jan 2021 15:34

Mimpi Mati, Wanita Suka Dugem Ini Akhirnya Taubat

Mimpi Mati, Wanita Suka Dugem Ini Akhirnya Taubat

Selasa, 19 Jan 2021 14:43

Ikhwanul Muslimin Kecam Penyitaan Aset Para Pemimpin Mereka Oleh Pemerintah Mesir

Ikhwanul Muslimin Kecam Penyitaan Aset Para Pemimpin Mereka Oleh Pemerintah Mesir

Selasa, 19 Jan 2021 14:35


MUI

Must Read!
X

Selasa, 19/01/2021 22:00

AS Tarik Pasukan Terakhir Dari Somalia