Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
5.615 views

Efek Buruk dari Dosa yang Menumpuk, Tinggalkan!

 

Oleh: Sunarti

Seharusnya semakin banyak pengalaman, kita akan mendapat semakin banyak pelajaran. Semakin hari, berusaha memperbaiki diri dalam segala hal untuk menuju keberhasilan yang tertinggi, ridhaNya.

Ya, walau sering pula tersedak, tersengal hingga terjungkal, itu hal biasa. Hambatan-hambatan kecil begini yang seharusnya menjadi batu loncatan untuk terus melangkah. Belum sampai Allah memberikan ujian seperti saudara-saudara kita di seebrang pulau atau di tempat lain. Layaklah disyukuri, masih bisa menikmati kehidupan  dan bisa fokus bersyukur dengan apa yang tersaji. Alhamdulillah.

Fakta kini memang tidak seindah impian. Kadang harapan juga tak sebaik apa yang menimpa. Fakta pula kehidupan di alam kapitalisme-sekulerisme telah membawa penghuninya menjadi penghuni yang sibuk dengan urusan dunia. Mengumpulkan harta sebanyak-banyaknya dan meraih kedudukan yang setinggi-tingginya. Itulah standar kehidupan manusia dengan kepemimpinan berpikir ala kapitalis, kebahagiaan tertinggi adalah bertumpuk harta dan tingginya tahta.

Tidak bisa dipungkiri, alam kapitalisme-sekulerisme memang membuat suasana (secara paksa) agar manusia di dalamnya berpikir bagaimana esok mendapatkan uang dan kedudukan. Tidak sedikit yang mengambil cara dengan jalan pintas. Tidak lagi peduli dengan jalan yang ditempuh itu haram ataukah halal. Dalam dikte kapitalisme, otak disetir untuk menempuh jalan pintas yang haram.

Misalnya saja, mengumpulkan harta dengan instan, seperti korupsi, penipuan, investasi bodong dan cara-cara lain yang cepat dan mudah. Tanpa berusaha keras dan jangka waktu yang lama. Cara instan yang 'tampak layak'. Akan tetapi akibat buruk di dunia dan di akhirat tak pernah terpikirkan dalam benak. Itulah alam kapitalisme-sekulerisme, kebahagiaan berstandar pada kepuasan, keinginan dan kepentingan, mutlak.

Adanya dorongan/petunjuk, keinginan  dan tanggapan dari pihak lingkungan sangat berpengaruh terhadap cara-cara instan seperti di atas. Apapun akan ditempuh, karena sudah dianggap kebiasaan yang bisa diterima oleh khalayak, maka sah-sah saja. Ditambah dengan payung hukum yang tidak tegas, lengkap, cara instan pengumpulan harta dan meraih tahta menjadi budaya. Astagfirullah.

Namun, di sisi lain, sisi yang (bisa jadi) luput dari pengamatan orang lain adalah, perjalanan mereka yang seolah telah menempuh cara instan di atas. Perjalanan mereka sebelum terlihat sebagai seorang koruptor atau seorang penipu ulung.

Bisa saja mereka sepuluh, dua puluh atau tiga puluh tahun yang lalu adalah seorang yang memulai perjalanannya dari nol. Dengan menggunakan cara mengumpulkan harta sedikit demi sedikit dan meraih jabatan-jabatan dari bawah. Mereka meraih efek menumpuknya sekarang.

Sayangnya yang menjadi tujuan aktivitas adalah urusan dunia. Ya, orientasi dunia, tanpa berdasar pada patokan hukumNya. Sayang memang, usaha yang berangkat dari ketelatenan, ketekunan dan kesabaran, salah arah.

Bukankah semua akan menuai akibatnya? Jika tidak di dunia, kelak di akhirat, pasti akan mendapatkan balasannya.

Sesungguhnya, memilih aktivitas baik atau buruk di mata Allah, masih dalam batas wilayah yang kita kuasai. Jika kebaikan dan keburukan bersandar pada akal manusia, yang terjadi adalah tumpang tindih antara manusia satu dengan yang lainnya. Semua akan tarik ulur sesuai kepentingan dan keinginan manusia, termasuk dalam ranah hukum. Bila seperti ini  maka tidak akan pernah selesai. Ambyar.

Allah SWT sebagai satu-satunya pemilik kehidupan, memiliki seperangkat aturan yang sudah tinggal dipakai oleh manusia. Segala aktivitas yang dilakukan seharusnya kembali kepada hukum asal perbuatan manusia. Yakni, halal dan haramnya.

Allah dan Rasulullah telah memberi peringatan kepada manusia sebagai patokan. Memilih aktivitas yang Allah ridha dengan berpedoman pada aturanNya, seharusnya menjadi prioritas. Maka kita akan tersibukkan dengan aktivitas kebaikan dan tidak akan terjadi kita disibukkan dengan aktifitas kebatilan. Insyaallah.

"Jiwa manusia  selalu memiliki hasrat yang bergejolak. Jika jiwa itu tidak kamu sibukkan dengan kebenaran, ia akan menyibukkan kamu dalam kebatilan." (Ibnu Katsir)

Nasehat yang begitu menampar.

Jika tidak ingin efek menumpuk adalah sesuatu yang merugikan, terutama kelak di akhirat, maka selalu kumpulkan aktivitas yang mendatangkan pahala. Ingat pula jika Rasulullah pernah menggambarkan efek dari dosa-dosa kecil yang dikumpulkan. Ibaratnya mengumpulkan ranting-ranting yang bisa membakar dan mendidihkan air dalam belanga. Akumulasi dosa-dosa kecil yang tanpa disadari oleh manusia, bisa berefek buruk kelak di akhiratNya.

“Seperti inilah dosa-dosamu setiap hari. Sepertinya terlihat tidak ada, padahal kelak di hadapan Allah Swt. ternyata terkumpul banyak.”

"Jangan sepelekan kekuatan fenomenal efek menumpuk. Terutama yang berefek buruk di mata Allah."

Jangan sampai kita menjadi manusia merugi saat di akhirat nanti. Wallahu alam. (rf/voa-islam.com)

Ilustrasi: Google

 

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Smart Teen lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Kisah Pilu Abdurrahman, Balita Pejuang Tumor Mata Menangis Bercucuran Darah. Ayo Bantu.!!

Kisah Pilu Abdurrahman, Balita Pejuang Tumor Mata Menangis Bercucuran Darah. Ayo Bantu.!!

Belum genap berusia 2 tahun, bocah imut mungil ini harus menjalani hidup dengan dahsyatnya penyakit tumor ganas di. Hari-harinya dipenuhi tangis bersimbah darah yang mengucur dari luka matanya...

Rumah Dakwah Ustadz Sukarman Reyot Terancam Roboh, Ayo Bantu!

Rumah Dakwah Ustadz Sukarman Reyot Terancam Roboh, Ayo Bantu!

Sungguh prihatin kondisi rumah Ustadz Ahmad Sukarman ini. Rumah tinggal yang difungsikan sebagai markas pengajian ini sangat tidak layak, rapuh dan reyot terancam roboh....

Hidup Sebatang Kara, Muallaf  Suliatin Diterpa Berbagai Ujian Hidup, Ayo Bantu.!!

Hidup Sebatang Kara, Muallaf Suliatin Diterpa Berbagai Ujian Hidup, Ayo Bantu.!!

Hijrah menjadi Muslimah, mantan Kristen Pantekosta ini ditimpa banyak ujian mulai dari keluarga hingga kerasnya pekerjaan. Hidup sebatang kara, ia bekerja keras sebagai buruh pembuat batu bata. ...

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Sudah 4 tahun Pesantren Tahfiz Al-Qur’an ini mendidik para yatim dan kaum dhuafa tanpa memungut biaya. Mereka butuh masjid, anggaran dana 160 juta rupiah. Sisihkan harta, dapatkan istana di...

Aktivis Masjid Butuh Kaki Palsu dan Gerobak untuk Hidup Mandiri, Ayo Bantu..!!

Aktivis Masjid Butuh Kaki Palsu dan Gerobak untuk Hidup Mandiri, Ayo Bantu..!!

Bermodal kaki palsu Abu Rahman keliling Kota Solo menjajakan minuman 'es kapal' untuk menafkahi keluarga. Kini ia tak bisa bekerja lagi karena kaki palsunya jebol tak bisa diperbaiki.Ayo Bantu.!!...

Latest News
Regenerasi Kepemimpinan, Forum Jurnalis Muslim Akan Gelar Munas II

Regenerasi Kepemimpinan, Forum Jurnalis Muslim Akan Gelar Munas II

Sabtu, 27 Feb 2021 18:53

Israel Larang Muslim Kumandangkan Adzan Di Masjid Ibrahimi Hebron

Israel Larang Muslim Kumandangkan Adzan Di Masjid Ibrahimi Hebron

Sabtu, 27 Feb 2021 15:15

Intelijen AS Sebut Putra Mahkota Saudi MBS Setujui Operasi Pembunuhan Khashoggi

Intelijen AS Sebut Putra Mahkota Saudi MBS Setujui Operasi Pembunuhan Khashoggi

Sabtu, 27 Feb 2021 13:42

Ganasnya Sakit Qalbu (2): Ini Penyebab 350 Penyakit dari Hatimu (1-350)

Ganasnya Sakit Qalbu (2): Ini Penyebab 350 Penyakit dari Hatimu (1-350)

Sabtu, 27 Feb 2021 10:30

Quranic Quantum Food: Tips Jadikan masakan sehat & Anti Sihir

Quranic Quantum Food: Tips Jadikan masakan sehat & Anti Sihir

Sabtu, 27 Feb 2021 10:29

Kajian Ilmu FUUI: Tunduk dan Patuh Kepada Selain Allah dengan Menentang Syariat-Nya

Kajian Ilmu FUUI: Tunduk dan Patuh Kepada Selain Allah dengan Menentang Syariat-Nya

Sabtu, 27 Feb 2021 01:20

Parlemen Belanda: Perlakuan Cina Terhadap Muslim Uighur Genosia

Parlemen Belanda: Perlakuan Cina Terhadap Muslim Uighur Genosia

Jum'at, 26 Feb 2021 20:30

Mahkamah Agung Inggris Putuskan Shamima Beghum Tidak Bisa Kembali Ke Inggris

Mahkamah Agung Inggris Putuskan Shamima Beghum Tidak Bisa Kembali Ke Inggris

Jum'at, 26 Feb 2021 19:35

Sri Lanka Cabut Larangan Kontroversial Penguburan Jenazah COVID-19 Dengan Cara Dibakar

Sri Lanka Cabut Larangan Kontroversial Penguburan Jenazah COVID-19 Dengan Cara Dibakar

Jum'at, 26 Feb 2021 18:14

AS Bombardir Fasilitas Milisi Syi'ah Dukungan Iran Dekat Perbatasan Irak-Suriah

AS Bombardir Fasilitas Milisi Syi'ah Dukungan Iran Dekat Perbatasan Irak-Suriah

Jum'at, 26 Feb 2021 15:00

Syakir Daulay Didaulat Jadi Duta Wakaf

Syakir Daulay Didaulat Jadi Duta Wakaf

Jum'at, 26 Feb 2021 11:47

Soal Izin Investasi Industri Miras, Harusnya Tunggu RUU Miras Disahkan Dulu

Soal Izin Investasi Industri Miras, Harusnya Tunggu RUU Miras Disahkan Dulu

Jum'at, 26 Feb 2021 06:54

PKS Bersama Melayani Rakyat bukan Sekadar Tagline, Tapi Jadi Ruh dan Sistem

PKS Bersama Melayani Rakyat bukan Sekadar Tagline, Tapi Jadi Ruh dan Sistem

Jum'at, 26 Feb 2021 06:49

Pak Jokowi, Akui Saja Kesalahan Kerumunan di Maumere Itu

Pak Jokowi, Akui Saja Kesalahan Kerumunan di Maumere Itu

Jum'at, 26 Feb 2021 06:36

Kontroversi Jilbab, Islam Intoleran?

Kontroversi Jilbab, Islam Intoleran?

Jum'at, 26 Feb 2021 06:25

Hari Jum’at Tiba, Rasulullah Menunggu Shalawat Kita!

Hari Jum’at Tiba, Rasulullah Menunggu Shalawat Kita!

Kamis, 25 Feb 2021 22:26

Jeratan Pornografi Kian Mencengkeram Dunia Remaja

Jeratan Pornografi Kian Mencengkeram Dunia Remaja

Kamis, 25 Feb 2021 21:43

Keunggulan Vaksin Nusantara, Layakkah Kita Berharap?

Keunggulan Vaksin Nusantara, Layakkah Kita Berharap?

Kamis, 25 Feb 2021 21:27

Doa Agar Amal Ibadah Diterima

Doa Agar Amal Ibadah Diterima

Kamis, 25 Feb 2021 21:10

Rakyat Tuban, Dulu Ditolak Kini Kaya Mendadak

Rakyat Tuban, Dulu Ditolak Kini Kaya Mendadak

Kamis, 25 Feb 2021 20:35


MUI

Must Read!
X