Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
8.709 views

Oh Su Hyang dan Dilema Krisis Kepribadian Idol Korea Selatan

 

Oleh: Henyk Widaryanti

Oppa-oppa kini mendapat perhatian dunia. Setelah dulu serial drama Dae Jang Geum berhasil menyedot perhatian masyarakat +62, kini para oppa dan eonni justru menjadi idola para remaja. Paras yang katanya ganteng, cantik, putih dan slim menarik perhatian para penikmat film korea. Tak tanggung-tanggung mereka rela menghabiskan dana demi menyerupai para idolanya atau sekadar nonton konsernya.

Apa hubungannya dengan Oh Su Hyang? Apakah ia termasuk oppa-oppa yang jadi incaran kaum Hawa? Tentu saja bukan. Oh Su Hyang adalah seorang penulis. Ia menulis buku Bicara itu Ada Seninya dan Komunikasi itu Ada Seninya. Dua buku yang dapat meningkatkan skill komunikasi.

Kepribadian Menurut Oh Su Hyang

Dalam buku Komunikasi itu Ada Seninya ada pernyataan Oh Su Hyang yang menggelitik saya. Ia menyatakan bahwa paras yang cantik, ganteng, putih dan slim tak bisa begitu saja menarik perhatian. Tapi hal yang dapat menarik perhatian adalah kepribadiannya. Pola pikir dan pola sikap yang ditunjukkan seseorang akan membuat lawan bicara menilai kepribadiannya. Hal itu akan mempengaruhi seberapa besar orang tersebut mampu menggaet lawan bicaranya.

Apakah teori yang diutarakan Oh Su Hyang, pakar komunikasi dari Korea Selatan ini diikuti oleh masyarakatnya sendiri? Kalau diamati, sebagaimana yang terjadi di negeri +62, Korea Selatan juga memasarkan Oppa dan Eonni melalui sarana hiburan. Sehingga wajah cantik, ganteng, putih dan tubuh slim menjadi prioritas utama. Bahkan bentuk fisik ini dijadikan poin utama untuk melancarkan bisnis. Seperti yang kita ketahui, industri film, musik, fashion, kosmetik hingga elektronik menggunakan jasa paras fisik.

Apakah teori Oh Su Hyang dipakai? Kalau  dilihat-lihat sih sepertinya sangat kecil kemungkinan dipakai. Sejauh mata memandang hanya kehidupan glamour dan bentuk fisik saja yang ditonjolkan seorang idola. Tidak hanya di Negeri Ginseng, di negeri +62 pun demikian. Contohnya, iklan-iklan di Indonesia banyak memakai artis Korea sebagai brand ambassadornya. Sebut saja Tokopedia yang berhasil menggaet BTS, Shopee yang merangkul Stray Kids, Blibi yang menggandeng Park Seo Joon, Lazada yang dengan Lee Min Ho dan Mie  Sedap bersama Siwon Choi (sindonews.com, 7/01/21).

Para pengusaha memanfaatkan aktor-aktor Korea yang sedang tenar untuk mempromosikan  usaha mereka. Hingga akhirnya disebut bahwa K-pop mampu memulihkan ekonomi dan investasi di Indonesia. Luar biasa bukan?

Realitas Kehidupan Oppa Eonni Korea Selatan

Bagaimana dengan kehidupan asli mereka? Apakah sesempurna gambaran promosi? Nyatanya artis-artis Korea banyak juga yang mati bunuh diri. Bukan karena takut tak dapat memenuhi kebutuhan, tapi lebih karena stress kena bulian penggemarnya. Hal yang lebih mengejutkan lagi, di tahun 2020 Korea Selatan mengalami darurat demografi. Apa itu?

Nilai kelahiran di negeri ginseng mengalami kemerosotan. Di tahun 2020 nilai kelahirannya terendah se-dunia. Pemerintah setempat menyebut, bahwa populasi Korsel menyusut 20.838 jiwa daei tahun sebelumnya. Hal ini dikarenakan jumlah kelahiran lebih sedikit dari pada kematian. Mengapa bisa demikian?

Bencana demografi ini disinyalir terjadi karena mahalnya biaya hidup di sana. Sekaligus sulitnya menjadi ibu yang memiliki peran ganda. Mengurus anak sekaligus bekerja. Padahal negeri ini merupakan negara no. 12 terbaik ekonominya di Dunia (cirebon.pikiran-rakyat.com, 5/1/21).

Sangat disayangkan, negara yang memiliki idola panutan dunia malah mengalami kemerosotan dalam hal memahami hidup. Mereka hanya memikirkan bahwa hidup hanya untuk mencari uang. Kekayaan adalah hal utama. Kerja menjadi aktivitas terpenting dalam hidupnya. Hingga akhirnya hubungan keluarga, suami-istri tak lagi diperhatikan. Malah dianggap memberatkan. Kalau ingin melampiaskan ghorizah nau' bagaimana? Kan tinggal berhubungan suka sama suka. Ikatan pernikahan tak lagi diperhitungkan. Apakah ini yang dimaksud kepribadian baik oleh Oh Su Hyang?

Kepribadian Menurut Islam

Islam memiliki kepribadian yang unik, berbeda dengan yang lain. Dalam Islam kepribadian itu gabungan dari pola pikir dan pola sikap. Pola pikir itu adalah dasar berfikir seseorang yang dipakai untuk menghukumi realitas yang dihadapi dengan landasan tertentu. Sedangkan pola sikap adalah cara yang digunakan seseorang untuk memenuhi potensi kehidupannya (baik jasmani maupun naluri) dengan landasan tertentu. Jadi kalau kepribadian Islam ya landasan berfikir dan bersikapnya pakai Islam.

Nah, seorang muslim yang punya kepribadian Islam itu akan beraktivitas sesuai pola pikir Islam. Misalnya, bagi seorang muslim bentuk fisik seperti cantik, ganteng, putih dan slim bukanlah yang utama. Sehingga seseorang dipandang baik dan patut dicontoh jika ia orang yang bertakwa. Contohnya Aisyah binti Abu Bakar atau Ali bin Abi Tholib. Pemuda-pemudi yang terkenal sepanjang zaman bukan karena parasnya, tapi karena kepribadian Islamnya.

Islam juga memiliki pandangan khas antara laki-laki dan perempuan. Tugas utama laki-laki sebagai pencari nafkah dan pemimpin keluarga menempatkannya pada posisi istimewa. Begitu juga perempuan, ada peran al umm warobatul bait yang wajib dilaksanakan. Meski demikian, ia boleh bekerja asalkan pekerjaan itu tak mengganggu kewajibannya. Kepribadian Islam membuat kaum muslimin menyandarkan segala aktivitasnya sesuai hukum syara'. Karena kebahagian yang ingin diraih bukan sekadar materi, tapi ingin mencapai keridhoan Allah.

Jadi kepribadian yang dimaksud Oh Su Hyang tentang menggaet orang untuk mengikutinya, ada pada Islam. Hal ini dicontohkan oleh Rasulullah Saw yang memiliki kepribadian Islam. Beliau mampu menggaet umat manusia dengan perkataan dan perbuatannya. Dari teladan inilah, kemudian muncul generasi para sahabat, tabiin, dan orang-orang salih yang lebih mengutamakan kepribadian melalui kata dan perbuatan daripada fisik semata. Wallahu'alam. (rf/voa-islam.com)

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Smart Teen lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Jumat Barokah: Mari Berbagi Wakaf Qur’an & Tebar Hidangan kepada Santri Pelosok Garut

Jumat Barokah: Mari Berbagi Wakaf Qur’an & Tebar Hidangan kepada Santri Pelosok Garut

Insya Allah besok Jum’at IDC berbagi Sedekah Jum’at dan Wakaf Mushaf Al-Qur'an kepada para Santri TPQ Masjid Al-Iman Garut. Mari berburu keberkahan sedekah Jumat dan wakaf Al-Qur'an....

Pembangunan Mushalla Kampung Peundeuy Banten Terhenti, Ayo Sedekah  Jariyah.!!!

Pembangunan Mushalla Kampung Peundeuy Banten Terhenti, Ayo Sedekah Jariyah.!!!

Pembangunan Mushalla Nurul Hikmah di Tangerang Banten ini terhenti karena terkendala biaya. Diperlukan biaya 30 juta rupiah untuk merampungkan agar ibadah dan syiar Islam makin semarak....

Hijrah dari Gubuk Rombeng, Ayo Bangun Rumah Dakwah Ustadz Karita

Hijrah dari Gubuk Rombeng, Ayo Bangun Rumah Dakwah Ustadz Karita

Ustadz Karita dan Ustadzah Nurjanah totalitas berdakwah memajukan pendidikan agama di Leuwigede Indramayu. Karena keterbatasan ekonomi, mereka tinggal di gubuk dari karung bekas. Ayo Bantu..!!!...

Ayo Wakaf Tempat Wudhu ke Masjid Al-Iman Talegong, Alirkan Pahala Abadi.!!

Ayo Wakaf Tempat Wudhu ke Masjid Al-Iman Talegong, Alirkan Pahala Abadi.!!

Masjid ini menjadi pusat kegiatan dakwah, ibadah dan pengajian warga Kampung Warung Gantung Talegong Garut, Jawa Barat. Namun sampai saat ini belum memiliki tempat wudhu. Ayo Wakaf..!!!...

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Menggabung keutamaan Jum’at dan Cinta Yatim, IDC akan berbagi ke Pesantren Tahfizhul Qur’an Darul Hijrah Cikarang. ...

Latest News
Menilik Makna Ahlul Sunah Wal Jamaah Anti Radikalisme

Menilik Makna Ahlul Sunah Wal Jamaah Anti Radikalisme

Kamis, 02 Dec 2021 15:21

Pornografi Menghantui Generasi, Sampai Kapan?

Pornografi Menghantui Generasi, Sampai Kapan?

Kamis, 02 Dec 2021 15:03

Jurnalis Sebut Media Lakukan Bias dalam Pemberitaan Penjajahan Israel di Palestina

Jurnalis Sebut Media Lakukan Bias dalam Pemberitaan Penjajahan Israel di Palestina

Kamis, 02 Dec 2021 12:24

Pasukan Iran Terlibat Pertempuran Sengit Dengan Taliban Di Perbatasan

Pasukan Iran Terlibat Pertempuran Sengit Dengan Taliban Di Perbatasan

Kamis, 02 Dec 2021 12:15

Taliban Dan Junta Militer Myanmar Tidak Diizinkan Di PBB Untuk Saat Ini

Taliban Dan Junta Militer Myanmar Tidak Diizinkan Di PBB Untuk Saat Ini

Kamis, 02 Dec 2021 10:27

MUI Teken MoU Pembangunan RSIH dengan Wali Kota Hebron

MUI Teken MoU Pembangunan RSIH dengan Wali Kota Hebron

Kamis, 02 Dec 2021 02:14

Sederet Manfaat Olahraga Bagi Lansia

Sederet Manfaat Olahraga Bagi Lansia

Rabu, 01 Dec 2021 23:07

Harga Minyak Goreng Kian Melambung, Politisi PKS: Rakyat Berkabung

Harga Minyak Goreng Kian Melambung, Politisi PKS: Rakyat Berkabung

Rabu, 01 Dec 2021 22:27

Dukung Anies, Elektabilitas Nasdem Naik

Dukung Anies, Elektabilitas Nasdem Naik

Rabu, 01 Dec 2021 19:26

Kemenlu: Isu Palestina Jadi Jantung Kebijakan Luar Negeri Indonesia

Kemenlu: Isu Palestina Jadi Jantung Kebijakan Luar Negeri Indonesia

Rabu, 01 Dec 2021 19:12

ASN Diganti Robot, Indonesia Tak Perlu Teknologi Luar

ASN Diganti Robot, Indonesia Tak Perlu Teknologi Luar

Rabu, 01 Dec 2021 18:55

Kongres Sejarawan Muhammadiyah Pertama Lahirkan 10 Rekomendasi

Kongres Sejarawan Muhammadiyah Pertama Lahirkan 10 Rekomendasi

Rabu, 01 Dec 2021 18:32

Tanda Kolesterol Tinggi Bisa Dilihat dari Perubahan Kulit

Tanda Kolesterol Tinggi Bisa Dilihat dari Perubahan Kulit

Rabu, 01 Dec 2021 18:04

Kemajuan Teknologi Tidak Bisa Serta Merta Menjadi Solusi, Terlebih dalam Urusan Agama

Kemajuan Teknologi Tidak Bisa Serta Merta Menjadi Solusi, Terlebih dalam Urusan Agama

Rabu, 01 Dec 2021 16:29

Al-Shabaab Serang Pangkalan Militer Ethiopia Di Baidoa Somalia

Al-Shabaab Serang Pangkalan Militer Ethiopia Di Baidoa Somalia

Rabu, 01 Dec 2021 15:34

Indonesia Jadi Produsen Mobil Listrik di 2022, Pengamat: Tren Pasar Berubah

Indonesia Jadi Produsen Mobil Listrik di 2022, Pengamat: Tren Pasar Berubah

Rabu, 01 Dec 2021 14:52

Pengadilan Libya Keluarkan Penglima Pemberontak Khalifa Haftar Dari Pencalonan Pilpres

Pengadilan Libya Keluarkan Penglima Pemberontak Khalifa Haftar Dari Pencalonan Pilpres

Rabu, 01 Dec 2021 14:45

Dari Guru yang Alim dan Uswah Hasanah, Lahirlah Para Ulama dan Generasi Khairu Ummah

Dari Guru yang Alim dan Uswah Hasanah, Lahirlah Para Ulama dan Generasi Khairu Ummah

Rabu, 01 Dec 2021 14:27

Arab Saudi Buka Bagian Konsuler Di Kedutaan Mereka Di Kabul

Arab Saudi Buka Bagian Konsuler Di Kedutaan Mereka Di Kabul

Rabu, 01 Dec 2021 14:00

Siapkan Kader, PP PERSIS Bekali Kafilah Du'at Angkatan XI

Siapkan Kader, PP PERSIS Bekali Kafilah Du'at Angkatan XI

Rabu, 01 Dec 2021 13:22


MUI

Must Read!
X