Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
13.389 views

Hidup Di Era ''Herd Immunity''

Tony Rosyid

Pengamat Politik dan Pemerhati Bangsa

Sabtu kemarin, suami teman saya di Jepara Jawa Tengah meninggal. Usianya 56 tahun. Hanya sakit flu selama tiga hari, kata istrinya.

Sepekan sebelumnya, seorang kawan dari Bandung kasih kabar, virus Covid varian terbaru bisa membunuh dalam 2-3 hari.

Saya gak mau komentar soal ini. Bukan bidang saya. Takut off side. Bisa sesat dan menyesatkan.

Dalam minggu ini, dua kali saya pulang kampung. Bude, bulek dan nenek meninggal. Di kampung saya, hampir setiap hari ada yang meninggal. Sempat jalan-jalan ke kampung-kampung sebelah. Sejumlah bendera kuning terpasang cukup banyak. Ada juga janazah yang sedang diangkut. Menyaksikan dengan kepala sendiri.

Di Jakarta, coba anda berhenti 30 menit saja di jalan raya. Ngiung... Ngiung.. Ngiung... Mobil ambulans hampir setiap 5-15 menit lewat. Satu fenomena yang tak biasa. Ini terjadi beberapa pekan terakhir.

Kalau kita lihat data, ada 29,745 orang setiap hari terinveksi covid (5/7). Angkanya pasti lebih besar jika jumlah tes PCR yang dilakukan pemerintah memenuhi target WHO. Yaitu 1000 orang / 1 juta penduduk.

Hampir semua rumah sakit penuh. Anda sakit, meskipun parah, harus antri. Bisa dua tiga hari baru dapat ruang isolasi. Nunggu pasien di rumah sakit sembuh, baru anda bisa masuk.

Tidak saja ke rumah sakit yang antri, ke pemakaman pun, banyak janazah yang antri. Ini dialami oleh sejumlah daerah. Anda masih mau membantah bahwa covid gak ada? Ngaco!

Beberapa hari lalu, Gubernur Jakarta Anies Baswedan membacakan data jumlah janazah yang dimakamkan selama sepekan. Mulai sabtu 26 Juni hingga sabtu 3 juli.

Sabtu (26/7) ada 157 janazah, minggu 144, senen 193, selasa 279, rabu 23, kamis 301, jumat 365, sabtu 396.

Anies mengumumkan dengan nada sedih, dan bahkan mata berkaca-kaca.

Ada yang komentar: pencitraannya berlebihan. Itu marketing politik. Tangisan palsu. Dll. Keterlaluan!

Seorang pemimpin mana yang tidak sedih jika ada ribuan warganya meninggal. Ia telah kerja keras dengan mengerahkan semua kemampuan yang dimiliki, anda masih bilang itu pencitraan? Pernahkah anda membayangkan jika anda adalah salah satu dari keluarga janazah yang antri ke makam itu?

Sedikitlah berempati kepada keluarga janazah. Meski anda "tidak suka" Anies, tapi setidaknya anda jaga perasaan keluarga ribuan orang yang meninggal itu. Jangan lihat Anies, tapi rasakan apa yang dirasakan keluarga para janazah itu.

Nyawa rakyat Indonesia sedang terancam covid. Pemerintah, baik pusat maupun daerah, ada keterbatasan. Baik kemampuan, ketabahan (konsistensi), terutama anggaran. Anggaran covid kita hanya 5,41 persen dari PDB. Rata-rata negara maju, anggaran untuk covid itu 27,76 persen dari PDB. Jepang bahkan mengalokasikan anggaran 44,17 dari PDB.

Dengan serba keterbatasan ini, Indonesia nampaknya sudah masuk pada situasi "herd immunity", sebelum tuntas program vaksinnya. Siapa yang kuat, hidup. Imunnya lemah, ya mati. Berlaku teori seleksi alam Darwin: "Survival of the fittest".

Maka, perlu kesadaran masyarakat untuk taat prokes. Disiplin! Sekali lagi: disiplin! Semua harus disiplin. Baik rakyat, terutama pejabat. Kepatuhan pada prokes menjadi pilihan "satu satunya" yang paling efektif untuk menahan laju penyebaran covid.

Mereka yang tidak taat prokes, layak diberi sanksi sosial. Penjaga warung gak pakai masker, hindari. Beli ke warung lain. Ini bagian dari sanksi sosial. Bukan kejam, tapi tegas.

Tidak kalah penting, kuatkan imunitas. Jaga tubuh dengan pola hidup sehat. Dalam sistem herd immunity, hanya andalah yang bisa jaga kesehatan dan nyawa anda. Tentu, seijin Tuhan.

Selamat menyambut era "Herd Immunity". Mau hidup, imun anda harus kuat. [PurWD/voa-islam.com]

Jakarta,  6 Juli 2021

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Smart Teen lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Ayo Wakaf Tempat Wudhu ke Masjid Al-Iman Talegong, Alirkan Pahala Abadi.!!

Ayo Wakaf Tempat Wudhu ke Masjid Al-Iman Talegong, Alirkan Pahala Abadi.!!

Masjid ini menjadi pusat kegiatan dakwah, ibadah dan pengajian warga Kampung Warung Gantung Talegong Garut, Jawa Barat. Namun sampai saat ini belum memiliki tempat wudhu. Ayo Wakaf..!!!...

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Menggabung keutamaan Jum’at dan Cinta Yatim, IDC akan berbagi ke Pesantren Tahfizhul Qur’an Darul Hijrah Cikarang. ...

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Syafani Azzahra, bocah yatim sejak usia tujuh tahun ini bercita-cita ingin menjadi dokter penghafal Al-Qur'an. Setamat SD ia ingin melanjutkan sekolah ke pesantren, tapi terkendala biaya. Ayo...

Mushalla Reyot di Pelosok Garut Terancam Roboh, Ayo Bantu.!!!

Mushalla Reyot di Pelosok Garut Terancam Roboh, Ayo Bantu.!!!

Mushalla kayu di pelosok Garut ini menyedihkan. Dindingnya reyot, rapuh, dan keropos bisa roboh setiap saat. Dibutuhkan dana 50 juta rupiah untuk renovasi total bangunan permanen dan diperluas....

Wakaf Air: IDC Salurkan 11 Juta untuk Tandon Air & Perlengkapan Sumur PTQ Az Zuman Klaten

Wakaf Air: IDC Salurkan 11 Juta untuk Tandon Air & Perlengkapan Sumur PTQ Az Zuman Klaten

Program Wakaf Sumur IDC telah menyalurkan dana 11 Juta rupiah untuk kebutuhan tandon air, pompa air dan perlengkapan sumur di Pesantren Tahfidz Quran (PTQ) Az Zuman, Jambu Kulon, Ceper, Klaten....

Latest News
Puncak HUT ke-2 Partai Gelora Indonesia

Puncak HUT ke-2 Partai Gelora Indonesia

Kamis, 28 Oct 2021 14:00

Kisah Karir Bintang Klub Liverpool Mo Salah Akan Diajarkan Di Sekolah-sekolah Mesir

Kisah Karir Bintang Klub Liverpool Mo Salah Akan Diajarkan Di Sekolah-sekolah Mesir

Kamis, 28 Oct 2021 13:55

Diusia Senja Terus Mengais Rejeki Halal

Diusia Senja Terus Mengais Rejeki Halal

Kamis, 28 Oct 2021 12:25

Inilah Peran Laboratorium dalam Sertifikasi Halal

Inilah Peran Laboratorium dalam Sertifikasi Halal

Kamis, 28 Oct 2021 10:18

HNW: Kemenag Tak untuk Diklaim atau Dibubarkan

HNW: Kemenag Tak untuk Diklaim atau Dibubarkan

Kamis, 28 Oct 2021 08:09

Tarif PCR Turun! Ini Harga Terbarunya

Tarif PCR Turun! Ini Harga Terbarunya

Rabu, 27 Oct 2021 23:34

Kritik Keras Wacana Tes PCR Bagi Semua Moda Transportasi, Bukhori: Rakyat Bukan Sapi Perah!

Kritik Keras Wacana Tes PCR Bagi Semua Moda Transportasi, Bukhori: Rakyat Bukan Sapi Perah!

Rabu, 27 Oct 2021 23:16

Relawan Baraya Rajiv Serahkan Bantuan untuk Pasien Kanker di Banjaran Kabupaten Bandung

Relawan Baraya Rajiv Serahkan Bantuan untuk Pasien Kanker di Banjaran Kabupaten Bandung

Rabu, 27 Oct 2021 23:08

Perayaan HUT ke-2, Partai Gelora Angkat Tema 'Kolaborasi Indonesia Menuju 5 Besar Dunia'

Perayaan HUT ke-2, Partai Gelora Angkat Tema 'Kolaborasi Indonesia Menuju 5 Besar Dunia'

Rabu, 27 Oct 2021 22:50

Turki Kirim 200 Truk Penuh Peralatan Militer Dan Logistik Ke Suriah Utara

Turki Kirim 200 Truk Penuh Peralatan Militer Dan Logistik Ke Suriah Utara

Rabu, 27 Oct 2021 22:15

Warga Kashmir Terancam Tuduhan Teror Hanya Karena Dukung Kemenangan Tim Kriket Pakistan Atas India

Warga Kashmir Terancam Tuduhan Teror Hanya Karena Dukung Kemenangan Tim Kriket Pakistan Atas India

Rabu, 27 Oct 2021 21:55

Waspada Propaganda LGBT

Waspada Propaganda LGBT

Rabu, 27 Oct 2021 18:49

Sedih dan Malu, Garuda Indonesia Akan Hembuskan Napas Terakhir

Sedih dan Malu, Garuda Indonesia Akan Hembuskan Napas Terakhir

Rabu, 27 Oct 2021 18:28

Haftar Dan Saif Al-Islam Khadafi Gunakan Perusahaan Israel Untuk Jalankan Kampanye Pemilu Libya

Haftar Dan Saif Al-Islam Khadafi Gunakan Perusahaan Israel Untuk Jalankan Kampanye Pemilu Libya

Rabu, 27 Oct 2021 17:30

Harga PCR Turun, Fahira Idris: Semakin Murah Semakin Baik

Harga PCR Turun, Fahira Idris: Semakin Murah Semakin Baik

Rabu, 27 Oct 2021 11:49

Harga PCR Rp300 Ribu, Legislator Bandingkan di India Bisa Mematok Harga di Bawah Rp100 Ribu?

Harga PCR Rp300 Ribu, Legislator Bandingkan di India Bisa Mematok Harga di Bawah Rp100 Ribu?

Rabu, 27 Oct 2021 09:56

Pentagon: Kelompok Jihadis di Afghanistan Dapat Menyerang AS Dalam Enam Bulan

Pentagon: Kelompok Jihadis di Afghanistan Dapat Menyerang AS Dalam Enam Bulan

Rabu, 27 Oct 2021 09:36

Korupsi Jadi Ritual Bangsa, Berapa Harga Percaya?

Korupsi Jadi Ritual Bangsa, Berapa Harga Percaya?

Rabu, 27 Oct 2021 07:47

Pinjol, Transaksi Ribawi yang Menjerat Umat

Pinjol, Transaksi Ribawi yang Menjerat Umat

Rabu, 27 Oct 2021 07:37

Menag dan Kegaduhan

Menag dan Kegaduhan

Selasa, 26 Oct 2021 23:28


MUI

Must Read!
X