Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
12.283 views

Fenomena Samposedae dan Krisis Populasi di Korsel

 

Oleh: Ashaima Va

 

Negara Korea sedang berjaya dengan industri hiburannya. Budaya popnya begitu dinikmati. Drama romantisnya mampu menyihir pemirsa. Namun semua romantisme tersebut hanya dalam drama. Realitanya sangat jauh dari ekspektasi. Korea mengalami permasalahan pelik pada kaum mudanya. Mereka ogah menikah apalagi punya anak.  Hasrat memiliki pasangan tersebut hilang seiring berkembangnya Generasi Sampo atau Samposedae di Korea.

Fenomena Generasi Sampo atau Samposedae/ 삼포세대 merujuk pada fenomena generasi yang menghindari tiga hal, yaitu kencan, menikah, dan memiliki anak. Ada beberapa faktor yang mendorong generasi muda menghindari institusi pernikahan, diantaranya karena faktor ekonomi dan budaya patriarki yang telah ada turun temurun. Fenomena ini telah merebak sejak 2010.

Kompetisi yang tinggi dalam dunia kerja dan biaya perumahan yang selangit cukup membebani kehidupan generasi muda. Terlebih biaya pendidikan yang tak murah membuat orang tua khawatir akan masa depan anak-anak. Hal-hal tersebut mendorong kaum muda berpikir ulang untuk menikah apalagi punya anak.

Tak hanya itu budaya patriarki yang telah menempatkan wanita sebagai pengurus rumah tangga dan laki-laki sebagai pencari nafkah, ikut andil dalam membuat kaum muda enggan menikah. Dengan faktor ekonomi dan dunia patriarki seperti itu, bagi generasi muda Korea menikah berarti kehilangan kehidupan. Mereka lebih memilih hubungan yang kasual yang memungkinkan mereka tetap memiliki kehidupan yang mandiri dengan karir yang tetap cemerlang, bahkan tanpa hubungan romantis dan tanpa anak.

Alhasil kini Korea Selatan menghadapi paradoks terkait populasi. Sampo sedae ini telah cukup membuat pemerintah khawatir. Bahkan Universitas Dongguk, Seoul membuka kelas khusus untuk mengatasi phobia pernikahan pada anak muda. (BBC.com, 7/5/2018)

Tingkat perkawinan di antara orang Korea Selatan pada usia subur menurun. Dalam sensus 2015, kurang dari seperempat (23%) wanita Korea Selatan berusia 25 hingga 29 tahun yang mengatakan mereka sudah menikah, turun tajam dari sebanyak 90% dibanding tahun 1970. Wanita Korea selatan pun jadi memiliki tingkat kesuburan yang rendah. Rata-rata wanita Korea Selatan hanya memiliki 1,1 anak, lebih rendah dari negara lain. Karena rata-rata global adalah sekitar 2,5 anak-anak. Dengan kata lain, wanita tidak memiliki cukup anak di Korea Selatan, untuk menstabilkan populasinya tanpa migrasi manusia. (BBC.com, 18/10/2019)

Phobia pernikahan umum terjadi pada negara yang menganut nilai-nilai kebebasan. Tak ada aturan Illahi yang bisa dijadikan panduan menjalani biduk rumah tangga. Berbeda dengan Islam, menikah adalah aktivitas yang lekat dengan peribadahan. Dari tujuan sampai keseharian semua diikat dengan syari'ah Islam.

Islam Memelihara Nilai-Nilai Keluarga

Dalam Islam menikah adalah ibadah sepanjang hayat. Sunnatullah yang dengannya Allah hendak menumbuhkan rasa kasih sayang dengan penuh ketentraman.

۞هُوَ ٱلَّذِي خَلَقَكُم مِّن نَّفۡسٖ وَٰحِدَةٖ وَجَعَلَ مِنۡهَا زَوۡجَهَا لِيَسۡكُنَ إِلَيۡهَاۖ

“Dialah yang menciptakan kalian dari diri yang satu dan darinya Dia menciptakan istrinya agar dia merasa senang kepadanya.” (TQS al-A’raf [7]: 189).

Kata as-sakn bermakna al-ithmi‘nan (ketenangan atau ketenteraman). Ayat ini menjelaskan bahwa kehidupan suami-istri adalah kehidupan yang menjadikan suami merasa tenang dan tenteram dengan kehadiran istri. Sebaliknya, istri merasa aman dan tenang dengan keberadaan suami di sisinya.

Terkait pembagian peran dalam rumah tangga. Islam menempatkan kepemimpinan pada laki-laki. Memang benar peran laki-laki adalah mencari nafkah dan perempuan mengatur rumah tangga, namun bukan karena budaya patriarki. Allah menempatkan kewajiban dan hak masing-masing sesuai dengan fitrahnya. Perempuan tak wajib atau boleh bekerja dan laki-laki tak haram membantu pekerjaan rumah. Kehidupan damai penuh ta'awun (kerja sama) karena masing-masing menyadari hak dan kewajibannya.

وَلَهُنَّ مِثْلُ الَّذِي عَلَيْهِنَّ بِالْمَعْرُوفِ ۚ وَلِلرِّجَالِ عَلَيْهِنَّ دَرَجَةٌ ۗ وَاللَّهُ عَزِيزٌ حَكِيمٌ ....

“... Istri-istri itu mempunyai hak (dari suami mereka) sebagaimana pada diri mereka terdapat kewajiban (terhadap suaminya) dengan cara yang baik .” (QS al-Baqarah [2]: 228).

Suami dan istri yang menyadari hak dan kewajibannya akan menumbuhkan pula tanggung jawabnya mengemban amanah anak yang Allah titipkan. Ketakwaan yang mewarnai ayah, ibu, dan anak karena nilai-nilai keimanan yang ditanamkan sejak dini. Sebagaimana Allah mengisahkan tentang Lukman sebagai panutan bagi kita.

وَاِذْ قَالَ لُقْمٰنُ لِابْنِهٖ وَهُوَ يَعِظُهٗ يٰبُنَيَّ لَا تُشْرِكْ بِاللّٰهِ ۗاِنَّ الشِّرْكَ لَظُلْمٌ عَظِيْمٌ

"Dan (ingatlah) ketika Lukman berkata kepada anaknya, ketika dia memberi pelajaran kepadanya, ”Wahai anakku! Janganlah engkau mempersekutukan Allah, sesungguhnya mempersekutukan (Allah) adalah benar-benar kezaliman yang besar.”

Dalam keluarga akan terbentuk kecintaan pada Allah dan Rasul-Nya. Rasa takut melanggar aturan-Nya karena ketakwaan. Kelak anak-anak akan menjadi individu yang memahami fitrah mencintai dan membangun rumah tangga karena Islam semata. Akan tercipta generasi yang cinta Nabi, cinta syari'ah.

Hasilnya adalah terbentuk masyarakat yang bertakwa dan menjalankan syariah-Nya secara Kaffaah. Dengan menerapkan syari'ah Islam secara kaaffah dalam bidang ekonomi permasalahan biaya kehidupan yang tinggi pun bisa diatasi. Dari sini akan terbangun kerinduan berada di bawah naungan Khilafah Rasyidah 'ala Minhajinnubuwwah. Wallahu a'lam. (rf/voa-islam.com)

ILustrasi: Google

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Smart Teen lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Tiga Masjid dan Tiga Sekolah di Pelosok Garut ini Krisis Air Bersih. Ayo Wakaf Sumur.!!

Tiga Masjid dan Tiga Sekolah di Pelosok Garut ini Krisis Air Bersih. Ayo Wakaf Sumur.!!

Jamaah masjid, siswa sekolah dan warga pelosok Garut ini kesulitan air untuk ibadah, bersuci, wudhu, memasak, minum, mandi, dan mencuci. Ayo Wakaf Sumur, Pahala Mengalir Tak Terbatas Umur.!!!...

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Syafani Azzahra, bocah yatim sejak usia tujuh tahun ini bercita-cita ingin menjadi dokter penghafal Al-Qur'an. Setamat SD ia ingin melanjutkan sekolah ke pesantren, tapi terkendala biaya. Ayo...

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Di tengah pandemi Covid-19, permintaan layanan ambulans untuk pasien dan jenazah terus meningkat. Mobil baru IDC akan disulap jadi ambulans, butuh dana 39 juta rupiah untuk biaya modifikasi....

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Menggabung keutamaan Jum’at dan Cinta Yatim, IDC akan berbagi ke Pesantren Tahfizhul Qur’an Darul Hijrah Cikarang. ...

Keluarganya Jadi Korban Pemurtadan, Ustadz Difabel Gigih Berdakwah di Pelosok, Ayo Bantu.!!

Keluarganya Jadi Korban Pemurtadan, Ustadz Difabel Gigih Berdakwah di Pelosok, Ayo Bantu.!!

Terlahir dengan fisik tak sempurna, Ustadz Rohmat diuji istri dan kedua orang tuanya murtad jadi korban kristenisasi. Kini ia gigih berdakwah di pelosok Lembah Ciranca Garut....

Latest News
Tragedi Besar Akibat Suporter Tak Siap Kalah dan Polisi Represif

Tragedi Besar Akibat Suporter Tak Siap Kalah dan Polisi Represif

Selasa, 04 Oct 2022 10:51

Anies Baswedan Resmi Jadi Bakal Capres, Fahira Idris: Kawal dari Upaya Dugaan Penjegalan

Anies Baswedan Resmi Jadi Bakal Capres, Fahira Idris: Kawal dari Upaya Dugaan Penjegalan

Selasa, 04 Oct 2022 09:12

Ribuan Warga Rusia Yang Dimobilisasi Untuk Perang Di Ukraina Dipulangkan Karena Tidak Layak Bertugas

Ribuan Warga Rusia Yang Dimobilisasi Untuk Perang Di Ukraina Dipulangkan Karena Tidak Layak Bertugas

Senin, 03 Oct 2022 23:15

BPOM: Vaksin Covid-19 Dalam Negeri Sudah Tersertifikasi Halal

BPOM: Vaksin Covid-19 Dalam Negeri Sudah Tersertifikasi Halal

Senin, 03 Oct 2022 23:06

MUI Jatim Beri Dukungan Spiritual untuk Korban Tragedi Kanjuruhan

MUI Jatim Beri Dukungan Spiritual untuk Korban Tragedi Kanjuruhan

Senin, 03 Oct 2022 21:14

Indonesia Masuk 100 Negara Paling Miskin di Dunia, Ini Tanggapan Legislator PKS

Indonesia Masuk 100 Negara Paling Miskin di Dunia, Ini Tanggapan Legislator PKS

Senin, 03 Oct 2022 20:49

Kelompok Hak Asasi: Israel Tahan Hampir 800 Warga Palestina Tanpa Pengadilan

Kelompok Hak Asasi: Israel Tahan Hampir 800 Warga Palestina Tanpa Pengadilan

Senin, 03 Oct 2022 19:15

Hasbulla 'Mini Khabib' Magomedov Tandatangani Kesepakatan 5 Tahun Dengan UFC

Hasbulla 'Mini Khabib' Magomedov Tandatangani Kesepakatan 5 Tahun Dengan UFC

Senin, 03 Oct 2022 18:35

Partai Gelora Dorong Pihak yang Bertanggungjawab atas Tragedi Kanjuruhan Diproses Hukum

Partai Gelora Dorong Pihak yang Bertanggungjawab atas Tragedi Kanjuruhan Diproses Hukum

Senin, 03 Oct 2022 17:11

The Worldview of Islam: Kacamata Jernih Muslim Memandang Dunia

The Worldview of Islam: Kacamata Jernih Muslim Memandang Dunia

Senin, 03 Oct 2022 13:30

Dokter Paru: Rokok Elektrik Bukan Rokok yang Sehat

Dokter Paru: Rokok Elektrik Bukan Rokok yang Sehat

Senin, 03 Oct 2022 12:44

NasDem Umumkan Anies Baswedan sebagai Capres

NasDem Umumkan Anies Baswedan sebagai Capres

Senin, 03 Oct 2022 11:17

Tragedi Kanjuruhan, Haedar Nashir: Satu Jiwa Saja Sangat Berharga yang Harus Dijaga

Tragedi Kanjuruhan, Haedar Nashir: Satu Jiwa Saja Sangat Berharga yang Harus Dijaga

Senin, 03 Oct 2022 09:31

Tenaga Ahli DPR RI Ajak Melek Menulis Berita

Tenaga Ahli DPR RI Ajak Melek Menulis Berita

Senin, 03 Oct 2022 07:38

Mari Bantu Operasional Dakwah Media Voa Islam

Mari Bantu Operasional Dakwah Media Voa Islam

Senin, 03 Oct 2022 07:13

Dokter Ungkap Syarat untuk Turunkan Kasus Kanker di Indonesia

Dokter Ungkap Syarat untuk Turunkan Kasus Kanker di Indonesia

Senin, 03 Oct 2022 06:41

JAS: Sepak Bola Harus Menjadi Hiburan Bukan Tragedi yang Memilukan

JAS: Sepak Bola Harus Menjadi Hiburan Bukan Tragedi yang Memilukan

Ahad, 02 Oct 2022 21:55

Saudi Bebaskan Peziarah Iran Yang Ditangkap Saat Pelaksanaan Ibadah Haji 2022 Lalu

Saudi Bebaskan Peziarah Iran Yang Ditangkap Saat Pelaksanaan Ibadah Haji 2022 Lalu

Ahad, 02 Oct 2022 21:45

Gugatan PT 20% Ditolak MK, Sekjen PKS: Kami Hormati, Meskipun Sangat Kecewa

Gugatan PT 20% Ditolak MK, Sekjen PKS: Kami Hormati, Meskipun Sangat Kecewa

Ahad, 02 Oct 2022 21:44

PKS Terbuka Menerima Nasihat Dari Tokoh dan Ormas Islam

PKS Terbuka Menerima Nasihat Dari Tokoh dan Ormas Islam

Ahad, 02 Oct 2022 21:32


MUI

Must Read!
X