Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
25.955 views

Tahun 2050 Seks Bebas Semakin Merajalela Akibat Teknologi Sterilisasi

AMERIKA (voa-islam.com) - Teknologi bagai pisau bermata dua, tergantung siapa yang mengendalikannya, beriman atau kufur kepada Allah. Salah satu kekhawatiran pencipta pil kontrasepsi ini, ia memprediksi dalam beberapa dekade ke depan, hasil ciptaannya itu tidak lagi akan berlaku. Tahun 2050, akan makin banyak orang yang minta disterilkan reproduksinya.

Pada tahun itu diperkirakan kegiatan seksual hanya akan menjadi bagian dari sebuah rekreasi karena orang tidak perlu takut hamil atau memiliki anak saat usai bercinta. Banyak orang lebih suka metode In Vitro Fertilization (IVF), yang memungkinkan pria atau wanita membekukan telur dan sperma mereka di usia dini.

"Dalam beberapa dekade ke depan, katakanlah pada 2050 nanti, banyak wanita subur lebih memilih fertilisasi melalui IVF ketimbang 5 juta wanita lain yang kesuburannya terganggu. Bagi mereka, pemisahan antara seks dan reproduksi akan meningkat 100 persen," kata Profesor Carl Djerassi, seperti dikutip melalui Independent.co.uk, 11 November 2014.

Artinya, kata Djerassi, untuk bisa hamil, manusia tidak lagi harus melakukan hubungan seksual. Ilmuwan keturunan Austria-Amerika ini mengatakan jika pembekuan telur akan dilakukan oleh anak-anak muda di beberapa dekade mendatang. Mereka akan menyimpan telur dan sperma sebelum akhirnya benar-benar disterilisasi.

Setelah sterilisasi, mereka tidak perlu khawatir tidak memiliki anak karena sperma dan telur mereka telah disimpan dengan baik. Setelah menjalani sterilisasi ini, manusia akan bebas untuk melakukan kegiatan seksual tanpa harus khawatir hamil.

Ilmuwan yang juga penulis dan profesor Kimia dari Stanford University Amerika ini memprediksi jika para wanita di usia 20an akan memillih opsi IVF untuk menunda kehamilan. Inseminasi buatan akan menjadi metode yang normal untuk mendapatkan anak. 

"Tidak akan ada lagi kehamilan yang tidak terencana. Aborsi tidak ada lagi karena anda memiliki anak yang sangat diinginkan keberadaannya. Anak yang anda cintai," kata Djerassi.

Djerassi merupakan ilmuwan yang memproduksi pil progesteron sintetik pertama pada 1951. Pil itu merupakan pemompa hormon untuk dikeluarkan dari tubuh agar bisa menahan kehamilan. Produk yang bernama norethisterone ini terbukti sukses sebagai pil kontrasepsi dan dikomersilkan pertama kali pada 1961. Pil ini juga yang bertanggung jawab terhadap tumbuhnya kebebasan seks di dunia.

Facebook dan Apple Pun Akan Sterilisasi Pegawai Perempuan

Perempuan di zaman ini semakin tercerabut dari fitrahnya untuk hamil dan memunyai keturunan. Hal ini diperkuat dengan keputusan beberapa perusahaan yang melarang pegawainya hamil. Bila sampai melanggar, tak segan-segan mereka dipecat. Bahkan selevel Facebook dan Apple juga memberlakukan program yang diberi nama pembekuan sel telur. Intinya sama yaitu melarang pegawai perempuan hamil dan memunyai anak selama bekerja di perusahaan mereka.

Tak tanggung-tanggung, Facebook dan Apple menggelontorkan dana hingga US$ 20.000 atau setara dengan 200 juta rupiah untuk program ini. Bila Facebook sudah memulai program ini dan maka Apple berniat melaksanakannya pada Januari tahun depan. Ketika dikonfirmasi tentang hal ini, kedua perusahaan ini memilih tak memberikan komentarnya. Selengkapnya

Menikah dan mempunyai anak diyakini sebagai penghambat karier. Oleh karena itu perusahaan berkepentingan untuk turun tangan mencegah kehamilan terjadi. Karena berhubungan seks meskipun tanpa menikah masuk kategori hak asasi manusia yang dilindungi, maka yang dicegah adalah efeknya yaitu berupa kehamilan. Pembekuan sel telur ini merupakan salah satu cara pencegah kehamilan yang memakai metode baru dan mulai diminati di dunia barat sana.

Kebijakan ini diambil karena ada anggapan tenaga perempuan di perusahaan masih minim. Microsoft hanya memiliki 29% tenaga perempuan di perusahaannya, Google 30%, dan Facebook 31%. Di bidang teknis makin sedikit lagi yaitu hanya 15%. Rencana pembekuan sel telur ini ditujukan agar makin banyak perempuan yang tertarik untuk bergabung dengan perusahaan tersebut. Sudah pada dasarnya perempuan di barat enggan punya anak, ditambah lagi dibiayai perusahaan dalam upayanya mencegah kehamilan, mereka akan berbondong-bondong memasuki sektor kerja yang disediakan.

“Perempuan di zaman ini berada di persimpangan budaya dan generasi. Kami, para perempuan berharap serta menuntut kesempatan karir yang sama dengan laki-laki,” kata salah satu perempuan di website eggsurance.com. Bila sudah begini, tak heran komposisi penduduk di dunia barat sangat ‘njomplang’ yaitu minim bayi dan anak-anak namun penuh dengan usia dewasa dan lansia.

Semoga tren ini tak menjangkiti Indonesia. Karena memunyai anak merupakan investasi akhirat yang pahalanya terus mengalir sekalipun kita sudah mati. Menjadi ibu rumah tangga (seks hanya dilakukan dalam bingkai pernikahan) adalah kebanggaan. Tak perlu ikut-ikutan meramaikan pasar dunia kerja di perusahaan yang menjauhkan sosok perempuan dari fitrahnya memunyai anak dan mendidiknya hingga menjadi anak yang salih dan salihah. Wallahu alam [ria/adivammar/voa-islam.com]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Tekno lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Korban Tabrak Lari,  Istri Aktivis Dakwah Tergolek Remuk Tulang, Ayo Bantu!!!

Korban Tabrak Lari, Istri Aktivis Dakwah Tergolek Remuk Tulang, Ayo Bantu!!!

Saat hendak membantu orang tertimpa musibah, Ummu Qisthi jadi korban tabrak lari mobil pickup. Empat bulan pasca operasi tulang remuk, kondisinya memburuk dan lukanya mengeluarkan nanah...

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Sudah 4 tahun Pesantren Tahfiz Al-Qur’an ini mendidik para yatim dan kaum dhuafa tanpa memungut biaya. Mereka butuh masjid, anggaran dana 160 juta rupiah. Sisihkan harta, dapatkan istana di...

Mantan Napi Mujahidin Ingin Taubat dan Hijrah, Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Mantan Napi Mujahidin Ingin Taubat dan Hijrah, Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Bebas dari penjara ia taubat dan hijrah, tapi kesulitan pekerjaan. Saat ekonomi terjepit, datang tawaran bisnis haram dari sesama mantan napi. Ia butuh dana 7,5 juta rupiah untuk modal usaha...

Balita Ridho Ramdhani Mati-matian Berjuang Melawan Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Balita Ridho Ramdhani Mati-matian Berjuang Melawan Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Di usia balita ia harus berjuang mati-matian melawan tumor ganas yang bersarang di bokongnya. Setiap saat merintih tangis di pangkuan ayah bundanya. Ia harus dioperasi tapi terbentur biaya....

Tak Punya Biaya, Remaja Sebatang Kara Terancam Putus Sekolah. Ayo Bantu.!!

Tak Punya Biaya, Remaja Sebatang Kara Terancam Putus Sekolah. Ayo Bantu.!!

Sejak balita Astrid Nuraini sudah hidup sebatang kara tanpa ayah, ibu dan saudara. Diasuh ibu angkat yang sudah lanjut usia, ia tidak bisa melanjutkan sekolah ke SMA Islam karena terbentur biaya....

Latest News
Bintang Liverpool Mohamed Salah Serukan Dukung Hak Bagi Pengungsi Untuk Pendidikan

Bintang Liverpool Mohamed Salah Serukan Dukung Hak Bagi Pengungsi Untuk Pendidikan

Kamis, 24 Sep 2020 21:45

AS: UEA Tidak Akan Dapat Jet F-35 Meski Lakukan Normalisasi dengan Israel, Mesti Tunggu 7 Tahun Lagi

AS: UEA Tidak Akan Dapat Jet F-35 Meski Lakukan Normalisasi dengan Israel, Mesti Tunggu 7 Tahun Lagi

Kamis, 24 Sep 2020 21:30

Pilkada Serentak Dalam Bayangan Kematian

Pilkada Serentak Dalam Bayangan Kematian

Kamis, 24 Sep 2020 21:20

Taliban Bunuh 28 Polisi Paramiliter di Uruzgan Afghanistan

Taliban Bunuh 28 Polisi Paramiliter di Uruzgan Afghanistan

Kamis, 24 Sep 2020 20:15

Pembangkang Saudi di Pengasingan Bentuk Partai Oposisi Baru

Pembangkang Saudi di Pengasingan Bentuk Partai Oposisi Baru

Kamis, 24 Sep 2020 19:50

Jadilah Remaja Anti Baper

Jadilah Remaja Anti Baper

Kamis, 24 Sep 2020 08:43

Santri Pesantren Mahasiswa Ngaji di Alam Terbuka

Santri Pesantren Mahasiswa Ngaji di Alam Terbuka

Kamis, 24 Sep 2020 07:34

Tanggapi Pidato Presiden di PBB, Netty: Indonesia Harus Dorong Negara Maju Temukan Vaksin Covid-19

Tanggapi Pidato Presiden di PBB, Netty: Indonesia Harus Dorong Negara Maju Temukan Vaksin Covid-19

Kamis, 24 Sep 2020 06:39

Jadikan Mapel Sejarah Penguat Pendidikan Karakter

Jadikan Mapel Sejarah Penguat Pendidikan Karakter

Kamis, 24 Sep 2020 06:22

Hoorree…Pilkada 2020 Ditunda, Kecuali Solo dan Medan

Hoorree…Pilkada 2020 Ditunda, Kecuali Solo dan Medan

Kamis, 24 Sep 2020 06:17

Resesi Tak Teralakkan, Anis Minta Pemerintah Bantu Masyarakat dan Dunia Usaha

Resesi Tak Teralakkan, Anis Minta Pemerintah Bantu Masyarakat dan Dunia Usaha

Rabu, 23 Sep 2020 21:29

Pejabat Afghanistan: Tahanan Taliban Yang Dibebaskan Pemerintah Kembali Lagi Ke Medan Perang

Pejabat Afghanistan: Tahanan Taliban Yang Dibebaskan Pemerintah Kembali Lagi Ke Medan Perang

Rabu, 23 Sep 2020 21:05

Peran Ibu Mendidik dengan Kasih Sayang, Bukan Penjagal Akibat Kesal

Peran Ibu Mendidik dengan Kasih Sayang, Bukan Penjagal Akibat Kesal

Rabu, 23 Sep 2020 20:28

Ancaman Corona di Momen Pilkada

Ancaman Corona di Momen Pilkada

Rabu, 23 Sep 2020 19:58

Palestina Sebut Israel Rusak 100.000 Alat Tes Swab Virus Corona

Palestina Sebut Israel Rusak 100.000 Alat Tes Swab Virus Corona

Rabu, 23 Sep 2020 19:45

Modus Menyerang Soeharto Untuk Bangkitkan PKI

Modus Menyerang Soeharto Untuk Bangkitkan PKI

Rabu, 23 Sep 2020 19:30

Dilematika Remaja, Pernikahan Usia Dini

Dilematika Remaja, Pernikahan Usia Dini

Rabu, 23 Sep 2020 18:40

Sedikitnya 28 Tewas Dalam Bentrokan Antara Pejuang IS dan Pasukan Pro-Assad di Utara Raqq

Sedikitnya 28 Tewas Dalam Bentrokan Antara Pejuang IS dan Pasukan Pro-Assad di Utara Raqq

Rabu, 23 Sep 2020 17:45

Perwakilan Hamas dan Fatah Akan Bertemu di Turki untuk Bahas Rekonsiliasi Antar-Palestina

Perwakilan Hamas dan Fatah Akan Bertemu di Turki untuk Bahas Rekonsiliasi Antar-Palestina

Rabu, 23 Sep 2020 17:15

Kemenag Disarankan Kerjasama dengan Ormas Islam Terkait Program Sertifikat Penceramah

Kemenag Disarankan Kerjasama dengan Ormas Islam Terkait Program Sertifikat Penceramah

Rabu, 23 Sep 2020 15:00


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X