Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
25.464 views

Tahun 2050 Seks Bebas Semakin Merajalela Akibat Teknologi Sterilisasi

AMERIKA (voa-islam.com) - Teknologi bagai pisau bermata dua, tergantung siapa yang mengendalikannya, beriman atau kufur kepada Allah. Salah satu kekhawatiran pencipta pil kontrasepsi ini, ia memprediksi dalam beberapa dekade ke depan, hasil ciptaannya itu tidak lagi akan berlaku. Tahun 2050, akan makin banyak orang yang minta disterilkan reproduksinya.

Pada tahun itu diperkirakan kegiatan seksual hanya akan menjadi bagian dari sebuah rekreasi karena orang tidak perlu takut hamil atau memiliki anak saat usai bercinta. Banyak orang lebih suka metode In Vitro Fertilization (IVF), yang memungkinkan pria atau wanita membekukan telur dan sperma mereka di usia dini.

"Dalam beberapa dekade ke depan, katakanlah pada 2050 nanti, banyak wanita subur lebih memilih fertilisasi melalui IVF ketimbang 5 juta wanita lain yang kesuburannya terganggu. Bagi mereka, pemisahan antara seks dan reproduksi akan meningkat 100 persen," kata Profesor Carl Djerassi, seperti dikutip melalui Independent.co.uk, 11 November 2014.

Artinya, kata Djerassi, untuk bisa hamil, manusia tidak lagi harus melakukan hubungan seksual. Ilmuwan keturunan Austria-Amerika ini mengatakan jika pembekuan telur akan dilakukan oleh anak-anak muda di beberapa dekade mendatang. Mereka akan menyimpan telur dan sperma sebelum akhirnya benar-benar disterilisasi.

Setelah sterilisasi, mereka tidak perlu khawatir tidak memiliki anak karena sperma dan telur mereka telah disimpan dengan baik. Setelah menjalani sterilisasi ini, manusia akan bebas untuk melakukan kegiatan seksual tanpa harus khawatir hamil.

Ilmuwan yang juga penulis dan profesor Kimia dari Stanford University Amerika ini memprediksi jika para wanita di usia 20an akan memillih opsi IVF untuk menunda kehamilan. Inseminasi buatan akan menjadi metode yang normal untuk mendapatkan anak. 

"Tidak akan ada lagi kehamilan yang tidak terencana. Aborsi tidak ada lagi karena anda memiliki anak yang sangat diinginkan keberadaannya. Anak yang anda cintai," kata Djerassi.

Djerassi merupakan ilmuwan yang memproduksi pil progesteron sintetik pertama pada 1951. Pil itu merupakan pemompa hormon untuk dikeluarkan dari tubuh agar bisa menahan kehamilan. Produk yang bernama norethisterone ini terbukti sukses sebagai pil kontrasepsi dan dikomersilkan pertama kali pada 1961. Pil ini juga yang bertanggung jawab terhadap tumbuhnya kebebasan seks di dunia.

Facebook dan Apple Pun Akan Sterilisasi Pegawai Perempuan

Perempuan di zaman ini semakin tercerabut dari fitrahnya untuk hamil dan memunyai keturunan. Hal ini diperkuat dengan keputusan beberapa perusahaan yang melarang pegawainya hamil. Bila sampai melanggar, tak segan-segan mereka dipecat. Bahkan selevel Facebook dan Apple juga memberlakukan program yang diberi nama pembekuan sel telur. Intinya sama yaitu melarang pegawai perempuan hamil dan memunyai anak selama bekerja di perusahaan mereka.

Tak tanggung-tanggung, Facebook dan Apple menggelontorkan dana hingga US$ 20.000 atau setara dengan 200 juta rupiah untuk program ini. Bila Facebook sudah memulai program ini dan maka Apple berniat melaksanakannya pada Januari tahun depan. Ketika dikonfirmasi tentang hal ini, kedua perusahaan ini memilih tak memberikan komentarnya. Selengkapnya

Menikah dan mempunyai anak diyakini sebagai penghambat karier. Oleh karena itu perusahaan berkepentingan untuk turun tangan mencegah kehamilan terjadi. Karena berhubungan seks meskipun tanpa menikah masuk kategori hak asasi manusia yang dilindungi, maka yang dicegah adalah efeknya yaitu berupa kehamilan. Pembekuan sel telur ini merupakan salah satu cara pencegah kehamilan yang memakai metode baru dan mulai diminati di dunia barat sana.

Kebijakan ini diambil karena ada anggapan tenaga perempuan di perusahaan masih minim. Microsoft hanya memiliki 29% tenaga perempuan di perusahaannya, Google 30%, dan Facebook 31%. Di bidang teknis makin sedikit lagi yaitu hanya 15%. Rencana pembekuan sel telur ini ditujukan agar makin banyak perempuan yang tertarik untuk bergabung dengan perusahaan tersebut. Sudah pada dasarnya perempuan di barat enggan punya anak, ditambah lagi dibiayai perusahaan dalam upayanya mencegah kehamilan, mereka akan berbondong-bondong memasuki sektor kerja yang disediakan.

“Perempuan di zaman ini berada di persimpangan budaya dan generasi. Kami, para perempuan berharap serta menuntut kesempatan karir yang sama dengan laki-laki,” kata salah satu perempuan di website eggsurance.com. Bila sudah begini, tak heran komposisi penduduk di dunia barat sangat ‘njomplang’ yaitu minim bayi dan anak-anak namun penuh dengan usia dewasa dan lansia.

Semoga tren ini tak menjangkiti Indonesia. Karena memunyai anak merupakan investasi akhirat yang pahalanya terus mengalir sekalipun kita sudah mati. Menjadi ibu rumah tangga (seks hanya dilakukan dalam bingkai pernikahan) adalah kebanggaan. Tak perlu ikut-ikutan meramaikan pasar dunia kerja di perusahaan yang menjauhkan sosok perempuan dari fitrahnya memunyai anak dan mendidiknya hingga menjadi anak yang salih dan salihah. Wallahu alam [ria/adivammar/voa-islam.com]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Tekno lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Ayo Bantu Yatim Piatu Anna Puspita, Peluang Masuk Surga Bersama Nabi Sedekat Dua Jari

Ayo Bantu Yatim Piatu Anna Puspita, Peluang Masuk Surga Bersama Nabi Sedekat Dua Jari

Sejak balita ia ditinggal wafat sang ayah, menyusul sang ibunda wafat dua tahun silam. Segala kesulitan, kesedihan dan keruwetan hidup, kini harus dipikul sendiri. ...

Danang Remaja Yatim Kritis Digerogoti Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Danang Remaja Yatim Kritis Digerogoti Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Lengkap sudah ujian hidup remaja yatim asal Indramayu ini. Terlahir yatim sejak balita, ia dibesarkan tanpa belaian kasih ayah dan ibu. Kini di usia remaja, ia diuji dengan penyakit tumor ganas...

Masya Allah... Mushalla Al-Hidayah Mojosari Lapuk Terancam Ambruk. Ayo Bantu..!!

Masya Allah... Mushalla Al-Hidayah Mojosari Lapuk Terancam Ambruk. Ayo Bantu..!!

Mushalla berumur 80 tahun ini didirikan Kyai Asmuri pada zaman penjajahan Belanda sebagai markas ibadah dan perjuangan pemuda kampung Mojosari Sragen. Kini kondisinya lapuk, reyot, dan keropos...

Hijrah Memeluk Islam, Muallaf Calon Dokter Diterpa Banyak Ujian. Ayo Bantu Biaya Kuliah.!!

Hijrah Memeluk Islam, Muallaf Calon Dokter Diterpa Banyak Ujian. Ayo Bantu Biaya Kuliah.!!

Sejak hijrah dari Kristen, Maria terbuang dari keluarga besar dengan berbagai tuduhan dan fitnah keji. Tanpa dukungan keluarga, mahasiswi kedokteran Universitas Brawijaya ini butuh biaya kuliah...

Hidup Sebatang Kara, Rumah Nenek Halimah Ludes Kebakaran. Ayo Bantu..!!

Hidup Sebatang Kara, Rumah Nenek Halimah Ludes Kebakaran. Ayo Bantu..!!

Di usia uzurnya Nenek Halimah makin rajin beribadah dan banyak ujian iman. Rumah gubuknya ludes terbakar. Dibutuhkan dana Rp 13 juta, untuk membangun rumah sederhana agar bisa istirahat dan khusyuk...

Latest News
Perdana Menteri Imran Khan Sebut Pakistan Tidak Lagi Jadi Surga Aman Bagi Jihadis

Perdana Menteri Imran Khan Sebut Pakistan Tidak Lagi Jadi Surga Aman Bagi Jihadis

Senin, 17 Feb 2020 20:15

Gerakan Menutup Aurat 2020 Diselenggarakan di Jakarta

Gerakan Menutup Aurat 2020 Diselenggarakan di Jakarta

Senin, 17 Feb 2020 20:06

AS Ancam Putus Pembagian Data Intelijen Pada Negara yang Menggunakan Teknologi Huawei Cina

AS Ancam Putus Pembagian Data Intelijen Pada Negara yang Menggunakan Teknologi Huawei Cina

Senin, 17 Feb 2020 20:00

Taliban Tewaskan 5 Tentara Afghanistan dalam Serangan di Pangkalan Militer Shora Khak Kunduz

Taliban Tewaskan 5 Tentara Afghanistan dalam Serangan di Pangkalan Militer Shora Khak Kunduz

Senin, 17 Feb 2020 19:45

Rezim Teroris Assad Rebut Kembali Sebagian Besar Aleppo Menjelang Pembicaraan Rusia-Turki

Rezim Teroris Assad Rebut Kembali Sebagian Besar Aleppo Menjelang Pembicaraan Rusia-Turki

Senin, 17 Feb 2020 19:30

Cina Laporkan Meningkatnya Kasus Virus Baru Saat Jumlah Kematian Mendekati 1.800

Cina Laporkan Meningkatnya Kasus Virus Baru Saat Jumlah Kematian Mendekati 1.800

Senin, 17 Feb 2020 19:15

KH Tengku Zulkarnain: Masak Zaman Teknologi 5.0, Masih Ada Orang Besar Percaya Klenik

KH Tengku Zulkarnain: Masak Zaman Teknologi 5.0, Masih Ada Orang Besar Percaya Klenik

Senin, 17 Feb 2020 18:26

Jokowi Dilarang ke Kediri Karena Mitos Akan Lengser, Demokrat Bandingkan dengan SBY

Jokowi Dilarang ke Kediri Karena Mitos Akan Lengser, Demokrat Bandingkan dengan SBY

Senin, 17 Feb 2020 17:54

Elemen Pers Tolak Campur Tangan Pemerintah Lewat Omnibus Law

Elemen Pers Tolak Campur Tangan Pemerintah Lewat Omnibus Law

Senin, 17 Feb 2020 17:15

Harga Gula Menggila, Komisi IV DPR: Ini Permainan Mafia

Harga Gula Menggila, Komisi IV DPR: Ini Permainan Mafia

Senin, 17 Feb 2020 16:19

Eks Jubir Gus Dur: Pantangan Penguasa Itu Bukan Kediri, tapi ke Diri

Eks Jubir Gus Dur: Pantangan Penguasa Itu Bukan Kediri, tapi ke Diri

Senin, 17 Feb 2020 15:38

Banjir DKI Kok Surveinya di 34 Provinsi, Pasti Ngawur!

Banjir DKI Kok Surveinya di 34 Provinsi, Pasti Ngawur!

Senin, 17 Feb 2020 14:05

Ketua BPIP, dari Kesombongan Horizontal Menuju Kesombongan Vertikal

Ketua BPIP, dari Kesombongan Horizontal Menuju Kesombongan Vertikal

Senin, 17 Feb 2020 13:53

Ada Upaya RUU Cipta Kerja Cabut Peran MUI, IHW: Jangan Kooptasi Hukum Agama dengan Hukum Negara

Ada Upaya RUU Cipta Kerja Cabut Peran MUI, IHW: Jangan Kooptasi Hukum Agama dengan Hukum Negara

Senin, 17 Feb 2020 08:54

Legislator: Omnibus Law Cipta Kerja Jangan Merusak Lingkungan

Legislator: Omnibus Law Cipta Kerja Jangan Merusak Lingkungan

Senin, 17 Feb 2020 08:05

Menlu Turki: Haftar Tidak Menginginkan Solusi Politik Tetapi Solusi Militer

Menlu Turki: Haftar Tidak Menginginkan Solusi Politik Tetapi Solusi Militer

Ahad, 16 Feb 2020 20:35

Laporan: Militer AS Tolak Tarik Seluruh Pasukan dari Irak, Tawarkan Penarikan Sebagian

Laporan: Militer AS Tolak Tarik Seluruh Pasukan dari Irak, Tawarkan Penarikan Sebagian

Ahad, 16 Feb 2020 20:11

Muslimah Wahdah Jakarta-Depok Selenggarakan Pelatihan Kepemimpinan Lanjutan

Muslimah Wahdah Jakarta-Depok Selenggarakan Pelatihan Kepemimpinan Lanjutan

Ahad, 16 Feb 2020 17:19

Kelompok Yahudi AS Kunjungi Arab Saudi untuk Pertama Kali

Kelompok Yahudi AS Kunjungi Arab Saudi untuk Pertama Kali

Ahad, 16 Feb 2020 17:15

Tanggapi Kepala BPIP, MUI: Jangan Ada yang Sok Pancasilais, Justru Melanggar Pancasila

Tanggapi Kepala BPIP, MUI: Jangan Ada yang Sok Pancasilais, Justru Melanggar Pancasila

Ahad, 16 Feb 2020 16:17


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X