Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
2.553 views

Era Disrupsi Teknologi, Kemenristekdikti Luncurkan SIRenang

JAKARTA (voa-islam.com)- Era revolusi industri 4.0 menuntut pemerintah untuk melakukan inovasi, termasuk dalam sistem tata kelolanya. Tentunya demi meningkatkan perfoma atau pelayanan yang prima kepada para stakeholder. Melalui pemanfaatan teknologi informasi, Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) meluncurkan SIRenang (Sistem Informasi Perencanaan dan Penganggaran), Rabu (18/4) di Gedung D Kemenristekdikti, Senayan.

SIRenang merupakan sebuah sistem online terintegrasi untuk perencanaan program dan anggaran di lingkup Kemenristekdikti. Sistem ini dirancang untuk memperbaiki sistem akuntabilitas khususnya di bidang perencanaan dan penganggaran.

Sekretaris Jenderal Kemenristekdikti Ainun Na’im mengatakan sistem yang baru ini sebagai bentuk self disruption dimana Kemenristekdikti melakukan penggantian sistem yang lama dengan sistem yang baru dengan memanfaatkan teknologi digital.

“Selama ini dalam pembahasan program kerja dan anggaran kita melakukan banyak rapat dengan mengundang semua satuan kerja (satker) di Kemenristekdikti. Dengan adanya sistem ini akan mengurangi banyak kegiatan rapat yang menghabiskan banyak biaya sehingga lebih efisien,” terang Ainun.

Lebih lanjut, dikatakan Ainun sistem ini juga mengurangi penggunaan kertas atau paperless sehingga ikut mendukung pelestarian lingkungan. Lainnya, sistem ini juga dapat meningkatkan tingkat transparansi dan akuntabilitas.

Melalui SIRenang proses perencanaan lebih terintegrasi dan sistem ini akan menghubungkan satker daerah dengan satker pusat. SIRenang juga memberikan fasilitas komunikasi yang lebih baik antara satker daerah dengan satker pusat, dimana satker pusat dengan Biro Perencanaan Sekretariat Jenderal yang bertugas melakukan penelitian serta Inspektorat Jenderal bertugas melakukan reviu terhadap program dan anggaran.

Dalam penggunaan sistem ini nantinya masing-masing satker mengunggah rencana kerja program dan anggarannya. Kemudian Eselon I yang bertanggung jawab melakukan evaluasi kemudian disampaikan ke Sekretariat Jenderal untuk dilaporkan ke Kementerian Keuangan.

“Dalam sistem ini kita harapkan komitmen dari kita semua untuk menggunakan sistem ini. Dikritisi juga apa yang kurang dan apa yang perlu diperbaiki,” ucap Ainun.

Dalam acara peluncuran yang dihadiri seluruh pimpinan Perguruan Tinggi Negeri (PTN) dan Koordinasi Perguruan Tinggi Swasta (Kopertis) di Indonesia, Ainun juga menghimbau agar para pimpinan harus melihat dan mengkritisi perencanaan dan anggaran di satkernya masing-masing.

“Jangan sampai kita tidak mengetahui apa yang ada dalam rencana kerja dan anggaran. Jika ada hal yang tidak wajar kita bisa ikut terlibat karena kita sudah menandatanganinya (menyetujuinya-red),” tutur Ainun.

Standar Kecukupan Dosen

Dalam kesempatan yang sama, Ainun juga membahas rencana perbaikan regulasi terkait homebase dosen yang sedang digodog oleh Kemenristekdikti. Seperti diketahui selama ini standar homebase dosen berada di masing-masing program studi (prodi), dimana masing-masing prodi jumlah dosen minimum adalah 6 dosen.

Dalam perbaikan regulasi nantinya, kata Ainun tidak lagi melihat homebase dosen berdasarkan prodi tapi melihat keseluruhan rasio dosen dan mahasiswa wajar atau tidak. Rasio dimaksud dilihat dari waktu yang didedasikan oleh dosen untuk prodi tersebut atau disebut Full Time Equivallence (FTE).

“Kecukupan dosen diukur dengan rasio umlah FTE dosen dibanding dengan jumlah FTE mahasiswa pada tingkat universitas, fakultas dan prodi,” terangnya.

FTE berarti bahwa ukuran jumlah dosen/mahasiswa didasarkan pada ekivalen penuh waktu yaitu selama 37,5 jam/minggu atau 16 SKS per semester.

“Misalnya dalam fakultas/universitas, jumlah dosen ada 100 orang tetapi yang 50 orang bekerja paruh waktu sebanyak 18,75 jam per minggu maka jumlah dosen FTE 75 orang. Jika jumlah mahasiswa FTE 300 orang maka rasionya 1/4. Jadi kita melihat FTE nya, tidak harus semua full time,” jelas Ainun. (Robi/voa-islam.com)

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Tekno lainnya:

+Pasang iklan

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Pusat Jam Tangan Impor Murah

Tampil cantik dan keren dengan jam tangan impor pilihan. Tersedia koleksi ribuan jam tangan untuk pria dan wanita, harga dijamin murah.
http://timitime.asia

Infaq Dakwah Center

Ustadz Jenius Penghafal Al-Qur'an Bersanad Kecelakaan Terlindas Mobil. Ayo Bantu..!!

Ustadz Jenius Penghafal Al-Qur'an Bersanad Kecelakaan Terlindas Mobil. Ayo Bantu..!!

Ustadz Ahmad Syukri, dai penghafal Al-Qur'an 30 juz yang bersanad tujuh riwayat ini terlindas mobil dan banyak mengalami patah tulang. Dioperasi berulang kali, tagihan melonjak 58 juta rupiah....

Tebar Qurban untuk Korban Bencana, Pesantren, Penjara, Pedalaman, Muallaf dan Rawan Pemurtadan

Tebar Qurban untuk Korban Bencana, Pesantren, Penjara, Pedalaman, Muallaf dan Rawan Pemurtadan

Qurban adalah amal shalih yang paling utama. Mari berqurban ke pesantren, penjara, dakwah pedalaman, kampung muallaf dan rawan pemurtadan....

Fatkhur Kurniawan Bocah Tumor Ganas Tutup Usia, Donasi 12,1 Juta Rupiah Sudah Diserahkan

Fatkhur Kurniawan Bocah Tumor Ganas Tutup Usia, Donasi 12,1 Juta Rupiah Sudah Diserahkan

Setelah bertarung melawan tumor selama 15 bulan, akhirnya Fatkhur menyerah kepada takdir kematian. Semoga para donatur mengganjar infaknya dengan keberkahan, pahala dan surga Firdaus...

Menderita Hernia Sejak Lahir, Anak Yatim ini Butuh Biaya Operasi 8 Juta Rupiah. Ayo Bantu..!!

Menderita Hernia Sejak Lahir, Anak Yatim ini Butuh Biaya Operasi 8 Juta Rupiah. Ayo Bantu..!!

Bila kambuh, biji testis santri Rumah Tahfizh Qur?an ini bengkak dan nyeri hebat. Almarhum ayahnya adalah aktivis Nahi Munkar yang gencar memerangi rentenir, kemaksiatan dan pemurtadan. Ayo...

Mushalla Al-Muhaimin Kasinoman ini Hancur Diterjang Gempa. Ayo Bantu.!!

Mushalla Al-Muhaimin Kasinoman ini Hancur Diterjang Gempa. Ayo Bantu.!!

Mushalla korban gempa ini hancur dan belum selesai dibangun sampai saat ini. Mari sisihkan harta untuk investasi akhirat. Kita raih pahala amal jariyah, pahala terus mengalir tak terbatas umur....

Latest News
Ketika Bambu Dianggap Aib Bangsa Indonesia di Hari Kemerdekaan

Ketika Bambu Dianggap Aib Bangsa Indonesia di Hari Kemerdekaan

Jum'at, 17 Aug 2018 13:43

Yusril Bantah PBB Golput di Pilpres 2019

Yusril Bantah PBB Golput di Pilpres 2019

Jum'at, 17 Aug 2018 12:43

Kemerdekaan RI di Mata Ustaz Felix Siauw

Kemerdekaan RI di Mata Ustaz Felix Siauw

Jum'at, 17 Aug 2018 12:35

Adu Kuat Capres-Cawapres dan Potensi Kemenangan Prabowo-Sandi

Adu Kuat Capres-Cawapres dan Potensi Kemenangan Prabowo-Sandi

Jum'at, 17 Aug 2018 11:43

Data Bocor, FB Indonesia Siap Disidang di Jakarta

Data Bocor, FB Indonesia Siap Disidang di Jakarta

Jum'at, 17 Aug 2018 10:53

Rupiah Terendah dalam Sejarah, dan 2 Juta Ton Impor Beras per 6 bulan

Rupiah Terendah dalam Sejarah, dan 2 Juta Ton Impor Beras per 6 bulan

Jum'at, 17 Aug 2018 10:43

Pesan UAS di Hari Kemerdekaan

Pesan UAS di Hari Kemerdekaan

Jum'at, 17 Aug 2018 10:35

Ridho Orangtua dan Urusan Kehidupan Kita

Ridho Orangtua dan Urusan Kehidupan Kita

Kamis, 16 Aug 2018 22:04

Merdeka 73 Tahun, Indonesia Dapat Apa Kerjasama dengan Amerika?

Merdeka 73 Tahun, Indonesia Dapat Apa Kerjasama dengan Amerika?

Kamis, 16 Aug 2018 21:25

UEA Bayar Suku di Yaman untuk Usir Al-Qaidah dari Kubu Mereka

UEA Bayar Suku di Yaman untuk Usir Al-Qaidah dari Kubu Mereka

Kamis, 16 Aug 2018 19:42

Atlet Yudo Yordania Tolak Bertanding Lawan Atlet Israel di Turnamen Internasional Budapest

Atlet Yudo Yordania Tolak Bertanding Lawan Atlet Israel di Turnamen Internasional Budapest

Kamis, 16 Aug 2018 18:45

Bantu Atasi Tekanan Dolar terhadap Lira, Qatar Akan Investasi 15 Miliar USD di Turki

Bantu Atasi Tekanan Dolar terhadap Lira, Qatar Akan Investasi 15 Miliar USD di Turki

Kamis, 16 Aug 2018 17:45

[VIDEO] Neno Warisman: Deklarasi #2019GantiPresiden di Bandung Batal demi Dukung Asian Games

[VIDEO] Neno Warisman: Deklarasi #2019GantiPresiden di Bandung Batal demi Dukung Asian Games

Kamis, 16 Aug 2018 14:51

Akibat Salah (Presiden) Kelola, Rupiah dan IHSG Merosot

Akibat Salah (Presiden) Kelola, Rupiah dan IHSG Merosot

Kamis, 16 Aug 2018 14:41

5G untuk Asian Games

5G untuk Asian Games

Kamis, 16 Aug 2018 14:37

Mahfud Selamatkan Anak Bela Diri dari Begal, Pemuda Sindir Kasus Novel

Mahfud Selamatkan Anak Bela Diri dari Begal, Pemuda Sindir Kasus Novel

Kamis, 16 Aug 2018 13:37

Saling Buka Aurat Politik karena Gagal Dicalonkan

Saling Buka Aurat Politik karena Gagal Dicalonkan

Kamis, 16 Aug 2018 11:37

Sidang Tahunan: Jokowi Bicara Realita Saja, jangan PHP/Bawa-bawa Roket

Sidang Tahunan: Jokowi Bicara Realita Saja, jangan PHP/Bawa-bawa Roket

Kamis, 16 Aug 2018 09:37

Saat PAS Bikin VIDEO CYBER ARMY! TRAINING BIKIN VLOG, VIDEO IKLAN & VIDEO NEWS

Saat PAS Bikin VIDEO CYBER ARMY! TRAINING BIKIN VLOG, VIDEO IKLAN & VIDEO NEWS

Kamis, 16 Aug 2018 09:30

Beredar Surat Ustaz Abdul Somad Cabut Kapitra Sebagai Pengacara Hukum Dirinya

Beredar Surat Ustaz Abdul Somad Cabut Kapitra Sebagai Pengacara Hukum Dirinya

Kamis, 16 Aug 2018 09:24


Reseller tas batam

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X