Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
28.258 views

Hukum Khitan Dengan Laser

Oleh: Dr. Ahmad Zain An Najah, MA

Akhir-akhir ini banyak kalangan yang menanyakan hukum khitan dengan laser, ada sebagian yang mengharamkannya, dan ada sebagian yang membolehkannya. Bagaimana sebenarnya hukum Islam dalam masalah ini?

Pengertian laser

Laser atau Light Amplification By Stimulated Emission Of Radiation adalah sinar yang disokong oleh tenaga atom (Dahlan Al Barri, Kamus Ilmiyah Populer, Arloka Surabaya, hlm : 401). Sebagian ahli mengatakan bahwa laser adalah sebuah alat yang menggunakan efek mekanika kuantum, pancaran ter-stimulasi, untuk menghasilkan sebuah cahaya yang koheren dari medium “lasing” yang dikontrol kemurnian, ukuran, dan bentuknya. Laser itu merupakan sinar panas yang dihasilkan dari loncatan atom akibat stimulasi energi dari radiasi listrik. Cahaya panas ini bisa digunakan untuk memotong kulit dan jaringan, menghancurkan pigmen warna kulit, dan pengobatan lainnya dalam dunia kedokteran dengan risiko pendarahan minimal dan waktu penyembuhan cepat.

Menurut para ahli bahwa sebenarnya layanan-layanan khitan laser yang banyak ditawarkan dewasa ini sesungguhnya tidak menggunakan alat operasi laser, tetapi hanya menggunakan alat pemotong listrik bertegangan tinggi (seperti solder) atau dalam istilah medis dinamakan Elektrocautery, yang kemudian dipahami secara keliru sebagai khitan laser.

Menurut para ahli bahwa sebenarnya layanan-layanan khitan laser yang banyak ditawarkan dewasa ini sesungguhnya tidak menggunakan alat operasi laser, tetapi hanya menggunakan alat pemotong listrik bertegangan tinggi . .

Adapun media panas yang digunakan untuk memotong jaringan kulit/kulup bukanlah panas dari cahaya, tapi panas yang berasal dari elemen logam. Alat seperti ini digolongkan sebagai Low Frequent Electro Cauter (LFEC) dan tidak memiliki standarisasi keamanan secara medis, bahkan cara kerjanya mirip seperti setrika.

Operasi khitan dengan alat pemotong listrik ini tidak dianjurkan, karena selain penyembuhan lebih lama dan buruk, juga bisa menimbulkan jaringan parut yang lebih banyak pada bekas luka. Penggunaan LFEC dalam operasi dapat memproduksi efek luka bakar yang luas dan dalam pada jaringan kulit. Luka bakarnya bisa sampai 0,5 cm. Semua jaringan dan pembuluh darah akan terbakar dalam dan luas. Kalaupun khitan (sirkumsisi) dilakukan dengan benar, scar (kulit abnormal) yang ditimbulkan akan berbekas berupa geratan permanen atau membuat kulit keriput. (kamusarea.blogspot.com)

Hukum khitan dengan menggunakan electro cauter (alat pemotong listrik)

Jika telah terbukti bahwa khitan yang selama ini dianggap menggunakan laser ternyata menggunakan elektro cauter, maka pertanyaan selanjutnya adalah bagaimana hukum khitan dengan menggunakan alat tersebut? Padahal Rasulullah shallallaahu 'alaihi wasallam melarang seseorang berobat dengan menggunakan al Kay (besi panas).

Sebelum menjawab pertanyaan di atas, kita sebutkan terlebih dahulu hadist-hadist yang berkenaan dengan masalah ini, diantaranya adalah sebagai berikut:

Pertama: Diriwayatkan dari Ibnu Abbas radhiyallaahu 'anhu, dari Nabi shallallaahu 'alaihi wasallam bersabda:

الشِّفَاءُ فِي ثَلَاثَةٍ فِي شَرْطَةِ مِحْجَمٍ أَوْ شَرْبَةِ عَسَلٍ أَوْ كَيَّةٍ بِنَارٍ وَأَنَا أَنْهَى أُمَّتِي عَنْ الْكَيِّ

“Terapi pengobatan itu ada tiga cara, yaitu; berbekam, minum madu dan kay (menempelkan besi panas pada daerah yang terluka), sedangkan aku melarang ummatku berobat dengan kay. (HR Bukhari, no. 5680).

Kedua: Diriwayatkan dari Jabir bin Abdullah rahimahullaah, ia berkata, “Aku pernah mendengar Rasulullah shallallaahu 'alaihi wasallam bersabda:

إِنْ كَانَ فِي شَيْءٍ مِنْ أَدْوِيَتِكُمْ أَوْ يَكُونُ فِي شَيْءٍ مِنْ أَدْوِيَتِكُمْ خَيْرٌ فَفِي شَرْطَةِ مِحْجَمٍ أَوْ شَرْبَةِ عَسَلٍ أَوْ لَذْعَةٍ بِنَار وَمَا أُحِبُّ أَنْ أَكْتَوِيَ

“Apabila ada kebaikan dalam pengobatan yang kalian lakukan, maka kebaikan itu ada pada berbekam, minum madu, dan sengatan api panas (terapi dengan menempelkan besi panas di daerah yang luka) dan saya tidak menyukai kay.“ (HR. Bukhari, no. 5704 dan Muslim, no. 2205).

Ketiga: Diriwayatkan dari Jabir bin Abdullah rahimahullaah, bahwasanya ia berkata:

رُمِي سعد بن معاذ في أَكْحَلِه فحَسَمَه رسولُ الله ـ صلى الله عليه وسلم ـ بيده بمِشْقَص، ثم وَرِمَتْ فحَسَمَه الثانية

Sa’ad bin Mu’adz pernah kena bidikan panah di urat tangannya, kemudian Rasulullah shallallaahu 'alaihi wasallam membedahnya dengan tombak yang dipanasi dengan api, setelah itu luka-luka itu membengkak, kemudian dibedahnya lagi.“ (HR. Muslim)

Keempat : Dari Jabir bin Abdullah rahimahullaah, bahwasanya ia berkata :

 أن النبيَّ ـ صلى الله عليه وسلم ـ بعث إلى أُبَيّ بن كعب طبيبًا، فقطع منه عِرْقًا، ثم كواه عليه

“Bahwasanya Rasulullah shallallaahu 'alaihi wasallam, pernah mengirim seorang tabib kepada Ubay bin Ka'ab. Kemudian tabib tersebut membedah uratnya dan menyundutnya dengan al kay (besi panas).“ (HR Muslim, no. 4088)

Para ulama menyebutkan bahwa sebenarnya hadist-hadits diatas tidak menunjukkan keharaman berobat dengan al kay (besi panas) tetapi hanya menunjukan kemakruhan, jika ada obat lain, atau karena di dalam al kay mengandung penyiksaan terhadap dirinya. (Salim bin ‘Ied al-Hilali, Ensiklopedi Larangan menurut Al-Qur’an dan As-Sunnah, Pustaka Imam Syafi’i, 2006, 3/202-204).

Berkata al Hafidh Ibu Hajar: “Kesimpulan dari penggabungan (hadits-hadits di atas) bahwa perbuataan Rasulullah shallallaahu 'alaihi wasallam menunjukkan kebolehan (menggunakan al kay), adapun beliau meninggalkannya, dan memuji siapa saja yang meninggalkannya, maka tidaklah menunjukkan larangan, tetapi hanya menunjukkan bahwa meninggalkan hal tersebut lebih baik dari pada menggunakannya.

Adapun larangan beliau untuk menggunakan al kay, kemungkinan diterapkan jika ada pilihan lain, dan hanya bersifat makruh. Ataupun pada penyakit-penyakit yang memang bisa disembuhkan dengan cara lain. Wallahu A’lam“  (Fathul Bari, Kairo, Dar ar Royan,1987 M : 10/ 164)

Perkataan Ibnu Hajar di atas dikuatkan oleh Ibnu  Ibnu Qayyim, beliau menulis : “Hadits-hadits al-Kay di atas  mengandung empat hal: Pertama, bahwa Rasulullah shallallaahu 'alaihi wasallam menggunakan al Kay. Kedua, beliau tidak menyukainya. Ketiga, beliau memuji orang yang bisa meninggalkannya. Keempat, larangan beliau terhadap penggunaan al-Kay. Keempat hal tersebut tidaklah bertentangan satu dengan yang lainnya- segala puji bagi Allah- .

Adapun perbuataannya menggunakan al Kay menunjukkan kebolehannya, sedangkan ketidaksenangan beliau tidak menunjukkan larangan, adapaun pujian beliau kepada orang yang meninggalkannya menunjukkan bahwa meninggalkan pengobatan dengan al Kay adalah lebih baik, sedangkan larangan beliau itu berlaku jika memang ada pilihan lain, atau maksudnya makruh, atau menggunakannya untuk hal-hal yang tidak diperlukan, seperti takut terjadi sesuatu penyakit pada dirinya.“   (Zaad al Ma’ad, Beirut, Muassasah al Risalah, 4/ 65-66)

Apakah pengobatan al Kay menafikan rasa tawakal?

Diriwayatkan dari al-Mughirah bin Syu’bah rahimahullaah, dari Nabi shallallaahu 'alaihi wasallam beliau bersabda:

مَنْ اكْتَوَى أَوْ اسْتَرْقَى فَقَدْ بَرِئَ مِنْ التَّوَكُّلِ

Barangsiapa melakukan pengobatan dengan cara kay atau meminta untuk diruqyah berarti ia tidak bertawakal. (Shahih, HR. at-Tirmidzi, no. 2055 dan Ibnu Majah, no. 3489).

Sebagian orang, salah di dalam memahami hadits di atas dan menyatakan bahwa  pengobatan dengan al kay hukumnya haram, karena menafikan rasa tawakal kepada Allah Subhanahu wa Ta'ala.

Ibnu Qutaibah telah menjawab pernyataan di atas dan menjelaskan bahwa al Kay ada dua bentuk: Pertama, al Kay untuk orang-orang yang sehat, supaya tidak terkena sakit, sebagaimana yang dilakukan oleh orang-orang al ‘Ajam  (non Arab). Mereka seringkali mengobati anak-anak dan para pemuda mereka dengan metode al Kay, padahal mereka dalam keadaan sehat. Mereka menganggap bahwa cara seperti itu bisa menjaga kesehatan mereka dan menjauhkan dari berbagai penyakit. Begitu juga orang-orang Arab pada masa jahiliyah mengikuti cara seperti itu, bahkan mereka menerapkannya pada unta-unta mereka jika terjadi wabah penyakit. Inilah  bentuk al Kay yang dilarang oleh Rasulullah shallallaahu 'alaihi wasallam karena menafikan tawakal kepada Allah Subhanahu wa Ta'ala. Karena menganggap bahwa dengan menyandarkan kepada kekuatan api, mereka tidak akan terkena sakit.

Kedua, adalah pengobatan dengan metode al Kay jika ada yang terluka pada salah satu anggota badan, atau terjadi pendarahan yang luar biasa dan hal-hal yang sejenis. Al Kay seperti inilah yang berpotensi untuk bisa menyembuhkan, dengan izin Allah. Sebab Rasulullah shallallaahu 'alaihi wasallam sendiri pernah mengobati dengan cara al Kay terhadap As’ad bin Zurarah di lehernya (HR. Tirmidzi ).  (Lihat Ta’wil Mukhtalafal al Hadits, 329).

Kesimpulan

Dari penjelasan di atas, kita bisa menyimpulkan bahwa khitan dengan menggunakan Elektro Cauter hukumnya makruh. Hal itu berdasarkan dua hal:

Khitan dengan menggunakan Elektro Cauter hukumnya makruh berdasarkan dua alasan

Pertama: Menurut keterangan para ulama berdasarkan hadits-hadits di atas bahwa operasi dengan menggunakan besi panas tidaklah dianjurkan, jika ada pengobatan dengan alternatif lain. Padahal kita ketahui,  khitan masih bisa dilakukan dengan menggunakan pisau atau gunting dengan cara manual.

Kedua: Selain itu, menurut pandangan medis bahwa khitan dengan Elektro Cauter banyak membawa efek negatif pada kesehatan kulit,  sebagaimana yang telah diterangkan di atas. Wallahu A’lam. (PurWD/ahmadzain.com)

  • Keterangan: Tulisan diunduh dari situs pribadi DR. Ahmad Zain an Najah, MA. www. ahmadzain.com

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Tsaqofah lainnya:

+Pasang iklan

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Pusat Jam Tangan Impor Murah

Tampil cantik dan keren dengan jam tangan impor pilihan. Tersedia koleksi ribuan jam tangan untuk pria dan wanita, harga dijamin murah.
http://timitime.asia

Infaq Dakwah Center

Rumah Anak Yatim Cikarang ini Sering Roboh, Ayo Bantu Renovasi..!!

Rumah Anak Yatim Cikarang ini Sering Roboh, Ayo Bantu Renovasi..!!

Di usia senja, Bu Janih bersama 5 anak yatimnya tinggal di rumah rombeng yang kumuh, lapuk dan sering roboh. Upah sebagai buruh cuci serabutan pun tak menentu sehingga tidak bisa memasak nasi...

Santri Korban Tabrak Ini Remuk Telapak Tangannya. Ayo Bantu Biaya Operasi!

Santri Korban Tabrak Ini Remuk Telapak Tangannya. Ayo Bantu Biaya Operasi!

Sudah 23 hari tangan Ramdani remuk dalam insiden tabrak lari. Ia harus segera dioperasi supaya patahan tulang tidak berantakan dan dagingnya tidak membusuk. Butuh dana puluhan juta untuk operasi....

WAKAF MOTOR DAKWAH: Relawan IDC Serahkan Sepeda Motor untuk Dai Lereng Gunung Lawu

WAKAF MOTOR DAKWAH: Relawan IDC Serahkan Sepeda Motor untuk Dai Lereng Gunung Lawu

Relawan IDC Solo Raya menyerahkan wakaf sepeda motor kepada Ustadz Sriyono untuk menunjang aktifitas dakwah di tempat-tempat terpencil yang sulit dijangkau di lereng Gunung Lawu...

3 Tahun Menderita Tumor Ganas, Kang Yoyo Tak Bisa Bekerja dan Berjamaah Masjid. Ayo Bantu..!!

3 Tahun Menderita Tumor Ganas, Kang Yoyo Tak Bisa Bekerja dan Berjamaah Masjid. Ayo Bantu..!!

Aktivis masjid ini menderita tumor ganas dan tidak bisa berobat karena terbentur biaya. Daging tumornya terus membesar seukuran bola futsal. Ayo bantu bisa bekarja dan berjamaah di masjid lagi....

Hebat.!!! Siswa SDI Cikal Cendikia Semangat Bersedekah Barang Melalui IDC

Hebat.!!! Siswa SDI Cikal Cendikia Semangat Bersedekah Barang Melalui IDC

Ratusan murid SD Islam Cikal Cendekia Pinang Tangerang Banten antusias mengumpulkan barang-barang yang tidak terpakai, untuk disedekahkan kepada yatim dan dhuafa....

Latest News
HRW Sebut Operasi Militer Mesir di Semenanjung Sinai Beresiko Picu Terjadinya Krisis Kemanusiaan

HRW Sebut Operasi Militer Mesir di Semenanjung Sinai Beresiko Picu Terjadinya Krisis Kemanusiaan

Senin, 23 Apr 2018 21:00

Soal CSR Telkom, PUSHAMI: Dampak Krisis Kepemimpinan Islam

Soal CSR Telkom, PUSHAMI: Dampak Krisis Kepemimpinan Islam

Senin, 23 Apr 2018 21:00

[VIDEO] Natalius Pigai: Cuma Dua Janji Jokowi di Papua yang Terealisasi

[VIDEO] Natalius Pigai: Cuma Dua Janji Jokowi di Papua yang Terealisasi

Senin, 23 Apr 2018 20:19

Imam Tasyahud Akhir, Makmum Masbuq Ikut Duduk Tawarruk?

Imam Tasyahud Akhir, Makmum Masbuq Ikut Duduk Tawarruk?

Senin, 23 Apr 2018 20:05

Malaysia Rilis Foto Tersangka Pembunuh Ilmuan Palestina di Kuala Lumpur

Malaysia Rilis Foto Tersangka Pembunuh Ilmuan Palestina di Kuala Lumpur

Senin, 23 Apr 2018 19:05

Video ini Insya Allah Bikin UKM Makin Laris, Naik Kelas, Siap Go Internasional

Video ini Insya Allah Bikin UKM Makin Laris, Naik Kelas, Siap Go Internasional

Senin, 23 Apr 2018 19:00

Soal Dana CSR Telkom, FUI: Sangat Memalukan

Soal Dana CSR Telkom, FUI: Sangat Memalukan

Senin, 23 Apr 2018 17:01

2 Pemuda Palestina yang Ditembak Israel dekat Pagar Perbatasan Gaza Akhirnya Meninggal Dunia

2 Pemuda Palestina yang Ditembak Israel dekat Pagar Perbatasan Gaza Akhirnya Meninggal Dunia

Senin, 23 Apr 2018 17:00

KH. Cholil Nafis Kritik Diskriminasi Pembagian Dana CSR Telkom

KH. Cholil Nafis Kritik Diskriminasi Pembagian Dana CSR Telkom

Senin, 23 Apr 2018 16:50

Terkait Relawan Jokowi sebut Politisasi Masjid, Tokoh: Tidak Paham Islam

Terkait Relawan Jokowi sebut Politisasi Masjid, Tokoh: Tidak Paham Islam

Senin, 23 Apr 2018 16:43

DDII Gelar Workshop Pembuatan Khutbah & Kajian Bersilabus

DDII Gelar Workshop Pembuatan Khutbah & Kajian Bersilabus

Senin, 23 Apr 2018 16:01

Politisi Gerindra Peringatkan Romi Elegan Berkomentar agar Tidak Bernasib seperti PSI

Politisi Gerindra Peringatkan Romi Elegan Berkomentar agar Tidak Bernasib seperti PSI

Senin, 23 Apr 2018 15:43

[VIDEO] Gerakan '100 Website UKM Ramadhan' HANYA Rp. 300 ribu, Paling Murah!

[VIDEO] Gerakan '100 Website UKM Ramadhan' HANYA Rp. 300 ribu, Paling Murah!

Senin, 23 Apr 2018 15:01

Ketiga Tokoh Ini Protes Dugaan Ketidakadilan Telkom ke Umat Islam

Ketiga Tokoh Ini Protes Dugaan Ketidakadilan Telkom ke Umat Islam

Senin, 23 Apr 2018 14:43

Tukang Becak Diduga Diintimidasi karena #2019GantiPresiden, Politisi: Demokrasi jangan Baper

Tukang Becak Diduga Diintimidasi karena #2019GantiPresiden, Politisi: Demokrasi jangan Baper

Senin, 23 Apr 2018 13:43

Islamic State Tetap Tumbuh di Afghanistan Meski Ada Kehadiran Pasukan Asing

Islamic State Tetap Tumbuh di Afghanistan Meski Ada Kehadiran Pasukan Asing

Senin, 23 Apr 2018 13:35

[VIDEO] Ikutan SANLAT AHSAN RUMAH QURAN, 'KITA SIAP HADAPI DUNIA'

[VIDEO] Ikutan SANLAT AHSAN RUMAH QURAN, 'KITA SIAP HADAPI DUNIA'

Senin, 23 Apr 2018 13:19

Rupiah Lemah Terparah di Rezim Jokowi, yang Disalahkan PKS, Mardani: Nalar Itu Mahal

Rupiah Lemah Terparah di Rezim Jokowi, yang Disalahkan PKS, Mardani: Nalar Itu Mahal

Senin, 23 Apr 2018 12:43

Israel Tangkap 15 Anggota Hamas Setelah Pembunuhan Ilmuan Palestina di Malaysia

Israel Tangkap 15 Anggota Hamas Setelah Pembunuhan Ilmuan Palestina di Malaysia

Senin, 23 Apr 2018 12:39

Tenaga Kerja Impor, Mata Uang akan Impor juga?

Tenaga Kerja Impor, Mata Uang akan Impor juga?

Senin, 23 Apr 2018 11:43


Reseller tas batam

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X