Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah
Facebook RSS
17.771 views

Hukum Memperingati dan Merayakan Ulang Tahun Pernikahan

Oleh: Badrul Tamam

Alhamduillah, segala puji bagi Allah. Shalawat dan salam semoga terlimpah kepada Rasulullah, keluarga dan para sahabatnya.

Jauh-jauh hari Nabi shallallaahu 'alaihi wasallam sudah memperingatkan umatnya agar jangan meniru dan berimitasi kepada ahli kitab, Yahudi dan Nashrani. Bahkan peringatan ini dengan bentuk pengabaran bahwa umatnya akan mengikuti mereka. Rasulullah shallallaahu 'alaihi wasallam bersabda,

لَتَتْبَعُنَّ سَنَنَ مَنْ كَانَ قَبْلَكُمْ شِبْرًا شِبْرًا وَذِرَاعًا بِذِرَاعٍ حَتَّى لَوْ دَخَلُوا جُحْرَ ضَبٍّ تَبِعْتُمُوهُمْ قُلْنَا يَا رَسُولَ اللَّهِ الْيَهُودُ وَالنَّصَارَى قَالَ فَمَنْ

Sungguh kamu akan mengikuti adat kebiasaan umat sebelum kalian sejengkal-demi sejengkal dan sehasta demi sehasta, sehingga kalau mereka masuk ke lubang biawak pasti kalian juga akan mengikutinya. Kami bertanya, ‘Wahai Rasulullah, (Apakah mereka itu) Yahudi dan Nashrani?’ Beliau menjawab, ‘Siapa lagi’.” (HR. al-Bukhari)

Tujuan beliau melarang umatnya bertasyabbuh kepada ahli kitab agar jangan sampai tumbuh dalam hati umat muslim rasa suka dan cinta terhadap mereka yang memiliki keyakinan dan agama yang batil. karena cinta kepada mereka dalam urusan agama akan menyebabkan kekufuran. Karenanya banyak syariat yang datang dengan perintah untuk menyelisihi mereka supaya tumbuh ketidaksukaan kepada ajaran kufur dan syirik.

Salah satu tradisi yang sudah membudaya di tengah-tengah umat Islam yang sebenarnya menjadi sunnah atau tradisi ahlu kitab adalah peringatan hari ulang tahun pernikahan. Biasanya, dirayakan oleh sepasang suami istri. Pelaksanaannya –biasanya- tepat pada hari dan tanggal dilangsungkannya pernikahan. Sebagian suami istri memperingati dan merayakan hari ulang tahun perkawinannya, terkadang dalam bentuk pesta, meniup lilin dan memotong kue, menghias kamar tidur dengan mawar, memakai pakaian indah, dan memberikan berbagai hadiah, serta yang lainnya. Terkadang pula mereka mengundang sanak kerabat dan teman dekat untuk menikmati hidangan yang istimewa.

Sesungguhnya perayaan peringatan tahunan baik peringatan kelahiran, pernikahan, atau kemenangan termasuk perkara bid’ah yang banyak difatwakan oleh para ulama sebagai perayaan yang dilarang.

Syaikh Abdurrahmanal-Sahim pengasuh rublik tanya-jawab di situs www.almeshkat.net menuturkan bahwa merayakan hari ulang tahun pernikahan setahun sekali adalah perkara bid’ah, dan pada asalnya merupakan tradisi orang Nasrani.

Beliau menyebut pelaksanaan peringatan dan perayaan ulang tahun pernikahan ini sebagai ‘Ied (hari raya). Karena terjadi secara berulang pada hari tertentu. Karena ‘Ied diambil dari kata al-‘Aud wal al-Tikrar (kembali dilakukan berulang-ulang). Maka tidak boleh merayakan hari raya-hari raya selain dua hari raya, yaitu Idul Fitri dan Idul Adha. Sedangkan perayaan hari ulang tahun perkawinan menyerupai hari raya yang syar’i dan juga termasuk membuat-baut hal baru dan kebid’ahan dalam beragama. Terlebih peringatan dan perayaan tersebut juga menyerupai tradisi Nasrani. Sedangkan Rasulullah shallallaahu 'alaihi wasallam telah bersabda,

مَنْ تَشَبَّهَ بِقَوْمٍ فَهُوَ مِنْهُمْ

Siapa yang menyerupai suatu kaum maka dia bagian dari mereka.” (HR. Abu Dawud dan dishahihkan Ibnu Hibban. Hadits ini memiliki banyak penguat yang mengeluarkannya dari kedhaifan)

Fatwa Syaikh Ibnu Bazz rahimahullaah  

Syaikh Ibnu Bazz rahimahullaah dalam Majmu’ fatawa 5/176 berkata, “Sesungguhnya mengagungkan dan memuliakan Rasulullah shallallaahu 'alaihi wasallam tidak dengan melakukan bid’ah, tapi seharusnya dengan mengikuti syariat, mengagungkan perintah dan larangannya, mengajak kepada sunnahnya, mengajarkannya kepada manusia di masjid-masjid, sekolahan-sekolahan, dan universitas-universitas. Bukan dengan mengadakan perayaan-perayaan bid’ah dengan nama maulid (peringatan kelahiran).

Demikian juga telah terjadi di tengah-tengah masyarakat ikut-ikutan terhadap mereka. Yaitu dengan mengadakan perayaan ulang tahun kelahiran anak-anak mereka dan ulang tahun pernikahan. Semua ini termasuk perkara munkar dan ikut-ikutan kepada tradisi orang kafir. Sesungguhnya kita hanya memiliki dua hari raya, idul Fitri dan Idul Adha sekalian hari-hari Tasyrik, hari ‘Arafah dan Jum’at. Barangsiapa yang menjadikan hari raya baru, maka dia telah bertasyabuh (menyerupai) orang Nasrani dan Yahudi.

Nabi shallallaahu 'alaihi wasallam bersabda,

مَنْ عَمِلَ عَمَلًا لَيْسَ عَلَيْهِ أَمْرُنَا فَهُوَ رَدٌّ

Siapa yang melakukan satu amalan yang tidak ada perintahnya dari kami, maka amal itu tertolak.” (HR. Muslim)

مَنْ أَحْدَثَ فِي أَمْرِنَا هَذَا مَا لَيْسَ مِنْهُ فَهُوَ رَدٌّ

Siapa yang mengada-adakan hal baru dalam urusan kami ini (Islam) yang bukan darinya, maka dia tertolak.” (HR. Muslim)

وَإِيَّاكُمْ وَمُحْدَثَاتِ الْأُمُورِ فَإِنَّ كُلَّ مُحْدَثَةٍ بِدْعَةٌ وَكُلَّ بِدْعَةٍ ضَلَالَةٌ

Hendaklah kamu menjauhi perkara yang diada-adakan. Karena sesungguhnya seburuk-buruk perkara adalah yang diada-adakan. Setiap yang diada-adakan adalah bid’ah, dan setiap bid’ah adalah sesat.” (HR. Abu Dawud) dan hadits-hadits yang semakna dengan ini sangat banyak.

Maka bagi setiap muslim wajib meniti jalan hidup Nabi shallallaahu 'alaihi wasallam dan para sahabatnya radhiyallahu 'anhum serta para salaf shalih. Juga hendaknya menjauhi perkara bid’ah yang diada-adakan sesudah kepergian mereka.”

Syaikh Abdullah bin Abdurrahman al-Jibrin

Syaikh Ibnu Jibrin rahimahullaah pernah ditanya tentang hukum perayaan hari pernikahan yang dihadiri keluarga dan kerabat atau yang khusus diadakan oleh suami-istri dengan memakai baju pengantin dan saling membari hadiah. Beliau menjawab, “Perayaan ulang tahun hari perkawinan tidak memilki landasan pembenaran dari syariat. Allah tidak pernah mensyariatkan perayaan tersebut. Sebagaimana yang sudah maklum, suami istri tinggal satu rumah dan setiap hari bertemu. Keduanya makan bareng dengan hidangan yang sama. Maka tidak lagi dibutuhkan baju pengantin dan saling mengingatkan waktu akad nikah. Tidak pula dibutuhkan membuat manisan dan semisalnya di satu hari pada setiap tahunnya. Tapi keduanya membuat apa yang disenangai kapan saja diinginkan.” Selesai. Wallahu Ta’ala a’lam. [PurWD/voa-islam.com]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Tsaqofah lainnya:

+Pasang iklan

NABAWI HERBA Distributor & Supplier Herbal

Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60% Pembelian bisa campur produk >1.600 jenis produk dari ratusan Produsen yang kami distribusikan
http://www.anekaobatherbal.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Obat Herbal Mabruuk

Sedia obat herbal berbagai penyakit: Kolesterol, Maag,Asma, Diabetes, Darah Tinggi, Jantung, Kanker, Asam Urat, Nyeri Haid, Lemah Syahwat, Kesuburan, Jerawat, Pelangsing, dll
http://www.herbalmabruuk.com

Royal Islam Indonesia Umroh & Haji Tours

Paket umroh, Paket Umroh Ramadhan, Paket Haji Plus, Paket Wisata Cairo. Mulai $ 2.000
http://royalislamindonesia.com

Infaq Dakwah Center

Anindya Mujahidah, Balita Penderita Gangguan Empedu Harus Operasi Cangkok Hati. Ayo Bantu!!!

Anindya Mujahidah, Balita Penderita Gangguan Empedu Harus Operasi Cangkok Hati. Ayo Bantu!!!

Terlahir dengan penyakit gangguan fungsi empedu, kondisi balita Anindya Mujahidah sangat memprihatinkan: perut membesar, mata dan tubuhnya menguning. Ia harus menjalani transplantasi hati...

Ustadz Ba'asyir: Kita Berdosa Jika Ada Yatim Syuhada Terlantar Akibat Ketidakpedulian Kita

Ustadz Ba'asyir: Kita Berdosa Jika Ada Yatim Syuhada Terlantar Akibat Ketidakpedulian Kita

Kaum muslimin wajib menyantuni anak-anak yatim para syuhada dan mujahidin. Jangan sampai kita semua berdosa karena ada anak Yatim Syuhada yang terlantar akibat ketidakpedulian kita...

SEDEKAH BARANG: Barang Tak Terpakai, Diinfakkan Jadi Berkah dan Bernilai

SEDEKAH BARANG: Barang Tak Terpakai, Diinfakkan Jadi Berkah dan Bernilai

Barang apapun yang tidak berguna lagi bagi Anda, bisa jadi sangat dibutuhkan dan bermanfaat bagi orang lain. Mari infakkan barang tak terpakai, agar menjadi sangat bernilai dunia akhirat....

Dicari Shadaqah Jariyah untuk Pengadaan Kulkas dan Mesin Cuci di Pondok Penghafal Qur'an

Dicari Shadaqah Jariyah untuk Pengadaan Kulkas dan Mesin Cuci di Pondok Penghafal Qur'an

Pondok Tahfizh yang mencetak kader daiyah dan penghafal Al-Qur'an memerlukan fasilitas kulkas dan mesin cuci untuk menunjang maksimalisasi proses belajar mengajar....

Ayo Perang Melawan Riba dan Rentenir Bersama Laskar GARR

Ayo Perang Melawan Riba dan Rentenir Bersama Laskar GARR

Hampir setiap hari IDC mendapat pengaduan dan permohonan bantuan kaum muslimin yang dililit hutang rentenir. Untuk mewadahi persoalan rentenir, silahkan lapor kepada Laskar GARR....

Latest News
Bela Densus 88 Ruhut Sitompul Sebut Hak Azasi Monyet, Pemuda Muhammadiyah Lapor ke MKD

Bela Densus 88 Ruhut Sitompul Sebut Hak Azasi Monyet, Pemuda Muhammadiyah Lapor ke MKD

Sabtu, 30 Apr 2016 08:15

Tuduhan Said Aqil Siradj Menggangu Proses PK Ustadz Abu Bakar Baasyir

Tuduhan Said Aqil Siradj Menggangu Proses PK Ustadz Abu Bakar Baasyir

Sabtu, 30 Apr 2016 07:40

Ada Dugaan Petinggi KPK Bertemu Ahok Bahas Sumber Waras & Reklamasi, Netizen Minta KPK Dibubarkan

Ada Dugaan Petinggi KPK Bertemu Ahok Bahas Sumber Waras & Reklamasi, Netizen Minta KPK Dibubarkan

Sabtu, 30 Apr 2016 07:23

Direktur dan Perintis BMT Beringharjo: Lawan Paus Rentenir!

Direktur dan Perintis BMT Beringharjo: Lawan Paus Rentenir!

Jum'at, 29 Apr 2016 22:31

Benarkah Ada yang Disembunyikan KPK Soal Dugaan Korupsi Ahok di Sumber Waras?

Benarkah Ada yang Disembunyikan KPK Soal Dugaan Korupsi Ahok di Sumber Waras?

Jum'at, 29 Apr 2016 22:01

Surat Terbuka untuk Jokowi Terkait Sikap dan Dugaan Korupsi Ahok

Surat Terbuka untuk Jokowi Terkait Sikap dan Dugaan Korupsi Ahok

Jum'at, 29 Apr 2016 21:00

Elektabilitas Terjun Bebas, Pengamat: Ahok pun Mulai Panik karena Etika & Hantaman Berbagai Kasus

Elektabilitas Terjun Bebas, Pengamat: Ahok pun Mulai Panik karena Etika & Hantaman Berbagai Kasus

Jum'at, 29 Apr 2016 19:47

Syariat Islam Menjaga Keturunan: Menindak Tegas Seks Bebas dan Homoseks

Syariat Islam Menjaga Keturunan: Menindak Tegas Seks Bebas dan Homoseks

Jum'at, 29 Apr 2016 19:30

Santri Jambi Kampanyekan Gerakan Sedekah Nasional

Santri Jambi Kampanyekan Gerakan Sedekah Nasional

Jum'at, 29 Apr 2016 19:30

Islam Rahmatan Lil 'Alamin Sebuah Komoditi Politik

Islam Rahmatan Lil 'Alamin Sebuah Komoditi Politik

Jum'at, 29 Apr 2016 19:22

NKRI Ingin Bertahan Hingga 1000 Tahun? Pengamat: Jangan Beri Kekuasaan kepada Cina!

NKRI Ingin Bertahan Hingga 1000 Tahun? Pengamat: Jangan Beri Kekuasaan kepada Cina!

Jum'at, 29 Apr 2016 16:47

Pribumi Mutlak Miliki Indonesia, Bila Ada Orang Cina Tidak Ikut Aturan, maka Usir Saja!

Pribumi Mutlak Miliki Indonesia, Bila Ada Orang Cina Tidak Ikut Aturan, maka Usir Saja!

Jum'at, 29 Apr 2016 13:47

Sudah Mirip-mirip Orde Baru, Jumhur Hidayat: Kekuasaan Bisa Semakin Liar!

Sudah Mirip-mirip Orde Baru, Jumhur Hidayat: Kekuasaan Bisa Semakin Liar!

Jum'at, 29 Apr 2016 11:20

Prostitusi Berkedok Salon Terbongkar di Solo

Prostitusi Berkedok Salon Terbongkar di Solo

Jum'at, 29 Apr 2016 10:45

Tokoh Salafi: Ahlusunnah Tidak Menentang dan Tidak Pula Menjilat Pemerintah

Tokoh Salafi: Ahlusunnah Tidak Menentang dan Tidak Pula Menjilat Pemerintah

Jum'at, 29 Apr 2016 09:52

Dua Putra Ustadz Abu Bakar Baasyir Datangi PBNU Klarifikasi Pernyataan Said Aqil Siradj

Dua Putra Ustadz Abu Bakar Baasyir Datangi PBNU Klarifikasi Pernyataan Said Aqil Siradj

Jum'at, 29 Apr 2016 09:38

PBB: Pelarangan Impor Semen Israel Hentikan Bantuan Rekonstruksi Jalur Gaza

PBB: Pelarangan Impor Semen Israel Hentikan Bantuan Rekonstruksi Jalur Gaza

Jum'at, 29 Apr 2016 08:36

Untuk Sadarkan Gubernur DKI dan Pemerintah, Aktivis: Apa Perlu Kita Bakar-bakaran Dulu?

Untuk Sadarkan Gubernur DKI dan Pemerintah, Aktivis: Apa Perlu Kita Bakar-bakaran Dulu?

Kamis, 28 Apr 2016 22:05

Ada Upaya Menekan KPK Soal Kasus Sumber Waras, JALA: Kami Terus Kawal

Ada Upaya Menekan KPK Soal Kasus Sumber Waras, JALA: Kami Terus Kawal

Kamis, 28 Apr 2016 19:31

Peggy Melati Sukma Cerita Tiga Fase Kehidupannya

Peggy Melati Sukma Cerita Tiga Fase Kehidupannya

Kamis, 28 Apr 2016 17:55


Must Read!
X