Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
6.189 views

Memberi Nama Anak Tidak Harus di Hari Ketujuh

Oleh: Badrul Tamam

Al-Hamdulillah, segala puji milik Allah, Rabb semesta alam. Shalawat dan salam atas Rasulillah –Shallallahu 'Alaihi Wasallam-, keluarga dan para sahabatnya.

Dari Abu Musa al-Asy’ari Radhiyallahu 'Anhu, berkata saat lahir anak pertamanya,

وُلِدَ لِي غُلاَمٌ، فَأَتَيْتُ بِهِ النَّبِيَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَسَمَّاهُ إِبْرَاهِيمَ، فَحَنَّكَهُ بِتَمْرَةٍ، وَدَعَا لَهُ بِالْبَرَكَةِ، وَدَفَعَهُ إِلَيَّ

Lahir anak laki-lakiku. Segera aku bawa ke Nabi Shallallahu 'Alaihi Wasallam. Lalu beliau memberi nama Ibrahim kepadanya, mentahniknya dengan sebutir kurma, mendoakan keberkahan untuknya, dan menyerahkannya kepadaku.” (HR. Al-Bukhari)

Dari Anas bin Malik Radhiyallahu 'Anhu berkata, Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallam bersabda,

“Terlahir puteraku semalam, lalu aku memberinya nama dengan nama bapakku, Ibrahim.” (HR. Muslim)

Kedua hadits ini memberikan keterangan bersegera memberi nama anak dan tidak harus menunggu hari ke tujuh.

Imam Al-Baihaqi Rahimahullah berkata:

تسمية المولود حين يولد أصح من الأحاديث في تسميته يوم السابع

Memberi nama anak saat lahir lebih shahih daripada hadits-hadits tentang memberi nama pada hari ke tujuh.

Hadits lain di Shahih al-Bukhari, Abu Usaid pernah datang ke Nabi Shallallahu 'Alaihi Wasallam membawa anaknya tak lama setelah lahir. Beliau menamainya dengan al-Mundzir.

Namun di sana ada beberapa hadits yang berstatus hasan menerangkan bahwa Nabi Shallallahu 'Alaihi Wasallam menganjurkan untuk mengaqiqahi bayi, mencukur rambutnya, dan menamainya di hari ketujuh.

Dari Amru bin Syu’aib, dari bapaknya, dari kakeknya,

أن النبي صلى الله عليه و سلم أمر بتسمية المولود يوم سابعه ووضع الأذى عنه والعق

Bahwasanya Nabi Shallallahu 'Alaihi Wasallam memerintahkan untk memberi nama anak yang baru lahir di hari ketujuh, menghilangkan rambutnya, dan mengaqiqahinya.” (HR. al-Tirmidzi, beliau menilainya hasan gharib. Syaikh Al-Albani menyatakan sebagai hadits Hasan)

Dari Samurah bin Jundub Radhiyallahu 'Anhu, Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallam bersabda,

كُلُّ غُلَامٍ رَهِينَةٌ بِعَقِيقَتِهِ ، تُذْبَحُ عَنْهُ يَوْمَ سَابِعِهِ ، وَيُحْلَقُ ، وَيُسَمَّى

Setiap bayi tergadai dengan aqiqahnya, disembelihkan (kambing aqiqah) untuknya pada hari ke tujuh, dicukur dan diberi nama.” (HR. Abu Dawud, Al-Tirmidzi, Ibnu Majah, dan selainnya. Dishahihkan Syaikh Al-Albani di Shahih Abi Dawud)

Dikeluarkan Al-Bazzar, Ibnu Hibban, dan al-Hakim dengan sanad shahih, dari Aisyah Radhiyallahu 'Anha, menuturkan: Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallam mengaqiqahi Al-Hasan dan al-Husain dan menamai keduanya pada hari ketujuh.

Dari hadits-hadits di atas, jumhur ulama berpendapat bahwa yang paling utama memberi nama pada hari ketujuh. Adapun hadits Anas bin Malik menerangkan bolehnya memberi nama anak pada hari lahirnya. Bukan yang dianjurkan. (Lihat Al-Mughni: 9/356)

Sementara Imam al-Nawawi Rahimahullah berpandangan memberi nama di hari lahirnya atau di hari ketujuh –semuanya- sunnah.

السنة أن يُسَمَّى المولودُ في اليوم السابع من ولادته ، أو يوم الولادة

Sunnah memberi nama anak yang baru lahir pada hari ke tujuh dari kelahirannya atau pada hari ahirnya.” (Al-Adzkar: 286)

Sementara Imam al-Bukhari berpendapat, bagi orang yang ingin mengaqiqahi anaknya di hari ke tujuh hendaknya mengakhirkan tasmiyah (pemberian nama) pada saat aqiqahnya di hari ke tujuh itu. Adapun orang yang tidak ingin mengaqiqahi (di hari ke tujuh,-pent) maka ia memberi nama anaknya di hari lahirnya. Ini disimpukan dari bab di Shahihnya,

بَابُ تَسْمِيَةِ الْمَوْلُودِ غَدَاةَ يُولَدُ لِمَنْ لَمْ يَعُقَّ

Bab memberi nama anak yang baru lahir pada hari lahirnya bagi yang tidak diaqiqahi”.

Ibnu Hajar mengomentari pendapat Imam al-Bukhari ini,

وهو جمع لطيف لم أره لغير البخاري

Ini adalah jam’un (kompromi) yang baik yang aku tidak melihatnya disampaikan selain Al-Bukhari.”  (Fath al-Baari: 9/588)

Imam al-‘Iraqi di Tharhu al-Tatsriib (5/2013-2014) menghadirkan ragam pendapat para ulama berkaitan dengan masalah ini.  Imam Al-Hasan al-Bashri, Imam Malik, Imam Al-Syafi’i, Imam Ahmad, dan selainnya berpendapat sunnahnya memberi nama di hari ketujuh. Namun tidak mengapa memberi nama di hari sebelumnya.

Muhammad bin Sirin, Qatadah dan Al-Auza’i berpendapat apabila dilahirkan dalam kondisi sempurna fisiknya maka diberi nama di hari itu juga, jika dikehendaki.

Ibnul Mundzir berkata,

تَسْمِيَتُهُ يَوْمَ السَّابِعِ حَسَنٌ ، وَمَتَى شَاءَ سَمَّاهُ

Memberi nama di hari ke tujuh adalah baik, dana kapanpun mau silahkan ia memberi nama.

Ibnu Hazm berkata, “anak diberi nama pada hari lahirnya; dan jika diakhirkan pemberian namanya sampai hari ke tujuh maka itu baik.”

Ibnu al-Muhallib berkata,

يَجُوزُ تَسْمِيَتُهُ حِينَ يُولَدُ وَبَعْدَهُ إلَّا أَنْ يَنْوِيَ الْعَقِيقَةَ عَنْهُ يَوْمَ سَابِعِهِ ، فَالسُّنَّةُ تَأْخِيرُهَا إلَى السَّابِعِ

“Boleh memberi nama anak saat ia dilahirkan dan sesudahnya kecuali ia berniat mengaqiqahinya di hari ke tujuh, maka sunnah menundanya sampai hari ke tujuh.” Beliau mengambil kesimpulan dari perkataan Imam al-Bukhari dalam Bab yang ditulisnya, “Bab memberi nama anak yang baru lahir pada hari lahirnya bagi yang tidak diaqiqahi.

Pada ringkasnya –masih perkataan Imam al-Iraqi- semua pendapat yang telah lalu menunjukkan bahwasanya masalah ini berkisar antara sunnah dan boleh. Bukan keharusan yang mewajibkan memberi nama di hari ke tujuh. Seandainya melaksanakannya sebelum hari ke tujuh juga tidak apa-apa; tidak berdoa.

Imam al-Nawawi Rahimahullah di al-Majmu’ (8/415) menyebutkan pendapata ulama madhabny dan selainnya,

يستحب أن يسمى المولود في اليوم السابع ، ويجوز قبله ، وبعده ، وقد تظاهرت الأحاديث الصحيحة في ذلك

Disunnahkan memberi nama anak di hari ke tujuh; boleh di hari sebelumnya dan sesudahnya. Cukup banyak hadits-hadits shahih dalam masalah itu.

Ringkasnya, memberi nama anak diutamakan di hari ketujuh dari kelahirannya. Sekalian pelaksanaan aqiqahnya. Ini bukan keharusan. Boleh juga pemberian nama dilaksanakan di hari lahirnya atau hari sesudahnya sebelum hari ke tujuh. Wallahu A’lam. [PurWD/voa-islam.com]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Tsaqofah lainnya:

+Pasang iklan

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Pusat Jam Tangan Impor Murah

Tampil cantik dan keren dengan jam tangan impor pilihan. Tersedia koleksi ribuan jam tangan untuk pria dan wanita, harga dijamin murah.
http://timitime.asia

Infaq Dakwah Center

3 Tahun Menderita Tumor Ganas, Kang Yoyo Tak Bisa Bekerja dan Berjamaah Masjid. Ayo Bantu..!!

3 Tahun Menderita Tumor Ganas, Kang Yoyo Tak Bisa Bekerja dan Berjamaah Masjid. Ayo Bantu..!!

Aktivis masjid ini menderita tumor ganas dan tidak bisa berobat karena terbentur biaya. Daging tumornya terus membesar seukuran bola futsal. Ayo bantu bisa bekarja dan berjamaah di masjid lagi....

Kecelakaan, Kaki Mahasiswi Akademi Dakwah ini Membusuk Terancam Amputasi. Ayo Bantu..!!

Kecelakaan, Kaki Mahasiswi Akademi Dakwah ini Membusuk Terancam Amputasi. Ayo Bantu..!!

Sudah 4 bulan Ulandari menahan pedihnya patah tulang kaki karena tak punya biaya. Lukanya menganga dan membusuk, jika tidak segera dioperasi, calon dai ini terancam akan kehilangan kaki kirinya....

Dana Terkumpul Rp 536 Juta, Masih Dibutuhkan Dana 214 Juta Lagi untuk Wakaf Produktif Muallaf

Dana Terkumpul Rp 536 Juta, Masih Dibutuhkan Dana 214 Juta Lagi untuk Wakaf Produktif Muallaf

Untuk pembelian tanah program wakaf produktif muallaf Bolaang Mongondow Sulawesi Utara masih dibutuhkan dana 214 juta rupiah. Ayo berwakaf Rp 15.000 per meter, agar harta kekal dan pahala terus...

Yuk Wakaf Tanah Rp 15.000 per Meter untuk Muallaf. Harta Kekal Abadi, Pahala Terus Mengalir

Yuk Wakaf Tanah Rp 15.000 per Meter untuk Muallaf. Harta Kekal Abadi, Pahala Terus Mengalir

Dalam satu desa terdapat 53 muallaf hidup prihatin pra-sejahtera. Hanya dengan 15.000 rupiah kita bisa berwakaf tanah satu meter untuk rumah dan pekerjaan mereka. Total kebutuhan 70 rupiah....

Qurrota Ayyuni: Yatim Pelajar Teladan Terlilit Tagihan Sekolah 8 Juta Rupiah. Ayo Bantu..!!!

Qurrota Ayyuni: Yatim Pelajar Teladan Terlilit Tagihan Sekolah 8 Juta Rupiah. Ayo Bantu..!!!

Anak yatim berprestasi ini selalu jadi juara sejak SD. Sang ayah hilang 9 tahun silam saat berdakwah ke luar kota. Terbelit kesulitan ekonomi, Ayu terbebani tagihan sekolah 8 juta rupiah....

Latest News
Miris, Pemimpin Buta Sejarah Bangsa Sendiri

Miris, Pemimpin Buta Sejarah Bangsa Sendiri

Kamis, 22 Feb 2018 23:03

Politik Ibadah vs Politisasi Ibadah

Politik Ibadah vs Politisasi Ibadah

Kamis, 22 Feb 2018 22:36

Bangladesh Percepat Rencana Relokasi 100.000 Muslim Rohingya ke Pulan Terisolir

Bangladesh Percepat Rencana Relokasi 100.000 Muslim Rohingya ke Pulan Terisolir

Kamis, 22 Feb 2018 22:30

Dalam 3 Hari, Serangan Rezim Teroris Assad di Ghouta Timur talah Tewaskan 250 Warga Sipil

Dalam 3 Hari, Serangan Rezim Teroris Assad di Ghouta Timur talah Tewaskan 250 Warga Sipil

Kamis, 22 Feb 2018 22:15

Mesir Vonis Mati 21 Orang Karena Terkait Islamic State

Mesir Vonis Mati 21 Orang Karena Terkait Islamic State

Kamis, 22 Feb 2018 22:00

Israel Beri Lampu Hijau Pembangunan 3000 Unit Rumah bagi Warga Yahudi di Tanah Palestina

Israel Beri Lampu Hijau Pembangunan 3000 Unit Rumah bagi Warga Yahudi di Tanah Palestina

Kamis, 22 Feb 2018 21:37

Tabligh Akbar & Launching Pelatihan 100 Ribu Guru Al-Qur'an

Tabligh Akbar & Launching Pelatihan 100 Ribu Guru Al-Qur'an

Kamis, 22 Feb 2018 19:18

PBB Tidak Diloloskan KPU, Politisi Demokrat: Ini Zaman Edan

PBB Tidak Diloloskan KPU, Politisi Demokrat: Ini Zaman Edan

Kamis, 22 Feb 2018 19:15

[VIDEO-2] Anak Dewa Nyaris Meninggal, Ust Khalid Basalamah: Shalat Solusinya

[VIDEO-2] Anak Dewa Nyaris Meninggal, Ust Khalid Basalamah: Shalat Solusinya

Kamis, 22 Feb 2018 15:20

Syetan Tersiksa dengan Suara Adzan

Syetan Tersiksa dengan Suara Adzan

Kamis, 22 Feb 2018 12:10

[VIDEO-1] Kisah Dewa, Mualaf Hindu yang Temukan Islam & Nabi Muhammad SAW Dalam Kitab Weda

[VIDEO-1] Kisah Dewa, Mualaf Hindu yang Temukan Islam & Nabi Muhammad SAW Dalam Kitab Weda

Kamis, 22 Feb 2018 11:21

Catat! Besok PBB Siap Melawan KPU

Catat! Besok PBB Siap Melawan KPU

Kamis, 22 Feb 2018 11:05

5 Cara Pengusaha Meningkatkan Produktivitas yang Patut Ditiru

5 Cara Pengusaha Meningkatkan Produktivitas yang Patut Ditiru

Kamis, 22 Feb 2018 11:00

[VIDEO] Gedung Pernikahan Baru di Bekasi, Konsep Garden Party dan Vintage

[VIDEO] Gedung Pernikahan Baru di Bekasi, Konsep Garden Party dan Vintage

Kamis, 22 Feb 2018 10:12

Ulama Diserang, Ini Pesan Gatot ke Polri

Ulama Diserang, Ini Pesan Gatot ke Polri

Kamis, 22 Feb 2018 05:43

Marak Proyek Roboh, Fahira Idris: Berdampak Turunkan Daya Saing Jasa Konstruksi Indonesia di ASEAN

Marak Proyek Roboh, Fahira Idris: Berdampak Turunkan Daya Saing Jasa Konstruksi Indonesia di ASEAN

Kamis, 22 Feb 2018 05:29

Dont Worry be an Entreupreneur

Dont Worry be an Entreupreneur

Rabu, 21 Feb 2018 22:47

Hamas Sebut Israel Siksa Anggota Parlemen Palestina Yang Mereka Tahan

Hamas Sebut Israel Siksa Anggota Parlemen Palestina Yang Mereka Tahan

Rabu, 21 Feb 2018 21:36

Banyak Ambruk, Keamanan Infrastruktur Rezim Jokowi Dipertanyakan

Banyak Ambruk, Keamanan Infrastruktur Rezim Jokowi Dipertanyakan

Rabu, 21 Feb 2018 21:17

Intelijen Libanon Tangkap Mantan Pejabat Keuangan Islamic State

Intelijen Libanon Tangkap Mantan Pejabat Keuangan Islamic State

Rabu, 21 Feb 2018 21:15


Mukena bordir mewar harga murah

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X