Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
65.222 views

Ikhtiar dan Tawakal dalam Menghadapi Virus Corona

 

Oleh: Erika Kartini

 

Banyak orang resah menghadapi wabah Virus Corona atau lebih tepatnya COVID-19. Hingga kini COVID-19 sudah memakan korban jiwa hampir lima ribu orang. China merupakan negara yang warganya paling banyak tertular. Italia memiliki kasus terbanyak di Eropa serta Iran di Timur Tengah.

Di Indonesia sendiri, dalam satu pekan ini terdapat lonjakan kasus positif Corona yang luar biasa. Pada Rabu 11 Maret kemarin jumlah kasus positif Virus Corona tercatat masih 34 kasus. Tanggal 16 Maret ternyata sudah melonjak tinggi menjadi 134 kasus. Sungguh luar biasa cepat penularannya.

WHO juga telah menetapkan Virus Corona atau COVID-19 sebagai pandemi (penyebaran penyakit baru ke seluruh dunia). Direktur Jenderal WHO, Tedros Adhanom Ghebreyesus memprediksi akan ada peningkatan kasus dan kematian dalam beberapa pekan ke depan. (Liputan 6.com, 12/03/2020)

Hal ini tentu saja semakin membuat masyarakat dunia semakin merasa was-was. Orang-orang merasa khawatir akan tertular virus tersebut. Meski berbagai himbauan telah disampaikan kepada masyarakat namun tetap saja masyarakat resah. Terbukti dengan adanya panic buying yang terjadi akhir-akhir ini di Indonesia. Mereka sampai memborong barang-barang yang bahkan tidak berkaitan dengan pencegahan Virus Corona.

Wabah Virus Corona adalah penyakit yang merupakan ujian dari Allah Swt. Sebagai hamba-Nya tentu kita harus yakin bahwa segala penyakit itu datangnya dari Allah dan Allah juga yang akan menyembuhkannya. Kita harus yakin juga bahwa segala ujian dari Allah pasti ada hikmahnya.

Berserah diri kepada Allah Swt mutlak harus dilakukan. Memohon agar senantiasa terhindar dari segala penyakit yang berbahaya. Andai pun pada akhirnya tertular maka sikap yang harus dilakukan adalah jangan panik atau marah kepada Allah Swt. Tidak boleh berputus asa dari pertolongan Allah Swt. Virus Corona bukanlah akhir dari segalanya. Semua penyakit tidak akan mendatangkan kematian jika ajal kita belum sampai. Buktinya tidak semua yang tertular mati, bahkan ada yang sembuh. Sebaliknya banyak juga manusia yang meninggal bukan karena tertular virus corona. Inilah makna tawakal kepada Allah Swt. Kita pasrahkan semuanya kepada Allah Swt.

Lantas apakah sikap tawakal kemudian membuat diam saja menghadapi wabah ini? Pasrah saja tanpa melakukan apapun? Tentu saja tidak. Islam mengajarkan konsep tawakal serta ikhtiar (usaha). Selain bertawakal kita juga harus mencari jalan agar wabah corona tidak menjalar kemana-mana. Instruksi-instruksi dari pihak yang berwenang bisa kita laksanakan. Seperti rajin mencuci tangan, memakai masker jika sakit, menyemprotkan disinfektan, menghindari keramaian dan sebagainya.

Syariat Islam yang tercermin dalam teladan Rasulullah Saw adalah aturan yang sempurna dan paripurna. Syariat Islam mampu menyelesaikan permasalahan manusia dalam segala bidang. Hal ini karena syariat Islam berasal dari Allah Swt, Tuhan semesta alam yang telah menciptakan kita semua. Allah Swt maha mengetahui mana yang baik dan buruk bagi hamba-Nya. lslam ternyata memiliki strategi penanganan dalam menghadapi penyakit menular.

 

Rasulullah Saw memberikan contoh ikhtiar dalam pencegahan penularan wabah suatu penyakit. Salah satunya adalah menutup wilayah yang terkena wabah. Rasul melarang agar tidak memasukinya dan meminta penduduk wilayah tersebut untuk tidak keluar. Hal ini agar wabah tidak menyebar ke wilayah lain.

Beliau bersabda:

"Jika kalian mendengar wabah terjadi di suatu wilayah, janganlah kalian memasuki wilayah itu. Sebaliknya, jika wabah itu terjadi di tempat kalian tinggal, janganlah kalian meninggalkan tempat itu" (HR al-Bukhari).

Pada masa itu penyakit kusta mewabah dan membahayakan masyarakat. Rasulullah Saw melarang mereka untuk dekat-dekat dengan penderita kusta.

Beliau bersabda:

"Janganlah kalian terus-menerus melihat orang yang mengidap penyakit kusta" (HR al-Bukhari).

Bahkan Beliau Saw juga memerintahkan untuk membangun tembok di sekitar wilayah yang terkena wabah.

Demikianlah ikhtiar serta tawakal dalam menghadapi virus corona. Sebagai muslim kita harus senantiasa optimis dalam menghadapi ujian kehidupan. Karena dengan optimisme kita bisa berfikir jernih dan benar. Sehingga dapat menemukan jalan keluar yang tepat sesuai syariat. Bukan semakin menambah masalah dengan kepanikan kita.

Bisa jadi ujian ini adalah peringatan bagi kita untuk lebih taat lagi kepada Allah Swt. Jangan-jangan selama ini kita masih banyak melakukan kemaksiatan. Belum banyak berjuany untuk kemaslahatan kaum muslimin. Masih memilih-milih syariat-Nya. Atau bahkan enggan menerapkan Islam secara Kaffah.

Ujian virus corona ini juga adalah pelajaran bagi kaum yang menyombongkan dirinya. Bahwa tidak ada daya dan kekuatan kecuali dari Allah Swt. Tidak ada yang bisa selamat dari peringatan Allah seberapapun hebatnya. Jika Allah menghendaki maka dengan sekejap mata, segala kehebatan serta kekuatan akan musnah. Semua itu mudah bagi Allah yang Maha Agung.

“Tiada suatu bencana pun yang menimpa di bumi dan (tidak pula) pada dirimu sendiri melainkan telah tertulis dalam kitab (Lauhul Mahfuzh) sebelum Kami menciptakannya. Sesungguhnya yang demikian itu adalah mudah bagi Allah. (Kami jelaskan yang demikian itu) supaya kamu jangan berduka cita terhadap apa yang luput dari kamu, dan supaya kamu jangan terlalu gembira terhadap apa yang diberikan-Nya kepadamu. Dan Allah tidak menyukai setiap orang yang sombong lagi membanggakan diri.” (QS. Al Hadid: 22-23)

Wa'allahu a'lam. (rf/voa-islam.com)

Ilustrasi: Google

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Tsaqofah lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Kista Membahayakan Kehamilan, Teh Imas Ummu Zahra Harus Harus Dikiret. Ayo Bantu.!!

Kista Membahayakan Kehamilan, Teh Imas Ummu Zahra Harus Harus Dikiret. Ayo Bantu.!!

Teh Imas mengalami gangguan kehamilan karena mengidap kista. Janinnya tak berkembang, yang dalam medis disebut IUGR (intrauterine growth restriction). Ia harus dikiret karena membahayakan nyawa....

Korban Tabrak Lari,  Istri Aktivis Dakwah Tergolek Remuk Tulang, Ayo Bantu!!!

Korban Tabrak Lari, Istri Aktivis Dakwah Tergolek Remuk Tulang, Ayo Bantu!!!

Saat hendak membantu orang tertimpa musibah, Ummu Qisthi jadi korban tabrak lari mobil pickup. Empat bulan pasca operasi tulang remuk, kondisinya memburuk dan lukanya mengeluarkan nanah...

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Sudah 4 tahun Pesantren Tahfiz Al-Qur’an ini mendidik para yatim dan kaum dhuafa tanpa memungut biaya. Mereka butuh masjid, anggaran dana 160 juta rupiah. Sisihkan harta, dapatkan istana di...

Mantan Napi Mujahidin Ingin Taubat dan Hijrah, Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Mantan Napi Mujahidin Ingin Taubat dan Hijrah, Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Bebas dari penjara ia taubat dan hijrah, tapi kesulitan pekerjaan. Saat ekonomi terjepit, datang tawaran bisnis haram dari sesama mantan napi. Ia butuh dana 7,5 juta rupiah untuk modal usaha...

Balita Ridho Ramdhani Mati-matian Berjuang Melawan Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Balita Ridho Ramdhani Mati-matian Berjuang Melawan Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Di usia balita ia harus berjuang mati-matian melawan tumor ganas yang bersarang di bokongnya. Setiap saat merintih tangis di pangkuan ayah bundanya. Ia harus dioperasi tapi terbentur biaya....

Latest News
Demo Sejuta Umat Menolak Rencana Paroki Bunda Theresia Bekasi

Demo Sejuta Umat Menolak Rencana Paroki Bunda Theresia Bekasi

Ahad, 27 Sep 2020 09:39

Kalau Bukan PKI Nyatakan PKI Jahat dan Penghianat

Kalau Bukan PKI Nyatakan PKI Jahat dan Penghianat

Sabtu, 26 Sep 2020 23:36

Kanada Tangkap 'Mantan' Anggota IS Karena Diduga Berbohong Tentang Membunuh Orang di Podcast NYT

Kanada Tangkap 'Mantan' Anggota IS Karena Diduga Berbohong Tentang Membunuh Orang di Podcast NYT

Sabtu, 26 Sep 2020 21:45

7 Orang Ditahan di Prancis Setelah Penikaman Terkait Surat Kabar Satir Charlie Hebdo

7 Orang Ditahan di Prancis Setelah Penikaman Terkait Surat Kabar Satir Charlie Hebdo

Sabtu, 26 Sep 2020 21:05

AS Lipat Gandakan Hadiah Untuk Penangkapan Pemimpin Tertinggi Islamic State

AS Lipat Gandakan Hadiah Untuk Penangkapan Pemimpin Tertinggi Islamic State

Sabtu, 26 Sep 2020 20:35

Dokter: Saat Ini yang Terbaik Tetap Belajar dari Rumah

Dokter: Saat Ini yang Terbaik Tetap Belajar dari Rumah

Sabtu, 26 Sep 2020 20:35

Tragedi 21-22 Mei Jangan Dilupakan

Tragedi 21-22 Mei Jangan Dilupakan

Sabtu, 26 Sep 2020 20:20

Laporan: Oman dan Sudan Akan Umumkan Kesepakatan Normalisasi dengan Israel Pekan Depan

Laporan: Oman dan Sudan Akan Umumkan Kesepakatan Normalisasi dengan Israel Pekan Depan

Sabtu, 26 Sep 2020 19:30

Menkeu Gelontorkan Rp20 Triliun untuk Jiwasraya, Anis: Pencederaan Bagi Seluruh Rakyat Indonesia

Menkeu Gelontorkan Rp20 Triliun untuk Jiwasraya, Anis: Pencederaan Bagi Seluruh Rakyat Indonesia

Sabtu, 26 Sep 2020 11:43

Korean Wave Inspirasi Halu

Korean Wave Inspirasi Halu

Sabtu, 26 Sep 2020 09:37

Pengabaian Keselamatan Jiwa Rakyat dalam Pilkada 2020

Pengabaian Keselamatan Jiwa Rakyat dalam Pilkada 2020

Sabtu, 26 Sep 2020 08:49

Covid-19: Antara Bunuh Diri dan Membunuh

Covid-19: Antara Bunuh Diri dan Membunuh

Sabtu, 26 Sep 2020 05:37

Rezim Nekad dan Tuli

Rezim Nekad dan Tuli

Jum'at, 25 Sep 2020 23:34

WhatsApp Akan Bisa Digunakan di 4 Perangkat

WhatsApp Akan Bisa Digunakan di 4 Perangkat

Jum'at, 25 Sep 2020 22:33

Inggris Dan Prancis Catat Jumlah Kasus Harian COVID-19 Tertinggi

Inggris Dan Prancis Catat Jumlah Kasus Harian COVID-19 Tertinggi

Jum'at, 25 Sep 2020 22:00

Jejak Perempuan dalam Membangun Peradaban

Jejak Perempuan dalam Membangun Peradaban

Jum'at, 25 Sep 2020 21:54

GERAK Jabar Sampaikan Ikrar Siap Berjuang Membela Agama, Bangsa dan Negara

GERAK Jabar Sampaikan Ikrar Siap Berjuang Membela Agama, Bangsa dan Negara

Jum'at, 25 Sep 2020 21:43

Korean Wave, Layakkah Jadi Panutan?

Korean Wave, Layakkah Jadi Panutan?

Jum'at, 25 Sep 2020 21:18

Palestina Akan Adakan Pemilu Pertama Dalam 15 Tahun Menyusul Kesepakatan Antara Hamas dan Fatah

Palestina Akan Adakan Pemilu Pertama Dalam 15 Tahun Menyusul Kesepakatan Antara Hamas dan Fatah

Jum'at, 25 Sep 2020 21:15

Rezim Mesir Rencanakan Demo Tandingan Untuk Melawan Protes Anti-Sisi

Rezim Mesir Rencanakan Demo Tandingan Untuk Melawan Protes Anti-Sisi

Jum'at, 25 Sep 2020 20:55


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X