Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
17.969 views

Haram Hukumnya Memilih Partai Tidak Menegakkan Syariah Islam

Jakarta (voa-islam.com) - Para tokoh pergerakan Islam Indonesia dan tokoh partai Islam bertemu membahas masa depan partai-partai Islam dan nasibnya yang kian terpuruk di Gedung dewan Dakwah (DDII),  Jalan Kramat Raya no. 45, Rabu, (27/11/2013) kemarin.

Memilih gedung DDII sebagai tempat pertemuan bukan tanpa alasan. Pasalnya, DDII memiliki sejarah yang berkaitan dengan perjuangan Partai Masyumi, partai Islam yang hampir menorehkan sejarah emas di negeri ini.

Mohammad Natsir dan sejumlah pemimpin Masyumi setelah bebas dari penjara Keagungan di zaman Orde Baru, mendirikan DDII, sebagai gerakan dakwah dan wadah perjuangan, menggantikan Masyumi yang sudah dibubarkan oleh Soekarno, tahun l960.

Natsir yang pernah berguru dengan Haji Agus Salim, saat menjadi  anggota Jong Islamiten Bond (Pemuda Islam),  dan kemudian berguru dengan Ustad Hasan, pemimpin Persis, dan merupakan tokoh yang memiliki komitmen yang kuat terhadap  cita-cita, dan intelektualitas yang sangat  tinggi. Natsir menjadi pemimpin Masyumi berikutnya menggantikan Dr.Sukiman Wirjosandjojo.

Di bawah Natsir, Partai Masyiumi berrsama dengan partai-partai Islam lainnya, seperti NU, Syarikat Islam, dan Perti, berjuang di Konstituante, menjadikan Islam sebagai dasar negara,  sekalipun gagal. Karena, sebelum mencapi keputusan, Soekarno membubarkan Konstituante, dan kembali ke UUD '45. Soekarno berusaha memblok agar partai-partai Islam tidak dapat mewujudkan tujuannya.

Soekarno tidak menginginkan Islam menjadi  sistem bernegara di Indonesia. Sebelumnya, umat Islam  dikhianati para pemimpin sekuler, seperti  Hatta, di  mana para tokoh Islam di minta oleh Hatta, mencabut tujuh kata dalam Undang-undang dasar, yaitu “Ketuhanan  dengan kewajiban menjalankan syariah Islam bagi pemeluk-pemeluknya”, dicoret, pada tanggal l8, Agustus l945. Sehari  sesudah kemerdekaan.

Warisan Partai Islam yang paling monumental dan bersejarah,Partai Masyumi, NU, Syarikat Islam, dan Perti  yang harus terus  hidup di hati dan pikiran bagi seluruh kaum Muslimin, serta harus terus diperjuangkan sampai  tegaknya, yaitu “Negara Islam”, seperti yang dicita-citakan para pemimpin Partai Islam.

Dalam acara pertemuan silaturrahmi di DDII Rabu kemarin, dihadiri berbagai tokoh  pergerakan Islam, antara lain, DR.AM.Saefuddin (Ketua Dewan Pembina DDII), Syuhada Bachri (Ketua DDII),  Dr.Fiuad Amsyari , MS.Ka’ban (Partai PBB),  Wahid Alwi (Wakil Ketua DDII), Abdullah Hehamahuha (mantan Penasehat KPK),  Drs. Ydho Paripurno (Perti), dan sejumlah tokoh Islam lainnya, mereka membahas tentang masa depan partai-partai Islam.

Dalam diskusi yang dipandu oleh Dr.AM.Saefuddin, melihat pentingnya membuat sikap terhadap  pemilu 2014 nanti. Namun,   dalam acara silaturra, silaturahmi dan diskusi yang panjang itu, hingga menjelang shalagt Ashar, disimpulkan bahwa, “haram memilih partai politik, yang asasnya bukan islam, dan tidak menegakkan Syariah Islam".

Para tokoh yang hadir di dalam acara mengharamkan  partai yag tidak memperjuangkan tegaknya syariah Islam,  dan hanya mewajibkan memilih partai yang benar-benar berkomitmen secara sungguh-sungguh dan istiqomah dalam membela dan meperjuangkan prinsip-prinsip Islam.

Karena, menurut AM.Saefuddin, partai-partai sekuler, tidak pernah membawa manfaat bagi kehidupan bangsa   dan negara. Sementara itu , Ketua DDII, Syuhada Bahri, mengkritik  partai-partai Islam, yang tidak komit terhadap  peenegakan Syariah Islam, dan bahkan terlibat tindak korupsi.n Tidak mungkin umat  akan memberikan dukungan dengan jelas, kalau partai-partai Islam tidak mengubah dirinya, dan citranya yang sangat buruk. 

Menurut Syuhada yang lebih penting, lagi partai-partai Islam harus memperjuangkan  kelompok musytad’afin (golongan lemah) alias rakyat miskin. Jangan kalau sudah menjadi  pejabat memperkaya diri mereka sendiri, tetapi lupa kepada rakyat yang harus mereka perjuangkan nasib mereka. Syuhada juga menekankan pentingnya persatuan (ittifaq) bukan persatean (permusuhan) sesama partai Islam. Mungkinkah terwujud? *mashadi.

               

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Ulama Bicara lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Tiga Masjid dan Tiga Sekolah di Pelosok Garut ini Krisis Air Bersih. Ayo Wakaf Sumur.!!

Tiga Masjid dan Tiga Sekolah di Pelosok Garut ini Krisis Air Bersih. Ayo Wakaf Sumur.!!

Jamaah masjid, siswa sekolah dan warga pelosok Garut ini kesulitan air untuk ibadah, bersuci, wudhu, memasak, minum, mandi, dan mencuci. Ayo Wakaf Sumur, Pahala Mengalir Tak Terbatas Umur.!!!...

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Syafani Azzahra, bocah yatim sejak usia tujuh tahun ini bercita-cita ingin menjadi dokter penghafal Al-Qur'an. Setamat SD ia ingin melanjutkan sekolah ke pesantren, tapi terkendala biaya. Ayo...

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Di tengah pandemi Covid-19, permintaan layanan ambulans untuk pasien dan jenazah terus meningkat. Mobil baru IDC akan disulap jadi ambulans, butuh dana 39 juta rupiah untuk biaya modifikasi....

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Menggabung keutamaan Jum’at dan Cinta Yatim, IDC akan berbagi ke Pesantren Tahfizhul Qur’an Darul Hijrah Cikarang. ...

Keluarganya Jadi Korban Pemurtadan, Ustadz Difabel Gigih Berdakwah di Pelosok, Ayo Bantu.!!

Keluarganya Jadi Korban Pemurtadan, Ustadz Difabel Gigih Berdakwah di Pelosok, Ayo Bantu.!!

Terlahir dengan fisik tak sempurna, Ustadz Rohmat diuji istri dan kedua orang tuanya murtad jadi korban kristenisasi. Kini ia gigih berdakwah di pelosok Lembah Ciranca Garut....

Latest News
Pasukan Zionis Israel Bunuh Komandan Brigade Syuhada Al-Aqsa Dalam Serangan Di Nablus

Pasukan Zionis Israel Bunuh Komandan Brigade Syuhada Al-Aqsa Dalam Serangan Di Nablus

Selasa, 09 Aug 2022 20:49

FWB, Worth it Kah?

FWB, Worth it Kah?

Selasa, 09 Aug 2022 08:34

FPKS: Setop Proyek IKN dan Kereta Cepat, Alihkan ke Subsidi BBM

FPKS: Setop Proyek IKN dan Kereta Cepat, Alihkan ke Subsidi BBM

Selasa, 09 Aug 2022 07:59

Angka Perokok Anak Terus Meningkat, Jadikan E-KTP Syarat Beli Rokok

Angka Perokok Anak Terus Meningkat, Jadikan E-KTP Syarat Beli Rokok

Selasa, 09 Aug 2022 07:26

Turki Sangat Prihatin Atas Pembunuhan Berantai 4 Muslim Di New Mexico AS

Turki Sangat Prihatin Atas Pembunuhan Berantai 4 Muslim Di New Mexico AS

Senin, 08 Aug 2022 22:04

Pemimpin Seniornya Terbunuh Dalam Serangan Bom Pinggir Jalan, TTP Salahkan Agen Intelijen Pakistan

Pemimpin Seniornya Terbunuh Dalam Serangan Bom Pinggir Jalan, TTP Salahkan Agen Intelijen Pakistan

Senin, 08 Aug 2022 21:05

Polisi Selidiki Keterkaitan Pembunuhan Berantai 4 Pria Muslim Di AS

Polisi Selidiki Keterkaitan Pembunuhan Berantai 4 Pria Muslim Di AS

Senin, 08 Aug 2022 20:31

Bharada E Sebagai Justice Collaborator, Ferdy Sambo Bisa Gawat

Bharada E Sebagai Justice Collaborator, Ferdy Sambo Bisa Gawat

Senin, 08 Aug 2022 17:21

Ketua Majelis Syuro: PBB Partai Menarik, Bukan Partai Menakutkan

Ketua Majelis Syuro: PBB Partai Menarik, Bukan Partai Menakutkan

Senin, 08 Aug 2022 08:12

Menebar Cahaya di Tengah Gempuran Budaya Jepang

Menebar Cahaya di Tengah Gempuran Budaya Jepang

Senin, 08 Aug 2022 08:04

Ummu Imarah

Ummu Imarah

Senin, 08 Aug 2022 07:42

Pelapor Khusus PBB Sebut Serangan Israel di Gaza 'Ilegal Dan Tidak Bertanggung Jawab'

Pelapor Khusus PBB Sebut Serangan Israel di Gaza 'Ilegal Dan Tidak Bertanggung Jawab'

Ahad, 07 Aug 2022 21:50

Proyek Kereta Cepat Jauh dari Perencanaan dan Bebankan APBN

Proyek Kereta Cepat Jauh dari Perencanaan dan Bebankan APBN

Ahad, 07 Aug 2022 21:25

Korban Tewas Di Gaza Akibat Serangan Israel Naik Jadi 31, Sepuluh Di Antaranya Anak-Anak Dan Wanita

Korban Tewas Di Gaza Akibat Serangan Israel Naik Jadi 31, Sepuluh Di Antaranya Anak-Anak Dan Wanita

Ahad, 07 Aug 2022 21:15

IDEAS: Pemerintah Minim Visi Besarkan Industri Perbankan Syariah

IDEAS: Pemerintah Minim Visi Besarkan Industri Perbankan Syariah

Ahad, 07 Aug 2022 20:59

Garis Waktu: Serangan Zionis Israel Ke Jalur Gaza Sejak 2005

Garis Waktu: Serangan Zionis Israel Ke Jalur Gaza Sejak 2005

Ahad, 07 Aug 2022 20:55

Partai Gelora Resmi Daftar ke KPU

Partai Gelora Resmi Daftar ke KPU

Ahad, 07 Aug 2022 20:41

Korupsi Penyakit Terbesar di Indonesia

Korupsi Penyakit Terbesar di Indonesia

Ahad, 07 Aug 2022 16:00

Mindset Bunuh Diri Nodai Generasi

Mindset Bunuh Diri Nodai Generasi

Ahad, 07 Aug 2022 15:55

Sudah 11 Orang Tewas 80 Lainnya Terluka Akibat Serangan Udara Baru Israel Di Jalur Gaza

Sudah 11 Orang Tewas 80 Lainnya Terluka Akibat Serangan Udara Baru Israel Di Jalur Gaza

Sabtu, 06 Aug 2022 22:36


MUI

Must Read!
X