Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
22.411 views

Sikap Ulama Jatim terhadap Pembakaran Masjid dan Penyerangan Kepada Muslim di Tolikara

SIKAP ULAMA JAWA TIMUR TERHADAP TRAGEDI PENYERANGAN TERHADAP UMAT ISLAM DI KABUPATEN TOLIKARA PAPUA

Telah ramai diberitakan di berbagai media, bahwa pada hari Jumat pagi 17 Juli 2015, sekitar pk 07.00 WIT telah terjadi penyerangan terhadap umat Islam di Distrik Karubaga, Kabupaten Tolikara, Papua, yang tengah melaksanakan shalat Idul Fitri 1436H oleh sekelompok massa. Penyerangan ini diawali dengan pelemparan batu ke arah jamaah yang tengah mengumandangkan takbir ke tujuh. Massa terus merangsek hendak membubarkan shalat Ied. Meski sudah dihalau oleh aparat keamanan, massa tetap saja menyerang bahkan kemudian mereka membakar masjid, juga rumah dan kios milik warga muslim. Akibatnya, masjid dan puluhan rumah serta kios ludes terbakar.

Respon keras Mudzakaroh Ulama Ahlussunnah Wal Jama’ah Jawa timur

Telah Berkumpul di hari senin, 20 juli 2015 Kurang lebih 65 ulama, kyai dan asatidz berkumpul di kediaman KRH Ali Badri Zaini , Jl Gadung 37 Bendulmerisi Surabaya untuk merespon tragedi penyerangan terhadap umat islam di kabupaten Tolikara Papua. Sikap ini sebagai bentuk tanggungjawab mereka terhadap nasib umat islam yang didzalimi di wilayah Papua. Dalam acara ini Tokoh Madura KRH Ali Badri Zaini menyampaikan pernyataan tegas, “Umat islam jangan terpancing , minta aparat menangkap aktor dibalik penyerangan terhadap umat Islam di Tolikara Papua, namun para ulama harus tetap bersikap tegas agar tidak meremehkan kekuatan umat islam”. Sedangkan Harun Musa, Ketua HTI DPD Jawa Timur sebagai fasilitator acara Mudzakaroh Ulama menyampaikan,

“Terjadinya penyerangan terhadap umat islam di sebuah wilayah, sama dengan menyerang seluruh umat islam. Umat islam seperti satu tubuh. Oleh karna itu umat Islam tidak boleh tinggal diam, lebih-lebih ulamanya”.

Sedangkan Kyai Misbah perwakilan Ulama Jombang membacakan Pernyataan sikap Ulama Ahlussunnah Wal Jama’ah Jawa timur terhadap tragedi penyerangan terhadap umat islam di kabupaten Tolikara Papua. para ulama peserta Mudzakarah ulama ahlus sunnah wal jama’ah Jawa Timur bersama HTI DPD Jatim, menyatakan sebagai berikut,

  1. Mengutuk tindakan brutal dan keji tersebut ini, apalagi dilakukan saat umat Islam melakukan ibadah sholat Idul Fitri;
  2. Aksi brutal dan keji ini merupakan bukti “sikap abai”, serta kurang seriusnya pemerintah negeri kita, negeri mayoritas muslim ini, untuk melindungi kepentingan umat Islam, dan seharusnya tragedi memilukan ini bisa dihindari. Karena, jauh sebelum tragedi tersebut terjadi telah beredar surat terbuka dari Badan Pekerja Wilayah Toli (BPWT) Gereja Injil Di Indonesia (GIDI) tertanggal 11 Juli 2015 yang ditujukan kepada Umat Islam se-Kabupaten Tolikara, ditandatangani oleh Pdt. Nayus Wenda sebagai Ketua dan Pdt. Marhen Jingga sebagai Sekretaris, dan ditembuskan kepada Bupati, Ketua DPRD, Kapolres dan Dandim Kabupaten Tolikara, yang berisi larangan umat Islam di sana merayakan lebaran. Bahkan dalam surat itu juga tertulis larangan bagi muslimah memakai jilbab;
  3. Pernyataan Wapres yang menyebut bahwa penyerangan itu dipicu oleh masalah speaker adalah pernyataan yang tidak berdasar, bahkan semakin menegaskan “sikap abai” serta kurang seriusnya pemerintah dalam melindungi kepentingan umat Islam terutama di daerah minoritas. Pernyataan tersebut juga semakin menyakitkan korban yang sudah sakit karena diperlakukan secara dzalim;
  4. Menyampaikan taushiyyah (rekomendasi) sebagai berikut:
    1. Kepada pemerintah, bahwa menangani urusan umat dengan serius adalah amanahdan hendaknya dilakukan dengan sunguh-sungguh. Rasulullah SAW berdoa: “ Ya Allah..barangsiapa yang mengurus sesuatu yang merupakan bagian dari urusan-urusan umatku lalu dia menyulitkannya maka sulitkanlah, dan barangsiapa yang mengurus sesuatu yang merupakan bagian dari urusan-urusan umatku lalu dia memudahkannya maka mudahkanlah…”;
    2. Peristiwa yang memilukan ini semakin menegaskan, hanya di dalam sistem Islam saja, Khilafah Islam, umat Islam terjaga agama, kehormatan, harta serta jiwanya. Bukan hanya umat Islam, dalam sistem Islam kaum non Muslim pun sebagai warga negara diperlakukan sama sebagaimana umat Islam;
    3. Mengajak seluruh komponen umat khususnya Ulama, untuk berada di garda terdepan dalam perjuangan menegakkan syariah dan khilafah serta memberikan ta’yid (dukungan) nyata pada para pengemban dakwah yang berjuang untuk menegakkan syariah dan khilafah; dan mencampakkan Sekularisme-Kapitalisme. Sungguh hanya di bawah naungan khilafah, negeri ini dapat hidup aman dan sejahtera.

Acara diakhiri menjelang adzan Dzuhur dan ditutup dengan doa yang dibacakan oleh Kyai Bahron Kamal perwakilan ulama dari Malang. Setelah Sholat dzuhur berjamaah , para peserta mudzakarah menikmati jamuan makan tuan rumah. [panitia]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Ulama Bicara lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Bayi Ramadhan ini Butuh Biaya Persalinan, Ayo Bantu..!!!

Bayi Ramadhan ini Butuh Biaya Persalinan, Ayo Bantu..!!!

Maryanti tak bisa khusyuk beribadah Ramadhan karena kondisinya kritis. Persalinan di rumah sakit berjalan lancar, namun tagihan 4,5 juta rupiah tak mampu dibayar oleh keluarga kuli serabutan...

Kisah Haru Ustadz Ismail, Guru Al-Qur’an Disabilitas Butuh Motor Dakwah. Ayo Bantu..!!

Kisah Haru Ustadz Ismail, Guru Al-Qur’an Disabilitas Butuh Motor Dakwah. Ayo Bantu..!!

Terlahir disabilitas tanpa kaki dan tangan yang sempurna, ia tetap tegar berdakwah dan bekerja mencari nafkah sebagai tukang las di bengkel berat. Ia butuh sepeda motor roda tiga untuk berdakwah....

Rumah Ambruk Diterjang Banjir, Kakek Tuna Netra ini Tinggal di Jembatan, Ayo Bantu..!!!

Rumah Ambruk Diterjang Banjir, Kakek Tuna Netra ini Tinggal di Jembatan, Ayo Bantu..!!!

Sudah 21 hari Kakek Jaman mengungsi ke jembatan di tengah sawah Karangharja Bekasi. Rumah bambu yang dihuni sejak tahun 1985 itu roboh diterjang banjir akibat jebolnya tanggul Citarum....

Mushalla Al-Mubarok Ambruk Diterjang Hujan, Ayo Bantu..!!!

Mushalla Al-Mubarok Ambruk Diterjang Hujan, Ayo Bantu..!!!

Mushalla ini ambruk tak kuat menahan gempuran hujan deras. Kegiatan ibadah dan syiar mushalla pun terhenti. Ayo bantu renovasi supaya pada bulan Ramadhan warga bisa shalat jamaah, tarawih dan...

Kisah Pilu Abdurrahman, Balita Pejuang Tumor Mata Menangis Bercucuran Darah. Ayo Bantu.!!

Kisah Pilu Abdurrahman, Balita Pejuang Tumor Mata Menangis Bercucuran Darah. Ayo Bantu.!!

Belum genap berusia 2 tahun, bocah imut mungil ini harus menjalani hidup dengan dahsyatnya penyakit tumor ganas di. Hari-harinya dipenuhi tangis bersimbah darah yang mengucur dari luka matanya...

Latest News
Jadikan Rumahmu Kiblat

Jadikan Rumahmu Kiblat

Senin, 19 Apr 2021 21:36

Shalat Tarawih (Bagian Dua)

Shalat Tarawih (Bagian Dua)

Senin, 19 Apr 2021 21:28

Pensiunan Kolonel Militer Israel Sebut Sistem Pertahanan Iron Dome Tidak Dapat Diandalkan

Pensiunan Kolonel Militer Israel Sebut Sistem Pertahanan Iron Dome Tidak Dapat Diandalkan

Senin, 19 Apr 2021 19:30

Hamas: Perjuangan Akan Terus Berlanjut Sampai Pembebasan Penuh Al-Aqsa Dari Musuh Zionis

Hamas: Perjuangan Akan Terus Berlanjut Sampai Pembebasan Penuh Al-Aqsa Dari Musuh Zionis

Senin, 19 Apr 2021 19:10

Mengganti Shalat Tarawih dengan Tahajjud, Bolehkah?

Mengganti Shalat Tarawih dengan Tahajjud, Bolehkah?

Senin, 19 Apr 2021 17:12

Kerumunan Maulid Nabi Muhammad Bukan Tindak Pidana

Kerumunan Maulid Nabi Muhammad Bukan Tindak Pidana

Senin, 19 Apr 2021 15:36

TLP Bebaskan 11 Polisi Yang Mereka Sandera Selama Protes Anti-Prancis Di Lahore

TLP Bebaskan 11 Polisi Yang Mereka Sandera Selama Protes Anti-Prancis Di Lahore

Senin, 19 Apr 2021 13:35

Manuver Poros Umat, Akankah Digdaya?

Manuver Poros Umat, Akankah Digdaya?

Senin, 19 Apr 2021 13:00

Syaikh Bin Bazz: Qunut Witir Boleh Setiap Malam

Syaikh Bin Bazz: Qunut Witir Boleh Setiap Malam

Senin, 19 Apr 2021 11:17

Mencintai Allah

Mencintai Allah

Ahad, 18 Apr 2021 23:07

Jazuli Juwaini Minta Aparat Segera Tangkap Joseph Paul Zhang

Jazuli Juwaini Minta Aparat Segera Tangkap Joseph Paul Zhang

Ahad, 18 Apr 2021 22:37

Reshuffle Kabinet Tak Berguna

Reshuffle Kabinet Tak Berguna

Ahad, 18 Apr 2021 22:30

Hari-hari yang Diharamkan Berpuasa dan Rukun Puasa

Hari-hari yang Diharamkan Berpuasa dan Rukun Puasa

Ahad, 18 Apr 2021 22:24

Dewan Da'wah Bantu Warga Terdampak Banjir Bima

Dewan Da'wah Bantu Warga Terdampak Banjir Bima

Ahad, 18 Apr 2021 22:20

Kelompok Sayap Kanan Denmark Instruksikan Pengungsi Untuk 'Pulang Ke Suriah Yang Cerah'

Kelompok Sayap Kanan Denmark Instruksikan Pengungsi Untuk 'Pulang Ke Suriah Yang Cerah'

Ahad, 18 Apr 2021 22:05

Rumah Zakat Salurkan Bantuan untuk Jurnalis Depok

Rumah Zakat Salurkan Bantuan untuk Jurnalis Depok

Ahad, 18 Apr 2021 22:03

Bom Pinggir Jalan Di Somalia Tewaskan Komandan Militer Tertinggi Shabelle Tengah

Bom Pinggir Jalan Di Somalia Tewaskan Komandan Militer Tertinggi Shabelle Tengah

Ahad, 18 Apr 2021 21:45

Josep Paul Zhang Nistakan Islam, Persis Minta Polisi Bertindak Tegas

Josep Paul Zhang Nistakan Islam, Persis Minta Polisi Bertindak Tegas

Ahad, 18 Apr 2021 21:17

Rezim Assad Gunakan 82.000 Bom Barel Dalam 9 Tahun Serangan Terhadap Warga Sipil Suriah

Rezim Assad Gunakan 82.000 Bom Barel Dalam 9 Tahun Serangan Terhadap Warga Sipil Suriah

Ahad, 18 Apr 2021 21:12

Panggilan Jihad

Panggilan Jihad

Ahad, 18 Apr 2021 15:14


MUI

Must Read!
X