Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
4.274 views

Serangan Militan di Jantung Ibukota Tunisia 22 Orang Asing Tewas

TUNIS (voa-islam.com) - Ada usaha menghancurkan  Tunisia, sejak negeri di kawasan Mediterinia itu, berhasil menggusur rezim Zine al-Abidin, dan kemudian dikenal dengan 'Arab Spring'.  

Kekacuan seakan tak pernah berhenti. Negara-negara Arab tetangganya, seperti Mesir dan Uni Emirat Arab, tak ingin Tunisia menjadi stabil.  

Di mana sebanyak 22 orang tewas di ibukota Tunisia pada Rabu (18/3/2015). Dua orang bersenjata menembak  20 turis , dan  puluhan lainnya berlari ke tempat yang aman.

"Ada 22 tewas termasuk 20 dari Afrika Selatan, Perancis, Polandia dan wisatawan Italia," kata juru bicara kementerian dalam negeri Mohamed Ali Aroui kepada AFP, tanpa memberikan rincian lebih lanjut tentang identitas para korban. Perdana Menteri Habib Essid mengatakan sebelumnya bahwa dua atau tiga penyerang tetap pada umumnya.

Beberapa orang lainnya dilaporkan terluka dalam serangan itu, termasuk tiga warga Polandia dan setidaknya dua orang Italia. Kementerian Luar Negeri Italia mengatakan 100 orang Italia lainnya telah dibawa ke lokasi yang aman, ungkap Associated Press melaporkan.

Beberapa orang Italia di museum yang menggunakan kapal Costa Fascinosa, sebuah kapal pesiar yang melakukan perjalanan tujuh hari Mediterania barat yang berlabuh di Tunis menjadi sasaran. Pemilik kapal Costa Crociere menegaskan bahwa diantara  3.161 penumpangnya mengunjungi ibukota Tunis Rabu. Hal bagian dari tur Bardo sesuai dengan di jadwal, tetapi mengatakan itu telah dikonfirmasi tidak banyak, penumpang kapal pesiar itu yang berada di museum pada saat peristiwa berlangsung.

"Semua Tunisia harus bersatu setelah serangan ini yang bertujuan menghancurkan ekonomi Tunisia," kata Perdana Menteri. Dalam pidato di televisi, presiden Tunisia Beji Caid Essebsi berjanji untuk memperkuat tentara bangsa dalam menanggapi serangan itu, dan  menggambarkan serangan itu sebagai sebuah tragedi besar.

Sebelumnya, juru bicara kementerian dalam negeri Mohamed Ali Aroui mengatakan kepada radio FM Mosaique bahwa "serangan teroris telah menghancurkan  Museum Bardo."

Polisi  berpakaian sipil Tunisia mengamankan daerah itu setelah orang-orang bersenjata menyerang terkenal Bardo Museum Tunis 'pada tanggal 18 Maret 2015. (AFP)

Ia mengatakan pasukan keamanan mengepung setidaknya dua militan di museum di pusat kota Tunis, tempat yang sering dikemas dengan orang asing, juru bicara kementerian dalam negeri ditambahkan.

 
Bersenjata polisi Tunisia berpakaian preman menghentikan kendaraan sebagai pasukan keamanan mengamankan daerah itu setelah orang-orang bersenjata menyerang terkenal Bardo Museum Tunis 'pada tanggal 18 Maret 2015. (AFP)

Bursa tembakan pertama terdengar dari parlemen sekitar tengah hari, TAP kantor berita pemerintah melaporkan. Serangan berlangsung ketika parlemen sedang berlangsung, ungkap Al Arabiya News Channel mengatakan, mendorong komite parlemen untuk menunda pertemuan mereka.

Pasukan keamanan Tunisia mengamankan daerah itu setelah orang-orang bersenjata menyerang Museum terkenal Bardo  'pada tanggal 18 Maret 2015. (AFP), anggota DPR diperintahkan untuk berkumpul di ruang utama, ujar anggota parlemen dari kubu Islam Monia Brahim kepada AFP.

Saksi mata mengatakan pasukan polisi dalam jumlah besar dikerahkan untuk mengevakuasi gedung parlemen dan unit anti-teror dikerahkan juga ke lokasi kejadian.

Revolusi di tahun 2011 dan dikenal 'Arab Spring' yang berhasil menumbangkan rezim Zine El Abidine Ben Ali, dan merembet ke Mesir, Suriah dan Libya, dan negara-negara Arab telah  sekarang sebagian besar menghindari kekacauan dan kekerasan yang melanda negara-negara.

Selama ini, angkatan bersenjata Tunisia telah memerangi kaum militan yang muncul setelah revolusi. Beberapa ribu warga Tunisia juga telah bergabung dengan ISIS, dan berjihad di Suriah. Serangan itu merupakan pukulan bagi industri pariwisata penting di negara itu.

Museum Nasional Bardodibangun di istana abad ke-15, adalah museum terbesar di Tunisia dan rumah salah satu koleksi terbesar di dunia mosaik Romawi antara karya-karya 8.000-nya. Di Irak dan Suriah peninggalan berssejarah telah dihancurkan oleh ISIS. Karena hanya membawa kepada 'syirik'.

Sekarang Tunisia  dikuasai rezim sekuler sosialis yang memenangkan pemilihan  umum lalu, menggantikan kaum Islamis yang berkuasa yaitu Partai An-Nahdhah yang berafiliasi kepada Ikhwan. (dimas/aby/voa-islam.com)

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Analysis lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Bayi Ramadhan ini Butuh Biaya Persalinan, Ayo Bantu..!!!

Bayi Ramadhan ini Butuh Biaya Persalinan, Ayo Bantu..!!!

Maryanti tak bisa khusyuk beribadah Ramadhan karena kondisinya kritis. Persalinan di rumah sakit berjalan lancar, namun tagihan 4,5 juta rupiah tak mampu dibayar oleh keluarga kuli serabutan...

Kisah Haru Ustadz Ismail, Guru Al-Qur’an Disabilitas Butuh Motor Dakwah. Ayo Bantu..!!

Kisah Haru Ustadz Ismail, Guru Al-Qur’an Disabilitas Butuh Motor Dakwah. Ayo Bantu..!!

Terlahir disabilitas tanpa kaki dan tangan yang sempurna, ia tetap tegar berdakwah dan bekerja mencari nafkah sebagai tukang las di bengkel berat. Ia butuh sepeda motor roda tiga untuk berdakwah....

Rumah Ambruk Diterjang Banjir, Kakek Tuna Netra ini Tinggal di Jembatan, Ayo Bantu..!!!

Rumah Ambruk Diterjang Banjir, Kakek Tuna Netra ini Tinggal di Jembatan, Ayo Bantu..!!!

Sudah 21 hari Kakek Jaman mengungsi ke jembatan di tengah sawah Karangharja Bekasi. Rumah bambu yang dihuni sejak tahun 1985 itu roboh diterjang banjir akibat jebolnya tanggul Citarum....

Mushalla Al-Mubarok Ambruk Diterjang Hujan, Ayo Bantu..!!!

Mushalla Al-Mubarok Ambruk Diterjang Hujan, Ayo Bantu..!!!

Mushalla ini ambruk tak kuat menahan gempuran hujan deras. Kegiatan ibadah dan syiar mushalla pun terhenti. Ayo bantu renovasi supaya pada bulan Ramadhan warga bisa shalat jamaah, tarawih dan...

Kisah Pilu Abdurrahman, Balita Pejuang Tumor Mata Menangis Bercucuran Darah. Ayo Bantu.!!

Kisah Pilu Abdurrahman, Balita Pejuang Tumor Mata Menangis Bercucuran Darah. Ayo Bantu.!!

Belum genap berusia 2 tahun, bocah imut mungil ini harus menjalani hidup dengan dahsyatnya penyakit tumor ganas di. Hari-harinya dipenuhi tangis bersimbah darah yang mengucur dari luka matanya...

Latest News
Panggilan Jihad

Panggilan Jihad

Ahad, 18 Apr 2021 15:14

Fraksi PKS: Listrik Indonesia Sudah Mahal, Jangan Dinaikan Lagi!

Fraksi PKS: Listrik Indonesia Sudah Mahal, Jangan Dinaikan Lagi!

Ahad, 18 Apr 2021 13:53

Legislator: Penamaan Jalan Layang Sheikh Mohammed bin Zayed Kurang Tepat

Legislator: Penamaan Jalan Layang Sheikh Mohammed bin Zayed Kurang Tepat

Ahad, 18 Apr 2021 12:55

Apa Sebab Jurubicara Prabowo Melecehkan Habib Rizieq

Apa Sebab Jurubicara Prabowo Melecehkan Habib Rizieq

Ahad, 18 Apr 2021 11:54

Shalat Tarawih

Shalat Tarawih

Ahad, 18 Apr 2021 11:40

Dubai Izinkan Wanita Menyusui Untuk Menggunakan Vaksin COVID-19 Pfizer-BioNTech

Dubai Izinkan Wanita Menyusui Untuk Menggunakan Vaksin COVID-19 Pfizer-BioNTech

Sabtu, 17 Apr 2021 21:34

Iran Klaim Tersangka Penyerang Fasilitas Nuklir Natanz Tela Melarikan Diri

Iran Klaim Tersangka Penyerang Fasilitas Nuklir Natanz Tela Melarikan Diri

Sabtu, 17 Apr 2021 21:15

Jumlah Kematian Akibat Virus Corona Global Mencapai Tiga Juta Orang

Jumlah Kematian Akibat Virus Corona Global Mencapai Tiga Juta Orang

Sabtu, 17 Apr 2021 20:46

Benteng Ummat Islam

Benteng Ummat Islam

Sabtu, 17 Apr 2021 13:14

Berharap kepada Allah

Berharap kepada Allah

Sabtu, 17 Apr 2021 12:59

Hari-hari yang Diharamkan Berpuasa dan Rukun Puasa

Hari-hari yang Diharamkan Berpuasa dan Rukun Puasa

Sabtu, 17 Apr 2021 12:44

Hal-hal yang Tidak Merusak Puasa

Hal-hal yang Tidak Merusak Puasa

Sabtu, 17 Apr 2021 12:27

MUI dan PKS Disebut Miliki Kesamaaan Ruh Perjuangan dalam Melayani Umat

MUI dan PKS Disebut Miliki Kesamaaan Ruh Perjuangan dalam Melayani Umat

Sabtu, 17 Apr 2021 12:02

Ramadhan, Momentum Pas Berhenti Merokok

Ramadhan, Momentum Pas Berhenti Merokok

Sabtu, 17 Apr 2021 11:40

Silaturahim Kebangsaan PKS dan PPP Hasilkan 7 Poin Kesepahaman Bersama

Silaturahim Kebangsaan PKS dan PPP Hasilkan 7 Poin Kesepahaman Bersama

Sabtu, 17 Apr 2021 11:35

Percepat Layanan Halal, BPJPH-LPPOM MUI Siapkan Integrasi SIHALAL-CEROL

Percepat Layanan Halal, BPJPH-LPPOM MUI Siapkan Integrasi SIHALAL-CEROL

Sabtu, 17 Apr 2021 11:25

Muktamar XIII Pemuda Persis, Semangat Baru Peradaban

Muktamar XIII Pemuda Persis, Semangat Baru Peradaban

Sabtu, 17 Apr 2021 06:28

Dewan Dakwah Jabar Lepas 12 Dai Kafilah

Dewan Dakwah Jabar Lepas 12 Dai Kafilah

Jum'at, 16 Apr 2021 23:56

Reshuffle Kabinet Tak Berguna

Reshuffle Kabinet Tak Berguna

Jum'at, 16 Apr 2021 23:10

Turki Kritik Pelarangan Kursus Al-Qur'an Di Siprus Utara

Turki Kritik Pelarangan Kursus Al-Qur'an Di Siprus Utara

Jum'at, 16 Apr 2021 22:05


MUI

Must Read!
X