Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah
Facebook RSS
3.468 views

Diskriminasi!

 

Oleh: Umar Syarifudin (pengamat politik internasional)

Kaum Muslim di Amerika Serikat (AS) saat ini termasuk kelompok minoritas. Namun, persebaran Islam di Benua Amerika ternyata memiliki sejarah yang panjang. Profesor Barry Fell, misalnya, menjelaskan bahwa kehadiran Muslim di Benua Amerika sudah terlacak sejak sekitar abad ketujuh Masehi.Dalam Saga America (1980), akademisi Universitas Harvard ini menyajikan beragam bukti ilmiah. Ia menyimpulkan, orang Islam dari pantai barat dan utara Afrika telah mendarat di Amerika tiga abad sebelum Christopher Columbus sampai, pada 1492.

Diskriminasi terhadap kaum minoritas di Amerika Serikat (AS), khususnya terhadap kaum Muslim terus meningkat, sebuah kenyataan. tindakan diskriminasi terhadap kaum minoritas di AS sudah dianggap sebagai hal yang biasa, oleh karena itu hal ini sering sekali terjadi. Dalam catatan The New York Times, ada banyak kota kecil di seantero Negeri Paman Sam yang melakukan kebijakan serupa. Yakni, menghalang-halangi pendirian masjid dengan alasan intoleran. Hal ini kian marak setelah terpilihnya Donald Trump sebagai presiden AS.

Aktivis Hak Asasi Manusia (HAM) di Amerika Serikat mengungkapkan tentang peningkatan serius dalam persentase intoleransi terhadap kaum Muslim di Amerika, di mana hal ini tidak dialami oleh komunitas yang lain. Dikatakan bahwa ketika konstitusi Amerika mengkriminalisasi tindakan intoleransi terhadap kulit hitam, sementara intoleransi terhadap Islam menjadi tindakan yang bisa diterima, yakni sah-sah saja dilakukan. Dan tindakan intoleransi terhadap Islam justru dipromosikan oleh berbagai media melalui pernyataan para kandidat presiden Amerika menjadi ritual tiap Pilpres AS, yang sebagian dari mereka mengkampanyekan kebencian terhadap Islam dan kaum Muslim. Menurut dokumen pengadilan, Ameciran Airline diduga membatalkan perjalanan empat orang itu dari penerbangan New York menuju ke Toronto pada bulan Desember 2015 hanya karena penampilan mereka. Ini dampak sebuah propaganda yang berulang bahwa muslim yang digambarkan sebagai orang-orang barbar, para ‘ekstrimis’ yang menindas kaum perempuan dan banyak tuduhan keji lainnya.

Diskriminasi biasa terjadi di dunia kerja, Dr Michael Wallace dari University of Connecticut, menganggap AS memiliki “sikap skizofrenia” ketika berkaitan dengan agama. Di satu sisi, memiliki toleransi yang tinggi untuk kebebasan beragama dan keberagaman, orang bebas untuk mempraktikkan agama apapun yang mereka inginkan. Saat majikan khawatir bahwa melihat identifikasi keagamaan di resume akan secara potensial pelamar akan membawa religiusitasnya ke tempat kerja – di mana hal itu tidak diterima. Laporan diskriminasi agama di tempat kerja di Amerika semakin menjadi hal umum.

Ironis, pada waktu masyarakat AS bertanya-tanya tentang sistem ekonomi kapitalis, eksploitasi imperialis Barat yang menghancurkan seluruh dunia, budaya seks bebas kaum muda, runtuhnya kehidupan keluarga, serta eskalasi perilaku permusuhan dan antisosial, apakah Trump berharap agar kaum Muslim di AS dan di tempat lain tidak mengetahui jawaban (solusi) Islam terhadap semua persoalan yang paling sesuai dengan komunitas mereka dan bahkan seluruh dunia?

Kegagalan untuk melakukan revisi pada akar dan cabang kurikulum pendidikan bagi Amerika oleh banyak institusi di Amerika memang hanya akan memperkuat kesan dalam pikiran Muslim bahwa Amerika benar-benar berusaha untuk menghancurkan Islam. Hal ini juga memungkinkan komplotan kecil dari kelompok neo-konservatif (yang merupakan para ekstremis) untuk melakukan kejahatan baru atas nama rakyat Amerika (yang mayoritas moderat). Amerika suka menggunakan label-label seperti kaum ekstremis dan moderat untuk menggambarkan dunia Muslim, namun mereka tidak menyadari fakta bahwa mereka sedang disandera oleh sebuah faksi ekstremis kecil, yang teguh dalam tekad mereka untuk menteror peradaban lain atas nama mereka .

Tidak hanya bagi muslim Amerika, termasuk menjadi tantangan utama kaum muslim adalah membesarkan anak-anak Muslim di Barat di mana pemerintah di Barat sekarang memiliki kebijakan khusus yang secara aktif berusaha untuk mensekulerkan Muslim dan menegakkan penerapan nilai-nilai non-Islam. Kebijakan-kebijakan tersebut menggunakan alasan untuk memerangi ‘radikalisasi dan ekstremisme’ karena argumen dasar kebijakan tersebut dibangun dengan asumsi bahwa ‘semakin kuat praktek Islam Anda, semakin besar ancaman dari anda’ maka mereka fokus terutama pada kaum muda ketika mereka mengembangkan identitas Islam dan praktek agama Islam.

Apa yang jelas adalah bahwa tekanan tanpa henti yang dialami  kaum muslim di Barat merupakan upaya – dengan menggunakan banyak cara – untuk menekan kaum Muslim untuk meninggalkan landasan  dan praktek Islam dan keyakinan yang dianggap tidak sesuai dengan nilai-nilai liberal sekuler atau yang menentang kebijakan luar negeri pemerintah AS di negeri-negeri Muslim.

Oleh karena itu, kewajiban komunitas Muslim di Barat adalah menolak tawaran kompromi atas nilai-nilai Islam, proaktif dalam menghadapi serangan yang tampaknya tidak kenal lelah ini. Wajib bekerja keras untuk menjaga dan melestarikan nilai-nilai Islam, berpegang teguh dengannya, dan memperlakukan manusia dalam kehidupan bermasyarakat atas dasar nilai-nilai yang luhur Islam ini. Kaum muslim juga perlu memahami bahwa kita adalah masyarakat yang memiliki solusi untuk keluarga yang berantakan, kekosongan spiritual, tumbuhnya kesenjangan ekonomi, kemerosotan moral dan banyak masalah lain yang dihadapi masyarakat Barat karena kita percaya pada syariah Islam membawa solusi atas masalah-masalah itu. [syahid/voa-islam.com]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Analysis lainnya:

+Pasang iklan

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas???

Di sini tempatnya-Kiosherbalku.com melayani Grosir & Eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan DISKON sd 60%. Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Obat Herbal Mabruuk

Sedia obat herbal berbagai penyakit: Kolesterol, Maag,Asma, Diabetes, Darah Tinggi, Jantung, Kanker, Asam Urat, Nyeri Haid, Lemah Syahwat, Kesuburan, Jerawat, Pelangsing, dll
http://www.herbalmabruuk.com

Royal Islam Indonesia Umroh & Haji Tours

Paket umroh, Paket Umroh Ramadhan, Paket Haji Plus, Paket Wisata Cairo. Mulai $ 2.000
http://royalislamindonesia.com

Infaq Dakwah Center

Yuliana, Pejuang Keluarga yang Hebat, Butuh Dana 11 Juta Lunasi Tagihan Pesantren Anaknya. Ayo Bantu!!

Yuliana, Pejuang Keluarga yang Hebat, Butuh Dana 11 Juta Lunasi Tagihan Pesantren Anaknya. Ayo Bantu!!

Saat sang suami di-phk karena sakit jiwa, ia menjadi buruh cuci pakaian dengan gaji satu juta rupiah perbulan. Susah payah berusaha memenuhi kebutuhan keluarga, biaya pendidikan, dan pengobatan...

Terusir dari Keluarga, Muallaf Noval Joe Kho Fei Butuh Modal Usaha 12 Juta. Ayo Bantu!!

Terusir dari Keluarga, Muallaf Noval Joe Kho Fei Butuh Modal Usaha 12 Juta. Ayo Bantu!!

Di usia keislaman yang belum genap dua tahun, muallaf ini mendapat banyak ujian iman: terusir dari keluarga, kehilangan pekerjaan di rezim Ahok, kontrakan menunggak 6 bulan, anaknya sakit paru-paru,...

Program Cinta Yatim Syuhada: Mari Masuk Surga Bersama Nabi Sedekat Dua Jari

Program Cinta Yatim Syuhada: Mari Masuk Surga Bersama Nabi Sedekat Dua Jari

Didedikasikan sebagai rasa cinta dan ta?zhim terhadap anak-anak yatim syuhada. Semoga para dermawan sukses meraih pahala jihad dan masuk surga bersama Nabi sedekat dua jari....

Ayo Perang Melawan Riba dan Rentenir Bersama Laskar GARR

Ayo Perang Melawan Riba dan Rentenir Bersama Laskar GARR

Hampir setiap hari IDC mendapat pengaduan dan permohonan bantuan kaum muslimin yang dililit hutang rentenir. Untuk mewadahi persoalan rentenir, silahkan lapor kepada Laskar GARR....

PENGUMUMAN..!! Perubahan Nomor Kontak IDC yang Baru 08122.700020

PENGUMUMAN..!! Perubahan Nomor Kontak IDC yang Baru 08122.700020

Untuk meningkatkan pelayanan dakwah dan infaq, IDC merubah nomor layanan ummat. Semoga komunikasi Admin IDC dengan para donatur, relasi dan klien IDC tidak tersendat...

Latest News
Lindsay Lohan dan Hikmah dari Rumor tentang Keislamannya

Lindsay Lohan dan Hikmah dari Rumor tentang Keislamannya

Rabu, 18 Jan 2017 23:50

Kriminalisasi Terhadap Ulama adalah Pelecehan Terhadap Islam

Kriminalisasi Terhadap Ulama adalah Pelecehan Terhadap Islam

Rabu, 18 Jan 2017 23:00

37 Milisi Pro-Pemerintah Mali Tewas dalam Serangan Bom Jibaku di Kamp Militer di Gao

37 Milisi Pro-Pemerintah Mali Tewas dalam Serangan Bom Jibaku di Kamp Militer di Gao

Rabu, 18 Jan 2017 21:30

Dokter Pakistan yang Bantu AS Temukan Syaikh Usamah Tidak Akan Dibebaskan dari Penjara

Dokter Pakistan yang Bantu AS Temukan Syaikh Usamah Tidak Akan Dibebaskan dari Penjara

Rabu, 18 Jan 2017 20:35

Framing Anti-Ahok Sebagai Intoleran, MUI: Media Lakukan Kekerasan Verbal

Framing Anti-Ahok Sebagai Intoleran, MUI: Media Lakukan Kekerasan Verbal

Rabu, 18 Jan 2017 19:37

Din Syamsuddin: Umat Islam Selalu Dipojokkan, Berbahaya Bagi Ketahanan Nasional

Din Syamsuddin: Umat Islam Selalu Dipojokkan, Berbahaya Bagi Ketahanan Nasional

Rabu, 18 Jan 2017 18:23

Soal Isu Hoax, Rocky Gerung: Rezim Sedang Panik

Soal Isu Hoax, Rocky Gerung: Rezim Sedang Panik

Rabu, 18 Jan 2017 17:49

Anggota DPR: Lima Kali Pergantian Presiden, Fatwa MUI Tidak Pernah Dipersoalkan Pemerintah

Anggota DPR: Lima Kali Pergantian Presiden, Fatwa MUI Tidak Pernah Dipersoalkan Pemerintah

Rabu, 18 Jan 2017 16:32

Dalam Sehari Pejuang Oposisi dan Islamic State (IS) Tewaskan 5 Jenderal Assad di 2 Front Terpisah

Dalam Sehari Pejuang Oposisi dan Islamic State (IS) Tewaskan 5 Jenderal Assad di 2 Front Terpisah

Rabu, 18 Jan 2017 16:15

Habib Rizieq: Ada Gerakan Siluman untuk Kriminalisasi Petinggi GNPF-MUI

Habib Rizieq: Ada Gerakan Siluman untuk Kriminalisasi Petinggi GNPF-MUI

Rabu, 18 Jan 2017 15:40

Guru Sekolah di Idlib Suriah Jadikan Peti Bekas Tempat Roket jadi Meja Belajar

Guru Sekolah di Idlib Suriah Jadikan Peti Bekas Tempat Roket jadi Meja Belajar

Rabu, 18 Jan 2017 15:00

Kompolnas Imbau Kapolda Jawa Barat Keluar dari GMBI

Kompolnas Imbau Kapolda Jawa Barat Keluar dari GMBI

Rabu, 18 Jan 2017 14:14

Salah Ketik Laporan, Polisi Dicecar Hakim dan Jaksa dalam Sidang Kasus Penodaan Agama

Salah Ketik Laporan, Polisi Dicecar Hakim dan Jaksa dalam Sidang Kasus Penodaan Agama

Rabu, 18 Jan 2017 13:13

Kelompok Fatah dan Hamas Sepakat Bentuk Pemerintah Persatuan Palestina

Kelompok Fatah dan Hamas Sepakat Bentuk Pemerintah Persatuan Palestina

Rabu, 18 Jan 2017 12:31

Pemerintahan Jokowi Alergi dengan Demonstrasi? Ini Kata Wiranto

Pemerintahan Jokowi Alergi dengan Demonstrasi? Ini Kata Wiranto

Rabu, 18 Jan 2017 12:11

Belum Membaca tapi Jokowi Sudah Menganggap Buku ?Jokowi Undercover? Tidak Ilmiah

Belum Membaca tapi Jokowi Sudah Menganggap Buku ?Jokowi Undercover? Tidak Ilmiah

Rabu, 18 Jan 2017 10:11

Sekjen FUI Pertanyakan Hubungan GMBI, Kapolda Jabar dengan Sukmawati

Sekjen FUI Pertanyakan Hubungan GMBI, Kapolda Jabar dengan Sukmawati

Rabu, 18 Jan 2017 08:42

Karena Hukum, Keberagaman dan Pancasila dalam Kondisi Darurat

Karena Hukum, Keberagaman dan Pancasila dalam Kondisi Darurat

Rabu, 18 Jan 2017 08:11

Sebut Fatwa MUI Potensi Picu Gangguan Keamanan, Kapolri Dinilai Tak Paham Sejarah MUI

Sebut Fatwa MUI Potensi Picu Gangguan Keamanan, Kapolri Dinilai Tak Paham Sejarah MUI

Rabu, 18 Jan 2017 06:26

Mengapa Wapres JK Himbau Pesantren untuk Toleransi?

Mengapa Wapres JK Himbau Pesantren untuk Toleransi?

Rabu, 18 Jan 2017 06:11


Must Read!
X